Manakah pernyataan yang tepat mengenai hakikat obat?
Obat pun merupakan benda asing (materi eksternal) bagi tubuh manusia, dan pengaruhnya terhadap tubuh bersifat kompleks dan beragam, sehingga belum semuanya dipahami secara ilmiah.
Pengaruh obat terhadap tubuh manusia bersifat sederhana, dan pada masa kini semuanya sudah dipahami secara ilmiah.
Obat bukan benda asing bagi tubuh manusia, sehingga tidak akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan (efek samping).
Karena risiko obat OTC relatif lebih rendah dibanding obat resep, obat OTC tidak membawa risiko bagi kesehatan masyarakat.
JawabanA. Obat pun merupakan benda asing (materi eksternal) bagi tubuh manusia, dan pengaruhnya terhadap tubuh bersifat kompleks dan beragam, sehingga belum semuanya dipahami secara ilmiah.
Menurut the Guide, obat pun pada hakikatnya merupakan benda asing (materi eksternal) bagi tubuh manusia, dan pengaruhnya bersifat kompleks serta beragam sehingga belum semuanya dipahami secara ilmiah; karena itu obat tidak selalu hanya memberikan efek yang bermanfaat (khasiat), tetapi juga dapat menimbulkan efek samping. Karena itu, pernyataan yang menyebut pengaruhnya sederhana dan sudah sepenuhnya dipahami, atau menyebut obat bukan benda asing, adalah keliru. Obat OTC pun, meskipun risikonya relatif lebih rendah, tetap membawa risiko bagi kesehatan masyarakat.
Soal 2 | Obat tanpa pemakaian tubuh
Manakah pernyataan yang tepat mengenai obat yang tidak digunakan pada tubuh manusia?
Karena insektisida dan alat uji diagnostik tidak digunakan langsung pada tubuh manusia dan bukan produk yang berkaitan dengan nyawa, keduanya tidak dibahas dalam the Guide.
Obat yang tidak digunakan pada tubuh manusia tidak akan memengaruhi kesehatan manusia.
Di antara insektisida, ada yang dapat membahayakan kesehatan apabila tubuh manusia terpapar olehnya secara tidak sengaja.
Alat uji diagnostik (reagen pemeriksaan) tidak akan memengaruhi kesempatan seseorang untuk berobat ke fasilitas kesehatan meskipun hasil pemeriksaannya salah ditafsirkan atau dinilai.
JawabanC. Di antara insektisida, ada yang dapat membahayakan kesehatan apabila tubuh manusia terpapar olehnya secara tidak sengaja.
the Guide menyatakan bahwa obat yang tidak digunakan pada tubuh manusia pun ada yang dapat memengaruhi kesehatan manusia, dengan contoh insektisida (dapat membahayakan kesehatan bila tubuh manusia terpapar secara tidak sengaja) dan alat uji diagnostik (bila hasilnya salah ditafsirkan atau dinilai, dapat menghilangkan kesempatan untuk berobat dan mendapat penanganan yang tepat). Karena itu, pernyataan bahwa tidak berpengaruh, tidak memengaruhi kesempatan berobat, maupun tidak dibahas dalam the Guide, semuanya keliru.
Soal 3 | Informasi dan peran obat
Manakah pernyataan yang tepat mengenai hubungan antara obat dan informasi?
Karena obat OTC dipilih sendiri oleh pembeli berdasarkan pertimbangannya sendiri, hukum sama sekali tidak mewajibkan pencantuman informasi mengenai khasiat, cara pakai dan dosis, serta efek samping pada brosur informasi obat maupun label kemasan.
Selama obat mengandung zat aktif, obat tersebut bukan sekadar bahan kimia biasa dan sudah cukup menjalankan perannya sepenuhnya, meskipun tanpa disertai informasi mengenai khasiat, cara pakai dan dosis, maupun efek samping.
Dalam the Guide, obat yang tidak disertai informasi yang diperlukan disebut sebagai 'pangan fungsional pemeliharaan kesehatan' dan diperlakukan dalam kerangka yang sama dengan makanan kesehatan.
Obat baru dapat menjalankan perannya secara maksimal apabila informasi yang diperlukan, seperti khasiat, cara pakai dan dosis, serta efek samping, disampaikan dengan tepat sehingga pembeli dan pihak lain dapat menggunakannya secara benar.
JawabanD. Obat baru dapat menjalankan perannya secara maksimal apabila informasi yang diperlukan, seperti khasiat, cara pakai dan dosis, serta efek samping, disampaikan dengan tepat sehingga pembeli dan pihak lain dapat menggunakannya secara benar.
the Guide menyatakan bahwa obat baru dapat menjalankan perannya secara maksimal apabila informasi yang diperlukan disampaikan dengan tepat sehingga pembeli dan pihak lain dapat menggunakannya secara benar, dan tanpa informasi tersebut obat hanya menjadi sekadar bahan kimia yang mengandung zat aktif. Karena itu, obat OTC wajib mencantumkan informasi yang diperlukan pada brosur informasi obat dan label kemasan. Pangan fungsional pemeliharaan kesehatan adalah istilah terkait makanan kesehatan dan bukan istilah dalam konteks ini.
Soal 4 | Keterlibatan tenaga ahli
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai keterlibatan tenaga ahli dalam penjualan obat OTC?
Masyarakat umum kadang dapat salah paham atau kurang memahami tentang khasiat maupun efek samping obat hanya dengan melihat isi brosur informasi obat atau label kemasan.
Agar pembeli dapat memilih dan menggunakan obat OTC secara tepat dan benar, keterlibatan tenaga ahli dalam penjualannya sangat diperlukan.
Tenaga ahli perlu memberikan informasi yang tepat, misalnya dengan menyampaikan istilah teknis dengan ungkapan yang mudah dipahami.
Karena obat OTC dipilih dan digunakan sendiri oleh masyarakat umum, tidak perlu menanggapi konsultasi dari pembeli.
JawabanD. Karena obat OTC dipilih dan digunakan sendiri oleh masyarakat umum, tidak perlu menanggapi konsultasi dari pembeli.
the Guide menyatakan bahwa penting untuk menanggapi konsultasi agar pembeli dapat memperoleh informasi yang ingin mereka ketahui secara memadai, sehingga pernyataan bahwa konsultasi tidak perlu ditanggapi adalah keliru. Tiga pernyataan lainnya sesuai dengan isi the Guide, yaitu masyarakat umum dapat salah paham atau kurang memahami, keterlibatan tenaga ahli sangat diperlukan, dan istilah teknis perlu disampaikan dengan ungkapan yang mudah dipahami.
Soal 5 | Peninjauan pascapemasaran
Manakah pernyataan yang tepat mengenai penanganan obat setelah dipasarkan?
Meskipun peringatan pemakaian diubah, perubahan tersebut hanya disampaikan sebagai pemberitahuan kepada produsen-distributor dan tidak akan tercermin dalam brosur informasi obat maupun label kemasan.
Karena pengetahuan terus terkumpul dan data hasil pemakaian bertambah, informasi baru senantiasa ditambahkan dari waktu ke waktu, sehingga tenaga ahli yang menangani penjualan obat harus selalu berupaya mengikuti informasi terbaru.
Informasi mengenai efikasi dan keamanan obat sepenuhnya sudah tetap pada saat disetujui, sehingga meskipun pengetahuan terus terkumpul dan data hasil pemakaian bertambah setelahnya, tidak ada informasi baru yang ditambahkan.
Meskipun pemantauan efikasi dan keamanan berdasarkan hasil pemakaian tetap dilakukan setelah dipasarkan, hasilnya tidak akan mengubah klasifikasi risiko maupun meninjau ulang standar persetujuan.
JawabanB. Karena pengetahuan terus terkumpul dan data hasil pemakaian bertambah, informasi baru senantiasa ditambahkan dari waktu ke waktu, sehingga tenaga ahli yang menangani penjualan obat harus selalu berupaya mengikuti informasi terbaru.
the Guide menyatakan bahwa obat tetap mengalami pemantauan efikasi dan keamanan berdasarkan pengetahuan baru dan data hasil pemakaian setelah dipasarkan, dan hasilnya dapat menyebabkan klasifikasi risiko ditinjau ulang atau standar persetujuan direvisi, dengan perubahan yang tercermin pada brosur informasi obat dan label kemasan. Karena informasi senantiasa ditambahkan, tenaga ahli harus selalu berupaya mengikuti informasi terbaru, sehingga tiga pernyataan lainnya keliru.
Soal 6 | Mutu dan kontaminasi
Manakah pernyataan yang tepat mengenai mutu obat?
Karena obat berkaitan erat dengan nyawa dan kesehatan manusia, mutunya harus dijamin seragam pada standar yang tinggi.
Tidak ada ketentuan hukum mengenai mutu obat.
Obat yang mengandung benda asing atau telah mengalami perubahan mutu tetap boleh dijual selama tidak berpotensi menimbulkan kerugian kesehatan.
Penarikan produk hanya menjadi urusan produsen-distributor, sehingga pihak yang menjual obat tidak perlu memperhatikan informasi dari produsen-distributor.
JawabanA. Karena obat berkaitan erat dengan nyawa dan kesehatan manusia, mutunya harus dijamin seragam pada standar yang tinggi.
the Guide menyatakan bahwa obat harus dijamin mutunya secara seragam pada standar yang tinggi, dan undang-undang melarang penjualan obat yang mengandung benda asing atau telah mengalami perubahan mutu terlepas dari ada tidaknya potensi kerugian kesehatan. Selain itu, karena produsen-distributor dapat melakukan tindakan seperti penarikan produk, pihak yang menjual obat pun penting untuk senantiasa memperhatikan informasi dari produsen-distributor.
Soal 7 | Nama undang-undang
Manakah pernyataan yang tepat mengenai Undang-Undang Jaminan Kualitas, Efikasi, dan Keamanan Produk Farmasi dan Alat Kesehatan (医薬品、医療機器等の品質、有効性及び安全性の確保等に関する法律)?
Nama undang-undang ini diubah dari 'Undang-Undang Urusan Farmasi' pada Januari Heisei 29, saat sistem pajak Self-Medication yang menyasar obat switch OTC diperkenalkan.
the Guide menyingkat undang-undang ini sebagai 'Undang-Undang PL', yang ditetapkan sebagai Undang-Undang No. 85 Tahun Heisei 6 secara terpisah dari Undang-Undang Tanggung Jawab Produk.
Merupakan Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35, yang namanya diubah dari 'Undang-Undang Urusan Farmasi' melalui undang-undang perubahan sebagian Undang-Undang Urusan Farmasi dan lainnya.
Merupakan undang-undang yang ditetapkan sebagai Undang-Undang No. 85 Tahun Heisei 6, yang mengatur tanggung jawab ganti rugi atas kerugian yang timbul akibat cacat produk.
JawabanC. Merupakan Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35, yang namanya diubah dari 'Undang-Undang Urusan Farmasi' melalui undang-undang perubahan sebagian Undang-Undang Urusan Farmasi dan lainnya.
the Guide menyatakan bahwa undang-undang ini disebut Undang-Undang Jaminan Kualitas, Efikasi, dan Keamanan Produk Farmasi dan Alat Kesehatan (医薬品医療機器等法, Iyakuhin Iryō Kiki-tō Hō), yaitu Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35, dan namanya diubah dari 'Undang-Undang Urusan Farmasi (薬事法, Yakuji-hō)' melalui Undang-Undang Perubahan Sebagian Undang-Undang Urusan Farmasi dan Lainnya (diundangkan 27 November Heisei 25, berlaku 25 November Heisei 26). Undang-Undang No. 85 Tahun Heisei 6 adalah nomor Undang-Undang Tanggung Jawab Produk (製造物責任法, Seizōbutsu Sekinin-hō), dan 'Undang-Undang PL' adalah singkatannya. Januari Heisei 29 adalah waktu diperkenalkannya sistem pajak Self-Medication; keduanya sengaja disisipkan sebagai jebakan kekeliruan.
Soal 8 | Undang-Undang PL
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai Undang-Undang Tanggung Jawab Produk (製造物責任法, disingkat PL-hō)?
Undang-Undang PL mengatur tanggung jawab ganti rugi produsen dan lainnya atas kerugian terhadap nyawa, tubuh, dan harta benda seseorang yang timbul akibat cacat produk.
Produk yang dijual sebagai obat OTC juga menjadi objek Undang-Undang PL.
Undang-Undang PL adalah Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35, yang bertujuan menjamin kualitas, efikasi, dan keamanan produk farmasi dan lainnya.
Apabila obat OTC yang dijual memiliki cacat yang jelas, hal tersebut dapat menjadi objek Undang-Undang PL.
JawabanC. Undang-Undang PL adalah Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35, yang bertujuan menjamin kualitas, efikasi, dan keamanan produk farmasi dan lainnya.
Undang-Undang PL adalah Undang-Undang No. 85 Tahun Heisei 6, sedangkan Undang-Undang No. 145 Tahun Showa 35 adalah Undang-Undang Jaminan Kualitas, Efikasi, dan Keamanan Produk Farmasi dan Alat Kesehatan. Karena itu, pernyataan 4 keliru. Tiga pernyataan lainnya sesuai isi the Guide: produk yang dijual sebagai obat OTC juga menjadi objek Undang-Undang PL, dan apabila memiliki cacat yang jelas dapat menjadi objek Undang-Undang PL tersebut.
Soal 9 | Penilaian risiko
Manakah pernyataan yang tepat mengenai penilaian risiko obat?
Efikasi dan risiko obat dinilai semata-mata berdasarkan lama atau singkatnya periode pemberian.
Standar keamanan yang dituntut bagi obat lebih longgar dibanding yang dituntut bagi pangan.
Efikasi dan risiko obat dinilai berdasarkan hubungan antara dosis dan kekuatan efek (hubungan dosis-respons).
Obat tidak akan menimbulkan kerugian kesehatan meskipun cara penggunaannya salah.
JawabanC. Efikasi dan risiko obat dinilai berdasarkan hubungan antara dosis dan kekuatan efek (hubungan dosis-respons).
the Guide menyatakan bahwa obat dapat menimbulkan kerugian kesehatan apabila cara penggunaannya salah, dan efikasi serta risikonya dinilai berdasarkan hubungan antara dosis dan kekuatan efek (hubungan dosis-respons). Selain itu, standar keamanan yang dituntut bagi obat jauh lebih ketat dibanding pangan dan sejenisnya. Karena itu, pernyataan yang menilai berdasarkan lama pemberian saja, menyebut tidak ada kerugian kesehatan, atau menyebut standar longgar, semuanya keliru.
Soal 10 | Urutan dosis
Manakah urutan yang tepat mengenai hubungan antara dosis obat dan efikasi atau toksisitasnya, disusun dari dosis yang meningkat?
dosis tanpa efek → dosis efektif minimum → dosis terapeutik → dosis toksik → dosis letal minimum → dosis letal
dosis efektif minimum → dosis tanpa efek → dosis terapeutik → dosis letal minimum → dosis toksik → dosis letal
dosis tanpa efek → dosis terapeutik → dosis efektif minimum → dosis toksik → dosis letal → dosis letal minimum
dosis terapeutik → dosis tanpa efek → dosis efektif minimum → dosis toksik → dosis letal → dosis letal minimum
JawabanA. dosis tanpa efek → dosis efektif minimum → dosis terapeutik → dosis toksik → dosis letal minimum → dosis letal
the Guide menyatakan bahwa seiring peningkatan dosis, efek dimulai dari 'dosis tanpa efek' (efeknya tidak terdeteksi), melewati dosis efektif minimum hingga mencapai 'dosis terapeutik', dan setelah melampaui batas atas dosis terapeutik menjadi 'dosis toksik', lalu melewati 'dosis letal minimum' hingga mencapai 'dosis letal'. Tiga pernyataan lainnya menukar urutan antara dosis tanpa efek dengan dosis efektif minimum/dosis terapeutik, atau antara dosis letal minimum dengan dosis letal, sehingga keliru.
Soal 11 | Dosis toksik
Mengenai kondisi setelah melampaui batas atas dosis terapeutik, manakah pernyataan yang sesuai dengan the Guide?
Pertama-tama menjadi 'dosis letal minimum', kemudian melalui 'dosis toksik' yang reaksi berbahayanya muncul lebih kuat daripada efeknya, lalu mencapai 'dosis letal'.
Setelah melampaui batas atas dosis terapeutik, tanpa melalui dosis toksik maupun dosis letal minimum, langsung mencapai 'dosis letal' berapa pun peningkatan dosisnya.
Seiring peningkatan dosis, hanya efeknya yang menguat, dan reaksi berbahaya tidak akan muncul meskipun melampaui batas atas dosis terapeutik.
Akhirnya menjadi 'dosis toksik' yang reaksi berbahayanya muncul lebih kuat daripada efeknya, kemudian melalui 'dosis letal minimum' hingga mencapai 'dosis letal'.
JawabanD. Akhirnya menjadi 'dosis toksik' yang reaksi berbahayanya muncul lebih kuat daripada efeknya, kemudian melalui 'dosis letal minimum' hingga mencapai 'dosis letal'.
the Guide menyatakan bahwa setelah melampaui batas atas dosis terapeutik, akhirnya menjadi 'dosis toksik' yang reaksi berbahayanya muncul lebih kuat daripada efeknya, kemudian melalui 'dosis letal minimum' hingga mencapai 'dosis letal'. Pernyataan yang menempatkan dosis letal minimum sebelum dosis toksik menukar urutan sehingga keliru. Pernyataan yang menyebut langsung mencapai dosis letal, atau menyebut reaksi berbahaya tidak muncul, juga bertentangan dengan isi the Guide.
Soal 12 | Dosis tanpa efek
Manakah pernyataan yang tepat mengenai 'dosis tanpa efek'?
Dosis yang berada di antara dosis efektif minimum dan dosis terapeutik, ketika efeknya mulai muncul.
Dosis letal 50% (LD50) yang diperoleh melalui percobaan pada hewan, digunakan sebagai indikator toksisitas suatu zat.
Dosis pada tingkat efeknya tidak terdeteksi, yang darinya melalui dosis efektif minimum menuju dosis terapeutik.
Dosis yang telah melampaui batas atas dosis terapeutik, ketika reaksi berbahaya muncul lebih kuat daripada efeknya.
JawabanC. Dosis pada tingkat efeknya tidak terdeteksi, yang darinya melalui dosis efektif minimum menuju dosis terapeutik.
the Guide menyatakan bahwa hubungan antara dosis dan efikasi atau toksisitas obat, seiring peningkatan dosis, dimulai dari 'dosis tanpa efek' (efeknya tidak terdeteksi) yang melalui dosis efektif minimum menuju 'dosis terapeutik'. Dosis yang melampaui batas atas dosis terapeutik dengan reaksi berbahaya yang kuat adalah dosis toksik, dan LD50 adalah dosis letal 50%. Dosis tanpa efek berada pada posisi dosis paling rendah, bukan di antara dosis letal minimum dan dosis letal.
Soal 13 | Hubungan dosis
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai hubungan antara dosis dan efek?
'Dosis efektif minimum' berada pada posisi di tengah perjalanan dari dosis tanpa efek menuju dosis terapeutik.
'Dosis letal minimum' adalah dosis yang lebih kecil daripada dosis toksik.
'Dosis letal' adalah dosis yang dicapai melalui dosis toksik dan dosis letal minimum.
'Dosis toksik' muncul setelah melampaui batas atas dosis terapeutik.
JawabanB. 'Dosis letal minimum' adalah dosis yang lebih kecil daripada dosis toksik.
the Guide menyatakan bahwa setelah melampaui batas atas dosis terapeutik menjadi 'dosis toksik', lalu melalui 'dosis letal minimum' hingga mencapai 'dosis letal', sehingga dosis letal minimum adalah dosis yang lebih besar daripada dosis toksik, dan pernyataan 3 keliru. Tiga pernyataan lainnya, yaitu dosis efektif minimum berada di antara dosis tanpa efek dan dosis terapeutik, dosis toksik muncul setelah melampaui batas atas dosis terapeutik, dan dosis letal dicapai melalui dosis letal minimum, sesuai isi the Guide.
Soal 14 | LD50
Manakah pernyataan yang tepat mengenai dosis letal 50% (LD50)?
Diperoleh melalui survei pascapemasaran, digunakan sebagai indikator mutu obat.
Diperoleh melalui percobaan pada hewan, digunakan sebagai indikator efikasi suatu zat.
Diperoleh melalui uji klinis pada manusia, digunakan sebagai indikator efikasi suatu zat.
Diperoleh melalui percobaan pada hewan, digunakan sebagai indikator toksisitas suatu zat.
JawabanD. Diperoleh melalui percobaan pada hewan, digunakan sebagai indikator toksisitas suatu zat.
the Guide menyatakan bahwa dosis letal 50% (LD50), yang diperoleh melalui percobaan pada hewan, digunakan sebagai indikator toksisitas suatu zat. Karena baik cara memperolehnya (percobaan pada hewan) maupun objek indikatornya (toksisitas) sama-sama ditanyakan, pernyataan yang menyebut uji klinis pada manusia atau indikator efikasi/mutu, semuanya keliru.
Soal 15 | Pemberian dosis kecil jangka panjang
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai dosis dan toksisitas obat?
Meskipun dosisnya kecil, apabila diberikan dalam jangka panjang, toksisitas kronis dapat muncul.
Meskipun dosis obatnya kecil, dapat timbul efek karsinogenik, toksisitas terhadap janin, atau disfungsi jaringan/organ.
Setelah pemberian tunggal dosis yang melebihi dosis terapeutik, kemungkinan munculnya toksisitas tinggi.
Selama dosisnya kecil, toksisitas tidak akan muncul meskipun diberikan dalam jangka panjang.
JawabanD. Selama dosisnya kecil, toksisitas tidak akan muncul meskipun diberikan dalam jangka panjang.
the Guide menyatakan bahwa meskipun wajar apabila kemungkinan munculnya toksisitas tinggi setelah pemberian tunggal dosis yang melebihi dosis terapeutik, dosis kecil pun dapat menimbulkan toksisitas kronis bila diberikan dalam jangka panjang, dan bahkan dosis kecil dapat menimbulkan efek karsinogenik, toksisitas terhadap janin, atau disfungsi jaringan/organ. Karena itu, pernyataan 4 yang menyebut toksisitas tidak akan muncul meskipun jangka panjang selama dosisnya kecil, adalah keliru.
Soal 16 | GLP
Manakah yang tepat sebagai standar uji praklinis mengenai keamanan obat?
Good Vigilance Practice (GVP)
Good Post-marketing Study Practice (GPSP)
Good Laboratory Practice (GLP)
Good Clinical Practice (GCP)
JawabanC. Good Laboratory Practice (GLP)
the Guide menyatakan bahwa standar uji praklinis mengenai keamanan obat adalah GLP. GCP adalah standar pelaksanaan uji klinis pada manusia, GPSP adalah standar pelaksanaan survei dan uji pascapemasaran, dan GVP adalah standar manajemen keamanan pascapemasaran; ketiganya bukan standar uji praklinis. Ini adalah poin yang menguji kejelian terhadap kemiripan singkatan.
Soal 17 | GCP
Manakah yang tepat sebagai standar pelaksanaan uji klinis pada manusia?
Good Post-marketing Study Practice (GPSP)
Good Vigilance Practice (GVP)
Good Clinical Practice (GCP)
Good Laboratory Practice (GLP)
JawabanC. Good Clinical Practice (GCP)
the Guide menyatakan bahwa GCP ditetapkan secara internasional sebagai standar pelaksanaan uji klinis pada manusia, dan salah satu tujuan uji klinis terkait pengembangan obat baru adalah menetapkan dosis terapeutik yang aman melalui prosedur yang sesuai dengan standar ini. GLP adalah standar uji praklinis, GVP adalah standar manajemen keamanan pascapemasaran, dan GPSP adalah standar survei dan uji pascapemasaran.
Soal 18 | Kombinasi standar
Manakah kombinasi yang tepat antara standar obat dan isinya?
GVP — standar uji praklinis mengenai keamanan obat
GVP — standar pelaksanaan uji klinis pada manusia
GPSP — standar manajemen keamanan pascapemasaran
GPSP — standar pelaksanaan survei dan uji pascapemasaran
JawabanD. GPSP — standar pelaksanaan survei dan uji pascapemasaran
the Guide menyatakan bahwa GPSP ditetapkan sebagai standar pelaksanaan survei dan uji pascapemasaran, dan GVP ditetapkan sebagai standar manajemen keamanan pascapemasaran. Karena itu, kombinasi yang menyebut GPSP sebagai standar manajemen keamanan pascapemasaran keliru. Kombinasi yang menyebut GVP sebagai standar uji praklinis (GLP) atau standar uji klinis (GCP) juga keliru.
Soal 19 | Makanan kesehatan
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai apa yang disebut makanan kesehatan?
Diharapkan membantu peningkatan atau pemeliharaan kesehatan, tetapi tetap merupakan pangan dan secara hukum dibedakan dari obat.
Karena berupa pangan, interaksinya dengan obat tidak akan menghambat pengobatan medikamentosa.
Sebagian besar dijual dalam bentuk yang menyerupai obat, misalnya tablet atau kapsul, agar mudah dikonsumsi.
Ada laporan kasus kerugian kesehatan yang timbul akibat cara konsumsi yang salah atau perbedaan konstitusi tubuh masing-masing individu.
JawabanB. Karena berupa pangan, interaksinya dengan obat tidak akan menghambat pengobatan medikamentosa.
the Guide menyatakan bahwa makanan kesehatan pun dapat menghambat pengobatan medikamentosa melalui interaksi dengan obat, sehingga pernyataan 4 keliru. Tiga pernyataan lainnya sesuai isi the Guide: apa yang disebut makanan kesehatan tetap merupakan pangan dan secara hukum dibedakan dari obat, banyak yang dijual dalam bentuk yang menyerupai obat seperti tablet atau kapsul, dan ada laporan kasus kerugian kesehatan.
Manakah pernyataan yang tepat mengenai posisi pangan fungsional pemeliharaan kesehatan di antara makanan kesehatan?
Pangan fungsional pemeliharaan kesehatan terdiri atas dua jenis: pangan untuk kesehatan tertentu yang memerlukan izin melalui pemeriksaan individual oleh pemerintah, dan pangan fungsi gizi yang tidak memerlukan permohonan izin secara individual.
Pangan fungsional pemeliharaan kesehatan adalah bagian dari apa yang disebut makanan kesehatan yang diklasifikasikan sebagai obat, dan secara hukum pun diperlakukan sama dengan obat.
Pangan fungsional pemeliharaan kesehatan merupakan pangan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, tetapi sama sekali tidak dapat mencantumkan klaim seperti peningkatan kesehatan.
Merupakan pangan di antara makanan kesehatan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, dan berdasarkan standar tertentu dapat mencantumkan klaim seperti peningkatan kesehatan.
JawabanD. Merupakan pangan di antara makanan kesehatan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, dan berdasarkan standar tertentu dapat mencantumkan klaim seperti peningkatan kesehatan.
the Guide menyatakan bahwa apa yang disebut makanan kesehatan tetap merupakan pangan dan secara hukum dibedakan dari obat, tetapi di antara makanan kesehatan terdapat 'pangan fungsional pemeliharaan kesehatan' yang memenuhi persyaratan pemerintah dan berdasarkan standar tertentu dapat mencantumkan klaim seperti peningkatan kesehatan. Pangan fungsional pemeliharaan kesehatan terdiri atas 3 jenis, yaitu pangan untuk kesehatan tertentu, pangan fungsi gizi, dan pangan berlabel klaim fungsi, sehingga pernyataan yang menyebut 2 jenis pun keliru.
Soal 21 | Pangan untuk kesehatan tertentu
Manakah penjelasan yang tepat mengenai pangan untuk kesehatan tertentu?
Pangan yang mencantumkan fungsi komponen gizi (vitamin, mineral, dan sebagainya), yang pencantumannya mengikuti standar yang ditetapkan pemerintah.
Mengandung komponen fungsi kesehatan yang memengaruhi fungsi fisiologis tubuh, tetapi merupakan sistem sertifikasi mandiri yang tidak memerlukan permohonan izin secara individual, sehingga labelnya dicantumkan atas pertimbangan pelaku usaha tanpa pemeriksaan pemerintah.
Mengandung komponen fungsi kesehatan yang memengaruhi fungsi fisiologis tubuh, yang secara individual (sebagian mengikuti standar baku) telah menjalani pemeriksaan pemerintah mengenai efek fungsi kesehatan tertentu dan keamanannya, lalu diberi izin.
Produk yang didaftarkan kepada pemerintah sebagai pencantuman klaim fungsi pada kemasan produk berdasarkan bukti ilmiah atas tanggung jawab pelaku usaha, dan bukan produk yang menjalani pemeriksaan individual oleh pemerintah mengenai efek fungsi kesehatan tertentu.
JawabanC. Mengandung komponen fungsi kesehatan yang memengaruhi fungsi fisiologis tubuh, yang secara individual (sebagian mengikuti standar baku) telah menjalani pemeriksaan pemerintah mengenai efek fungsi kesehatan tertentu dan keamanannya, lalu diberi izin.
the Guide menyatakan bahwa pangan untuk kesehatan tertentu mengandung komponen fungsi kesehatan dan secara individual (sebagian mengikuti standar baku) telah menjalani pemeriksaan pemerintah lalu diberi izin. Sistem sertifikasi mandiri yang tidak memerlukan permohonan izin individual adalah pangan fungsi gizi, produk yang didaftarkan atas tanggung jawab pelaku usaha adalah pangan berlabel klaim fungsi, dan pangan yang mencantumkan fungsi komponen gizi adalah pangan fungsi gizi; ketiganya sengaja disisipkan sebagai jebakan kekeliruan.
Soal 22 | Pangan fungsi gizi
Manakah pernyataan yang tepat mengenai pangan fungsi gizi?
Fungsi yang dimiliki komponen fungsional atas tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan bukti ilmiah dicantumkan pada kemasan produk, dan sebelum dijual, informasi mengenai bukti tersebut didaftarkan kepada pemerintah.
Karena tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, tidak termasuk pangan fungsional pemeliharaan kesehatan, dan tidak dapat mencantumkan fungsi komponen gizi, sehingga diklasifikasikan sebagai apa yang disebut makanan kesehatan biasa.
Mengandung komponen fungsi kesehatan yang memengaruhi fungsi fisiologis tubuh, yang secara individual (sebagian mengikuti standar baku) telah menjalani pemeriksaan pemerintah mengenai efek fungsi kesehatan tertentu dan keamanannya, lalu diberi izin.
Pangan yang mencantumkan fungsi komponen gizi bagi orang yang mengonsumsinya untuk tujuan melengkapi asupan komponen gizi dalam pola makan sehari-hari, dan merupakan sistem sertifikasi mandiri yang tidak memerlukan permohonan izin secara individual.
JawabanD. Pangan yang mencantumkan fungsi komponen gizi bagi orang yang mengonsumsinya untuk tujuan melengkapi asupan komponen gizi dalam pola makan sehari-hari, dan merupakan sistem sertifikasi mandiri yang tidak memerlukan permohonan izin secara individual.
the Guide menyatakan bahwa pangan fungsi gizi adalah pangan yang mencantumkan fungsi komponen gizi (vitamin, mineral, dan sebagainya) bagi orang yang mengonsumsinya untuk tujuan melengkapi asupan komponen gizi tersebut, dan merupakan sistem sertifikasi mandiri yang tidak memerlukan permohonan izin secara individual. Yang menjalani pemeriksaan individual oleh pemerintah adalah pangan untuk kesehatan tertentu, yang didaftarkan kepada pemerintah adalah pangan berlabel klaim fungsi, dan pangan fungsi gizi merupakan salah satu dari 3 jenis pangan fungsional pemeliharaan kesehatan.
Soal 23 | Pangan berlabel klaim fungsi
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai pangan berlabel klaim fungsi?
Sama seperti pangan untuk kesehatan tertentu, merupakan produk yang mendapat izin secara individual oleh pemerintah.
Merupakan salah satu dari 3 jenis pangan fungsional pemeliharaan kesehatan.
Merupakan produk yang didaftarkan kepada pemerintah.
Merupakan pencantuman fungsi yang dimiliki komponen fungsional yang bermanfaat bagi pemeliharaan dan peningkatan kesehatan pada kemasan produk, atas tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan bukti ilmiah.
JawabanA. Sama seperti pangan untuk kesehatan tertentu, merupakan produk yang mendapat izin secara individual oleh pemerintah.
the Guide menyatakan bahwa pangan berlabel klaim fungsi merupakan produk yang didaftarkan kepada pemerintah, tetapi berbeda dari pangan untuk kesehatan tertentu, bukan produk yang mendapat izin secara individual oleh pemerintah. Karena itu, pernyataan 3 keliru. Pencantuman fungsi komponen fungsional atas tanggung jawab pelaku usaha berdasarkan bukti ilmiah, dan statusnya sebagai salah satu dari 3 jenis pangan fungsional pemeliharaan kesehatan, sesuai isi the Guide.
Soal 24 | Konfirmasi saat penjualan
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai penanganan makanan kesehatan saat penjualan obat OTC?
Saat menjual obat OTC pun, penting untuk menanyakan apakah pembeli sedang mengonsumsi makanan kesehatan.
Sambil menghormati kesadaran pembeli terhadap kesehatannya sendiri, apabila diperlukan, tenaga ahli sebaiknya juga memberikan bimbingan mengenai konsumsi makanan kesehatan.
Karena makanan kesehatan adalah pangan yang keamanannya terjamin, tidak perlu menanyakan apakah pembeli sedang mengonsumsinya.
Makanan kesehatan berbeda dari obat, baik secara hukum maupun dari sisi data ilmiah yang menjamin keamanan dan efikasinya.
JawabanC. Karena makanan kesehatan adalah pangan yang keamanannya terjamin, tidak perlu menanyakan apakah pembeli sedang mengonsumsinya.
the Guide menyatakan bahwa meskipun ada kesan yang menonjolkan citra makanan kesehatan sebagai pangan yang aman dikonsumsi tanpa bahaya, perlu dipahami dengan baik bahwa makanan kesehatan berbeda dari obat baik secara hukum maupun dari sisi data ilmiah, sehingga menanyakan apakah pembeli sedang mengonsumsinya penting saat penjualan, dan apabila diperlukan bimbingan mengenai konsumsinya pun sebaiknya diberikan. Karena itu, pernyataan 4 keliru.
Soal 25 | Sistem pajak
Manakah pernyataan yang tepat mengenai sistem pajak Self-Medication?
Merupakan sistem yang mengurangkan sejumlah nominal tertentu dari total penghasilan tahun tersebut atas biaya pembelian obat resep yang dibeli di bawah manajemen kesehatan yang tepat.
Sejak Januari Reiwa 9, selain obat OTC untuk gejala nyeri punggung, pegal bahu, flu, dan alergi, obat pencernaan serta alat uji diagnostik untuk penggunaan umum pun akan dikecualikan dari objek sistem pajak ini.
Diperkenalkan sejak Januari Heisei 29, sistem ini mengurangkan sejumlah nominal tertentu dari total penghasilan tahun tersebut atas biaya pembelian obat switch OTC apabila syarat tertentu terpenuhi.
Merupakan sistem yang diperkenalkan sejak Januari Reiwa 4, dan objeknya hingga kini masih terbatas pada obat switch OTC, sedangkan obat OTC untuk gejala nyeri punggung, pegal bahu, atau flu tidak menjadi objeknya.
JawabanC. Diperkenalkan sejak Januari Heisei 29, sistem ini mengurangkan sejumlah nominal tertentu dari total penghasilan tahun tersebut atas biaya pembelian obat switch OTC apabila syarat tertentu terpenuhi.
the Guide menyatakan bahwa sistem pajak Self-Medication diperkenalkan sejak Januari Heisei 29 dengan tujuan mendorong peralihan dari obat resep menuju obat swamedikasi di bawah manajemen kesehatan yang tepat, dengan mengurangkan sejumlah nominal tertentu dari total penghasilan atas biaya pembelian obat switch OTC. Sejak Januari Reiwa 4, obat OTC untuk gejala nyeri punggung, pegal bahu, flu, dan alergi pun menjadi objeknya, dan sejak Januari Reiwa 9, obat pencernaan serta alat uji diagnostik untuk penggunaan umum pun akan menjadi objeknya (bukan dikecualikan).
Soal 26 | Pemikiran dasar efek samping
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai pemikiran dasar terhadap efek samping obat?
Efek samping bervariasi tingkat keparahannya, mulai dari yang relatif sering terjadi seperti kantuk atau mulut kering, hingga yang serius sampai menyebabkan kematian atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Obat pada hakikatnya adalah benda asing bagi tubuh manusia, sehingga bersamaan dengan khasiat dan efeknya untuk pengobatan, timbulnya reaksi berbahaya tertentu sulit dihindari.
Efek samping tidak hanya yang sudah diketahui melalui pengalaman pemakaian sebelumnya, tetapi juga dapat berupa efek samping yang belum diketahui secara ilmiah.
Kerugian akibat efek samping obat tidak mungkin terjadi selama obat digunakan dengan penuh kehati-hatian.
JawabanD. Kerugian akibat efek samping obat tidak mungkin terjadi selama obat digunakan dengan penuh kehati-hatian.
the Guide menyatakan bahwa kerugian akibat efek samping obat dapat terjadi meskipun obat telah digunakan dengan penuh kehati-hatian, sehingga pernyataan 4 keliru. Fakta bahwa obat pada hakikatnya adalah benda asing bagi tubuh manusia sehingga reaksi berbahaya sulit dihindari, adanya efek samping yang belum diketahui secara ilmiah, dan bervariasinya tingkat keparahan efek samping, semuanya sesuai isi the Guide.
Soal 27 | Penyebab Thalidomide
Manakah pernyataan yang tepat mengenai gugatan Thalidomide?
Merupakan gugatan ganti rugi terhadap negara dan lainnya atas penyakit saraf berat langka yang terinfeksi prion melalui dura mater kering manusia yang digunakan pada operasi bedah otak dan lainnya, sehingga muncul gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian.
Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan Talidomid yang dijual sebagai obat penenang hipnotik dan lainnya oleh perempuan hamil atau yang diduga hamil, yang menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kelainan bawaan berupa cacat pada anggota gerak, gangguan pendengaran, dan lainnya.
Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi yang dialami penderita hemofilia akibat menerima produk faktor koagulasi darah yang dibuat dari plasma bahan baku yang tercemar virus.
Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan clioquinol yang dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus, yang menyebabkan menderita subacute myelo-optico-neuropathy dengan gejala kesemutan tungkai bawah dan kesulitan berjalan.
JawabanB. Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan Talidomid yang dijual sebagai obat penenang hipnotik dan lainnya oleh perempuan hamil atau yang diduga hamil, yang menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kelainan bawaan berupa cacat pada anggota gerak, gangguan pendengaran, dan lainnya.
the Guide menyatakan bahwa gugatan Thalidomide (サリドマイド訴訟, Saridomaido Soshō) adalah gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan Talidomid (サリドマイド, Saridomaido) yang dijual sebagai obat penenang hipnotik dan lainnya oleh perempuan hamil atau yang diduga hamil, yang menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kelainan bawaan berupa cacat pada anggota gerak, gangguan pendengaran, dan lainnya (embriopati Talidomid). Sediaan clioquinol (キノホルム, kinohorumu) adalah penyebab gugatan SMON, dura mater kering manusia adalah penyebab gugatan CJD, dan produk faktor koagulasi darah adalah penyebab gugatan HIV; perlu diperhatikan agar tidak tertukar.
Soal 28 | Efek Thalidomide
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai efek Talidomid?
Efek yang menghambat angiogenesis hanya dimiliki oleh bentuk S, sedangkan efek penenang hanya dimiliki oleh bentuk R.
Bentuk R dan bentuk S tidak saling berubah di dalam tubuh, sehingga teratogenisitas dapat dihindari apabila Talidomid bentuk R dipisahkan lalu dibuat menjadi sediaan tersendiri.
Talidomid disetujui sebagai komponen penenang hipnotik, dan juga dicampurkan ke dalam obat pencernaan dengan tujuan efek penenangnya.
Sebagai efek sampingnya terdapat efek yang menghambat pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis), dan Talidomid dapat menembus sawar darah-plasenta lalu berpindah ke janin.
JawabanB. Bentuk R dan bentuk S tidak saling berubah di dalam tubuh, sehingga teratogenisitas dapat dihindari apabila Talidomid bentuk R dipisahkan lalu dibuat menjadi sediaan tersendiri.
the Guide menyatakan bahwa ketika Talidomid dikonsumsi, bentuk R dan bentuk S saling berubah di dalam tubuh, sehingga teratogenisitas tidak dapat dihindari meskipun bentuk R dipisahkan lalu dibuat menjadi sediaan tersendiri. Karena itu, pernyataan 4 keliru. Fakta bahwa Talidomid disetujui sebagai komponen penenang hipnotik dan dicampurkan ke dalam obat pencernaan, dapat menembus sawar darah-plasenta, serta efek penghambat angiogenesis dimiliki bentuk S dan efek penenang dimiliki bentuk R, sesuai isi the Guide.
Soal 29 | Waktu Thalidomide
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai riwayat penjualan dan penarikan sediaan Talidomid?
Sediaan Talidomid mulai dijual di Jerman Barat (saat itu) pada tahun 1957, dan di Jepang mulai dijual sejak Januari 1958.
Di Jepang, tindakan penghentian pengiriman dan penarikan produk segera dilakukan pada Desember 1961, saat anjuran dari perusahaan Jerman Barat sampai.
Di Jepang, penghentian pengiriman baru dilakukan pada Mei 1962, dan penghentian penjualan serta penarikan produk baru dilakukan pada September tahun yang sama, sehingga keterlambatan penanganan dipermasalahkan.
Pada November 1961, Dr. Lenz dari Jerman Barat mengeluarkan peringatan mengenai teratogenisitas sediaan Talidomid, dan produk tersebut ditarik di Jerman Barat.
JawabanB. Di Jepang, tindakan penghentian pengiriman dan penarikan produk segera dilakukan pada Desember 1961, saat anjuran dari perusahaan Jerman Barat sampai.
the Guide menyatakan bahwa di Jepang, anjuran dari perusahaan Jerman Barat sampai pada Desember 1961, dan meskipun peringatan terus dikeluarkan oleh perusahaan tersebut pada tahun berikutnya, penghentian pengiriman baru dilakukan pada Mei 1962, sedangkan penghentian penjualan dan penarikan produk baru dilakukan pada September tahun yang sama. Karena itu, pernyataan 3 yang menyebut tindakan segera dilakukan, keliru. Perbedaan waktu antara penjualan tahun 1957 dan penarikan November 1961 di Jerman Barat dengan penanganan di Jepang menjadi poin yang ditanyakan.
Soal 30 | Penuntutan Thalidomide
Manakah pernyataan yang tepat mengenai penuntutan dan penyelesaian gugatan Thalidomide?
Dituntut terhadap negara dan perusahaan farmasi di Pengadilan Distrik Osaka pada Mei 1989, dan di Pengadilan Distrik Tokyo pada Oktober tahun yang sama.
Dituntut terhadap perusahaan farmasi pada Juni 1963, kemudian pada Desember tahun berikutnya dituntut pula terhadap negara dan perusahaan farmasi, dan penyelesaian tercapai pada Oktober 1974.
Dituntut terhadap negara, importir-distributor, dan produsen di Pengadilan Distrik Otsu pada November 1996, dan di Pengadilan Distrik Tokyo pada September 1997.
Dituntut terhadap negara dan perusahaan farmasi pada Mei 1971, dan penyelesaian menyeluruh tercapai pada September 1979.
JawabanB. Dituntut terhadap perusahaan farmasi pada Juni 1963, kemudian pada Desember tahun berikutnya dituntut pula terhadap negara dan perusahaan farmasi, dan penyelesaian tercapai pada Oktober 1974.
the Guide menyatakan bahwa gugatan Thalidomide dituntut terhadap perusahaan farmasi pada Juni 1963, kemudian pada Desember tahun berikutnya dituntut pula terhadap negara dan perusahaan farmasi, dan penyelesaian tercapai pada Oktober 1974. Penuntutan Mei 1971 dan penyelesaian menyeluruh September 1979 adalah gugatan SMON, penuntutan tahun 1989 di Pengadilan Distrik Osaka dan Tokyo adalah gugatan HIV, dan penuntutan tahun 1996-1997 di Pengadilan Distrik Otsu dan Tokyo adalah gugatan CJD.
Soal 31 | Tindak lanjut pasca-Thalidomide
Manakah pernyataan yang tepat mengenai langkah yang diambil sebagai tindak lanjut dari peristiwa bencana obat Thalidomide?
Pembentukan dan perluasan sistem 'impor darurat' untuk memasok obat yang dibutuhkan secara mendesak.
Pembentukan Komite Evaluasi dan Pengawasan Administrasi Obat dan lainnya.
Penataan sistem pengumpulan informasi efek samping pascapemasaran di masing-masing negara, terutama di negara-negara anggota WHO.
Pembentukan sistem bantuan korban akibat infeksi oleh produk hayati oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan.
JawabanC. Penataan sistem pengumpulan informasi efek samping pascapemasaran di masing-masing negara, terutama di negara-negara anggota WHO.
the Guide menyatakan bahwa karena peristiwa bencana obat Thalidomide juga menjadi masalah di dunia internasional, pentingnya pengumpulan informasi efek samping pascapemasaran kembali disadari secara luas, terutama di negara-negara anggota WHO, sehingga penataan sistem pengumpulan informasi di masing-masing negara dilakukan. Sistem bantuan korban akibat infeksi oleh produk hayati merupakan tindak lanjut dari gugatan CJD, Komite Evaluasi dan Pengawasan Administrasi Obat merupakan tindak lanjut dari gugatan Hepatitis C, dan sistem 'impor darurat' merupakan tindak lanjut dari gugatan HIV.
Soal 32 | Penyebab SMON
Manakah pernyataan yang tepat mengenai gugatan SMON?
Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi prion melalui dura mater kering manusia yang digunakan pada operasi bedah otak dan lainnya, yang menyebabkan munculnya gejala menyerupai demensia.
Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi virus akibat menerima produk fibrinogen atau produk faktor koagulasi IX tertentu pada saat melahirkan atau operasi.
Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan Talidomid yang dijual sebagai obat penenang hipnotik dan lainnya oleh perempuan hamil, yang menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami kelainan bawaan berupa cacat pada anggota gerak, gangguan pendengaran, dan lainnya.
Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan clioquinol yang dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus, yang menyebabkan menderita subacute myelo-optico-neuropathy.
JawabanD. Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan clioquinol yang dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus, yang menyebabkan menderita subacute myelo-optico-neuropathy.
the Guide menyatakan bahwa gugatan SMON adalah gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan clioquinol yang dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus, yang menyebabkan menderita subacute myelo-optico-neuropathy (disingkat SMON dari inisial nama bahasa Inggrisnya). Sediaan Talidomid adalah penyebab gugatan Thalidomide, produk fibrinogen adalah penyebab gugatan Hepatitis C, dan dura mater kering manusia adalah penyebab gugatan CJD; perlu diperhatikan agar obat penyebab tidak tertukar.
Soal 33 | Gejala SMON
Manakah pernyataan yang tepat mengenai gejala SMON?
Pada tahap awal muncul rasa kembung perut disertai diare dengan nyeri hebat, kemudian secara bertahap muncul kesemutan dan kelemahan tungkai bawah serta kesulitan berjalan.
Disebabkan oleh pemberian sediaan tertentu pada saat melahirkan atau operasi, dengan ciri khas menjadi terinfeksi virus Hepatitis C.
Disebabkan oleh penggunaan selama kehamilan, dengan ciri khas munculnya kelainan bawaan pada bayi yang dilahirkan berupa cacat pada anggota gerak dan gangguan pendengaran.
Prion menginfeksi jaringan otak, dengan ciri khas munculnya gejala menyerupai demensia yang secara bertahap berujung pada kematian.
JawabanA. Pada tahap awal muncul rasa kembung perut disertai diare dengan nyeri hebat, kemudian secara bertahap muncul kesemutan dan kelemahan tungkai bawah serta kesulitan berjalan.
the Guide menyatakan bahwa pada tahap awal SMON muncul rasa kembung perut disertai diare dengan nyeri hebat, kemudian secara bertahap muncul kesemutan, kelemahan, dan kesulitan berjalan pada tungkai bawah, dengan kelumpuhan yang dapat menyebar hingga tubuh bagian atas, dan terkadang gangguan penglihatan hingga kebutaan. Kelainan bawaan pada bayi adalah kerugian kesehatan akibat Talidomid, gejala menyerupai demensia adalah akibat CJD, dan infeksi virus Hepatitis C adalah akibat gugatan Hepatitis C.
Soal 34 | Riwayat SMON
Manakah pernyataan yang tepat mengenai sediaan clioquinol dan riwayat gugatan SMON?
Di Amerika Serikat, pada tahun 1970 dianjurkan agar penggunaan sediaan clioquinol dibatasi hanya untuk disentri amuba, dan menanggapi hal ini, penjualannya di Jepang pun dihentikan.
Setelah penuntutan pada Mei 1971, penyelesaian tercapai di Pengadilan Distrik Tokyo pada Oktober tahun yang sama, dan dengan ini penyelesaian menyeluruh tercapai.
Sediaan clioquinol mulai dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus pada tahun 1958, dan sejak sekitar itu laporan gejala saraf yang khas mulai muncul.
Di Jepang, teori bahwa penyebab SMON adalah clioquinol diumumkan pada Agustus 1970, dan penjualannya dihentikan pada September tahun yang sama.
JawabanD. Di Jepang, teori bahwa penyebab SMON adalah clioquinol diumumkan pada Agustus 1970, dan penjualannya dihentikan pada September tahun yang sama.
the Guide menyatakan bahwa di Jepang, teori bahwa penyebab SMON adalah clioquinol diumumkan pada Agustus 1970, dan penjualannya dihentikan pada September tahun yang sama. Sediaan clioquinol mulai dijual pada tahun 1924 (sekitar tahun 1958 adalah waktu mulai munculnya laporan gejala saraf yang khas), anjuran di Amerika Serikat terjadi pada tahun 1960, dan penyelesaian tercapai di Pengadilan Distrik Tokyo pada Oktober 1977 dengan penyelesaian menyeluruh pada September 1979, sehingga tiga pernyataan lainnya salah pada tahunnya.
Soal 35 | Sistem bantuan
Manakah pernyataan yang tepat mengenai latar belakang pembentukan Sistem Bantuan Korban Efek Samping Obat?
Dibentuk pada tahun 1980 sebagai tindak lanjut dari gugatan Thalidomide dan gugatan SMON, dengan tujuan bantuan cepat bagi kerugian kesehatan akibat efek samping obat.
Merupakan sistem yang dibentuk sebagai tindak lanjut dari gugatan Hepatitis C, melalui perubahan Undang-Undang Urusan Farmasi tahun 2008, dengan tujuan bantuan cepat dan menyeluruh bagi korban infeksi.
Dibentuk pada tahun 1996 sebagai tindak lanjut dari gugatan HIV, dengan tujuan bantuan cepat bagi korban infeksi.
Dibentuk pada tahun 2002 sebagai tindak lanjut dari gugatan CJD, oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan, dengan tujuan bantuan cepat bagi korban infeksi akibat produk hayati.
JawabanA. Dibentuk pada tahun 1980 sebagai tindak lanjut dari gugatan Thalidomide dan gugatan SMON, dengan tujuan bantuan cepat bagi kerugian kesehatan akibat efek samping obat.
the Guide menyatakan bahwa Sistem Bantuan Korban Efek Samping Obat dibentuk pada tahun 1980 sebagai tindak lanjut dari gugatan Thalidomide dan gugatan SMON, dengan tujuan bantuan cepat bagi kerugian kesehatan akibat efek samping obat. Tahun 1996 adalah waktu penyelesaian gugatan HIV, tahun 2002 adalah waktu penyelesaian gugatan CJD dan pembentukan sistem bantuan korban infeksi oleh produk hayati oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan (PMDA), dan tahun 2008 adalah waktu penetapan dan pemberlakuan undang-undang khusus terkait Hepatitis C; ketiganya mudah tertukar.
Soal 36 | Gugatan HIV
Manakah pernyataan yang tepat mengenai gugatan HIV?
Merupakan gugatan ganti rugi terhadap negara dan perusahaan farmasi atas infeksi virus Hepatitis C akibat menerima produk fibrinogen atau produk faktor koagulasi IX tertentu pada saat melahirkan atau operasi.
Merupakan gugatan ganti rugi atas penggunaan sediaan clioquinol yang dijual sebagai obat pencahar-antidiare usus, yang menyebabkan menderita subacute myelo-optico-neuropathy.
Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi HIV yang dialami penderita hemofilia akibat menerima produk faktor koagulasi darah yang dibuat dari plasma bahan baku yang tercemar virus HIV.
Merupakan gugatan ganti rugi terhadap negara dan lainnya atas penyakit saraf berat langka yang terinfeksi prion melalui dura mater kering manusia yang digunakan pada operasi bedah otak dan lainnya, sehingga muncul gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian.
JawabanC. Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi HIV yang dialami penderita hemofilia akibat menerima produk faktor koagulasi darah yang dibuat dari plasma bahan baku yang tercemar virus HIV.
the Guide menyatakan bahwa gugatan HIV adalah gugatan ganti rugi atas infeksi HIV yang dialami penderita hemofilia akibat menerima produk faktor koagulasi darah yang dibuat dari plasma bahan baku yang tercemar HIV. Produk fibrinogen adalah penyebab gugatan Hepatitis C, obat pencahar-antidiare usus (sediaan clioquinol) adalah penyebab gugatan SMON, dan dura mater kering manusia adalah penyebab gugatan CJD; perlu diperhatikan agar tidak tertukar antar-sediaan yang berasal dari darah.
Soal 37 | Riwayat HIV
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai riwayat gugatan HIV dan tindak lanjut setelahnya?
Dituntut terhadap negara dan perusahaan farmasi di Pengadilan Distrik Osaka pada Mei 1989, dan di Pengadilan Distrik Tokyo pada Oktober tahun yang sama.
Pada 24 Agustus 1999, upacara peresmian 'Prasasti Ikrar' dilaksanakan dengan dihadiri Menteri Kesehatan dan mengundang kelompok pasien terkait.
Pengadilan Distrik Osaka dan Pengadilan Distrik Tokyo masing-masing mengeluarkan anjuran penyelesaian pada Oktober 1995 dan Maret 1996, dan penyelesaian tercapai di kedua pengadilan tersebut pada Maret 1996.
Undang-Undang Urusan Farmasi hasil perubahan sebagai tindak lanjut dari gugatan ini ditetapkan pada tahun 2002, dengan penguatan langkah keamanan produk hayati.
JawabanD. Undang-Undang Urusan Farmasi hasil perubahan sebagai tindak lanjut dari gugatan ini ditetapkan pada tahun 2002, dengan penguatan langkah keamanan produk hayati.
the Guide menyatakan bahwa sebagai tindak lanjut gugatan HIV, Undang-Undang Urusan Farmasi hasil perubahan yang isinya mencakup penguatan sistem pemeriksaan persetujuan, kewajiban pelaporan penyakit infeksi bagi perusahaan farmasi, dan pembentukan sistem 'impor darurat', ditetapkan pada tahun 1996 dan diberlakukan April tahun berikutnya. Penguatan langkah keamanan produk hayati akibat perubahan Undang-Undang Urusan Farmasi tahun 2002 merupakan tindak lanjut dari gugatan CJD, sehingga pernyataan 4 keliru. Tiga pernyataan lainnya sesuai isi the Guide.
Soal 38 | Gugatan CJD
Manakah pernyataan yang tepat mengenai gugatan CJD dan penyakit Creutzfeldt-Jakob (CJD)?
Penyebab CJD adalah bakteri yang mencemari dura mater kering manusia, yang menginfeksi jaringan otak sehingga menyebabkan munculnya gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian sebagai penyakit saraf berat langka.
Gugatan CJD dituntut terhadap negara dan perusahaan farmasi di Pengadilan Distrik Osaka pada Mei 1989, dan di Pengadilan Distrik Tokyo pada Oktober tahun yang sama.
Gugatan CJD adalah gugatan ganti rugi atas infeksi virus yang dialami penderita hemofilia akibat menerima produk faktor koagulasi darah yang dibuat dari plasma bahan baku yang tercemar human immunodeficiency virus.
CJD disebabkan oleh prion, yaitu sejenis protein yang bukan bakteri maupun virus, yang menginfeksi jaringan otak sehingga secara bertahap muncul gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian sebagai penyakit saraf berat langka.
JawabanD. CJD disebabkan oleh prion, yaitu sejenis protein yang bukan bakteri maupun virus, yang menginfeksi jaringan otak sehingga secara bertahap muncul gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian sebagai penyakit saraf berat langka.
the Guide menyatakan bahwa CJD disebabkan oleh prion, yaitu sejenis protein yang bukan bakteri maupun virus, yang menginfeksi jaringan otak sehingga secara bertahap muncul gejala menyerupai demensia yang berujung pada kematian sebagai penyakit saraf berat langka. Penyebabnya bukan bakteri maupun virus. Gugatan CJD berkaitan dengan dura mater kering manusia, dan dituntut terhadap negara, importir-distributor, serta produsen di Pengadilan Distrik Otsu pada November 1996 dan di Pengadilan Distrik Tokyo pada September 1997.
Soal 39 | Sistem pasca-gugatan
Manakah kombinasi yang tepat antara gugatan dan langkah yang diambil setelahnya?
Gugatan SMON — pembentukan Komite Evaluasi dan Pengawasan Administrasi Obat sebagai organisasi pihak ketiga yang mengevaluasi dan mengawasi administrasi obat
Gugatan CJD — pembentukan sistem bantuan korban akibat infeksi oleh produk hayati oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan
Gugatan CJD — pembentukan Sistem Bantuan Korban Efek Samping Obat tahun 1980 dengan tujuan bantuan cepat bagi kerugian kesehatan akibat efek samping obat
Gugatan HIV — penguatan langkah keamanan produk hayati serta pembentukan sistem bantuan korban infeksi dan sejenisnya melalui perubahan Undang-Undang Urusan Farmasi tahun 2002
JawabanB. Gugatan CJD — pembentukan sistem bantuan korban akibat infeksi oleh produk hayati oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan
the Guide menyatakan bahwa terkait penyelesaian gugatan CJD, negara berikrar, dan sejalan dengan perubahan Undang-Undang Urusan Farmasi tahun 2002, dilakukan penguatan langkah keamanan produk hayati serta pembentukan sistem bantuan korban akibat infeksi oleh produk hayati oleh Badan Independen Farmasi dan Alat Kesehatan (PMDA). Sistem Bantuan Korban Efek Samping Obat tahun 1980 merupakan tindak lanjut gugatan Thalidomide dan gugatan SMON, dan Komite Evaluasi dan Pengawasan Administrasi Obat dibentuk menanggapi rekomendasi akhir terkait gugatan Hepatitis C.
Soal 40 | Hepatitis C
Manakah pernyataan yang KELIRU mengenai gugatan Hepatitis C?
Dituntut terhadap negara dan perusahaan farmasi di 5 pengadilan distrik dari tahun 2002 hingga 2007.
Merupakan gugatan ganti rugi atas infeksi virus Hepatitis C akibat menerima produk fibrinogen atau produk faktor koagulasi IX tertentu pada saat melahirkan atau operasi.
Pada Januari 2008, undang-undang khusus mengenai pemberian dana bantuan bagi korban infeksi Hepatitis C akibat produk fibrinogen tertentu dan produk faktor koagulasi IX tertentu ditetapkan dan diberlakukan.
Kelima putusan yang dijatuhkan dari tahun 2006 hingga 2007 semuanya menunjukkan penilaian yang sama mengenai periode tanggung jawab negara dan perusahaan farmasi.
JawabanD. Kelima putusan yang dijatuhkan dari tahun 2006 hingga 2007 semuanya menunjukkan penilaian yang sama mengenai periode tanggung jawab negara dan perusahaan farmasi.
the Guide menyatakan bahwa kelima putusan yang dijatuhkan dari tahun 2006 hingga 2007 menunjukkan penilaian yang berbeda-beda mengenai periode tanggung jawab negara dan perusahaan farmasi, sehingga pernyataan 4 keliru. Di tengah penilaian yang terbagi tersebut, guna menjawab tuntutan bantuan cepat dan menyeluruh bagi korban, undang-undang khusus (Undang-Undang No. 2 Tahun Heisei 20) ditetapkan dan diberlakukan pada Januari 2008 melalui inisiatif legislatif anggota parlemen. Tiga pernyataan lainnya sesuai isi the Guide.
Latihan: kerjakan soal di halaman ini
Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.
* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.
Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang