Ruang Belajar Karinoya

Hukum & Etika Sehari-hari

Uji Aturan Lalu Lintas: Aturan di Jalan

Aturan dan denda untuk pejalan kaki, sepeda, dan mobil

Pejalan kaki, sepeda, mobil, sistem SIM, dan rambu. Juga membahas sistem pemberitahuan pelanggaran lalu lintas untuk sepeda yang dimulai pada 2026 (yang disebut “tiket biru”). Melalui penjelasan, Anda dapat memeriksa bukan hanya besaran denda, tetapi juga alasan adanya aturan tersebut. Undang-Undang Lalu Lintas Jalan terus direvisi, jadi harap periksa informasi terbaru dari Badan Kepolisian Nasional dan kepolisian tiap prefektur.

44 soal · 8 bidang | Terakhir diperbarui 2026-09-28

Daftar isi
  1. Pejalan kaki (4)
  2. Sepeda (11)
  3. Mobil (7)
  4. Pemaksaan di jalan dan kamera dasbor (3)
  5. ETC dan jalan tol (2)
  6. SIM (6)
  7. Rambu (5)
  8. Pelanggaran dan sanksi (6)
  9. Alat latihan

Pejalan kaki

Soal 1 | Posisi jalan pejalan kaki

Di jalan yang tidak punya trotoar, pada sisi mana pejalan kaki berjalan menurut aturan di Jepang?

  1. tepi sisi kanan, yaitu sisi yang berhadapan dengan kendaraan
  2. tepi sisi kiri
  3. sisi mana pun boleh
  4. bagian tengah jalan
Jawaban: A. tepi sisi kanan, yaitu sisi yang berhadapan dengan kendaraan

Aturan dasarnya, pejalan kaki berjalan di tepi sisi kanan, karena berhadapan dengan kendaraan sehingga bahaya lebih cepat disadari. Sepeda justru sebaliknya, yaitu di sisi kiri. Kalau diajarkan kepada anak, cukup begini: orang di kanan, mobil dan sepeda di kiri.

Soal 2 | Prioritas pada penyeberangan

Ketika ada pejalan kaki yang hendak menyeberang di zebra cross, apa yang harus dilakukan pengemudi mobil?

  1. wajib berhenti total lebih dulu
  2. cukup memperlambat kendaraan
  3. boleh lewat asal membunyikan klakson
  4. tidak perlu memberi prioritas kalau pejalan kaki mempersilakan
Jawaban: A. wajib berhenti total lebih dulu

Menghalangi pejalan kaki yang menyeberang adalah pelanggaran, dengan denda administratif 9.000 yen dan 2 poin. Alasan bahwa banyak mobil lain juga tidak berhenti tidak bisa diterima. Dari sisi pejalan kaki, mengangkat tangan untuk menunjukkan niat menyeberang terbukti sangat menaikkan angka mobil yang mau berhenti.

Soal 3 | Main ponsel sambil berjalan

Apakah berjalan sambil menatap ponsel dilarang oleh undang-undang di Jepang?

  1. tidak dilarang undang-undang negara, tetapi ada pemerintah daerah yang melarangnya lewat peraturan daerah
  2. dilarang oleh Undang-Undang Lalu Lintas Jalan dan didenda
  3. dilarang oleh undang-undang pidana
  4. sepenuhnya bebas tanpa aturan apa pun
Jawaban: A. tidak dilarang undang-undang negara, tetapi ada pemerintah daerah yang melarangnya lewat peraturan daerah

Tidak ada ketentuan larangan langsung di undang-undang tingkat negara, tetapi Kota Yamato, Distrik Adachi, dan kawasan Ikebukuro di Distrik Toshima melarangnya lewat peraturan daerah, tanpa sanksi. Meski begitu, kalau menabrak orang sampai terluka, pelakunya tetap bisa dijerat kelalaian yang mengakibatkan luka dan tuntutan ganti rugi perdata. Jadi tidak melanggar hukum bukan berarti tanpa risiko.

Soal 4 | Menyeberang sembarangan

Menyeberang serong padahal zebra cross ada di dekat situ. Kalau sampai terjadi kecelakaan, bagaimana?

  1. pejalan kaki pun ikut dibebani porsi kesalahan
  2. kesalahan pejalan kaki selalu nol
  3. pengemudi mobil selalu dianggap tanpa kesalahan
  4. hanya asuransinya yang tidak bisa dipakai
Jawaban: A. pejalan kaki pun ikut dibebani porsi kesalahan

Menyeberang tepat di depan atau di belakang kendaraan dan menyeberang serong adalah perbuatan yang dilarang, dan dalam praktiknya pejalan kaki ikut dibebani porsi kesalahan sekitar 1 sampai 2 bagian dari sepuluh saat kecelakaan. Nilai ganti ruginya berkurang sebesar itu. Jadi pejalan kaki bukan pihak yang selalu menang, sebab perlindungan bagi pihak lemah pun ada batasnya.

Sepeda

Soal 5 | Kedudukan hukum sepeda

Menurut hukum Jepang, sepeda diperlakukan sebagai apa?

  1. kendaraan ringan, jadi termasuk golongan kendaraan
  2. termasuk golongan pejalan kaki
  3. termasuk golongan sepeda motor bermesin kecil
  4. tidak ada ketentuan hukumnya
Jawaban: A. kendaraan ringan, jadi termasuk golongan kendaraan

Menurut Undang-Undang Lalu Lintas Jalan (道路交通法, Doro Kotsuho), sepeda adalah kendaraan ringan (軽車両, keisharyo). Karena itu aturannya berjalan di sisi kiri badan jalan, dan aturan yang sama dengan mobil berlaku juga untuknya, seperti lampu lalu lintas, berhenti sesaat, dan larangan mengemudi setelah minum alkohol. Menganggap sepeda setara pejalan kaki adalah sumber kecelakaan dan pelanggaran.

Soal 6 | Syarat melintas di trotoar

Kapan sepeda boleh berjalan di trotoar di Jepang?

  1. saat ada rambu yang mengizinkan, atau dalam hal khusus seperti pengendara di bawah 13 tahun dan berusia 70 tahun ke atas
  2. kapan saja bebas
  3. kapan saja asal membunyikan bel
  4. hanya saat hari hujan
Jawaban: A. saat ada rambu yang mengizinkan, atau dalam hal khusus seperti pengendara di bawah 13 tahun dan berusia 70 tahun ke atas

Aturan dasarnya sepeda berjalan di badan jalan. Pengecualiannya adalah adanya rambu yang mengizinkan trotoar, pengendara di bawah 13 tahun, berusia 70 tahun ke atas, penyandang disabilitas, serta keadaan badan jalan yang berbahaya karena pekerjaan konstruksi. Di trotoar, berjalanlah pelan di sisi yang dekat badan jalan dan dahulukan pejalan kaki. Membunyikan bel untuk menyingkirkan pejalan kaki justru melanggar, karena penggunaan bel dibatasi.

Soal 7 | Sistem tilang biru

Sistem baru apa yang mulai diberlakukan untuk sepeda sejak April 2026?

  1. tilang biru, yaitu sistem denda administratif bagi pengendara berusia 16 tahun ke atas
  2. kewajiban memasang pelat nomor
  3. sistem uji kelaikan berkala
  4. pajak sepeda
Jawaban: A. tilang biru, yaitu sistem denda administratif bagi pengendara berusia 16 tahun ke atas

Sejak 1 April 2026, tilang biru (青切符, ao-kippu) yang berupa denda administratif diberlakukan bagi pengendara sepeda berusia 16 tahun ke atas. Kalau dendanya dibayar, perkaranya tidak berlanjut menjadi pidana. Penindakan berubah drastis dari yang tadinya berhenti pada peringatan menjadi benar-benar efektif. Sekarang zamannya melanggar tanpa tahu pun langsung terasa di dompet.

Soal 8 | Denda memakai ponsel sambil bersepeda

Mengoperasikan ponsel sambil mengayuh sepeda. Berapa denda administratif pada tilang birunya?

  1. 12.000 yen
  2. 3.000 yen
  3. 6.000 yen
  4. 30.000 yen
Jawaban: A. 12.000 yen

Denda 12.000 yen untuk memakai ponsel sambil bersepeda termasuk kelas tertinggi di antara pelanggaran sepeda. Selain itu sanksinya sudah diperberat sejak November 2024, yakni 2024/11, dan kalau sampai menimbulkan bahaya kecelakaan, pelakunya bisa dijerat pidana lewat tilang merah dengan ancaman kurungan sampai 1 tahun. Saat berkendara, simpan ponsel di saku atau pasang di dudukannya.

Soal 9 | Memegang payung dan memakai earphone

Mengayuh sepeda sambil memegang payung atau sambil mendengarkan musik lewat earphone, bagaimana statusnya?

  1. melanggar peraturan tingkat prefektur dan kena tilang biru 5.000 yen
  2. hanya kurang sopan tetapi sah menurut hukum
  3. memegang payung boleh saja saat hari hujan
  4. memakai earphone di satu telinga selalu sah
Jawaban: A. melanggar peraturan tingkat prefektur dan kena tilang biru 5.000 yen

Hal ini diatur oleh peraturan komisi keamanan publik tiap prefektur sebagai bagian dari kewajiban berkendara dengan aman, dan pada tilang biru dendanya 5.000 yen. Patokan pelanggaran untuk earphone adalah keadaan tidak dapat mendengar suara yang diperlukan untuk berkendara aman, dan di sejumlah prefektur satu telinga pun tetap kena tergantung volumenya. Payung, meski dijepit alat penahan, tetap menimbulkan masalah benda menonjol dan pandangan terhalang, jadi jawaban yang benar adalah memakai jas hujan.

Soal 10 | Menerobos lampu dan melawan arah

Berapa denda administratif untuk sepeda yang menerobos lampu merah dan yang melawan arah di sisi kanan?

  1. masing-masing 6.000 yen
  2. masing-masing 1.000 yen
  3. masing-masing 12.000 yen
  4. hanya menerobos lampu merah yang disanksi
Jawaban: A. masing-masing 6.000 yen

Menerobos lampu merah 6.000 yen dan berjalan di sisi kanan alias melawan arah 6.000 yen. Melawan arah bukan hanya membuat tabrakan berhadapan dengan kendaraan dari depan, tetapi juga datang dari arah yang tidak diperkirakan, sehingga angka kecelakaannya tinggi dan menjadi sasaran penindakan utama. Alasan hanya pergi sebentar ke dekat sini sudah tidak berlaku lagi.

Soal 11 | Tanpa lampu dan tidak berhenti

Mengayuh sepeda malam hari tanpa lampu, dan mengabaikan rambu berhenti. Berapa denda administratifnya?

  1. masing-masing 5.000 yen
  2. masing-masing 500 yen
  3. masing-masing 10.000 yen
  4. hanya diperingatkan
Jawaban: A. masing-masing 5.000 yen

Tanpa lampu 5.000 yen dan tidak berhenti sesaat 5.000 yen. Lampu bukan untuk membuat kita melihat, melainkan supaya kita terlihat. Memakai bahan pemantul dan lampu belakang sekaligus juga sangat membantu. Untuk berhenti sesaat, menurunkan kaki ke tanah lalu memeriksa kiri dan kanan adalah cara yang paling pasti.

Soal 12 | Berboncengan dan berjajar

Berboncengan naik sepeda atau mengayuh berjajar bersama teman, bagaimana statusnya?

  1. melanggar, dengan tilang biru masing-masing 3.000 yen
  2. sah sampai jenjang sekolah menengah atas
  3. hanya melanggar pada malam hari
  4. sah kalau dilakukan di badan jalan
Jawaban: A. melanggar, dengan tilang biru masing-masing 3.000 yen

Berboncengan 3.000 yen dan berjajar 3.000 yen, kecuali di tempat yang punya rambu izin berjajar. Pengecualiannya adalah kursi khusus balita untuk anak yang belum sekolah dan sepeda tandem. Mengobrol sambil berjajar menghalangi kendaraan di belakang untuk menyalip, dan itu pola khas kecelakaan bersenggolan.

Soal 13 | Bersepeda setelah minum alkohol

Bagaimana status mengayuh sepeda dengan kadar alkohol dalam tubuh di Jepang?

  1. sejak November 2024 dapat dijerat pidana dengan ancaman kurungan sampai 3 tahun
  2. untuk sepeda, minum alkohol tidak masalah
  3. hanya denda 1.000 yen
  4. menuntunnya sambil berjalan pun tetap melanggar
Jawaban: A. sejak November 2024 dapat dijerat pidana dengan ancaman kurungan sampai 3 tahun

Bukan hanya mabuk berat, keadaan berkadar alkohol dengan hasil embusan napas 0,15 mg/L ke atas pun kini dikenai sanksi. Sanksinya juga menjangkau kedai yang menyuguhkan minuman dan orang yang ikut membonceng. Aturan ini berlaku sejak November 2024, yakni 2024/11. Penanganannya bukan tilang biru, melainkan setara tilang merah yang jauh lebih berat. Adapun kalau sepedanya dituntun sambil berjalan, statusnya pejalan kaki sehingga sah, jadi kalau sudah minum, tuntun saja sepedanya sampai rumah.

Soal 14 | Helm sepeda

Bagaimana ketentuan pemakaian helm sepeda di Jepang?

  1. kewajiban untuk berupaya bagi semua umur, berlaku sejak April 2023
  2. hanya wajib untuk yang berusia di bawah 13 tahun
  3. kewajiban penuh yang disertai sanksi
  4. itu hanya urusan sepeda motor bermesin kecil
Jawaban: A. kewajiban untuk berupaya bagi semua umur, berlaku sejak April 2023

Sejak April 2023 pemakaian helm menjadi kewajiban untuk berupaya bagi semua umur. Tidak ada sanksinya, tetapi sekitar separuh luka fatal pada kecelakaan yang merenggut nyawa terjadi di kepala, dan angka kematian tanpa helm sekitar 2 kali lipat dibandingkan yang memakai helm. Tidak memakai helm juga berpeluang diperhitungkan saat perundingan ganti rugi setelah kecelakaan.

Soal 15 | Ganti rugi kecelakaan sepeda

Dalam kecelakaan seorang murid sekolah dasar bersepeda yang melukai berat seorang pejalan kaki, kira-kira berapa ganti rugi yang diputuskan?

  1. sekitar 95.000.000 yen
  2. sekitar 950.000 yen
  3. sekitar 9.500.000 yen
  4. tidak ada tanggung jawab ganti rugi
Jawaban: A. sekitar 95.000.000 yen

Putusan Pengadilan Negeri Kobe tahun 2013 memerintahkan orang tuanya membayar ganti rugi sekitar 95.210.000 yen. Berawal dari perkara ini, peraturan daerah yang mewajibkan asuransi sepeda menyebar ke seluruh Jepang. Preminya hanya beberapa ratus yen sebulan, dan bisa juga ditempelkan sebagai klausul tambahan pada asuransi mobil atau asuransi kebakaran. Kalau belum ikut asuransi lalu terjadi kecelakaan, jumlah itu cukup untuk mengubah seluruh rencana hidup.

Mobil

Soal 16 | Ponsel saat mengemudi

Kalau pengemudi memegang ponsel di tangan untuk menelepon atau mengoperasikannya saat mobil berjalan, bagaimana?

  1. melanggar, dengan denda administratif 18.000 yen dan 3 poin, serta ancaman pidana kurungan sampai 6 bulan
  2. memakai mode bebas genggam pun pelanggaran yang sama
  3. hanya dikurangi 2 poin
  4. cukup diperingatkan saja
Jawaban: A. melanggar, dengan denda administratif 18.000 yen dan 3 poin, serta ancaman pidana kurungan sampai 6 bulan

Setelah pemberatan sanksi pada Desember 2019, yakni 2019/12, sekadar memegang ponsel sudah membuat pengemudi mobil biasa dikenai 1,8 man yen, yaitu 18.000 yen, ditambah 3 poin. Ancaman pidananya kurungan sampai 6 bulan atau denda paling banyak 100.000 yen. Menelepon dengan mode bebas genggam menurut Undang-Undang Lalu Lintas Jalan (道路交通法, Doro Kotsuho) tidak termasuk memegang, tetapi ada prefektur yang tetap membatasinya lewat peraturan daerah, dan turunnya daya perhatian tetap sama saja.

Soal 17 | Menimbulkan bahaya karena ponsel

Kalau menatap ponsel sampai nyaris menimbulkan kecelakaan, yang disebut membahayakan lalu lintas, bagaimana?

  1. kurungan sampai 1 tahun dan 6 poin sehingga SIM langsung dibekukan, tanpa sistem denda administratif
  2. denda administratif 30.000 yen
  3. hanya penambahan poin
  4. kali pertama cukup diperingatkan
Jawaban: A. kurungan sampai 1 tahun dan 6 poin sehingga SIM langsung dibekukan, tanpa sistem denda administratif

Golongan membahayakan lalu lintas berada di luar sistem denda administratif, jadi langsung masuk proses pidana lewat tilang merah, dengan ancaman kurungan sampai 1 tahun atau denda paling banyak 300.000 yen, ditambah 6 poin sehingga SIM langsung dibekukan. Satu video atau satu pesan saja bisa merenggut SIM sekaligus pekerjaan.

Soal 18 | Mengoperasikan saat menunggu lampu

Mengoperasikan ponsel saat mobil berhenti total di lampu merah. Apakah itu melanggar?

  1. tidak termasuk pelanggaran memakai ponsel sambil mengemudi
  2. melanggar dan kena 2 poin
  3. melanggar dan SIM dibekukan
  4. melanggar kalau mesinnya tidak dimatikan
Jawaban: A. tidak termasuk pelanggaran memakai ponsel sambil mengemudi

Yang diatur pada pelanggaran memakai ponsel sambil mengemudi adalah keadaan sedang berjalan. Mengoperasikannya saat berhenti bukan pelanggaran, sedangkan terlambat bergerak setelah lampu hijau adalah soal kesantunan dan keselamatan yang lain. Meski begitu, merayap pelan di tengah kemacetan tetap termasuk melanggar. Pengemudi yang cerdas mematikan notifikasi dan menyetel navigasi sebelum berangkat.

Soal 19 | Menatap layar navigasi

Menatap lekat layar navigasi mobil saat kendaraan sedang berjalan, bagaimana?

  1. termasuk pelanggaran menatap gambar
  2. navigasi itu sah sehingga bebas ditatap
  3. menatapnya sah selama ada panduan suara
  4. sah kalau penumpang di sebelah yang menyuruh
Jawaban: A. termasuk pelanggaran menatap gambar

Sama seperti ponsel, menatap gambar saat kendaraan berjalan adalah pelanggaran, dengan patokan yang biasa disebut 2 detik atau lebih. Pada kecepatan 60 km per jam, 2 detik berarti sekitar 33 m ditempuh tanpa melihat jalan. Setel tujuan dan periksa rute saat kendaraan berhenti, lalu pakailah panduan suara sebagai andalan.

Soal 20 | Ambang kadar alkohol

Mulai dari berapa kadar alkohol dalam embusan napas seseorang dianggap mengemudi dengan kadar alkohol?

  1. 0,15 mg/L ke atas
  2. 0,5 mg/L ke atas
  3. 1,0 mg/L ke atas
  4. tidak ada ambang berupa angka
Jawaban: A. 0,15 mg/L ke atas

Embusan napas 0,15 mg/L ke atas sudah termasuk berkadar alkohol, dan 0,25 ke atas dikenai 25 poin sehingga SIM langsung dicabut. Di bawah angka itu pun, kalau keadaannya sudah tidak mampu mengemudi dengan normal, statusnya menjadi mengemudi dalam keadaan mabuk dengan sanksi yang lebih berat. Menguraikan 1 gelas bir saja perlu beberapa jam, dan sisa alkohol keesokan paginya tetap bisa terjaring. Kalau datang membawa mobil jangan minum, dan kalau sudah minum panggillah jasa sopir pengganti.

Soal 21 | Kecepatan di jalan tol

Untuk mobil biasa di jalan tol tanpa rambu penetapan khusus, berapa kecepatan tertinggi dan terendahnya?

  1. tertinggi 100 km/h dan terendah 50 km/h
  2. tertinggi 120 km/h dan terendah 60 km/h
  3. tertinggi 100 km/h dan tanpa batas terendah
  4. tertinggi 80 km/h dan terendah 40 km/h
Jawaban: A. tertinggi 100 km/h dan terendah 50 km/h

Ketentuan undang-undang untuk jalur utama adalah tertinggi 100 km/h dan terendah 50 km/h. Ada juga ruas yang ditetapkan 120 km/h, seperti sebagian Shin-Tomei dan Tohoku, dan rambu selalu didahulukan. Melaju terlalu pelan pun menjadi pelanggaran, dan itulah ciri khas jalan tol.

Soal 22 | Kehabisan bensin di tol

Kehabisan bensin lalu berhenti di jalan tol. Bagaimana statusnya?

  1. melanggar, sebab memeriksa bahan bakar dan kondisi kendaraan lebih dulu adalah kewajiban
  2. tidak melanggar karena di luar kuasa pengemudi
  3. tidak melanggar asal memanggil layanan derek
  4. tidak melanggar kalau mobilnya bertenaga listrik
Jawaban: A. melanggar, sebab memeriksa bahan bakar dan kondisi kendaraan lebih dulu adalah kewajiban

Di jalan tol dan sejenisnya, memeriksa bahan bakar, air pendingin, dan ban sebelum berangkat adalah kewajiban, sehingga berhenti karena kehabisan bensin termasuk pelanggaran dengan denda administratif 9.000 yen dan 1 poin. Lebih dari itu, kendaraan yang berhenti di jalur utama adalah sumber bahaya terbesar untuk kecelakaan tabrak belakang yang mematikan. Biasakan mengisi bahan bakar begitu sisanya tinggal separuh.

Pemaksaan di jalan dan kamera dasbor

Soal 23 | Sanksi memaksa di jalan

Berapa sanksi untuk perbuatan memaksa dan mengintimidasi di jalan yang dijadikan tindak pidana pada tahun 2020 di Jepang?

  1. kurungan sampai 3 tahun, dan sampai 5 tahun bila memaksa berhenti di jalan tol, ditambah pencabutan SIM
  2. denda administratif 9.000 yen
  3. pengurangan 1 poin
  4. sanksinya belum ada
Jawaban: A. kurungan sampai 3 tahun, dan sampai 5 tahun bila memaksa berhenti di jalan tol, ditambah pencabutan SIM

Ada 10 golongan perbuatan yang tercakup, seperti merapatkan jarak, memepet dari samping, dan mengerem mendadak, dengan ancaman kurungan sampai 3 tahun atau denda paling banyak 500.000 yen. Kalau menimbulkan bahaya yang sangat besar, misalnya memaksa kendaraan lain berhenti di jalan tol, ancamannya sampai 5 tahun. Keduanya langsung berujung pencabutan SIM. Kalau hati mulai panas, membiarkan orang lain lewat lebih dulu adalah pertahanan yang paling ampuh.

Soal 24 | Menghadapi pemaksa di jalan

Apa tindakan yang benar ketika kendaraan kita dipaksa dan diintimidasi pengemudi lain?

  1. mengungsi ke rest area atau tempat di luar jalan, mengunci pintu, lalu menelepon 110
  2. berhenti lalu menegurnya langsung
  3. membuka jendela lalu meminta maaf
  4. menambah kecepatan untuk melepaskan diri
Jawaban: A. mengungsi ke rest area atau tempat di luar jalan, mengunci pintu, lalu menelepon 110

Meladeni atau mengajak bicara adalah langkah terburuk. Mengungsilah ke tempat aman yang banyak orangnya, seperti rest area atau toko kelontong 24 jam, lalu kunci pintu, jangan buka jendela, dan telepon 110. Stiker bertuliskan sedang merekam pada kamera dasbor juga punya daya cegah. Sekalipun pengemudi itu turun dari mobilnya, jangan sekali-kali membuka jendela atau pintu.

Soal 25 | Pemasangan kamera dasbor

Apakah memasang kamera dasbor diwajibkan di Jepang?

  1. tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan sebagai penangkal kecelakaan dan pemaksaan di jalan
  2. wajib untuk semua kendaraan
  3. hanya wajib untuk mobil baru
  4. hanya sah untuk taksi
Jawaban: A. tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan sebagai penangkal kecelakaan dan pemaksaan di jalan

Tidak ada kewajiban hukumnya, dan tingkat pemasangannya melampaui separuh kendaraan. Namun rekaman gambar menjadi bukti yang menentukan untuk menetapkan porsi kesalahan pada kecelakaan maupun membuktikan pemaksaan di jalan. Yang lazim dipakai adalah 2 kamera depan dan belakang ditambah pemantauan saat parkir. Ini investasi beberapa puluh ribu yen yang mengakhiri perdebatan siapa berkata apa.

ETC dan jalan tol

Soal 26 | Gerbang khusus ETC

Ke mana arah perubahan gerbang tol di Jepang, dan perlukah memasang ETC?

  1. gerbang khusus ETC terus bertambah, dengan tambahan 35 gerbang pada musim semi 2026 dan 134 pintu di jalan tol Metropolitan, serta arah kebijakan khusus ETC pada tahun anggaran 2030
  2. jalur tunai justru diperbanyak
  3. gerbang tolnya dihapus semua dan jalan tol digratiskan
  4. tidak ada rencana perubahan
Jawaban: A. gerbang khusus ETC terus bertambah, dengan tambahan 35 gerbang pada musim semi 2026 dan 134 pintu di jalan tol Metropolitan, serta arah kebijakan khusus ETC pada tahun anggaran 2030

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata bersama perusahaan jalan tol sedang menjalankan peralihan ke gerbang khusus ETC. Pada musim semi 2026, sebanyak 35 gerbang di ruas seperti Tomei, Shin-Tomei, dan Chuo menjadi khusus ETC, sedangkan jalan tol Metropolitan memperluasnya menjadi 134 pintu masuk. Karena arahnya adalah tidak bisa lagi masuk tol dengan uang tunai, orang yang sering memakainya lebih baik memasang ETC, apalagi diskon akhir pekan pun hanya untuk pengguna ETC.

Soal 27 | Mobil tunai di gerbang ETC

Kalau tanpa sengaja masuk ke gerbang khusus ETC padahal mobil kita membayar tunai, apa yang harus dilakukan?

  1. berhenti di jalur bertanda bantuan lalu berbicara dengan petugas melalui interkom
  2. memundurkan mobil untuk keluar lagi
  3. menerobos palangnya lalu membayar di lain hari
  4. membeli kartu ETC di tempat itu juga
Jawaban: A. berhenti di jalur bertanda bantuan lalu berbicara dengan petugas melalui interkom

Sekalipun khusus ETC, tetap ada jalur bertanda bantuan, dan dengan pelayanan petugas kendaraan boleh lewat, misalnya dengan melunasi tolnya secara tunai. Yang sama sekali tidak boleh dilakukan adalah memundurkan kendaraan di area gerbang, sebab mundur dilarang dan sering memicu kecelakaan, serta menerobos paksa yang termasuk pelanggaran. Tenanglah dan pakai interkomnya.

SIM

Soal 28 | Patokan baru sepeda motor kecil

Sejak November 2025, jenis kendaraan apa yang bisa dikendarai dengan SIM sepeda motor bermesin kecil di Jepang?

  1. kendaraan 125 cc ke bawah yang keluarannya ditahan sampai 4 kW ke bawah, disebut sepeda motor kecil patokan baru
  2. semua kendaraan 125 cc
  3. sampai 200 cc
  4. semua skuter listrik berdiri
Jawaban: A. kendaraan 125 cc ke bawah yang keluarannya ditahan sampai 4 kW ke bawah, disebut sepeda motor kecil patokan baru

Perubahan ini berlaku sejak November 2025, yakni 2025/11. Karena aturan gas buang membuat produksi mesin 50 cc berakhir, kendaraan 125 cc ke bawah yang keluaran tertingginya dikendalikan sampai 4,0 kW kini diperlakukan sebagai sepeda motor bermesin kecil. Namun aturan lamanya tetap berlaku, yaitu batas kecepatan 30 km/h, belok kanan dua tahap, dan larangan berboncengan. Meski tampilannya 125 cc, versi bertenaga penuh tetap tidak boleh dikendarai.

Soal 29 | Cakupan SIM biasa

SIM biasa di Jepang boleh mengemudikan kendaraan dengan berat total di bawah berapa ton?

  1. di bawah 3,5 ton
  2. di bawah 8 ton
  3. di bawah 5 ton
  4. di bawah 11 ton
Jawaban: A. di bawah 3,5 ton

SIM biasa yang diperoleh sejak tahun 2017 berlaku untuk berat total di bawah 3,5 ton, daya angkut maksimum di bawah 2 ton, dan kapasitas paling banyak 10 orang. Bahkan truk 2 ton yang disewa pun ada yang berat totalnya melampaui 3,5 ton, sehingga banyak orang tanpa sadar mengemudi tanpa SIM yang sesuai. Kalau pekerjaannya mengemudikan truk, ambillah SIM setara semi-menengah atau di atasnya.

Soal 30 | SIM khusus transmisi otomatis

Kendaraan apa yang tidak boleh dikemudikan dengan SIM khusus transmisi otomatis?

  1. mobil bertransmisi manual yang memakai pedal kopling
  2. mobil hibrida
  3. mobil listrik
  4. mobil kei berukuran kecil
Jawaban: A. mobil bertransmisi manual yang memakai pedal kopling

SIM khusus transmisi otomatis tidak boleh dipakai untuk mobil bertransmisi manual. Mobil listrik dan hibrida semuanya bertransmisi otomatis sehingga tidak masalah. Kalau kelak ingin mengemudikan yang manual, cukup ikut pelepasan pembatasan di sekolah mengemudi, dengan patokan 4 jam praktik ditambah ujian. Mengemudi dengan melanggar pembatasan itu termasuk pelanggaran syarat, dengan 2 poin dan denda administratif.

Soal 31 | Porsi mobil transmisi otomatis

Kira-kira berapa persen mobil bertransmisi otomatis dari penjualan mobil baru di Jepang saat ini?

  1. sekitar 98 sampai 99 persen
  2. sekitar 70 persen
  3. sekitar 50 persen
  4. sekitar 85 persen
Jawaban: A. sekitar 98 sampai 99 persen

Porsi mobil bertransmisi manual pada mobil baru hanya sekitar 1 persen, dan sebagian besar orang pun memilih SIM khusus transmisi otomatis saat belajar mengemudi. Kalau tidak berencana bekerja di bidang angkutan, konstruksi, atau perawatan kendaraan, dan tidak berencana mengendarai mobil sport impor, hampir tidak ada situasi yang menyulitkan, sementara biaya dan jumlah jam belajarnya pun lebih sedikit.

Soal 32 | Sistem poin

Apa yang terjadi bila poin pelanggaran menumpuk menjadi 6 poin, bagi orang yang belum punya riwayat?

  1. SIM dibekukan selama 30 hari
  2. SIM langsung dicabut
  3. hanya dikenai denda
  4. menerima surat peringatan
Jawaban: A. SIM dibekukan selama 30 hari

Poin ditumpuk dari 3 tahun terakhir, dan bagi yang belum punya riwayat, 6 poin berarti pembekuan SIM 30 hari, sedangkan 15 poin berarti pencabutan. Tumpukan pelanggaran kecil yang tidak disadari pun bisa sampai ke sana. Ada juga jalan memperpendeknya lewat penyuluhan bagi pelanggar dan bagi penerima pembekuan. Perlu diingat, poinnya bukan dikurangi melainkan ditambahkan.

Soal 33 | SIM semi-menengah

SIM semi-menengah yang dibuat pada tahun 2017 bisa diambil pada usia 18 tahun. Sampai di bawah berapa ton kendaraan yang boleh dikemudikan?

  1. di bawah 7,5 ton
  2. di bawah 3,5 ton
  3. di bawah 11 ton
  4. di bawah 4 ton
Jawaban: A. di bawah 7,5 ton

SIM ini dibuat untuk mengamankan pasokan sopir muda di industri angkutan barang dan pengiriman paket. Ia bisa langsung diambil sejak usia 18 tahun dan berlaku untuk berat total kendaraan di bawah 7,5 ton, kira-kira kelas truk 2 sampai 3 ton. Selisihnya dengan SIM biasa yang di bawah 3,5 ton persis berada di rentang truk pengiriman.

Rambu

Soal 34 | Rambu berhenti

Rambu berhenti berbentuk segitiga terbalik berwarna merah di Jepang. Apa tindakan yang benar?

  1. berhenti total tepat sebelum garis berhenti lalu memastikan keadaan aman
  2. cukup memperlambat tanpa perlu berhenti
  3. boleh lewat kalau tidak ada orang
  4. cukup berhenti pada malam hari saja
Jawaban: A. berhenti total tepat sebelum garis berhenti lalu memastikan keadaan aman

Berhenti sesaat berarti roda benar-benar berhenti berputar. Melewatinya perlahan termasuk tidak berhenti sesaat, dengan denda administratif 7.000 yen dan 2 poin untuk mobil, serta tilang biru 5.000 yen untuk sepeda. Tujuannya mencegah tabrakan di persimpangan tanpa pandangan, dan jumlah penindakannya selalu berada di peringkat atas.

Soal 35 | Rambu dilarang parkir

Rambu bulat berlatar biru dengan tepi merah dan 1 garis miring di Jepang berarti apa?

  1. dilarang parkir
  2. dilarang parkir maupun berhenti
  3. dilarang masuk
  4. dilarang menyalip
Jawaban: A. dilarang parkir

Satu garis miring berarti dilarang parkir, sedangkan berhenti sebentar masih boleh. Dua garis miring yang membentuk silang berarti dilarang parkir maupun berhenti, jadi berhenti pun tidak boleh. Rambu ini mudah tertukar dengan rambu dilarang masuk yang berpalang merah mendatar tunggal, jadi hati-hati. Yang piawai membaca sampai ke papan tambahan di bawahnya, yang memuat rentang jam dan hari.

Soal 36 | Rambu peringatan

Apa arti rambu berbentuk belah ketupat berwarna kuning di Jepang?

  1. ada bahaya di depan sehingga perlu waspada
  2. tempat yang boleh dipakai parkir
  3. jalan yang berhak didahulukan
  4. pintu masuk jalan tol
Jawaban: A. ada bahaya di depan sehingga perlu waspada

Belah ketupat kuning adalah rambu peringatan yang mengabarkan bahaya di depan, seperti ada perlintasan kereta, ada lampu lalu lintas, atau jalan licin. Berbeda dengan rambu larangan yang berbentuk bulat, rambu ini tidak disertai sanksi, tetapi mengabaikannya berarti diri sendiri yang celaka. Makin asing jalannya, makin peka kita harus terhadap warna kuning.

Soal 37 | Zona 30

Apa arti kawasan yang memasang rambu Zona 30 di Jepang?

  1. seluruh jalan permukiman di kawasan itu dibatasi paling tinggi 30 km/h
  2. boleh parkir selama 30 menit
  3. boleh dilewati kendaraan sampai 30 ton
  4. ditutup bila pejalan kakinya 30 orang atau lebih
Jawaban: A. seluruh jalan permukiman di kawasan itu dibatasi paling tinggi 30 km/h

Kebijakan ini membatasi jalan permukiman satu kawasan sekaligus pada 30 km/h untuk menekan kendaraan yang memakainya sebagai jalan pintas. Kecepatan 30 km per jam adalah ambang saat angka kematian pejalan kaki yang tertabrak turun tajam. Belakangan Zona 30 Plus yang dilengkapi polisi tidur juga terus bertambah.

Soal 38 | Satu arah dan boleh belok kiri

Rambu berlatar biru dengan panah putih dan papan bertanda berlatar putih dengan panah biru di Jepang. Manakah pasangan yang benar?

  1. latar biru berarti satu arah, latar putih berarti boleh belok kiri
  2. latar biru berarti boleh belok kiri, latar putih berarti satu arah
  3. keduanya berarti satu arah
  4. keduanya berarti boleh belok kiri
Jawaban: A. latar biru berarti satu arah, latar putih berarti boleh belok kiri

Karena tampilannya sangat mirip, ini soal jebakan langganan pada ujian teori. Latar biru dengan panah putih adalah rambu satu arah, sedangkan latar putih dengan panah biru adalah papan bertanda boleh belok kiri, yang membolehkan belok kiri meski lampunya merah. Salah membedakannya lalu melawan arah bisa langsung berujung kecelakaan berat.

Pelanggaran dan sanksi

Soal 39 | Parkir liar yang ditinggalkan

Kalau pengemudi tidak melapor atas pelanggaran parkir liar yang kendaraannya ditinggalkan, bagaimana?

  1. pemakai kendaraan, yaitu pemiliknya, dibebani denda parkir ditinggalkan
  2. tidak ada yang perlu membayar
  3. penumpang yang ikut membayar
  4. dealer penjual mobil yang membayar
Jawaban: A. pemakai kendaraan, yaitu pemiliknya, dibebani denda parkir ditinggalkan

Lewat sistem petugas pemantau parkir, bila pengemudi tidak membayar denda administratif dan tidak melapor, pemakai kendaraanlah yang dibebani denda parkir ditinggalkan, misalnya 15.000 yen untuk mobil biasa di tempat larangan parkir. Kalau tunggakan itu dibiarkan, kendaraannya tidak bisa diuji kelaikan. Sekadar mampir ke toko kelontong pun, kalau tempatnya berada di rute patroli petugas, dalam hitungan menit sudah tertempel.

Soal 40 | Beda parkir dan berhenti

Berhenti untuk memuat dan menurunkan barang dalam waktu 5 menit atau untuk menaikturunkan orang, dihitung sebagai apa?

  1. dihitung berhenti sebentar, bukan parkir
  2. semuanya dihitung parkir
  3. dihitung berhenti sebentar bila mesinnya dimatikan
  4. parkir pun boleh asal lampu hazard dinyalakan
Jawaban: A. dihitung berhenti sebentar, bukan parkir

Parkir berarti berhenti secara berkelanjutan, seperti menunggu penumpang, menunggu muatan, membongkar muatan lebih dari 5 menit, atau keadaan pengemudi meninggalkan kendaraan sehingga tidak bisa segera menjalankannya. Memuat dan menurunkan barang dalam 5 menit serta menaikturunkan orang termasuk berhenti sebentar. Meski begitu, di tempat larangan parkir dan berhenti, keduanya sama-sama tidak boleh. Lampu hazard sama sekali tidak berfungsi sebagai surat pengampunan.

Soal 41 | Denda administratif dan denda pidana

Apa beda denda administratif pada tilang biru dengan denda pidana di Jepang?

  1. denda administratif adalah sanksi tata usaha yang tidak meninggalkan catatan pidana, sedangkan denda pidana meninggalkan catatan pidana
  2. keduanya sama saja
  3. denda administratif justru lebih berat
  4. denda pidana dibayarkan oleh perusahaan
Jawaban: A. denda administratif adalah sanksi tata usaha yang tidak meninggalkan catatan pidana, sedangkan denda pidana meninggalkan catatan pidana

Tilang biru berarti denda administratif, dan begitu dibayar tidak ada proses pidana serta tidak ada catatan pidana. Tilang merah berarti proses pidana dengan denda pidana dan sejenisnya, sehingga meninggalkan catatan pidana. Meski dianggap sekadar pelanggaran lalu lintas, hal setingkat tilang merah, seperti berkadar alkohol, melampaui batas kecepatan secara besar, dan golongan berbahaya pada pemakaian ponsel sambil mengemudi, tetap meninggalkan catatan pidana yang bagi pekerjaan tertentu berpengaruh seumur hidup.

Soal 42 | Soal benar salah ujian SIM

Bergaya soal ujian SIM: Ketika melewati dekat pulau perlindungan pejalan kaki, kendaraan wajib memperlambat, ada pejalan kaki maupun tidak ada.

  1. Salah (kalau ada pejalan kaki wajib memperlambat, kalau tidak ada tidak ada kewajiban itu)
  2. Benar
Jawaban: A. Salah (kalau ada pejalan kaki wajib memperlambat, kalau tidak ada tidak ada kewajiban itu)

Ini jebakan langganan ujian teori. Bila ada pejalan kaki di pulau perlindungan, memperlambat itu wajib, dan bila tidak ada, kewajibannya tidak berlaku. Kiat menaklukkan ujian teori adalah mencurigai adanya pengecualian pada setiap kalimat yang memuat kata seperti wajib, semua, atau mutlak. Begitu rasa itu terbentuk, ujian yang sesungguhnya pun bisa dibidik.

Soal 43 | Belok kanan dua tahap

Bergaya soal ujian SIM: Sepeda motor bermesin kecil wajib melakukan belok kanan dua tahap di semua persimpangan.

  1. Salah (dilakukan di persimpangan tertentu, misalnya yang punya 3 lajur atau lebih per arah)
  2. Benar
Jawaban: A. Salah (dilakukan di persimpangan tertentu, misalnya yang punya 3 lajur atau lebih per arah)

Belok kanan dua tahap diperlukan di persimpangan yang punya 3 lajur atau lebih per arah, dan di persimpangan yang ditetapkan lewat rambu. Sebaliknya, di tempat yang berambu larangan belok kanan dua tahap, beloknya dilakukan memutar kecil seperti biasa. Aturan ini berlaku juga untuk sepeda motor kecil patokan baru, yaitu 125 cc dengan keluaran 4 kW ke bawah.

Soal 44 | Sabuk pengaman kursi belakang

Bergaya soal ujian SIM: Sabuk pengaman di kursi belakang pun wajib dipakai.

  1. Benar (wajib baik di jalan biasa maupun di jalan tol)
  2. Salah (hanya wajib di jalan tol)
Jawaban: A. Benar (wajib baik di jalan biasa maupun di jalan tol)

Sejak tahun 2008 semua kursi termasuk kursi belakang wajib memakai sabuk pengaman. Di jalan tol pengemudinya dikenai 1 poin pelanggaran, sedangkan di jalan biasa praktiknya berupa teguran lisan, tetapi kewajibannya tetap sama. Penumpang belakang yang tidak bersabuk juga bisa menjadi senjata yang menghimpit orang di kursi depan saat tabrakan. Berangkatlah setelah semua orang memakai sabuk.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Penjelasan ini merupakan informasi umum, bukan konsultasi hukum perorangan maupun saran medis atau keselamatan. Peraturan dan sistem dapat berubah, jadi harap periksa informasi resmi terbaru.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang