Manakah yang tidak termasuk departemen layanan medis sentral rumah sakit?
Departemen farmasi
Departemen laboratorium klinik
Bagian administrasi medis
Departemen radiologi
JawabanC. Bagian administrasi medis
Departemen layanan medis sentral adalah departemen pendukung layanan medis yang tidak terikat pada departemen klinis tertentu dan digunakan bersama oleh setiap departemen klinis, seperti departemen farmasi, departemen laboratorium klinik, departemen radiologi, departemen bedah, dan departemen rehabilitasi. Bagian administrasi medis termasuk bagian administratif yang menangani klaim remunerasi layanan medis serta pendaftaran dan kasir, sehingga tidak termasuk departemen layanan medis sentral.
Soal 2 | Manajemen informasi medis
Manakah pekerjaan yang paling tepat dari departemen manajemen informasi medis?
Melakukan peracikan obat dan bimbingan penggunaan obat berdasarkan resep
Mengoperasikan dan melakukan perawatan alat medis seperti mesin dialisis
Mengevaluasi status gizi pasien dan menyusun menu makanan
Melakukan pemeriksaan dan pengelolaan rekam medis serta pengkodean nama penyakit
JawabanD. Melakukan pemeriksaan dan pengelolaan rekam medis serta pengkodean nama penyakit
Departemen manajemen informasi medis melakukan pemeriksaan dan penyimpanan rekam medis, pengkodean nama penyakit, audit informasi medis, penyusunan statistik, serta pengelolaan data DPC dan registri kanker, dengan tenaga ahli manajemen informasi medis (diinryō jōhō kanrishi) sebagai intinya. Peracikan obat adalah tugas departemen farmasi, penyusunan menu gizi adalah tugas departemen manajemen gizi, dan perawatan alat medis adalah tugas departemen teknik klinis dan sejenisnya.
Soal 3 | Departemen administrasi medis
Manakah pekerjaan yang paling tepat dari departemen pemrosesan remunerasi layanan medis (administrasi medis)?
Membantu tindakan operasi
Penyusunan rencana keperawatan
Pembuatan klaim asuransi kesehatan dan pengajuan klaim remunerasi layanan medis
Pengembangan program sistem informasi rumah sakit
JawabanC. Pembuatan klaim asuransi kesehatan dan pengajuan klaim remunerasi layanan medis
Departemen pemrosesan remunerasi layanan medis (administrasi medis) menangani pembuatan klaim asuransi kesehatan dan pengajuan klaim remunerasi layanan medis, pendaftaran dan kasir, penanganan penilaian klaim, serta penyiapan rincian gejala. Penyusunan rencana keperawatan adalah tugas departemen keperawatan, membantu operasi adalah tugas departemen keperawatan/departemen bedah, dan pengembangan serta pengoperasian sistem adalah tugas departemen informasi medis, bukan tugas departemen administrasi medis.
Soal 4 | Departemen informasi medis
Manakah pekerjaan yang paling tepat dari departemen informasi medis?
Penetapan rencana pengobatan dan peresepan berdasarkan pemeriksaan dan temuan hasil laboratorium
Operasional dan pemeliharaan sistem informasi rumah sakit serta pengelolaan keamanan informasi
Peninjauan dan penilaian isi klaim asuransi kesehatan yang diajukan fasilitas kesehatan
Menjelaskan hasil pemeriksaan dan menyampaikan isi diagnosis kepada pasien dan keluarga
JawabanB. Operasional dan pemeliharaan sistem informasi rumah sakit serta pengelolaan keamanan informasi
Departemen informasi medis menangani operasional dan pemeliharaan sistem informasi rumah sakit, pengelolaan jaringan dan data, serta langkah keamanan informasi. Penjelasan hasil diagnosis adalah tugas dokter, dan penilaian klaim asuransi kesehatan dilakukan oleh lembaga peninjau-pembayar.
Soal 5 | Tingkat pemanfaatan tempat tidur
Berapa tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit dengan 200 tempat tidur berizin dan rata-rata 170 pasien rawat inap per hari?
85%
117%
90%
75%
JawabanA. 85%
Tingkat pemanfaatan tempat tidur dihitung dengan rata-rata jumlah pasien rawat inap per hari dibagi jumlah tempat tidur dikali 100(%), sebagai indikator manajemen yang representatif. 170÷200×100=85%. Nilai yang sama juga diperoleh jika jumlah kumulatif hari rawat inap dibagi hasil kali jumlah tempat tidur dan jumlah hari. 75%, 90%, dan 117% tidak sesuai dengan perhitungan.
Soal 6 | Rata-rata lama rawat inap
Pada suatu bulan, jumlah kumulatif hari rawat inap adalah 3000 pasien-hari, jumlah pasien masuk baru 180 orang, dan jumlah pasien pulang 220 orang. Berapa rata-rata lama rawat inap?
7,5 hari
10 hari
15 hari
30 hari
JawabanC. 15 hari
Rata-rata lama rawat inap dihitung dengan jumlah kumulatif hari rawat inap dibagi {(jumlah pasien masuk baru+jumlah pasien pulang)÷2}. 3000÷{(180+220)÷2}=3000÷200=15 hari. Di rumah sakit perawatan akut, pemendekan rata-rata lama rawat inap menjadi indikator penting bagi manajemen dan evaluasi fungsi. Pilihan lain tidak sesuai dengan perhitungan.
Soal 7 | Rasio rawat jalan terhadap rawat inap
Berapa rasio rawat jalan/rawat inap pada rumah sakit dengan rata-rata 600 pasien rawat jalan per hari dan rata-rata 300 pasien rawat inap per hari?
3,0
0,5
2,0
1,0
JawabanC. 2,0
Rasio rawat jalan/rawat inap dihitung dengan rata-rata jumlah pasien rawat jalan per hari dibagi rata-rata jumlah pasien rawat inap per hari, yaitu 600÷300=2,0. Ini merupakan salah satu indikator manajemen yang menunjukkan keseimbangan aktivitas rawat jalan dan rawat inap rumah sakit; pilihan lain tidak sesuai dengan perhitungan.
Soal 8 | Indikator evaluasi mutu
Manakah yang termasuk indikator hasil (outcome) dalam evaluasi mutu layanan medis?
Jumlah unit alat medis yang dimiliki
Jumlah penempatan staf
Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pascaoperasi
Tingkat kepatuhan terhadap pedoman klinis
JawabanC. Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pascaoperasi
Evaluasi mutu layanan medis dilakukan dari tiga aspek: struktur (fasilitas, tenaga, dan sejenisnya), proses (jalannya layanan medis), dan hasil (outcome). Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun pascaoperasi adalah indikator hasil yang menunjukkan hasil pengobatan. Jumlah penempatan staf dan jumlah unit alat medis adalah indikator struktur, sedangkan tingkat kepatuhan terhadap pedoman klinis adalah indikator proses.
Soal 9 | PDCA
Manakah pernyataan yang benar mengenai siklus PDCA?
Metode perbaikan berkelanjutan dengan mengulang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan
C adalah singkatan Cost, berarti perhitungan dan pengelolaan biaya
Metode yang selesai setelah dilaksanakan satu kali dan tidak perlu diulang
P adalah singkatan Perform, menunjukkan tahap melaksanakan rencana yang telah disusun
JawabanA. Metode perbaikan berkelanjutan dengan mengulang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan
PDCA adalah metode manajemen yang memperbaiki mutu pekerjaan secara berkelanjutan dengan mengulang siklus Plan (rencana), Do (laksanakan), Check (evaluasi), dan Act (perbaiki). P berarti rencana dan C berarti evaluasi, dan metode ini tidak selesai dalam satu kali pelaksanaan. Metode ini digunakan secara luas dalam manajemen rumah sakit serta manajemen mutu dan keselamatan layanan medis.
Soal 10 | BCP
Manakah pernyataan yang benar mengenai rencana kelangsungan usaha (BCP) rumah sakit?
Rencana penghematan biaya pada masa normal
Rencana yang menetapkan prosedur menghentikan seluruh operasi saat bencana
Rencana perluasan dan renovasi rumah sakit
Rencana untuk melanjutkan operasi penting dan mengupayakan pemulihan dini bahkan saat bencana dan sejenisnya
JawabanD. Rencana untuk melanjutkan operasi penting dan mengupayakan pemulihan dini bahkan saat bencana dan sejenisnya
BCP (rencana kelangsungan usaha) adalah rencana yang menetapkan kebijakan, struktur, dan prosedur untuk melanjutkan operasi penting bahkan saat bencana alam, pandemi, atau gangguan sistem yang serius, serta memulihkannya dengan cepat jika terhenti. Rencana ini bukan menetapkan penghentian seluruh operasi, dan bukan pula rencana perluasan-renovasi atau penghematan biaya. Rumah sakit dituntut menyiapkan struktur agar layanan medis tetap berlanjut bahkan saat bencana.
Soal 11 | Insiden
Manakah pernyataan yang benar mengenai insiden dalam keselamatan pasien?
Hanya menunjuk kejadian yang disengaja oleh tenaga medis, tidak termasuk kasus akibat kelalaian atau kekeliruan
Merujuk pada kasus di mana kesalahan ditemukan sebelum dilakukan pada pasien, atau kasus yang telah dilakukan tetapi tidak menyebabkan cedera
Hanya merujuk pada kasus di mana tindakan keliru dilakukan pada pasien dan mengakibatkan cedera berat atau kematian
Merujuk pada kejadian yang tidak perlu dijadikan objek pelaporan atau analisis karena tidak berdampak pada pasien
JawabanB. Merujuk pada kasus di mana kesalahan ditemukan sebelum dilakukan pada pasien, atau kasus yang telah dilakukan tetapi tidak menyebabkan cedera
Insiden merujuk pada kasus di mana tindakan keliru ditemukan sebelum dilakukan pada pasien, atau kasus yang telah dilakukan tetapi tidak menyebabkan cedera, juga disebut hiyari-hatto (nyaris celaka). Kasus yang menyebabkan cedera pada pasien disebut aksiden (kecelakaan medis). Insiden tidak terbatas pada kejadian yang disengaja, dan tetap menjadi objek pelaporan-analisis demi pencegahan berulang.
Soal 12 | Hukum Heinrich
Manakah pernyataan yang benar mengenai hukum Heinrich?
Di balik 1 kecelakaan besar terdapat 29 kasus nyaris celaka dan 300 kecelakaan ringan
Di balik 1 kecelakaan besar terdapat 29 kecelakaan ringan dan 300 kasus nyaris celaka
Hukum untuk memprediksi skala wabah penyakit menular
Hukum yang menyatakan bahwa seluruh penyebab kecelakaan adalah kelalaian individu
JawabanB. Di balik 1 kecelakaan besar terdapat 29 kecelakaan ringan dan 300 kasus nyaris celaka
Hukum Heinrich adalah kaidah empiris yang menyatakan bahwa di balik 1 kecelakaan besar terdapat 29 kecelakaan ringan, dan di baliknya lagi terdapat 300 kasus nyaris celaka (hiyari-hatto). Pernyataan yang membalik urutan 29 kasus dan 300 kasus keliru. Hukum ini bukan pandangan yang menyebabkan kecelakaan semata-mata pada kelalaian individu, melainkan menunjukkan bahwa analisis penyebab dan tindakan pencegahan pada tahap nyaris celaka dapat mencegah kecelakaan besar.
Soal 13 | Tujuan pelaporan
Manakah pernyataan yang salah mengenai laporan insiden?
Bertujuan mengumpulkan kasus dan menganalisis penyebabnya
Bertujuan sebagai bahan untuk menuntut tanggung jawab atau menjatuhkan sanksi disiplin kepada pelapor
Hasil analisis kasus yang dikumpulkan dimanfaatkan untuk penyusunan dan pertimbangan langkah pencegahan berulang
Siapa pun yang menyadarinya melaporkan, tanpa memandang profesi seperti dokter atau perawat
JawabanB. Bertujuan sebagai bahan untuk menuntut tanggung jawab atau menjatuhkan sanksi disiplin kepada pelapor
Tujuan laporan insiden adalah mengumpulkan dan menganalisis kasus untuk menjelaskan penyebabnya, guna pencegahan berulang dan peningkatan keselamatan pasien, bukan untuk menuntut tanggung jawab atau menjatuhkan sanksi disiplin kepada pelapor. Jika digunakan untuk menuntut tanggung jawab, pelaporan akan tertahan, sehingga pengoperasian tanpa hukuman (non-punitive) menjadi prinsip. Pelaporan dilakukan tanpa memandang profesi, dan hasil analisis dimanfaatkan untuk penyusunan langkah perbaikan.
Soal 14 | Departemen keselamatan medis
Manakah yang bukan pekerjaan yang tepat dari departemen langkah keselamatan medis?
Penyusunan langkah pencegahan berulang dan penyebarannya di dalam rumah sakit
Pengumpulan dan analisis laporan insiden
Pekerjaan pengajuan klaim remunerasi layanan medis
Pelaksanaan pelatihan staf mengenai keselamatan medis
JawabanC. Pekerjaan pengajuan klaim remunerasi layanan medis
Departemen langkah keselamatan medis menangani pengumpulan dan analisis laporan insiden/aksiden, pelatihan staf mengenai keselamatan medis, penyusunan dan penyebaran langkah pencegahan berulang, serta pembangunan sistem manajemen keselamatan medis. Pekerjaan pengajuan klaim remunerasi layanan medis adalah tugas departemen administrasi medis, bukan tugas departemen langkah keselamatan medis.
Soal 15 | Sistem investigasi kecelakaan medis
Manakah kasus yang menjadi objek sistem investigasi kecelakaan medis?
Seluruh kejadian jatuh atau terjatuh di dalam rumah sakit, termasuk yang tidak menyebabkan cedera pada pasien
Seluruh keluhan atau konsultasi mengenai isi layanan medis yang disampaikan pasien atau keluarga
Kematian atau lahir mati yang disebabkan atau diduga disebabkan oleh layanan medis, yang tidak diduga sebelumnya oleh pihak manajemen
Seluruh kasus kesalahan pemberian obat yang tidak menyebabkan cedera pada pasien
JawabanC. Kematian atau lahir mati yang disebabkan atau diduga disebabkan oleh layanan medis, yang tidak diduga sebelumnya oleh pihak manajemen
Objek sistem investigasi kecelakaan medis adalah kematian atau lahir mati yang disebabkan atau diduga disebabkan oleh layanan medis yang diberikan, yang tidak diduga sebelumnya oleh pihak manajemen. Seluruh kejadian jatuh-terjatuh, keluhan, atau kesalahan pemberian obat yang tidak menyebabkan cedera bukan objek sistem ini. Untuk kasus yang menjadi objek, dilakukan investigasi internal rumah sakit, hasilnya dijelaskan kepada keluarga yang berduka, dan dilaporkan kepada Pusat Investigasi dan Dukungan Kecelakaan Medis.
Soal 16 | Tujuan pelaporan kecelakaan
Dalam sistem investigasi kecelakaan medis, kepada siapa pihak manajemen fasilitas kesehatan melaporkan terjadinya kecelakaan medis yang menjadi objek?
Kantor polisi yang membawahi fasilitas kesehatan
Pusat Investigasi dan Dukungan Kecelakaan Medis
Pusat kesehatan masyarakat (hokenjo) yang didirikan pemerintah prefektur dan sejenisnya
Pengadilan negeri yang membawahi wilayah tersebut
JawabanB. Pusat Investigasi dan Dukungan Kecelakaan Medis
Dalam sistem investigasi kecelakaan medis, jika terjadi kecelakaan medis yang menjadi objek, pihak manajemen fasilitas kesehatan segera melaporkannya kepada Pusat Investigasi dan Dukungan Kecelakaan Medis dan melakukan investigasi internal. Sistem ini tidak menetapkan pelaporan kepada kantor polisi, pusat kesehatan masyarakat, atau pengadilan. Tujuan sistem ini bukan menuntut tanggung jawab, melainkan memastikan keselamatan medis melalui pencegahan berulang.
Soal 17 | Kewaspadaan standar
Manakah pernyataan yang benar mengenai kewaspadaan standar (standard precautions)?
Jika sudah memakai sarung tangan, kebersihan tangan setelah melepas sarung tangan tidak perlu dilakukan
Langkah yang hanya diterapkan pada pasien yang didiagnosis penyakit menular, dan tidak diterapkan pada pasien lain
Memperlakukan darah, cairan tubuh, sekret, dan ekskresi (kecuali keringat) seluruh pasien sebagai bahan yang berpotensi menular
Selain darah dan cairan tubuh, keringat juga diperlakukan sebagai bahan yang berpotensi menular
JawabanC. Memperlakukan darah, cairan tubuh, sekret, dan ekskresi (kecuali keringat) seluruh pasien sebagai bahan yang berpotensi menular
Kewaspadaan standar diterapkan pada seluruh pasien tanpa memandang ada-tidaknya penyakit menular, dan memperlakukan darah, cairan tubuh, sekret, ekskresi (kecuali keringat), mukosa, serta kulit yang rusak sebagai bahan yang berpotensi menular—inilah dasar pengendalian infeksi. Bukan hanya diterapkan pada pasien penyakit menular, dan kebersihan tangan tetap diperlukan setelah melepas sarung tangan meski sudah memakainya. Keringat dikecualikan dari objek ini.
Soal 18 | Kewaspadaan berdasarkan jalur penularan
Manakah pernyataan yang benar mengenai kewaspadaan berdasarkan jalur penularan?
Dilaksanakan secara tersendiri pada pasien penyakit menular sebagai pengganti kewaspadaan standar
Menerapkan langkah yang sama untuk seluruh penyakit menular, terlepas dari perbedaan jalur penularan
Jalur penularan yang menjadi objek hanya penularan oral, tidak termasuk penularan droplet
Dilaksanakan sebagai tambahan pada kewaspadaan standar, sesuai jalur penularan kontak, droplet, dan udara
JawabanD. Dilaksanakan sebagai tambahan pada kewaspadaan standar, sesuai jalur penularan kontak, droplet, dan udara
Kewaspadaan berdasarkan jalur penularan adalah langkah sesuai jalur penularan kontak, droplet, dan udara, yang dilaksanakan sebagai tambahan pada kewaspadaan standar. Langkah ini tidak dilaksanakan secara tersendiri sebagai pengganti kewaspadaan standar, dan karena langkah yang diperlukan berbeda menurut jenis penyakit menular (jalur penularan), tidak diterapkan langkah yang sama untuk semuanya.
Soal 19 | ICT
Manakah pernyataan yang benar mengenai tim pengendalian infeksi (ICT)?
Tim multidisiplin yang mengevaluasi status gizi pasien dan menangani perbaikan manajemen gizi
Terdiri atas berbagai profesi, melakukan aktivitas pengendalian infeksi seperti ronde rumah sakit dan surveilans
Komite yang hanya terdiri atas dokter spesialis penyakit menular
Singkatan yang berarti teknologi informasi dan komunikasi, bukan istilah yang menunjuk tim medis rumah sakit
JawabanB. Terdiri atas berbagai profesi, melakukan aktivitas pengendalian infeksi seperti ronde rumah sakit dan surveilans
ICT (Infection Control Team: tim pengendalian infeksi) terdiri atas berbagai profesi seperti dokter, perawat, apoteker, dan tenaga laboratorium klinik, yang melakukan aktivitas pengendalian infeksi di rumah sakit seperti ronde rumah sakit, surveilans, dukungan penggunaan antibiotik yang tepat, dan edukasi staf. Perbaikan status gizi adalah peran NST, dan tim ini tidak hanya terdiri atas dokter.
Soal 20 | Triase
Dalam triase saat bencana, manakah warna label triase yang menunjukkan kelompok pengobatan prioritas tertinggi?
Hitam
Merah
Hijau
Kuning
JawabanB. Merah
Dalam triase, sesuai tingkat kegawatan dan keparahan, kelompok pengobatan prioritas tertinggi yang membutuhkan pengobatan segera ditandai merah (I), kelompok pengobatan tunggu yang pengobatannya dapat sedikit ditunda ditandai kuning (II), kelompok tunda dengan kondisi ringan ditandai hijau (III), dan kelompok yang sulit diselamatkan atau meninggal ditandai hitam (0). Warna yang menunjukkan kelompok pengobatan prioritas tertinggi adalah merah.
Soal 21 | Keluhan utama
Manakah penjelasan yang benar mengenai 'keluhan utama' yang digali dalam anamnesis (wawancara medis)?
Catatan penyakit yang pernah diderita keluarga
Catatan penyakit yang pernah diderita pasien di masa lalu
Gejala yang paling kuat dikeluhkan pasien
Nilai hasil pemeriksaan yang paling dipentingkan dokter
JawabanC. Gejala yang paling kuat dikeluhkan pasien
Keluhan utama adalah gejala yang paling kuat dikeluhkan pasien sebagai alasan berobat. Dalam anamnesis, selain keluhan utama, digali pula riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dahulu (penyakit yang pernah diderita), dan riwayat keluarga (riwayat penyakit keluarga), yang menjadi titik awal proses diagnosis. Nilai hasil pemeriksaan adalah informasi yang diperoleh dari pemeriksaan fisik atau laboratorium, bukan keluhan utama.
Soal 22 | Temuan fisik
Manakah yang tidak termasuk teknik pemeriksaan fisik untuk memperoleh temuan fisik?
Palpasi
Anamnesis
Inspeksi
Auskultasi
JawabanB. Anamnesis
Temuan fisik diperoleh melalui pemeriksaan fisik seperti inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi. Anamnesis adalah tindakan mendengarkan keterangan dari pasien atau keluarga untuk memperoleh informasi seperti keluhan utama dan riwayat penyakit (wawancara medis), sehingga tidak termasuk teknik pemeriksaan fisik.
Soal 23 | Kunjungan pertama dan kunjungan ulang
Manakah penjelasan yang benar mengenai 'kunjungan pertama' (shoshin) dalam layanan rawat jalan?
Pemeriksaan pertama yang diterima pasien rawat inap di bangsal tersebut
Pasien berobat ke fasilitas kesehatan tersebut untuk pertama kalinya terkait penyakit atau cedera tersebut
Berobat untuk kedua kalinya atau seterusnya terkait penyakit atau cedera yang sama
Datang berobat hanya untuk tujuan pemeriksaan laboratorium tanpa menerima pemeriksaan dokter
JawabanB. Pasien berobat ke fasilitas kesehatan tersebut untuk pertama kalinya terkait penyakit atau cedera tersebut
Kunjungan pertama adalah saat pasien berobat ke fasilitas kesehatan tersebut untuk pertama kalinya terkait penyakit atau cedera tersebut, sedangkan kunjungan kedua kali atau seterusnya disebut kunjungan ulang (saishin). Layanan rawat jalan berjalan melalui alur pendaftaran, anamnesis-pemeriksaan, pemeriksaan laboratorium, diagnosis, peresepan, dan kasir, dan perbedaan kunjungan pertama-ulang juga berkaitan dengan perhitungan remunerasi layanan medis (biaya kunjungan pertama/biaya kunjungan ulang).
Soal 24 | Rencana perawatan rawat inap
Manakah pernyataan yang benar mengenai dokumen rencana perawatan rawat inap?
Hanya dibuat oleh dokter, tanpa keterlibatan perawat dan sejenisnya
Dokumen yang dibuat setelah kepulangan pasien diputuskan
Diserahkan kepada pasien dan dijelaskan dalam 7 hari sejak rawat inap
Disimpan di dalam rumah sakit, dan penyerahan kepada pasien dilarang
JawabanC. Diserahkan kepada pasien dan dijelaskan dalam 7 hari sejak rawat inap
Dokumen rencana perawatan rawat inap mencantumkan nama penyakit, gejala, rencana pengobatan, isi pemeriksaan, dan perkiraan lama rawat inap, dan menurut ketentuan Undang-Undang Layanan Medis, wajib diserahkan kepada pasien dan dijelaskan dalam 7 hari sejak rawat inap. Dokumen ini disusun bersama oleh berbagai profesi seperti dokter dan perawat, bukan dibuat setelah kepulangan, dan penyerahannya kepada pasien tidak dilarang.
Soal 25 | Ringkasan pulang
Manakah penjelasan yang benar mengenai ringkasan pulang (discharge summary)?
Jadwal pemeriksaan dan tindakan yang dibuat saat masuk rawat inap
Rincian tagihan untuk menagih biaya rawat inap kepada pasien
Buku harian yang ditulis sendiri oleh pasien mengenai kondisinya selama rawat inap
Catatan yang merangkum perjalanan dan isi pengobatan selama rawat inap
JawabanD. Catatan yang merangkum perjalanan dan isi pengobatan selama rawat inap
Ringkasan pulang adalah catatan yang merangkum perjalanan selama rawat inap, pengobatan dan pemeriksaan yang dilakukan, kondisi pasien saat pulang, serta rencana pengobatan setelah pulang, yang berguna untuk menjaga kesinambungan layanan medis di poliklinik atau fasilitas rujukan. Dokumen ini bukan jadwal pemeriksaan saat masuk, tagihan biaya, maupun buku harian yang ditulis pasien sendiri.
Soal 26 | Aliran informasi
Di antara aliran orang, benda, dan informasi dalam layanan medis, manakah yang termasuk 'aliran informasi'?
Pasien berpindah dari rawat jalan ke ruang pemeriksaan
Obat diangkut dari departemen farmasi ke bangsal
Hasil pemeriksaan dilaporkan dari departemen laboratorium ke departemen klinis
Sampel diangkut dari bangsal ke ruang laboratorium
JawabanC. Hasil pemeriksaan dilaporkan dari departemen laboratorium ke departemen klinis
Layanan medis dapat dipahami sebagai aliran orang, benda, dan informasi. Pelaporan hasil pemeriksaan termasuk aliran informasi. Perpindahan pasien adalah aliran orang, sedangkan pengangkutan obat atau sampel adalah aliran benda. Sistem informasi rumah sakit terutama mendukung aliran informasi, dan melalui order serta pelaporan hasil, sistem ini juga terhubung dengan aliran orang dan benda.
Soal 27 | Konsep clinical pathway
Manakah pernyataan yang benar mengenai clinical pathway?
Rencana perawatan standar yang menunjukkan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan sepanjang garis waktu
Penggunaannya pasti memperpanjang lama rawat inap karena isi layanan medis bertambah
Rencana yang dibuat hanya berdasarkan pengalaman pribadi dokter, tanpa keterlibatan berbagai profesi
Bukan digunakan untuk layanan medis, melainkan bahan manajemen yang hanya digunakan departemen administrasi
JawabanA. Rencana perawatan standar yang menunjukkan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan sepanjang garis waktu
Clinical pathway adalah rencana perawatan standar yang mendaftar isi layanan medis seperti pemeriksaan, pengobatan, perawatan keperawatan, makanan, dan tingkat aktivitas sepanjang garis waktu, digunakan untuk standardisasi layanan medis, mendorong perawatan tim, mengoptimalkan lama rawat inap, dan menjelaskan kepada pasien. Rencana ini bukan hanya berdasarkan pengalaman pribadi dokter, melainkan disusun dan digunakan oleh berbagai profesi.
Soal 28 | Varian
Manakah penjelasan yang benar mengenai varian dalam clinical pathway?
Target capaian (outcome) itu sendiri yang telah ditetapkan sebelumnya dalam pathway
Obat yang dibawa pasien saat masuk rawat inap beserta catatan penggunaannya
Tambahan poin remunerasi layanan medis yang dapat dihitung apabila menggunakan pathway
Penyimpangan dari perjalanan yang direncanakan atau target capaian (outcome)
JawabanD. Penyimpangan dari perjalanan yang direncanakan atau target capaian (outcome)
Varian menunjuk pada keadaan yang menyimpang dari perjalanan yang direncanakan atau target capaian (outcome) dalam clinical pathway. Outcome adalah target capaian itu sendiri dan dibedakan dari varian. Dengan mengumpulkan dan menganalisis varian, pathway dapat diperbaiki dan mutu layanan medis dapat ditingkatkan. Ini bukan tambahan remunerasi layanan medis maupun soal obat yang dibawa sendiri oleh pasien.
Soal 29 | NST
Manakah singkatan yang menunjukkan tim dukungan gizi?
ICT
RRT
RST
NST
JawabanD. NST
Singkatan tim dukungan gizi adalah NST (Nutrition Support Team), yang terdiri atas berbagai profesi seperti dokter, perawat, ahli gizi klinik, dan apoteker, untuk mendukung manajemen gizi pasien. ICT adalah tim pengendalian infeksi, RST adalah tim dukungan pernapasan, dan RRT adalah tim tanggap cepat rumah sakit; keempatnya merupakan contoh representatif perawatan tim yang terdiri atas berbagai profesi.
Soal 30 | Perawatan tim
Manakah pernyataan yang benar mengenai perawatan tim?
Hanya dilakukan oleh tenaga profesional medis, tanpa partisipasi staf departemen administrasi
Menyampaikan rencana pengobatan yang disusun dokter secara sepihak kepada profesi lain
Berbagai profesi memanfaatkan keahliannya masing-masing, berbagi informasi dan bekerja sama dalam pengobatan dan perawatan
Setiap profesi menyusun rencana secara independen tanpa berbagi informasi dengan profesi lain
JawabanC. Berbagai profesi memanfaatkan keahliannya masing-masing, berbagi informasi dan bekerja sama dalam pengobatan dan perawatan
Perawatan tim adalah kondisi berbagai profesi seperti dokter, perawat, apoteker, dan tenaga rehabilitasi memanfaatkan keahliannya masing-masing, berbagi informasi dan bekerja sama melalui konferensi dan sejenisnya dalam pengobatan dan perawatan. Ini bukan penyampaian instruksi secara sepihak atau aktivitas independen per profesi, melainkan melibatkan berbagai profesi secara luas termasuk pekerja sosial medis dan staf departemen administrasi.
Latihan: kerjakan soal di halaman ini
Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.
* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.
Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang