Ruang Belajar Karinoya

Kualifikasi · Lab Lulus Teknisi Informasi Kesehatan

Karakteristik informasi medis dan digitalisasi

Soal dan pembahasan dapat dibaca dalam Bahasa Indonesia. Materi kuliah (artikel penjelasan) hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

Lihat versi bahasa Jepang (dengan materi kuliah) →

Soal 1 | Tujuan digitalisasi

Manakah yang tidak tepat sebagai tujuan atau efek yang diharapkan dari digitalisasi di bidang pelayanan kesehatan?

  1. Meningkatkan mutu pelayanan medis dan layanan bagi pasien
  2. Meningkatkan keselamatan pelayanan medis dan mencegah kecelakaan medis
  3. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan sehari-hari serta mengurangi beban staf
  4. Memindahkan tanggung jawab dokter atas diagnosis kepada sistem
JawabanD. Memindahkan tanggung jawab dokter atas diagnosis kepada sistem

Digitalisasi pelayanan kesehatan bertujuan meningkatkan keselamatan medis, mutu pelayanan dan layanan bagi pasien, efisiensi pekerjaan, kerja sama antarinstitusi, serta pemanfaatan data. Sistem informasi hanya mendukung pelayanan medis; tanggung jawab atas diagnosis tetap berada pada dokter, sehingga memindahkan tanggung jawab kepada sistem bukanlah tujuannya.

Soal 2 | Sejarah HIS

Manakah urutan yang benar mengenai perkembangan sistem informasi rumah sakit di Jepang?

  1. Sistem order entry → sistem akuntansi medis → sistem rekam medis elektronik
  2. Sistem akuntansi medis → sistem order entry → sistem rekam medis elektronik
  3. Sistem akuntansi medis → sistem rekam medis elektronik → sistem order entry
  4. Sistem rekam medis elektronik → sistem akuntansi medis → sistem order entry
JawabanB. Sistem akuntansi medis → sistem order entry → sistem rekam medis elektronik

Pada tahun 1970-an diperkenalkan sistem akuntansi medis (医事会計システム, iji kaikei shisutemu) yang menangani klaim remunerasi layanan medis, pada 1980-an sistem order entry meluas, dan setelah penyimpanan elektronik rekam medis diizinkan pada 1999, sistem rekam medis elektronik (電子カルテ, denshi karute) menyebar. Urutan inilah yang benar; urutan lainnya tidak sesuai dengan perjalanan sejarahnya.

Soal 3 | Notifikasi penyimpanan elektronik

Manakah 3 syarat yang dituntut bagi penyimpanan elektronik rekam medis dan dokumen terkait berdasarkan notifikasi tahun 1999?

  1. Keakuratan, kelengkapan, dan ketertelusuran
  2. Autentisitas, kerahasiaan, dan ketersediaan
  3. Autentisitas, keterbacaan, dan keterjagaan penyimpanan
  4. Kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan
JawabanC. Autentisitas, keterbacaan, dan keterjagaan penyimpanan

Notifikasi tahun 1999 dari mantan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang tentang penyimpanan rekam medis dalam media elektronik mengizinkan penyimpanan elektronik dengan syarat terpenuhinya 3 kondisi: autentisitas (真正性, shinseisei), keterbacaan (見読性, kendokusei), dan keterjagaan penyimpanan (保存性, hozonsei) — dikenal sebagai 3 prinsip penyimpanan elektronik. Kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan adalah 3 elemen keamanan informasi, bukan syarat notifikasi ini.

Soal 4 | Tantangan digitalisasi

Di antara tantangan digitalisasi pelayanan kesehatan, manakah yang termasuk "tantangan sumber daya manusia"?

  1. Penyiapan prosedur operasional alternatif saat terjadi gangguan sistem
  2. Kurangnya interoperabilitas untuk pertukaran informasi antarsistem
  3. Beban biaya implementasi dan pemeliharaan sistem
  4. Kekurangan dan pembinaan tenaga ahli yang menguasai informasi medis
JawabanD. Kekurangan dan pembinaan tenaga ahli yang menguasai informasi medis

Kekurangan dan pembinaan tenaga ahli yang memahami informasi medis serta mampu merencanakan dan mengoperasikan sistem merupakan tantangan sumber daya manusia. Kurangnya interoperabilitas adalah tantangan teknis, penyiapan operasional alternatif saat gangguan adalah tantangan operasional, dan beban biaya adalah tantangan operasional-manajerial, sehingga bukan tantangan sumber daya manusia.

Soal 5 | Data Health

Manakah penjelasan yang tepat mengenai Reformasi Data Kesehatan (Data Health Reform)?

  1. Kerangka bagi perusahaan asuransi swasta untuk mengembangkan produk asuransi sesuai kondisi kesehatan peserta
  2. Standar yang ditetapkan untuk mengendalikan mutu proses produksi obat-obatan
  3. Proyek dengan anggaran mandiri pemerintah kota untuk membangun kembali gedung dan peralatan medis fasilitas kesehatan di daerah
  4. Upaya yang dipromosikan Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang, seperti pembangunan platform pemanfaatan data di bidang kesehatan, medis, dan perawatan lansia serta promosi PHR
JawabanD. Upaya yang dipromosikan Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang, seperti pembangunan platform pemanfaatan data di bidang kesehatan, medis, dan perawatan lansia serta promosi PHR

Reformasi Data Kesehatan adalah reformasi pemanfaatan data di bidang kesehatan, medis, dan perawatan lansia yang dipromosikan Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang (厚生労働省, Kōsei Rōdōshō), mencakup pembangunan platform pemanfaatan data dan promosi PHR. Ini bukan proyek pembangunan gedung, kerangka asuransi swasta, ataupun standar produksi obat.

Soal 6 | Pilar DX medis

Manakah yang tidak termasuk 3 pilar "Visi Reiwa DX Medis 2030"?

  1. Pendirian platform informasi medis nasional
  2. DX revisi remunerasi layanan medis
  3. Digitalisasi surat izin dokter
  4. Standardisasi informasi rekam medis elektronik dan sejenisnya
JawabanC. Digitalisasi surat izin dokter

3 pilar Visi Reiwa DX Medis 2030 (医療DX令和ビジョン2030) adalah pendirian platform informasi medis nasional, standardisasi informasi rekam medis elektronik dan sejenisnya, serta DX revisi remunerasi layanan medis. Digitalisasi surat izin dokter tidak termasuk di dalamnya.

Soal 7 | Konfirmasi kepesertaan

Manakah penjelasan yang tepat mengenai konfirmasi kepesertaan asuransi secara daring (online shikaku kakunin)?

  1. Mekanisme untuk memeriksa secara daring ketersediaan tempat tidur kosong di fasilitas kesehatan daerah
  2. Mekanisme untuk memeriksa kualifikasi teknisi yang melakukan pemeliharaan peralatan medis
  3. Mekanisme untuk memeriksa secara daring keabsahan surat izin dokter dan perawat
  4. Mekanisme untuk memeriksa secara daring informasi kepesertaan asuransi kesehatan pasien menggunakan kartu My Number dan sejenisnya
JawabanD. Mekanisme untuk memeriksa secara daring informasi kepesertaan asuransi kesehatan pasien menggunakan kartu My Number dan sejenisnya

Konfirmasi kepesertaan asuransi secara daring (オンライン資格確認, onrain shikaku kakunin) adalah mekanisme untuk memeriksa langsung secara daring informasi kepesertaan asuransi kesehatan pasien melalui kartu My Number (atau nomor kartu asuransi kesehatan), dan sejak bulan 4 tahun 2023 penerapannya pada prinsipnya diwajibkan bagi fasilitas kesehatan dan apotek asuransi. Ini bukan mekanisme untuk memeriksa surat izin dokter, tempat tidur kosong, ataupun pemeliharaan alat.

Soal 8 | Resep elektronik

Manakah yang tepat mengenai mekanisme resep elektronik?

  1. Mekanisme memindai resep yang diterbitkan di kertas menjadi citra, menyimpannya terkumpul di server internal, dan dapat dirujuk kemudian
  2. Mekanisme bagi pasien untuk memilih sendiri obat resep yang diperlukan lalu memesannya ke apotek
  3. Mekanisme negara untuk memeriksa dan menyetujui produksi serta penjualan obat-obatan
  4. Mekanisme menerbitkan dan mengoperasikan resep secara elektronik, yang dapat dimanfaatkan untuk pengecekan duplikasi obat dan sebagainya berdasarkan informasi peresepan dan dispensing dari banyak fasilitas
JawabanD. Mekanisme menerbitkan dan mengoperasikan resep secara elektronik, yang dapat dimanfaatkan untuk pengecekan duplikasi obat dan sebagainya berdasarkan informasi peresepan dan dispensing dari banyak fasilitas

Resep elektronik adalah mekanisme penerbitan dan pengoperasian resep secara elektronik yang dapat dimanfaatkan untuk memeriksa duplikasi obat dan kontraindikasi kombinasi dengan merujuk informasi peresepan dan dispensing lintas fasilitas kesehatan dan apotek. Ini bukan penyimpanan hasil pindai resep kertas, sistem persetujuan obat, ataupun mekanisme pasien memesan obat sendiri.

Soal 9 | NDB

Manakah penjelasan yang tepat mengenai NDB (basis data informasi reseputo dan pemeriksaan kesehatan spesifik)?

  1. Layanan PHR bagi individu untuk mengelola hasil pemeriksaan kesehatan dan catatan konsumsi obatnya sendiri
  2. Basis data berisi informasi reseputo dan pemeriksaan kesehatan spesifik yang dikumpulkan negara dari seluruh Jepang dan dimanfaatkan untuk penyusunan serta evaluasi kebijakan kesehatan
  3. Basis data yang dibangun negara untuk mendaftarkan khusus kasus kanker di seluruh Jepang guna memantau insidensi dan kesintasan
  4. Data warehouse yang dibangun di dalam satu rumah sakit untuk analisis manajemen
JawabanB. Basis data berisi informasi reseputo dan pemeriksaan kesehatan spesifik yang dikumpulkan negara dari seluruh Jepang dan dimanfaatkan untuk penyusunan serta evaluasi kebijakan kesehatan

NDB adalah basis data berisi informasi reseputo (レセプト, rincian tagihan klaim medis) dan pemeriksaan kesehatan spesifik dari seluruh Jepang yang dikumpulkan negara, contoh utama basis data medis skala nasional yang dimanfaatkan untuk penyusunan dan evaluasi kebijakan serta penelitian. Ini bukan PHR perorangan ataupun DWH satu rumah sakit, dan pendaftaran kasus kanker ditangani oleh Registrasi Kanker Nasional.

Soal 10 | Informasi subjektif

Di antara informasi medis berikut, manakah yang termasuk informasi subjektif?

  1. Nilai hasil pemeriksaan darah
  2. Nilai pengukuran suhu tubuh
  3. Nyeri yang dikeluhkan pasien
  4. Citra sinar-X
JawabanC. Nyeri yang dikeluhkan pasien

Informasi subjektif adalah informasi yang bersumber dari apa yang dirasakan pasien sendiri, seperti keluhan nyeri atau rasa lelah. Nilai pemeriksaan darah, citra sinar-X, dan suhu tubuh adalah informasi objektif yang diperoleh melalui pengukuran atau pencitraan.

Soal 11 | Informasi gelombang

Di antara informasi klinis berikut, manakah yang termasuk informasi bentuk gelombang?

  1. Citra CT
  2. Elektrokardiogram
  3. Teks catatan dalam rekam medis
  4. Kode nama penyakit
JawabanB. Elektrokardiogram

Elektrokardiogram merekam sinyal listrik yang berubah seiring waktu dalam bentuk gelombang, sehingga termasuk informasi bentuk gelombang. Citra CT adalah informasi citra, kode nama penyakit adalah informasi kode, dan teks catatan rekam medis adalah informasi teks.

Soal 12 | Sensitivitas tinggi

Manakah penjelasan yang tepat mengenai "sensitivitas yang tinggi" sebagai karakteristik informasi klinis?

  1. Berarti informasi terus terakumulasi secara berkesinambungan mengikuti perjalanan pelayanan
  2. Berarti informasi mengambil beragam bentuk seperti angka, teks, dan citra
  3. Berarti kadar keengganan untuk diketahui orang lain tinggi, dan kerugian yang dialami pasien besar bila informasi bocor
  4. Berarti jumlah informasinya besar karena memuat citra dan sebagainya, sehingga membutuhkan media penyimpanan berkapasitas besar
JawabanC. Berarti kadar keengganan untuk diketahui orang lain tinggi, dan kerugian yang dialami pasien besar bila informasi bocor

Sensitivitas menunjukkan seberapa kuat sifat informasi itu tidak ingin diketahui orang lain. Informasi klinis seperti riwayat penyakit sangat sensitif dan kerugian pasien besar bila bocor, sehingga penanganannya harus hati-hati. Akumulasi berkesinambungan adalah penjelasan kontinuitas, keragaman bentuk adalah keragaman format informasi, dan besarnya volume informasi adalah hal yang berbeda dari sensitivitas.

Soal 13 | Isi berlapis

Manakah penjelasan yang tepat mengenai "berlapisnya isi" pada informasi klinis?

  1. Jangka waktu penyimpanan rekaman ditetapkan oleh undang-undang
  2. Rekaman terus terakumulasi mengikuti perjalanan pelayanan dan menumpuk dalam jangka waktu panjang
  3. Di atas rekaman fakta seperti nilai pemeriksaan, tersusun lapisan interpretasi seperti temuan dan diagnosis
  4. Kadar keengganan untuk diketahui orang lain tinggi sehingga memerlukan penanganan hati-hati
JawabanC. Di atas rekaman fakta seperti nilai pemeriksaan, tersusun lapisan interpretasi seperti temuan dan diagnosis

Berlapisnya isi berarti informasi klinis memiliki struktur berlapis: di atas rekaman fakta seperti data pengukuran tersusun interpretasi berupa temuan dan diagnosis. Akumulasi berkesinambungan adalah kontinuitas isi, keengganan diketahui orang lain adalah sensitivitas tinggi, dan ketentuan jangka penyimpanan adalah penjelasan syarat hukum penyimpanan.

Soal 14 | Penyimpanan rekam medis

Berapakah jangka waktu penyimpanan rekam medis (shinryōroku) berdasarkan Undang-Undang Dokter Jepang (医師法, Ishi-hō)?

  1. 5 tahun
  2. 2 tahun
  3. 1 tahun
  4. 3 tahun
JawabanA. 5 tahun

Rekam medis wajib disimpan selama 5 tahun berdasarkan Undang-Undang Dokter Jepang. Adapun berbagai catatan terkait pelayanan (catatan hasil pemeriksaan, foto sinar-X, dan lain-lain) wajib disimpan 2 tahun berdasarkan Undang-Undang Pelayanan Medis Jepang (医療法, Iryō-hō) beserta peraturan pelaksanaannya; keduanya jangan sampai tertukar.

Soal 15 | Penggunaan primer

Manakah yang termasuk penggunaan primer informasi medis?

  1. Penggunaan untuk penelitian kedokteran guna mempublikasikan kumpulan kasus
  2. Merujuk hasil pemeriksaan pasien untuk keperluan pelayanan klinis
  3. Penggunaan untuk penyusunan kebijakan kesehatan oleh pemerintah pusat dan daerah
  4. Penggunaan untuk analisis manajemen dan perhitungan biaya rumah sakit
JawabanB. Merujuk hasil pemeriksaan pasien untuk keperluan pelayanan klinis

Penggunaan primer adalah penggunaan untuk tujuan pelayanan klinis dan pembuatan dokumen resmi atas tindakan medis; merujuk hasil pemeriksaan untuk pelayanan adalah contoh khasnya. Penggunaan untuk penelitian kedokteran, penyusunan kebijakan kesehatan, dan analisis manajemen rumah sakit semuanya termasuk penggunaan sekunder.

Soal 16 | Penggunaan sekunder

Manakah yang termasuk penggunaan sekunder informasi medis?

  1. Merujuk riwayat obat pasien untuk keperluan verifikasi resep
  2. Merujuk hasil pemeriksaan dan citra terdahulu pada saat konsultasi
  3. Membuat surat keterangan diagnosis saat pasien pulang dari rawat inap
  4. Menggunakan informasi kasus untuk pendidikan kedokteran
JawabanD. Menggunakan informasi kasus untuk pendidikan kedokteran

Penggunaan sekunder adalah penggunaan untuk tujuan selain pelayanan klinis; pemanfaatan kasus untuk pendidikan kedokteran adalah salah satu contohnya. Merujuk hasil pemeriksaan saat konsultasi dan merujuk riwayat obat untuk verifikasi resep adalah penggunaan primer untuk tujuan pelayanan, dan pembuatan surat keterangan diagnosis juga termasuk penggunaan primer sebagai pembuatan dokumen resmi atas tindakan medis.

Soal 17 | EHR

Manakah penjelasan yang tepat mengenai EHR (Electronic Health Record)?

  1. Rekaman riwayat pemeliharaan dan perbaikan peralatan medis yang digunakan di rumah sakit
  2. Rekaman jam kerja dan pengambilan cuti para pegawai
  3. Rekaman yang hanya mendigitalkan dan menyimpan pekerjaan akuntansi medis di dalam rumah sakit
  4. Rekam kesehatan elektronik untuk berbagi dan memanfaatkan informasi klinis serta kesehatan individu melampaui batas antarfasilitas kesehatan
JawabanD. Rekam kesehatan elektronik untuk berbagi dan memanfaatkan informasi klinis serta kesehatan individu melampaui batas antarfasilitas kesehatan

EHR adalah rekam kesehatan elektronik untuk berbagi dan memanfaatkan informasi klinis serta kesehatan individu melampaui batas fasilitas, dengan sasaran berbagi informasi lintas wilayah dan sepanjang hayat. Digitalisasi akuntansi medis, riwayat pemeliharaan alat, dan catatan kepegawaian bukanlah EHR.

Soal 18 | PHR

Manakah penjelasan yang tepat mengenai PHR (Personal Health Record)?

  1. Data yang dikumpulkan dan dikelola perusahaan farmasi untuk uji klinis
  2. Mekanisme bagi individu untuk mengumpulkan dan mengelola informasi kesehatan-medisnya sendiri serta memanfaatkannya untuk pengelolaan kesehatan
  3. Rekam medis per pasien yang hanya digunakan fasilitas kesehatan di dalam institusinya
  4. Data statistik yang dikumpulkan negara dari fasilitas kesehatan seluruh Jepang untuk penyusunan dan evaluasi kebijakan kesehatan
JawabanB. Mekanisme bagi individu untuk mengumpulkan dan mengelola informasi kesehatan-medisnya sendiri serta memanfaatkannya untuk pengelolaan kesehatan

PHR adalah rekam kesehatan pribadi, yaitu mekanisme bagi seseorang untuk mengumpulkan dan mengelola informasi kesehatan-medisnya sendiri seperti hasil pemeriksaan kesehatan, konsumsi obat, dan berat badan, lalu memanfaatkannya untuk pengelolaan kesehatan. Rekam medis internal fasilitas, data statistik negara, dan pengelolaan data uji klinis bukan penjelasan PHR.

Soal 19 | Privasi

Manakah penjelasan yang tepat mengenai privasi?

  1. Informasi itu sendiri yang dapat mengidentifikasi individu tertentu, seperti nama, tanggal lahir, dan alamat
  2. Informasi manajemen seperti keuangan dan kepegawaian yang dimiliki fasilitas kesehatan
  3. Hak untuk tidak diumbar kehidupan pribadinya secara sembarangan, yang juga dipahami sebagai hak mengendalikan informasi tentang diri sendiri
  4. Hak akses yang diberikan saat menggunakan sistem informasi
JawabanC. Hak untuk tidak diumbar kehidupan pribadinya secara sembarangan, yang juga dipahami sebagai hak mengendalikan informasi tentang diri sendiri

Privasi adalah hak untuk tidak diumbar kehidupan pribadinya secara sembarangan, dan dewasa ini meluas pandangan yang memahaminya sebagai hak mengendalikan informasi diri sendiri. Informasi yang dapat mengidentifikasi individu tertentu adalah definisi informasi pribadi dan dibedakan dari konsep hak privasi; informasi manajemen dan hak akses tidak berkaitan.

Soal 20 | 4 prinsip etika

Manakah yang tidak termasuk prinsip dasar etika kedokteran?

  1. Berbuat baik
  2. Efisiensi
  3. Penghormatan terhadap otonomi
  4. Keadilan
JawabanB. Efisiensi

Prinsip dasar etika kedokteran adalah 4 prinsip: penghormatan terhadap otonomi, berbuat baik (beneficence), tidak merugikan (non-maleficence), dan keadilan; prinsip ini juga menjadi pedoman dalam penanganan informasi medis. Efisiensi penting dalam operasional, tetapi tidak termasuk prinsip dasar etika.

Soal 21 | Persetujuan penggunaan sekunder

Manakah penanganan etis yang tepat saat menggunakan informasi pasien yang diperoleh untuk tujuan pelayanan ke dalam penelitian?

  1. Karena diperoleh dari pelayanan, informasi boleh digunakan bebas untuk penelitian
  2. Pada prinsipnya memperoleh persetujuan pasien, atau mengambil langkah yang memadai seperti anonimisasi
  3. Menetapkan bahwa siapa pun pegawai internal boleh melihatnya secara bebas untuk tujuan penelitian
  4. Bila digunakan untuk penelitian, persetujuan lisan maupun tertulis sama sekali tidak diperlukan
JawabanB. Pada prinsipnya memperoleh persetujuan pasien, atau mengambil langkah yang memadai seperti anonimisasi

Bila informasi yang diperoleh untuk tujuan pelayanan digunakan sekunder untuk penelitian, secara etis pada prinsipnya harus diperoleh persetujuan pasien atau diambil langkah memadai seperti anonimisasi. Mengizinkan penggunaan di luar tujuan tanpa syarat, atau membolehkan semua pegawai melihatnya, adalah penanganan yang tidak pantas.

Soal 22 | Etika pengguna

Manakah perilaku pengguna informasi medis yang tepat?

  1. Mengakses informasi pasien terbatas pada lingkup yang diperlukan pekerjaan
  2. Meminjamkan ID dan kata sandi sendiri kepada rekan kerja agar diinputkan
  3. Membuka rekam medis pesohor yang bukan pasiennya karena penasaran
  4. Mengunggah cerita pasien yang diketahui dari pekerjaan ke media sosial secara anonim
JawabanA. Mengakses informasi pasien terbatas pada lingkup yang diperlukan pekerjaan

Pengguna informasi medis harus mengakses informasi pasien terbatas pada lingkup yang diperlukan pekerjaannya. Membuka rekaman pasien yang bukan tanggung jawabnya karena penasaran atau mengunggahnya ke media sosial melanggar kewajiban menjaga rahasia dan etika, dan meminjamkan ID serta kata sandi merusak verifikasi identitas dan kejelasan tanggung jawab; semuanya tidak pantas.

Soal 23 | Tanggung jawab pengelola

Manakah yang tidak tepat sebagai tanggung jawab tenaga informasi medis (administrator sistem)?

  1. Karena memiliki hak administrator, boleh bebas membuka rekam medis pasien yang menarik minatnya
  2. Menggunakan hak akses administrator hanya dalam lingkup tujuan pekerjaan
  3. Berupaya mengoperasikan dan mengelola sistem secara aman dan stabil
  4. Tetap menjaga kerahasiaan informasi pasien yang diketahui dari pekerjaan bahkan setelah berhenti bekerja
JawabanA. Karena memiliki hak administrator, boleh bebas membuka rekam medis pasien yang menarik minatnya

Tenaga informasi medis dapat menyentuh banyak informasi melalui hak administrator sehingga dituntut etika yang sangat tinggi, dan hak itu hanya boleh dipakai dalam lingkup tujuan pekerjaan. Membuka rekam medis karena penasaran bertentangan dengan tanggung jawabnya. Penggunaan hak secara patut, kewajiban menjaga rahasia yang berlanjut setelah berhenti bekerja, dan pengoperasian yang aman semuanya merupakan tanggung jawab yang tepat.

Soal 24 | Makna digitalisasi

Manakah makna yang tepat dari digitalisasi rekam medis?

  1. Pemalsuan rekaman menjadi mustahil secara fisik sehingga tindakan pencegahan tidak diperlukan lagi
  2. Kesalahan input tidak lagi terjadi sehingga pemeriksaan tidak diperlukan lagi
  3. Pencarian dan rekapitulasi rekaman menjadi mudah, serta dapat dirujuk serentak dari beberapa unit
  4. Sekalipun terjadi gangguan sistem, rekaman pasti tetap dapat dirujuk seperti halnya kertas
JawabanC. Pencarian dan rekapitulasi rekaman menjadi mudah, serta dapat dirujuk serentak dari beberapa unit

Dengan digitalisasi, pencarian dan rekapitulasi rekaman menjadi mudah, rujukan serentak dari berbagai unit dan profesi dimungkinkan, dan ruang penyimpanan berkurang. Di sisi lain, pemalsuan dan kesalahan input tidak lenyap sehingga tetap perlu penanggulangan, dan saat gangguan sistem rekaman bisa tak dapat dirujuk sehingga perlu disiapkan prosedur operasional alternatif.

Soal 25 | Tantangan elektronisasi

Manakah yang tidak tepat sebagai tantangan yang menyertai digitalisasi rekam medis?

  1. Dapat terjadi penurunan mutu rekaman akibat salin-tempel isi catatan
  2. Ruang penyimpanan rekaman bertambah jauh lebih besar dibandingkan rekam medis kertas
  3. Beban biaya implementasi dan pembaruan sistem besar
  4. Perlu disiapkan prosedur untuk melanjutkan pelayanan saat gangguan sistem
JawabanB. Ruang penyimpanan rekaman bertambah jauh lebih besar dibandingkan rekam medis kertas

Dengan elektronisasi, ruang penyimpanan kertas justru berkurang, sehingga bertambahnya ruang penyimpanan adalah pernyataan yang keliru sebagai tantangan. Penyiapan prosedur kelanjutan pelayanan saat gangguan, penurunan mutu rekaman akibat salin-tempel, dan beban biaya implementasi-pembaruan semuanya adalah tantangan nyata elektronisasi.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang