Ruang Belajar Karinoya

Dunia Kerja & Cari Kerja · Lab Persiapan SPI

Perbandingan, rasio, laba rugi

Soal dan pembahasan dapat dibaca dalam Bahasa Indonesia. Materi kuliah (artikel penjelasan) hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

Lihat versi bahasa Jepang (dengan materi kuliah) →

Soal 1 | Dasar perbandingan

Murid sebuah SMA berjumlah 800 orang, dan 40 persen di antaranya adalah murid laki-laki. Berapa orang murid laki-lakinya?

  1. 2.000 orang
  2. 480 orang
  3. 3.200 orang
  4. 320 orang
JawabanD. 320 orang

Nilai yang dibandingkan sama dengan nilai acuan dikali perbandingannya. Nilai acuannya adalah seluruh murid, yaitu 800 orang, sehingga 800 dikali 0,4 sama dengan 320 orang. Jawaban 480 orang adalah jumlah murid perempuan dari perhitungan 100 dikurangi 40 sama dengan 60 persen. Jawaban 2.000 orang muncul karena membagi 800 dengan 0,4 padahal seharusnya dikalikan, dan jawaban 3.200 orang muncul karena salah membaca 0,4 sebagai 4.

Soal 2 | Menghitung persentase

Kursus yang kapasitasnya 250 orang menerima 200 pendaftaran. Berapa persen jumlah pendaftaran itu terhadap kapasitasnya?

  1. 50 persen
  2. 80 persen
  3. 20 persen
  4. 125 persen
JawabanB. 80 persen

Karena yang ditanyakan adalah persentase terhadap kapasitas, nilai acuannya adalah 250 orang. Maka 200 dibagi 250 sama dengan 0,8, yaitu 80 persen. Jawaban 125 persen muncul dari 250 dibagi 200, yaitu tertukarnya nilai acuan dengan nilai yang dibandingkan. Jawaban 20 persen muncul dari menghitung perbandingan kekurangan 50 orang, yaitu 50 dibagi 250. Jawaban 50 persen muncul dari membaca kekurangan 50 orang itu langsung sebagai persen.

Soal 3 | Persentase kenaikan harga

Harga sebuah barang naik dari 1.200 yen menjadi 1.500 yen. Berapa persen kenaikan harganya?

  1. 20 persen
  2. 30 persen
  3. 125 persen
  4. 25 persen
JawabanD. 25 persen

Nilai acuan untuk persentase perubahan adalah harga sebelum berubah, yaitu 1.200 yen. Besar kenaikannya 300 yen, sehingga 300 dibagi 1.200 sama dengan 0,25, yaitu 25 persen. Jawaban 20 persen muncul dari 300 dibagi 1.500, yaitu menjadikan harga sesudah naik sebagai nilai acuan. Jawaban 30 persen muncul dari hanya melihat angka 3 pada kenaikan 300 yen lalu membacanya sebagai 30 persen, sehingga langkah membagi dengan nilai acuan terlewat. Jawaban 125 persen muncul dari 1.500 dibagi 1.200, yaitu menghitung perbandingan keseluruhannya, bukan bagian kenaikannya.

Soal 4 | Pembagian menurut perbandingan

Uang 15.000 yen dibagi kepada tiga orang, yaitu A, B, dan C, dengan perbandingan 2 : 3 : 5. Berapa uang yang diterima B?

  1. 4.500 yen
  2. 5.000 yen
  3. 3.000 yen
  4. 7.500 yen
JawabanA. 4.500 yen

Jumlah angka perbandingannya adalah 2 ditambah 3 ditambah 5 sama dengan 10. Satu bagiannya adalah 15.000 dibagi 10 sama dengan 1.500 yen, dan karena B mendapat 3 bagian maka 1.500 dikali 3 sama dengan 4.500 yen. Jawaban 3.000 yen adalah bagian A, 7.500 yen adalah bagian C, dan 5.000 yen adalah hasil pembagian tiga sama rata tanpa memedulikan perbandingannya.

Soal 5 | Perbandingan berantai

Ketika A : B sama dengan 3 : 4 dan B : C sama dengan 6 : 5, mana yang menyatakan A : C dalam perbandingan bilangan bulat yang paling sederhana?

  1. 9 : 10
  2. 5 : 8
  3. 2 : 3
  4. 3 : 5
JawabanA. 9 : 10

Samakan B yang menjadi penghubung ke kelipatan persekutuan terkecil dari 4 dan 6, yaitu 12. Dengan begitu A : B menjadi 9 : 12 dan B : C menjadi 12 : 10, sehingga A : B : C sama dengan 9 : 12 : 10 dan A : C sama dengan 9 : 10. Jawaban 3 : 5 muncul dari menjajarkan angka di kedua ujungnya tanpa menyamakan penghubungnya. Jawaban 5 : 8 muncul dari mengalikan menyilang, yaitu 3 dikali 5 berbanding 4 dikali 6 sama dengan 15 : 24.

Soal 6 | Nilai acuan

Sebuah buku sudah dibaca sampai halaman 120, yaitu 25 persen dari keseluruhannya. Berapa halaman buku itu seluruhnya?

  1. 30 halaman
  2. 160 halaman
  3. 600 halaman
  4. 480 halaman
JawabanD. 480 halaman

Karena nilai acuan sama dengan nilai yang dibandingkan dibagi perbandingannya, maka 120 dibagi 0,25 sama dengan 480 halaman. Jawaban 30 halaman muncul dari mengalikan 120 dengan 0,25. Jawaban 160 halaman muncul dari 120 dibagi 0,75, yaitu salah menganggap 25 persen sebagai perbandingan bagian yang belum dibaca. Jawaban 600 halaman muncul dari menganggap 25 persen sebagai 20 persen lalu menghitung 120 dibagi 0,2.

Soal 7 | Perbandingan dari perbandingan

Sebanyak 60 persen anggota sebuah perkumpulan adalah murid tingkat dua, dan 25 persen dari murid tingkat dua itu adalah perempuan. Berapa perbandingan murid tingkat dua yang perempuan terhadap seluruh anggota?

  1. 1,5 persen
  2. 35 persen
  3. 85 persen
  4. 15 persen
JawabanD. 15 persen

Perbandingan dari perbandingan disambungkan dengan perkalian, yaitu 0,6 dikali 0,25 sama dengan 0,15, jadi 15 persen. Jawaban 85 persen muncul dari menjumlahkan 60 dan 25, jawaban 35 persen dari mengurangkan 25 dari 60, dan jawaban 1,5 persen dari menggeser satu tempat desimal pada 0,15. Kalau anggotanya diandaikan 100 orang, murid tingkat dua ada 60 orang dan yang perempuan 15 orang, sehingga hasilnya dapat dipastikan.

Soal 8 | Jumlah sesudah berkurang

Jumlah pengunjung sebuah toko bulan lalu adalah 2.500 orang, dan bulan ini berkurang 12 persen dibandingkan bulan lalu. Berapa orang pengunjung bulan ini?

  1. 2.488 orang
  2. 2.800 orang
  3. 300 orang
  4. 2.200 orang
JawabanD. 2.200 orang

Nilai sesudah berubah sama dengan nilai sebelum berubah dikali 1 dikurangi 0,12, yaitu 2.500 dikali 0,88 sama dengan 2.200 orang. Jawaban 2.800 orang muncul dari menghitung 2.500 dikali 1,12 seolah bertambah. Jawaban 2.488 orang muncul dari mengurangkan 12 dari 2.500, yaitu mencampuradukkan perbandingan dengan bilangan sebenarnya. Jawaban 300 orang adalah banyaknya pengurangan, yaitu 2.500 dikali 0,12, bukan jumlah pengunjung bulan ini.

Soal 9 | Satuan wari dan persen

Dalam bahasa Jepang perbandingan sering ditulis dengan satuan wari dan bu, dengan 1 wari sama dengan 10 persen dan 1 bu sama dengan 1 persen. Kalau 3 wari 2 bu (3割2分) dinyatakan dalam persen, mana yang benar?

  1. 320 persen
  2. 0,32 persen
  3. 32 persen
  4. 3,2 persen
JawabanC. 32 persen

Karena 1 wari sama dengan 10 persen dan 1 bu sama dengan 1 persen, maka 3 wari 2 bu sama dengan 30 persen ditambah 2 persen, yaitu 32 persen. Kalau ditulis dalam bentuk desimal nilainya 0,32; menuliskan angka itu langsung sebagai persen menghasilkan 0,32 persen, dan menggeser satu atau dua tempat desimalnya menghasilkan 3,2 persen atau 320 persen. Jangan mencampuradukkan bilangan perbandingannya sendiri dengan bentuk persennya.

Soal 10 | Dari perbandingan ke bilangan sebenarnya

Sari pekat dan air dicampur dengan perbandingan 2 : 7 untuk membuat jus. Ketika sari pekat yang dipakai 150 mL, berapa mL jus yang dihasilkan?

  1. 525 mL
  2. 300 mL
  3. 675 mL
  4. 1.350 mL
JawabanC. 675 mL

Karena sari pekat menempati angka perbandingan 2, satu bagiannya adalah 150 dibagi 2 sama dengan 75 mL. Keseluruhannya adalah 2 ditambah 7 sama dengan 9 bagian, sehingga 75 dikali 9 sama dengan 675 mL. Jawaban 525 mL adalah banyaknya air saja, yaitu 75 dikali 7. Jawaban 1.350 mL muncul dari menganggap sari pekat sebagai satu bagian lalu menghitung 150 dikali 9. Jawaban 300 mL muncul dari mengalikan langsung 150 dengan angka perbandingan 2.

Soal 11 | Perbandingan yang berubah

Perbandingan uang kakak dan adik adalah 5 : 3. Setelah kakak menyerahkan 400 yen kepada adik, perbandingannya menjadi 3 : 2. Berapa uang yang dipegang kakak pada mulanya?

  1. 16.000 yen
  2. 6.000 yen
  3. 9.600 yen
  4. 10.000 yen
JawabanD. 10.000 yen

Kalau keadaan mula-mula dimisalkan 5x yen dan 3x yen, sesudah penyerahan menjadi 5x dikurangi 400 dan 3x ditambah 400, sehingga 2 dikali 5x dikurangi 400 sama dengan 3 dikali 3x ditambah 400. Dari 10x dikurangi 800 sama dengan 9x ditambah 1.200 diperoleh x sama dengan 2.000, jadi kakak memegang 5 dikali 2.000 sama dengan 10.000 yen. Jawaban 6.000 yen adalah uang adik pada mulanya, 9.600 yen adalah uang kakak sesudah menyerahkan, dan 16.000 yen adalah jumlah uang keduanya.

Soal 12 | Kelipatan yang bertumpuk

A adalah 1,2 kali B, dan B adalah 1,5 kali C. A adalah berapa kali C?

  1. 2,7 kali
  2. 1,8 kali
  3. 0,8 kali
  4. 1,25 kali
JawabanB. 1,8 kali

Kalau C dianggap 1, maka B adalah 1,5 dan A adalah 1,5 dikali 1,2 sama dengan 1,8. Hubungan kelipatan disambungkan dengan perkalian. Jawaban 2,7 kali muncul dari menjumlahkan 1,2 dan 1,5, jawaban 0,8 kali dari membagi 1,2 dengan 1,5, dan jawaban 1,25 kali dari membagi terbalik, yaitu 1,5 dibagi 1,2.

Soal 13 | Laki-laki, perempuan, dan sertifikat

Karyawan sebuah perusahaan, laki-laki dan perempuan digabung, berjumlah 640 orang. Sebanyak 25 persen karyawan laki-laki dan 40 persen karyawan perempuan memegang sertifikat, dan pemegang sertifikat seluruhnya berjumlah 205 orang. Berapa orang karyawan laki-lakinya?

  1. 340 orang
  2. 256 orang
  3. 300 orang
  4. 85 orang
JawabanA. 340 orang

Kalau karyawan laki-laki dimisalkan x orang, maka 0,25x ditambah 0,4 dikali 640 dikurangi x sama dengan 205. Kalau ruas kirinya dirapikan menjadi 256 dikurangi 0,15x sama dengan 205, maka 0,15x sama dengan 51 sehingga x sama dengan 340 orang. Dapat dipastikan bahwa 25 persen dari 340 laki-laki adalah 85 orang dan 40 persen dari 300 perempuan adalah 120 orang, sehingga jumlahnya 205 orang. Jawaban 300 orang adalah jumlah perempuan, dan nilai itu juga muncul kalau perbandingan laki-laki dan perempuan tertukar ketika menyelesaikannya. Jawaban 85 orang adalah jumlah pemegang sertifikat laki-laki, dan 256 orang muncul dari 640 dikali 0,4, yaitu mengalikan perbandingan perempuan ke seluruh karyawan.

Soal 14 | Menetapkan harga jual tetap

Sebuah barang berharga pokok 800 yen diberi harga tetap dengan memperhitungkan laba sebesar 30 persen dari harga pokoknya. Berapa harga tetapnya?

  1. 240 yen
  2. 560 yen
  3. 1.040 yen
  4. 830 yen
JawabanC. 1.040 yen

Harga tetap sama dengan harga pokok dikali 1 ditambah tingkat labanya, yaitu 800 dikali 1,3 sama dengan 1.040 yen. Jawaban 830 yen muncul dari langsung menambahkan 30 pada 800, yaitu mencampuradukkan perbandingan dengan besaran uang. Jawaban 560 yen muncul dari menghitung 800 dikali 0,7 seolah ada potongan harga. Jawaban 240 yen adalah besar laba yang diperhitungkan, yaitu 800 dikali 0,3, bukan harga tetapnya.

Soal 15 | Harga jual sesudah potongan

Sebuah barang berharga tetap 2.500 yen dijual dengan potongan 20 persen. Berapa harga jualnya?

  1. 2.480 yen
  2. 3.000 yen
  3. 2.000 yen
  4. 500 yen
JawabanC. 2.000 yen

Harga jual sama dengan harga tetap dikali 1 dikurangi 0,2, yaitu 2.500 dikali 0,8 sama dengan 2.000 yen. Jawaban 500 yen adalah besar potongannya, yaitu 2.500 dikali 0,2, bukan harga jualnya. Jawaban 2.480 yen muncul dari mengurangkan 20 dari 2.500, yaitu mencampuradukkan perbandingan dengan besaran uang. Jawaban 3.000 yen muncul dari menghitung 2.500 dikali 1,2 seolah harganya dinaikkan 20 persen.

Soal 16 | Tingkat laba

Sebuah barang berharga pokok 1.200 yen terjual seharga 1.500 yen. Labanya setara dengan berapa persen dari harga pokoknya?

  1. 25 persen
  2. 125 persen
  3. 20 persen
  4. 80 persen
JawabanA. 25 persen

Labanya adalah 1.500 dikurangi 1.200 sama dengan 300 yen. Karena yang ditanya persentase terhadap harga pokok, nilai acuannya adalah 1.200 yen, sehingga 300 dibagi 1.200 sama dengan 0,25, yaitu 25 persen. Jawaban 20 persen muncul dari 300 dibagi 1.500, yaitu menjadikan harga jual sebagai nilai acuan. Jawaban 125 persen adalah 1.500 dibagi 1.200, yaitu perbandingan seluruh harga jual, bukan labanya. Jawaban 80 persen muncul dari membagi terbalik, yaitu 1.200 dibagi 1.500.

Soal 17 | Menaikkan lalu memotong

Sebuah barang berharga pokok 2.000 yen diberi harga tetap dengan memperhitungkan laba 25 persen, tetapi karena tidak laku barang itu dijual dengan potongan 20 persen dari harga tetapnya. Berapa laba untuk satu barang?

  1. 0 yen
  2. 125 yen
  3. 100 yen
  4. 500 yen
JawabanA. 0 yen

Harga tetapnya adalah 2.000 dikali 1,25 sama dengan 2.500 yen, dan harga jualnya adalah 2.500 dikali 0,8 sama dengan 2.000 yen, sehingga harga jualnya sama dengan harga pokok dan labanya 0 yen. Karena acuan tingkat laba adalah harga pokok sedangkan acuan potongan adalah harga tetap, keduanya berbeda, sehingga kenaikan 25 persen yang disusul potongan 20 persen tepat kembali ke titik semula. Jawaban 500 yen adalah laba seandainya barang itu terjual pada harga tetapnya. Jawaban 100 yen muncul dari mengalikan selisih 25 dikurangi 20 sama dengan 5 persen ke harga pokok, yaitu 2.000 dikali 0,05, dan jawaban 125 yen dari mengalikan 5 persen yang sama ke harga tetap, yaitu 2.500 dikali 0,05.

Soal 18 | Menghitung mundur harga pokok

Sebuah barang dijual dengan potongan 10 persen dari harga tetapnya, dan diperoleh laba 240 yen yang setara dengan 8 persen dari harga pokoknya. Berapa harga pokok barang itu?

  1. 3.240 yen
  2. 3.600 yen
  3. 2.400 yen
  4. 3.000 yen
JawabanD. 3.000 yen

Karena 8 persen dari harga pokok adalah 240 yen, maka harga pokoknya adalah 240 dibagi 0,08 sama dengan 3.000 yen. Jawaban 2.400 yen muncul dari 240 dibagi 0,1, yaitu keliru membagi dengan angka potongan 10 persen. Jawaban 3.240 yen adalah harga jual, yaitu harga pokok ditambah laba, 3.000 ditambah 240. Jawaban 3.600 yen adalah harga tetap dari mengembalikan harga jual dengan membaginya 0,9, yaitu 3.240 dibagi 0,9; keduanya bukan harga pokok.

Soal 19 | Menetapkan harga tetap

Sebuah barang berharga pokok 4.000 yen hendak diberi harga tetap sedemikian rupa sehingga meski dijual dengan potongan 20 persen dari harga tetapnya tetap diperoleh laba sebesar 20 persen dari harga pokoknya. Berapa harga tetap yang harus dipasang?

  1. 5.000 yen
  2. 6.000 yen
  3. 4.800 yen
  4. 5.760 yen
JawabanB. 6.000 yen

Harga jual yang diperlukan adalah 4.000 dikali 1,2 sama dengan 4.800 yen. Karena harga jual adalah 0,8 kali harga tetap, maka harga tetapnya adalah 4.800 dibagi 0,8 sama dengan 6.000 yen. Kalau diperiksa kembali, 6.000 dikali 0,8 sama dengan 4.800 dengan laba 800 yen, dan itu setara 20 persen dari harga pokok. Jawaban 4.800 yen adalah harga jualnya sendiri. Jawaban 5.000 yen muncul dari menghitung 4.000 dibagi 0,8 tanpa memperhitungkan laba, dan jawaban 5.760 yen dari mengembalikan potongan 20 persen dengan mengalikan 1,2 pada 4.800.

Soal 20 | Potongan berlapis

Sebuah barang berharga tetap 5.000 yen diberi potongan 20 persen, lalu dari harga itu masih dipotong lagi 500 yen. Berapa harga jualnya?

  1. 4.500 yen
  2. 3.500 yen
  3. 3.600 yen
  4. 4.000 yen
JawabanB. 3.500 yen

Dengan potongan 20 persen lebih dulu diperoleh 5.000 dikali 0,8 sama dengan 4.000 yen, lalu dikurangi 500 yen menjadi 3.500 yen. Jawaban 3.600 yen muncul dari membalik urutannya, yaitu 5.000 dikurangi 500 lalu dikali 0,8 sama dengan 3.600, dan hasilnya memang berubah tergantung potongan berbentuk perbandingan itu dilakukan lebih dulu atau belakangan. Jawaban 4.000 yen adalah harga yang berhenti pada potongan 20 persen saja, dan 4.500 yen adalah harga yang berhenti pada potongan 500 yen saja.

Soal 21 | Potongan dua tahap

Sebuah barang berharga tetap 8.000 yen diberi potongan 10 persen, lalu dari harga itu diberi potongan 10 persen lagi. Berapa harga jual akhirnya?

  1. 7.200 yen
  2. 1.520 yen
  3. 6.400 yen
  4. 6.480 yen
JawabanD. 6.480 yen

Perhitungannya adalah 8.000 dikali 0,9 sama dengan 7.200 yen, lalu 7.200 dikali 0,9 sama dengan 6.480 yen. Karena nilai acuan pada potongan kedua adalah 7.200 yen, potongan 10 persen yang dilakukan dua kali tidak sama dengan potongan 20 persen. Jawaban 6.400 yen muncul dari menggabungkannya menjadi potongan 20 persen, yaitu 8.000 dikali 0,8. Jawaban 7.200 yen adalah harga yang baru dipotong satu kali, dan 1.520 yen adalah jumlah seluruh potongannya, yaitu 8.000 dikurangi 6.480.

Soal 22 | Dari kerugian ke harga tetap

Sebuah barang berharga pokok 6.000 yen dijual dengan potongan 20 persen dari harga tetapnya, dan ternyata menderita kerugian 600 yen. Berapa harga tetap barang itu?

  1. 6.750 yen
  2. 5.400 yen
  3. 6.600 yen
  4. 7.500 yen
JawabanA. 6.750 yen

Kerugian 600 yen berarti harga jualnya adalah 6.000 dikurangi 600 sama dengan 5.400 yen. Karena harga jual adalah 0,8 kali harga tetap, maka harga tetapnya adalah 5.400 dibagi 0,8 sama dengan 6.750 yen. Kalau diperiksa kembali, 6.750 dikali 0,8 sama dengan 5.400, yaitu 600 yen lebih murah daripada harga pokok. Jawaban 5.400 yen adalah harga jualnya sendiri. Jawaban 7.500 yen muncul dari menghitung 6.000 dibagi 0,8 tanpa memasukkan kerugiannya, dan jawaban 6.600 yen dari menambahkan kerugian pada harga pokok, yaitu 6.000 ditambah 600.

Soal 23 | Penjualan borongan

Dari 120 barang yang dikulak seharga 300 yen per barang, sebanyak 100 barang terjual seharga 450 yen per barang dan sisanya habis terjual seharga 240 yen per barang. Berapa laba keseluruhannya?

  1. 18.000 yen
  2. 15.000 yen
  3. 13.800 yen
  4. 49.800 yen
JawabanC. 13.800 yen

Seluruh biaya kulakannya adalah 300 dikali 120 sama dengan 36.000 yen. Penjualannya adalah 450 dikali 100 ditambah 240 dikali 20 sama dengan 45.000 ditambah 4.800 sama dengan 49.800 yen, sehingga labanya adalah 49.800 dikurangi 36.000 sama dengan 13.800 yen. Jawaban 18.000 yen adalah laba seandainya seluruh 120 barang terjual seharga 450 yen, yaitu 54.000 dikurangi 36.000. Jawaban 15.000 yen muncul dari hanya menghitung laba 100 barang yang terjual 450 yen, yaitu 150 dikali 100. Jawaban 49.800 yen adalah seluruh penjualannya, bukan labanya.

Soal 24 | Laba berdasarkan harga jual

Sebuah barang dikulak seharga 900 yen per barang. Harga jualnya hendak ditetapkan sedemikian rupa sehingga 25 persen dari harga jual itu menjadi laba. Berapa harga jual yang harus dipasang?

  1. 1.125 yen
  2. 3.600 yen
  3. 675 yen
  4. 1.200 yen
JawabanD. 1.200 yen

Kalau 25 persen dari harga jual adalah laba, maka harga pokok setara dengan 75 persen dari harga jual. Harga jualnya adalah 900 dibagi 0,75 sama dengan 1.200 yen, dan labanya 300 yen memang 25 persen dari harga jual. Jawaban 1.125 yen muncul dari menghitung 900 dikali 1,25 dengan acuan harga pokok. Jawaban 675 yen muncul dari memakai perbandingannya secara terbalik, yaitu 900 dikali 0,75. Jawaban 3.600 yen muncul dari membagi harga pokok dengan perbandingan labanya, yaitu 900 dibagi 0,25.

Soal 25 | Pajak konsumsi

Sebuah barang berharga 2.400 yen sebelum pajak dikenai pajak konsumsi 10 persen. Berapa harganya termasuk pajak?

  1. 2.640 yen
  2. 2.410 yen
  3. 240 yen
  4. 2.160 yen
JawabanA. 2.640 yen

Harga termasuk pajak sama dengan harga sebelum pajak dikali 1,1, yaitu 2.400 dikali 1,1 sama dengan 2.640 yen. Jawaban 2.410 yen muncul dari menambahkan 10 pada 2.400, yaitu mencampuradukkan perbandingan dengan besaran uang. Jawaban 2.160 yen muncul dari menghitung 2.400 dikali 0,9, yaitu justru menguranginya 10 persen. Jawaban 240 yen adalah besar pajaknya sendiri, bukan harga termasuk pajak.

Soal 26 | Harga sebelum pajak

Ada barang seharga 3.300 yen termasuk pajak konsumsi 10 persen. Berapa harganya sebelum pajak?

  1. 3.630 yen
  2. 330 yen
  3. 2.970 yen
  4. 3.000 yen
JawabanD. 3.000 yen

Karena harga termasuk pajak adalah 1,1 kali harga sebelum pajak, maka harga sebelum pajaknya adalah 3.300 dibagi 1,1 sama dengan 3.000 yen, dan pajaknya 300 yen. Jawaban 2.970 yen muncul dari menghitung 3.300 dikali 0,9, yaitu mengurangi 10 persen dari harga termasuk pajak. Jawaban 3.630 yen muncul dari menghitung 3.300 dikali 1,1, yaitu mengenakan pajak sekali lagi. Jawaban 330 yen muncul dari 3.300 dikali 0,1, yaitu menjadikan 10 persen dari harga termasuk pajak sebagai besar pajaknya.

Soal 27 | Kerugian dan harga pokok

Sebuah barang diberi harga tetap dengan memperhitungkan laba 40 persen dari harga pokoknya, lalu dijual dengan potongan 30 persen dari harga tetapnya, dan ternyata menderita kerugian 240 yen untuk satu barang. Berapa harga pokok barang itu?

  1. 2.400 yen
  2. 11.760 yen
  3. 12.000 yen
  4. 16.800 yen
JawabanC. 12.000 yen

Kalau harga pokok dimisalkan x yen, maka harga tetapnya 1,4x dan harga jualnya 1,4x dikali 0,7 sama dengan 0,98x. Kerugiannya adalah x dikurangi 0,98x sama dengan 0,02x, sehingga 0,02x sama dengan 240 dan x sama dengan 12.000 yen. Kalau diperiksa kembali, harga tetapnya 16.800 yen dan harga jualnya 11.760 yen, sehingga selisihnya dengan harga pokok adalah 240 yen. Jawaban 2.400 yen muncul dari menganggap kerugiannya 40 persen dikurangi 30 persen sama dengan 10 persen lalu menghitung 240 dibagi 0,1. Jawaban 16.800 yen adalah harga tetap dan 11.760 yen adalah harga jualnya.

Soal 28 | Menghitung kepekatan

Garam sebanyak 40 g dilarutkan ke dalam air sebanyak 160 g. Berapa persen kepekatan larutan garam itu?

  1. 25 persen
  2. 2 persen
  3. 80 persen
  4. 20 persen
JawabanD. 20 persen

Seluruh larutan garamnya adalah 40 ditambah 160 sama dengan 200 g, sehingga kepekatannya adalah 40 dibagi 200 sama dengan 0,2, yaitu 20 persen. Kuncinya adalah bahwa penyebutnya bukan airnya, melainkan seluruh larutannya. Jawaban 25 persen muncul dari 40 dibagi 160, yaitu menjadikan banyaknya air sebagai penyebut. Jawaban 80 persen adalah perbandingan airnya, yaitu 160 dibagi 200. Jawaban 2 persen muncul dari menggeser satu tempat desimal pada 0,2.

Soal 29 | Banyaknya garam

Berapa g garam yang terkandung dalam 450 g larutan garam berkepekatan 8 persen?

  1. 36 g
  2. 360 g
  3. 3,6 g
  4. 414 g
JawabanA. 36 g

Banyaknya garam sama dengan berat larutan dikali kepekatannya, yaitu 450 dikali 0,08 sama dengan 36 g. Jawaban 414 g adalah banyaknya air, yaitu 450 dikurangi 36, bukan banyaknya garam. Jawaban 3,6 g muncul dari menggeser satu tempat desimal. Jawaban 360 g muncul dari menghitung 450 dikali 0,8, yaitu menganggap 8 persen sebagai 80 persen.

Soal 30 | Kepekatan campuran

Kalau 200 g larutan garam berkepekatan 5 persen dicampur dengan 300 g larutan garam berkepekatan 12 persen, berapa persen kepekatannya?

  1. 7 persen
  2. 8,5 persen
  3. 9,2 persen
  4. 17 persen
JawabanC. 9,2 persen

Garamnya adalah 200 dikali 0,05 sama dengan 10 g dan 300 dikali 0,12 sama dengan 36 g, jadi seluruhnya 46 g, sedangkan keseluruhan larutannya 500 g, sehingga 46 dibagi 500 sama dengan 0,092, yaitu 9,2 persen. Jawaban 8,5 persen muncul dari sekadar merata-ratakan 5 dan 12; karena hasilnya semestinya condong ke sisi 12 persen yang jumlahnya lebih banyak, jawaban itu bisa langsung dikenali keliru. Jawaban 17 persen muncul dari menjumlahkan 5 dan 12, dan jawaban 7 persen dari mengurangkan 5 dari 12.

Soal 31 | Menguapkan air

Dari 500 g larutan garam berkepekatan 8 persen diuapkan air sebanyak 100 g. Berapa persen kepekatan larutan yang tersisa?

  1. 8 persen
  2. 6,4 persen
  3. 40 persen
  4. 10 persen
JawabanD. 10 persen

Garamnya adalah 500 dikali 0,08 sama dengan 40 g, dan jumlah itu tidak berubah meski airnya menguap. Keseluruhannya menjadi 500 dikurangi 100 sama dengan 400 g, sehingga 40 dibagi 400 sama dengan 0,1, yaitu 10 persen. Jawaban 8 persen muncul dari anggapan bahwa kepekatannya tidak berubah walau airnya berkurang. Jawaban 6,4 persen muncul dari mengalikan perbandingannya secara terbalik, yaitu 8 dikali 400 dibagi 500. Jawaban 40 persen muncul dari membaca banyaknya garam 40 g langsung sebagai persen.

Soal 32 | Menambahkan air

Ke dalam 300 g larutan garam berkepekatan 12 persen hendak ditambahkan air agar kepekatannya menjadi 9 persen. Berapa g air yang ditambahkan?

  1. 100 g
  2. 75 g
  3. 400 g
  4. 36 g
JawabanA. 100 g

Garamnya adalah 300 dikali 0,12 sama dengan 36 g, dan jumlah itu tidak berubah meski airnya ditambah. Keseluruhan larutan ketika kepekatannya menjadi 9 persen adalah 36 dibagi 0,09 sama dengan 400 g, sehingga air yang ditambahkan adalah 400 dikurangi 300 sama dengan 100 g. Jawaban 400 g adalah berat seluruh larutan sesudah penambahan, bukan banyaknya air yang ditambahkan. Jawaban 75 g muncul dari mengalikan selisih perbandingan ke keseluruhannya, yaitu 300 dikali 12 dikurangi 9 lalu dibagi 12. Jawaban 36 g adalah banyaknya garam.

Soal 33 | Banyaknya campuran

Larutan garam berkepekatan 6 persen dan larutan garam berkepekatan 15 persen dicampur untuk membuat 450 g larutan garam berkepekatan 10 persen. Berapa g larutan berkepekatan 6 persen yang diperlukan?

  1. 45 g
  2. 225 g
  3. 250 g
  4. 200 g
JawabanC. 250 g

Kalau larutan 6 persen dimisalkan x g, maka 0,06x ditambah 0,15 dikali 450 dikurangi x sama dengan 45, sehingga 0,09x sama dengan 22,5 dan x sama dengan 250 g. Larutan 15 persennya 200 g, dan garamnya 15 ditambah 30 sama dengan 45 g sehingga cocok. Jawaban 200 g muncul dari mengambil perbandingan cara neraca secara terbalik; sebenarnya perbandingan beratnya adalah 15 dikurangi 10 berbanding 10 dikurangi 6, yaitu 5 berbanding 4, sehingga sisi 6 persenlah yang lebih banyak. Jawaban 225 g adalah setengah dari 450 g, dan 45 g adalah banyaknya garam yang terkandung pada larutan hasil campurannya.

Soal 34 | Naik turun bertumpuk

Harga sebuah barang naik 20 persen pada tahun pertama lalu turun 20 persen pada tahun kedua. Harga sesudah dua tahun itu berapa persen dari harga semula?

  1. 96 persen
  2. 144 persen
  3. 100 persen
  4. 40 persen
JawabanA. 96 persen

Kenaikan dan penurunan yang terjadi berturut-turut disambungkan dengan perkalian, yaitu 1,2 dikali 0,8 sama dengan 0,96, jadi 96 persen. Karena nilai acuan penurunan pada tahun kedua adalah harga sesudah naik, besar penurunannya menjadi lebih besar. Jawaban 100 persen muncul dari anggapan bahwa keduanya saling meniadakan sehingga harganya kembali seperti semula. Jawaban 144 persen muncul dari menghitung 1,2 dikali 1,2 seolah dua tahun itu sama-sama naik. Jawaban 40 persen muncul dari mengurangkan, yaitu 1,2 dikurangi 0,8 sama dengan 0,4.

Soal 35 | Menghitung mundur naik turun

Omzet sebuah perusahaan tahun lalu naik 20 persen dibandingkan dua tahun lalu, dan tahun ini turun 25 persen dibandingkan tahun lalu. Ketika omzet tahun ini 54.000.000 yen, berapa omzet dua tahun lalu?

  1. 64.800.000 yen
  2. 72.000.000 yen
  3. 48.600.000 yen
  4. 60.000.000 yen
JawabanD. 60.000.000 yen

Karena omzet tahun ini sama dengan omzet dua tahun lalu dikali 1,2 dikali 0,75, yaitu dikali 0,9, maka omzet dua tahun lalu adalah 54.000.000 dibagi 0,9 sama dengan 60.000.000 yen. Kalau diperiksa kembali, rangkaiannya adalah 60.000.000 lalu 72.000.000 lalu 54.000.000. Jawaban 48.600.000 yen muncul dari mengalikan 54.000.000 dengan 0,9 padahal seharusnya dibagi. Jawaban 64.800.000 yen muncul dari mengembalikan hanya bagian kenaikannya, yaitu 54.000.000 dikali 1,2. Jawaban 72.000.000 yen adalah omzet tahun lalu.

Soal 36 | Nilai satuan

Sebuah mesin membuat 210 komponen dalam 6 menit. Berapa menit yang diperlukan untuk membuat 980 komponen dengan laju yang sama?

  1. 22 menit
  2. 35 menit
  3. 30 menit
  4. 28 menit
JawabanD. 28 menit

Karena dalam satu menit dapat dibuat 210 dibagi 6 sama dengan 35 komponen, maka 980 dibagi 35 sama dengan 28 menit. Jawaban 35 menit muncul dari menjawab langsung angka 35 komponen per menit sebagai satuan menit. Jawaban 22 menit adalah hasil 770 dibagi 35, yaitu hanya menghitung bagian 980 dikurangi 210 sama dengan 770 komponen, sehingga waktu untuk 210 komponen yang pertama terlewat.

Soal 37 | Pembayaran bertahap

Sebuah barang seharga 180.000 yen dibayar dengan uang muka sebesar 20 persen dari harganya, dan sisanya dibayar rata dalam 12 kali angsuran bulanan. Berapa besar satu kali pembayarannya?

  1. 15.000 yen
  2. 3.000 yen
  3. 12.000 yen
  4. 36.000 yen
JawabanC. 12.000 yen

Uang mukanya adalah 180.000 dikali 0,2 sama dengan 36.000 yen, sehingga sisanya 144.000 yen. Besar satu kali pembayarannya adalah 144.000 dibagi 12 sama dengan 12.000 yen. Jawaban 15.000 yen muncul dari menghitung 180.000 dibagi 12 tanpa mengurangkan uang mukanya. Jawaban 3.000 yen muncul dari membagi uang muka 36.000 yen itu dengan 12. Jawaban 36.000 yen adalah besar uang mukanya.

Soal 38 | Selisih total pembayaran

Sebuah barang dibeli dengan uang muka 25.000 yen ditambah angsuran bulanan 4.500 yen sebanyak 20 kali. Berapa yen total pembayarannya melebihi harga tunai 105.000 yen?

  1. 15.000 yen
  2. 5.000 yen
  3. 10.000 yen
  4. 25.000 yen
JawabanC. 10.000 yen

Jumlah seluruh angsuran bulanannya adalah 4.500 dikali 20 sama dengan 90.000 yen, dan kalau uang muka ditambahkan totalnya menjadi 115.000 yen. Jadi 115.000 dikurangi 105.000 sama dengan 10.000 yen lebih banyak. Jawaban 15.000 yen adalah selisih yang muncul kalau uang muka lupa diperhitungkan sehingga hanya 90.000 yen yang dibandingkan dengan harga tunai. Jawaban 25.000 yen adalah besar uang mukanya sendiri.

Soal 39 | Membandingkan harga satuan

Deterjen yang sama dijual di toko A seharga 900 yen untuk 750 mL dan di toko B seharga 1.380 yen untuk 1.200 mL. Pernyataan mana yang benar tentang harga per 100 mL?

  1. Toko B lebih murah 50 yen
  2. Toko A lebih murah 480 yen
  3. Toko A lebih murah 5 yen
  4. Toko B lebih murah 5 yen
JawabanD. Toko B lebih murah 5 yen

Toko A adalah 900 dibagi 7,5 sama dengan 120 yen dan toko B adalah 1.380 dibagi 12 sama dengan 115 yen, sehingga untuk setiap 100 mL toko B lebih murah 5 yen. Pernyataan bahwa toko A lebih murah 5 yen berarti tertukar mana yang lebih besar. Selisih 50 yen adalah selisih kalau dibandingkan per 1.000 mL, yaitu 1.200 dikurangi 1.150, yang keliru dituliskan sebagai selisih per 100 mL. Selisih 480 yen muncul dari hanya membandingkan harga totalnya, yaitu 1.380 dikurangi 900, tanpa memedulikan isinya.

Soal 40 | Laba penjualan bekal

Sebuah toko setiap hari membuat 200 kotak bekal yang harga pokoknya 500 yen. Harga tetapnya 800 yen, dan bekal yang tampaknya tidak akan habis dijual dengan potongan 20 persen dari harga tetap menjelang tutup. Pada suatu hari terjual 150 kotak dengan harga tetap dan 50 kotak dengan harga potongan. Berapa laba hari itu?

  1. 52.000 yen
  2. 50.000 yen
  3. 152.000 yen
  4. 60.000 yen
JawabanA. 52.000 yen

Seluruh harga pokoknya adalah 500 dikali 200 sama dengan 100.000 yen. Harga potongannya adalah 800 dikali 0,8 sama dengan 640 yen, sehingga penjualannya adalah 800 dikali 150 ditambah 640 dikali 50 sama dengan 120.000 ditambah 32.000 sama dengan 152.000 yen. Labanya adalah 152.000 dikurangi 100.000 sama dengan 52.000 yen. Jawaban 60.000 yen adalah laba seandainya seluruh 200 kotak terjual dengan harga tetap. Jawaban 50.000 yen muncul dari menganggap potongan 20 persen sebagai potongan 200 yen sehingga harga potongannya dihitung 600 yen. Jawaban 152.000 yen adalah seluruh penjualannya.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang