Ruang Belajar Karinoya

Dunia Kerja & Cari Kerja · Lab Persiapan SPI

Penyusunan kalimat dan pengisian bagian rumpang

Soal dan pembahasan dapat dibaca dalam Bahasa Indonesia. Materi kuliah (artikel penjelasan) hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

Lihat versi bahasa Jepang (dengan materi kuliah) →

Soal 1 | Urutan: menyiram jalan

【ア】Panas yang terserap itu disebut kalor penguapan, yaitu energi yang diperlukan agar zat cair berubah menjadi gas. 【イ】Pada hari musim panas yang terik ada kebiasaan menyiramkan air ke jalan atau ke halaman, yang disebut uchimizu. 【ウ】Dengan demikian, uchimizu adalah cara lama mengatasi panas yang memanfaatkan penguapan air. 【エ】Kebiasaan ini membuat udara terasa sejuk karena air menyerap panas dari sekitarnya ketika menguap. 【オ】Agar kalor penguapan bekerja lebih lama, lebih baik menyiram tempat yang teduh daripada tempat terbuka yang airnya habis menguap dalam sekejap. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. エ→イ→ア→オ→ウ
  2. イ→オ→ア→エ→ウ
  3. イ→エ→オ→ア→ウ
  4. イ→エ→ア→オ→ウ
JawabanD. イ→エ→ア→オ→ウ

Urutan yang benar adalah イ→エ→ア→オ→ウ. Hanya イ yang tidak memuat kata tunjuk maupun kata sambung dan baru memperkenalkan topik uchimizu, jadi ia di depan. Frasa "kebiasaan ini" pada エ merujuk pada uchimizu di イ. Frasa "panas yang terserap itu" pada ア merujuk pada "menyerap panas" di エ. オ memakai istilah kalor penguapan yang baru diberi nama di ア, jadi ia di belakang ア. ウ menutup dengan "dengan demikian". Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau オ ditaruh lebih dulu, istilah kalor penguapan belum didefinisikan dan "panas yang terserap itu" di ア kehilangan rujukannya. Kalau ウ disisipkan di tengah, penjelasan malah menyusul sesudah kesimpulan sehingga alurnya putus.

Soal 2 | Urutan: kode pos

【ア】Berkurangnya pekerjaan itu membuat jumlah kiriman yang sanggup ditangani oleh orang sebanyak itu juga bertambah. 【イ】Kalau nomor ini dibaca, daerah tujuan sudah bisa dikenali hanya dari angkanya. 【ウ】Kode pos adalah nomor yang dibuat agar kiriman pos dapat disortir dengan mesin. 【エ】Dengan demikian, kode pos menjadi tumpuan yang menopang kecepatan pengantaran. 【オ】Kalau daerah tujuan sudah bisa dikenali dari angka, pekerjaan membaca alamat huruf demi huruf oleh petugas tidak diperlukan lagi. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. ウ→ア→オ→イ→エ
  2. ウ→イ→オ→ア→エ
  3. イ→ウ→オ→ア→エ
  4. ウ→イ→ア→オ→エ
JawabanB. ウ→イ→オ→ア→エ

Urutan yang benar adalah ウ→イ→オ→ア→エ. ウ adalah kalimat yang pertama kali menyebut kode pos, jadi ia di depan. Frasa "nomor ini" pada イ merujuk pada ウ. Bagian "kalau daerah tujuan sudah bisa dikenali dari angka" pada オ mengulang kembali isi イ. Frasa "pekerjaan itu" pada ア menunjuk pada "membaca alamat huruf demi huruf" di オ. エ adalah kesimpulan dengan "dengan demikian", jadi di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ア dimajukan, tidak ada pekerjaan apa pun yang sudah disebut sebelumnya untuk dirujuk oleh "pekerjaan itu". Kalau オ ditaruh sebelum イ, kalimat bersyarat itu dimulai tanpa pernah disebutkan bahwa daerah bisa dikenali dari angka.

Soal 3 | Urutan: piktogram

【ア】Dengan demikian, piktogram menyebar sebagai alat penunjuk arah yang melampaui batas bahasa. 【イ】Karena maknanya tersampaikan lewat gambar, informasi yang sama bisa diterima orang yang bahasanya berbeda. 【ウ】Gambar simbol yang dipakai pada pintu darurat dan papan petunjuk disebut piktogram. 【エ】Sifat tetap tersampaikan meski bahasanya berbeda itu terutama berguna di bandara dan stasiun yang dilalui orang dari banyak negara. 【オ】Keunggulan gambar simbol ini terletak pada maknanya yang sampai tanpa perlu membaca tulisan. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. オ→ウ→イ→エ→ア
  2. ウ→オ→イ→エ→ア
  3. ウ→オ→エ→イ→ア
  4. ウ→エ→イ→オ→ア
JawabanB. ウ→オ→イ→エ→ア

Urutan yang benar adalah ウ→オ→イ→エ→ア. ウ pertama kali memperkenalkan kata piktogram, jadi ia di depan. Frasa "gambar simbol ini" pada オ merujuk pada ウ. Bagian "karena maknanya tersampaikan lewat gambar" pada イ menerima "maknanya sampai tanpa perlu membaca tulisan" di オ. Frasa "sifat tetap tersampaikan meski bahasanya berbeda" pada エ menerima イ. ア adalah kesimpulan dengan "dengan demikian", jadi di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau エ dimajukan, sifat tetap tersampaikan meski bahasa berbeda belum pernah dinyatakan. Kalau オ ditaruh paling depan, "gambar simbol ini" kehilangan rujukannya.

Soal 4 | Piktogram, urutan keempat

【ア】Dengan demikian, piktogram menyebar sebagai alat penunjuk arah yang melampaui batas bahasa. 【イ】Karena maknanya tersampaikan lewat gambar, informasi yang sama bisa diterima orang yang bahasanya berbeda. 【ウ】Gambar simbol yang dipakai pada pintu darurat dan papan petunjuk disebut piktogram. 【エ】Sifat tetap tersampaikan meski bahasanya berbeda itu terutama berguna di bandara dan stasiun yang dilalui orang dari banyak negara. 【オ】Keunggulan gambar simbol ini terletak pada maknanya yang sampai tanpa perlu membaca tulisan. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, kalimat mana yang menempati urutan ke-4?

  1. エ
  2. ア
  3. イ
  4. ウ
JawabanA. エ

Urutan yang benar adalah ウ→オ→イ→エ→ア, jadi yang ke-4 adalah エ. ウ pertama kali memperkenalkan kata piktogram sehingga ia di depan. Frasa "gambar simbol ini" pada オ merujuk pada ウ. Bagian "karena maknanya tersampaikan lewat gambar" pada イ menerima "maknanya sampai tanpa perlu membaca tulisan" di オ. Frasa "sifat tetap tersampaikan meski bahasanya berbeda" pada エ menerima イ. ア adalah kesimpulan sehingga di akhir. Begitu urutan ke-1 yaitu ウ, ke-2 yaitu オ, dan ke-3 yaitu イ sudah dipastikan, yang tersisa hanyalah エ dan ア; karena ア adalah kalimat penutup, エ pasti menempati urutan ke-4.

Soal 5 | Urutan: es dan kerapatan

【ア】Disebut langka karena zat pada umumnya, begitu membeku, susunan molekulnya menjadi lebih rapat sehingga volumenya mengecil. 【イ】Kalau volumenya bertambah, dengan berat yang sama kerapatannya menjadi lebih kecil, sehingga es mengapung di air. 【ウ】Air justru sebaliknya: ketika menjadi es, molekulnya tersusun dalam bentuk yang banyak rongganya sehingga volumenya malah bertambah. 【エ】Es mengapung di air adalah sifat yang langka bagi sebuah zat. 【オ】Dengan demikian, mengapungnya es adalah gejala luar biasa yang lahir dari cara molekul air tersusun. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. エ→ア→ウ→イ→オ
  2. エ→ア→イ→ウ→オ
  3. ア→エ→ウ→イ→オ
  4. エ→イ→ウ→ア→オ
JawabanA. エ→ア→ウ→イ→オ

Urutan yang benar adalah エ→ア→ウ→イ→オ. エ memperkenalkan topiknya sehingga di depan. ア dimulai dengan "disebut langka karena" yang menerima kata "langka" di エ, lalu menjelaskan sebabnya. Bagian "air justru sebaliknya" pada ウ mempertentangkan diri dengan "zat pada umumnya" di ア. Bagian "kalau volumenya bertambah" pada イ menerima "volumenya malah bertambah" di ウ. オ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ウ ditaruh lebih dulu, kata "justru sebaliknya" tidak punya lawan untuk dibalikkan. Kalau ア ditaruh paling depan, kata "langka" belum pernah muncul sebelumnya.

Soal 6 | Urutan: notula rapat

【ア】Notula ditulis sesudah rapat untuk membagikan hal-hal yang sudah diputuskan. 【イ】Kalau sudah ditulis terpisah, begitu notula dibuka orang langsung tahu dari mana pembicaraan berikutnya harus dimulai. 【ウ】Kalau pembagian itu tidak berjalan, pembahasan yang sama akan diulang lagi pada rapat berikutnya. 【エ】Dengan demikian, notula sekaligus merupakan catatan rapat dan pintu masuk rapat berikutnya. 【オ】Untuk menghindari pengulangan, sebaiknya di dalam notula bagian yang sudah diputuskan dan bagian yang tertunda ditulis terpisah. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. ウ→ア→オ→イ→エ
  2. ア→イ→オ→ウ→エ
  3. ア→ウ→オ→イ→エ
  4. ア→ウ→イ→オ→エ
JawabanC. ア→ウ→オ→イ→エ

Urutan yang benar adalah ア→ウ→オ→イ→エ. ア memunculkan topik notula sehingga di depan. Frasa "pembagian itu" pada ウ menerima "untuk membagikan" di ア. Bagian "untuk menghindari pengulangan" pada オ menerima "akan diulang lagi" di ウ. Bagian "kalau sudah ditulis terpisah" pada イ menerima "ditulis terpisah" di オ. エ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau イ dimajukan, cara menulis terpisah itu belum diperkenalkan. Kalau ウ ditaruh paling depan, "pembagian itu" tidak punya rujukan.

Soal 7 | Urutan: susunan kamus

【ア】Kalau sudah bisa memperkirakan, kita bisa mendekati tempat yang dituju tanpa membalik halaman satu per satu. 【イ】Dengan demikian, urutan lima puluh bunyi bukan hanya mempercepat pencarian, melainkan juga melahirkan perjumpaan tak terduga dengan kata lain. 【ウ】Cara penyusunan ini punya keunggulan: kita bisa memperkirakan kata yang dicari kira-kira ada di bagian mana. 【エ】Entri dalam kamus bahasa Jepang disusun menurut urutan lima puluh bunyi. 【オ】Sesudah mendekat, ketika membaca bagian sebelum dan sesudahnya, kata-kata yang bertetangga dengan kata yang dicari pun ikut terbaca. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. エ→ウ→ア→オ→イ
  2. エ→ウ→オ→ア→イ
  3. ウ→エ→ア→オ→イ
  4. エ→オ→ア→ウ→イ
JawabanA. エ→ウ→ア→オ→イ

Urutan yang benar adalah エ→ウ→ア→オ→イ. エ memunculkan topik urutan lima puluh bunyi sehingga di depan. Frasa "cara penyusunan ini" pada ウ merujuk pada エ. Bagian "kalau sudah bisa memperkirakan" pada ア menerima "bisa memperkirakan" di ウ. Bagian "sesudah mendekat" pada オ menerima "bisa mendekati" di ア. イ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ウ ditaruh paling depan, "cara penyusunan ini" tidak punya rujukan. Kalau オ ditaruh sebelum ア, kita berbicara tentang "sesudah mendekat" padahal belum mendekat sama sekali.

Soal 8 | Urutan: pohon peneduh jalan

【ア】Dengan demikian, pohon peneduh jalan tidak ditanam semata-mata demi keindahan pemandangan. 【イ】Pepohonan ini melebarkan daunnya pada musim panas dan membuat bayang-bayang di trotoar. 【ウ】Selain menurunkan suhu, batang dan dahannya juga sedikit banyak meredam suara kendaraan. 【エ】Kalau ada bayang-bayang, suhu permukaan jalan tidak mudah naik dan suhu yang dirasakan pejalan kaki pun turun. 【オ】Pohon peneduh jalan adalah pohon yang ditanam di sepanjang tepi jalan. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. イ→オ→エ→ウ→ア
  2. オ→ウ→エ→イ→ア
  3. オ→イ→ウ→エ→ア
  4. オ→イ→エ→ウ→ア
JawabanD. オ→イ→エ→ウ→ア

Urutan yang benar adalah オ→イ→エ→ウ→ア. オ adalah kalimat yang mendefinisikan pohon peneduh jalan sehingga di depan. Frasa "pepohonan ini" pada イ merujuk pada オ. Bagian "kalau ada bayang-bayang" pada エ menerima "membuat bayang-bayang" di イ. Bagian "selain menurunkan suhu" pada ウ menerima "suhu yang dirasakan pun turun" di エ. ア adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ウ dimajukan, soal turunnya suhu belum pernah muncul sebelumnya. Kalau イ ditaruh paling depan, "pepohonan ini" tidak punya rujukan.

Soal 9 | Urutan: kelonggaran waktu

【ア】Untuk membuat ruang yang mampu meredam, cukup masukkan kelonggaran yang memadai ke dalam rencana sejak awal. 【イ】Kalau kita berniat tiba tepat pada jam janjian, kemungkinan terlambat justru makin besar. 【ウ】Dengan demikian, orang yang tepat waktu bukanlah orang yang bergerak cepat, melainkan orang yang lebih dulu mengamankan kelonggaran. 【エ】Kalau diperkirakan dengan waktu tersingkat, hal-hal di luar dugaan seperti kereta terlambat atau jalan macet tidak bisa diredam. 【オ】Sebabnya adalah karena waktu tempuh diperkirakan dengan asumsi keadaan tersingkat. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. イ→ア→エ→オ→ウ
  2. オ→イ→エ→ア→ウ
  3. イ→オ→エ→ア→ウ
  4. イ→オ→ア→エ→ウ
JawabanC. イ→オ→エ→ア→ウ

Urutan yang benar adalah イ→オ→エ→ア→ウ. イ memunculkan topiknya sehingga di depan. Kata "sebabnya" pada オ menerima isi イ. Bagian "kalau diperkirakan dengan waktu tersingkat" pada エ menerima "diperkirakan dengan asumsi keadaan tersingkat" di オ. Frasa "ruang yang mampu meredam" pada ア menerima "tidak bisa diredam" di エ. ウ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ア dimajukan, kata meredam belum pernah muncul. Kalau オ ditaruh paling depan, tidak jelas itu sebab dari apa.

Soal 10 | Kelonggaran waktu, urutan kedua

【ア】Untuk membuat ruang yang mampu meredam, cukup masukkan kelonggaran yang memadai ke dalam rencana sejak awal. 【イ】Kalau kita berniat tiba tepat pada jam janjian, kemungkinan terlambat justru makin besar. 【ウ】Dengan demikian, orang yang tepat waktu bukanlah orang yang bergerak cepat, melainkan orang yang lebih dulu mengamankan kelonggaran. 【エ】Kalau diperkirakan dengan waktu tersingkat, hal-hal di luar dugaan seperti kereta terlambat atau jalan macet tidak bisa diredam. 【オ】Sebabnya adalah karena waktu tempuh diperkirakan dengan asumsi keadaan tersingkat. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, kalimat mana yang menempati urutan ke-2?

  1. ア
  2. エ
  3. ウ
  4. オ
JawabanD. オ

Urutan yang benar adalah イ→オ→エ→ア→ウ, jadi yang ke-2 adalah オ. イ memunculkan topiknya sehingga di depan. Kata "sebabnya" pada オ menerima isi イ. Bagian "kalau diperkirakan dengan waktu tersingkat" pada エ menerima オ. Frasa "ruang yang mampu meredam" pada ア menerima "tidak bisa diredam" di エ. ウ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Yang bisa menempati urutan pertama hanyalah イ karena hanya kalimat itu yang tidak memuat kata tunjuk maupun kata sambung, dan yang menyambut イ adalah オ yang dimulai dengan kata "sebabnya".

Soal 11 | Urutan: dialek dan bahasa umum

【ア】Di sisi lain, kepada lawan bicara dari daerah yang berbeda maknanya kadang tidak sampai. 【イ】Dialek adalah cara berbahasa yang diwariskan turun-temurun di tiap daerah. 【ウ】Yang dipakai untuk menambal keadaan ketika makna tidak sampai adalah bahasa umum yang berlaku di seluruh negeri. 【エ】Cara berbahasa ini mendekatkan jarak antara orang-orang yang tumbuh di daerah yang sama. 【オ】Jadi, dialek dan bahasa umum bukan soal mana yang benar, melainkan soal memakai yang mana pada saat yang mana. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. イ→エ→ウ→ア→オ
  2. イ→ウ→ア→エ→オ
  3. エ→イ→ア→ウ→オ
  4. イ→エ→ア→ウ→オ
JawabanD. イ→エ→ア→ウ→オ

Urutan yang benar adalah イ→エ→ア→ウ→オ. イ mendefinisikan dialek sehingga di depan. Frasa "cara berbahasa ini" pada エ merujuk pada イ. Kata "di sisi lain" pada ア membalikkan sisi baik yang disebut di エ. Frasa "keadaan ketika makna tidak sampai" pada ウ menerima "maknanya kadang tidak sampai" di ア. オ merangkum semuanya dengan kata "jadi" sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ア dimajukan, "di sisi lain" tidak punya lawan untuk dipertentangkan. Kalau ウ ditaruh sebelum ア, "keadaan ketika makna tidak sampai" kehilangan rujukannya.

Soal 12 | Urutan: menjemur cucian

【ア】Dengan demikian, sebagian besar akal-akalan untuk mengeringkan cucian sebenarnya adalah akal-akalan untuk menjaga agar udara yang menyentuh kain selalu baru. 【イ】Begitu udaranya menjadi lembap, penguapan melambat, jadi sebaiknya udara lembap itu ditukar dengan mengembuskan angin. 【ウ】Cucian menjadi kering karena air yang meresap ke kain menguap ke udara. 【エ】Penguapan ini berlangsung makin cepat kalau udara di sekitarnya makin kering. 【オ】Efek pertukaran itu menjadi besar bahkan hanya dengan melebarkan jarak antarcucian. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. エ→ウ→イ→オ→ア
  2. ウ→エ→イ→オ→ア
  3. ウ→オ→イ→エ→ア
  4. ウ→エ→オ→イ→ア
JawabanB. ウ→エ→イ→オ→ア

Urutan yang benar adalah ウ→エ→イ→オ→ア. ウ menjelaskan mekanisme mengeringnya cucian sehingga di depan. Frasa "penguapan ini" pada エ menerima kata menguap di ウ. Bagian "begitu udaranya menjadi lembap" pada イ menerima エ dengan membalikkannya, sebab エ mengatakan makin kering udaranya makin cepat penguapannya. Frasa "efek pertukaran itu" pada オ menerima "ditukar" di イ. ア adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau オ dimajukan, kata pertukaran belum pernah muncul. Kalau エ ditaruh paling depan, "penguapan ini" tidak punya rujukan.

Soal 13 | Urutan: daftar isi dan indeks

【ア】Daftar isi disusun menurut urutan bab dan menunjukkan bagaimana buku itu dirakit. 【イ】Kalau kita tahu kesesuaian ini, waktu membaca dari awal sampai akhir masuklah lewat daftar isi, sedangkan waktu mencari keterangan masuklah lewat indeks. 【ウ】Di awal buku biasanya ada daftar isi, dan di akhirnya ada indeks. 【エ】Sebaliknya, indeks disusun menurut urutan bunyi kata dan menunjukkan di mana letak kata yang ingin kita ketahui. 【オ】Jadi, perbedaan antara menunjukkan lewat urutan dan menunjukkan lewat kata sesuai dengan perbedaan cara membaca. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. ア→ウ→エ→オ→イ
  2. ウ→ア→エ→オ→イ
  3. ウ→オ→エ→ア→イ
  4. ウ→ア→オ→エ→イ
JawabanB. ウ→ア→エ→オ→イ

Urutan yang benar adalah ウ→ア→エ→オ→イ. ウ pertama kali menyebut daftar isi sekaligus indeks sehingga di depan. ア menjelaskan daftar isi dan menerima ウ. Kata "sebaliknya" pada エ mempertentangkan indeks dengan daftar isi di ア. オ merangkum ア dan エ dengan kata "jadi". Frasa "kesesuaian ini" pada イ menerima kata "sesuai" di オ sehingga イ di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau エ ditaruh sebelum ア, kata "sebaliknya" kehilangan pembandingnya. Kalau イ ditaruh sebelum オ, "kesesuaian ini" tidak punya rujukan.

Soal 14 | Urutan: jarak pengereman

【ア】Karena pengaruhnya berupa kuadrat, kalau kecepatannya menjadi dua kali lipat, jarak sampai berhenti kira-kira menjadi empat kali lipat. 【イ】Jarak yang ditempuh itu disebut jarak pengereman, dan makin cepat lajunya makin mendadak jarak itu memanjang. 【ウ】Dengan demikian, menurunkan kecepatan di jalan menurun berarti menyisakan ruang untuk berhenti. 【エ】Sepeda tidak langsung berhenti begitu remnya ditekan, melainkan berhenti sesudah menempuh jarak tertentu. 【オ】Jarak itu memanjang karena energi yang dimiliki benda bergerak sebanding dengan kuadrat kecepatannya. 【Pertanyaan】Kalau kalimat ア sampai オ disusun ulang menjadi satu paragraf yang runtut, urutan mana yang benar?

  1. イ→エ→オ→ア→ウ
  2. エ→イ→ア→オ→ウ
  3. エ→イ→オ→ア→ウ
  4. エ→ア→オ→イ→ウ
JawabanC. エ→イ→オ→ア→ウ

Urutan yang benar adalah エ→イ→オ→ア→ウ. エ memunculkan topiknya sehingga di depan. Frasa "jarak yang ditempuh itu" pada イ menerima "sesudah menempuh jarak tertentu" di エ. Bagian "jarak itu memanjang karena" pada オ menerima "makin mendadak jarak itu memanjang" di イ. Bagian "karena pengaruhnya berupa kuadrat" pada ア menerima "sebanding dengan kuadrat" di オ. ウ adalah kesimpulan sehingga di akhir. Semua pilihan yang salah menukar salah satu mata rantai ini: kalau ア dimajukan, kata kuadrat belum pernah muncul. Kalau イ ditaruh paling depan, "jarak yang ditempuh itu" tidak punya rujukan.

Soal 15 | Isian: sebab akibat

【Bacaan】Di kota ini sudah beberapa tahun berturut-turut curah hujannya sedikit. (bagian rumpang), sejak dahulu dibuat banyak sekali kolam penampung air untuk pertanian. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. namun (しかし, shikashi)
  2. misalnya (たとえば, tatoeba)
  3. omong-omong (ところで, tokorode)
  4. karena itu (そのため, sono tame)
JawabanD. karena itu (そのため, sono tame)

Bagian depan adalah sebabnya, yaitu hujan sedikit, dan bagian belakang adalah akibatnya, yaitu dibuatnya kolam penampung, jadi yang masuk adalah kata sambung searah "karena itu". Kalau dipakai "namun", kedua bagian itu harus bertentangan, padahal kenyataannya tidak. Kalau dipakai "misalnya", kolam penampung harus menjadi contoh konkret dari sedikitnya hujan, dan itu tidak masuk akal. "Omong-omong" adalah kata untuk berpindah topik, sedangkan di sini pembicaraannya masih satu jalur.

Soal 16 | Isian: pertentangan

【Bacaan】Rencana ini sudah disiapkan dengan waktu yang cukup panjang. (bagian rumpang), pada hari pelaksanaannya tidak berjalan seperti yang diharapkan. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. lagi pula (さらに, sara ni)
  2. jadi (だから, dakara)
  3. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  4. namun (しかし, shikashi)
JawabanD. namun (しかし, shikashi)

Kalau persiapannya memadai, semestinya berjalan lancar, tetapi bagian belakang justru berlawanan dengan perkiraan itu. Karena itu yang masuk adalah kata pertentangan "namun". "Jadi" menjadikan bagian depan sebagai sebab dan bagian belakang sebagai akibat, dan arahnya terbalik di sini. "Dengan kata lain" untuk mengulang, "lagi pula" untuk menambah; keduanya dipakai kalau kedua bagian searah.

Soal 17 | Isian: pengulangan

【Bacaan】Alat ini bekerja tanpa memakai listrik. (bagian rumpang), artinya alat ini tidak memerlukan baterai maupun sumber daya. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. namun (しかし, shikashi)
  2. misalnya (たとえば, tatoeba)
  3. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  4. sebab (なぜなら, nazenara)
JawabanC. dengan kata lain (つまり, tsumari)

Bagian belakang mengulang isi bagian depan dengan rumusan lain, dan kalimatnya pun ditutup dengan "artinya". Dari kesesuaian itu ketahuan bahwa yang masuk adalah kata pengulangan "dengan kata lain". Kalau dipakai "namun", kedua bagian harus bertentangan padahal isinya sama. Kalau "misalnya", bagian belakang harus berupa contoh konkret, dan kalau "sebab", kalimatnya harus ditutup dengan alasan.

Soal 18 | Isian: pemberian contoh

【Bacaan】Di sekitar kita ada kertas yang tidak mudah sobek meski terkena air. (bagian rumpang), kertas sintetis yang dipakai untuk peta dan label harga termasuk jenis itu. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. misalnya (たとえば, tatoeba)
  2. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  3. namun ternyata (ところが, tokoroga)
  4. oleh karena itu (したがって, shitagatte)
JawabanA. misalnya (たとえば, tatoeba)

Bagian depan adalah keterangan umum dan bagian belakang adalah barang yang konkret, jadi hubungannya pemberian contoh sehingga yang masuk adalah "misalnya". Lagi pula bagian belakang memuat frasa "termasuk jenis itu", yang persis berbentuk pengangkatan contoh dari pernyataan umum di depannya. "Oleh karena itu" menyatakan akibat, "namun ternyata" menyatakan pertentangan, dan "dengan kata lain" menyatakan pengulangan; tidak satu pun dari ketiganya memperkenalkan contoh.

Soal 19 | Isian: alasan

【Bacaan】Kalau mendaki gunung, sebaiknya membawa jaket meski sedang musim panas. (bagian rumpang), makin tinggi tempatnya makin turun suhu udaranya. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. sebab (なぜなら, nazenara)
  2. di samping itu (そのうえ, sono ue)
  3. meskipun begitu (それでも, soredemo)
  4. misalnya (たとえば, tatoeba)
JawabanA. sebab (なぜなら, nazenara)

Bagian belakang ditutup dengan bentuk yang menyatakan alasan, jadi ketahuan bahwa hubungannya adalah pemberian dasar bagi pendapat di depannya, sehingga yang masuk adalah "sebab". Kesesuaian dengan penutup kalimat itulah kuncinya. "Meskipun begitu" menyatakan pertentangan, "misalnya" menyatakan contoh, dan "di samping itu" menyatakan penambahan; tidak satu pun berpasangan dengan penutup beralasan.

Soal 20 | Isian: pembetulan

【Bacaan】Prosedur ini bukan untuk mempercepat pekerjaan. (bagian rumpang), prosedur ini untuk meningkatkan ketelitian dengan meluangkan waktu. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. jadi (だから, dakara)
  2. misalnya (たとえば, tatoeba)
  3. sebab (なぜなら, nazenara)
  4. justru (むしろ, mushiro)
JawabanD. justru (むしろ, mushiro)

Bagian depan mengingkari dengan "bukan" dan bagian belakang membetulkannya dengan "adalah", jadi ini hubungan pembetulan sehingga yang masuk adalah "justru". Pasangan seperti ini sebaiknya dihafal sebagai satu pola tetap. "Jadi" menyatakan sebab dan akibat, "sebab" menyatakan dasar, dan "misalnya" menyatakan contoh; tidak satu pun dipakai untuk membetulkan sesudah pengingkaran.

Soal 21 | Isian: pembandingan

【Bacaan】Pada kamus cetak, kata-kata di sekitar kata yang dicari ikut terbaca dengan sendirinya. (bagian rumpang), kamus elektronik dengan cepat menunjukkan kata yang dicari saja. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. sebab (なぜなら, nazenara)
  2. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  3. jadi (だから, dakara)
  4. di sisi lain (一方, ippō)
JawabanD. di sisi lain (一方, ippō)

Kamus cetak dan kamus elektronik dijajarkan lalu sifat keduanya dibandingkan, jadi yang masuk adalah kata pembanding "di sisi lain". Kedua bagian bukan sebab dan akibat sehingga "jadi" tidak cocok, dan bagian belakang bukan pengulangan bagian depan sehingga "dengan kata lain" juga tidak cocok. Kalau "sebab", kalimatnya semestinya ditutup dengan bentuk beralasan.

Soal 22 | Isian: penambahan

【Bacaan】Alat ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. (bagian rumpang), karena komponennya sedikit, perawatannya pun gampang. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. di samping itu (そのうえ, sono ue)
  2. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  3. misalnya (たとえば, tatoeba)
  4. namun (しかし, shikashi)
JawabanA. di samping itu (そのうえ, sono ue)

Bagian depan dan bagian belakang sama-sama menyebut keunggulan yang searah, dan bagian belakang menambahkan satu keunggulan lagi. Karena itu yang masuk adalah kata penambahan "di samping itu". Kalau dipakai "namun", keunggulan jadi bertabrakan dengan keunggulan sehingga janggal. Kalau "misalnya", bagian belakang harus menjadi contoh bagian depan, padahal mudahnya perawatan bukan contoh dari mudahnya dibawa.

Soal 23 | Isian: pembatasan

【Bacaan】Fasilitas ini boleh dipakai siapa saja. (bagian rumpang), khusus untuk pemakaian mesin perkakas diperlukan pendaftaran terlebih dahulu. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. hanya saja (ただし, tadashi)
  2. misalnya (たとえば, tatoeba)
  3. jadi (だから, dakara)
  4. dengan kata lain (つまり, tsumari)
JawabanA. hanya saja (ただし, tadashi)

Terhadap pernyataan "boleh dipakai siapa saja" di depan, bagian belakang menempelkan syarat pengecualian "khusus untuk hal ini". Karena itu yang masuk adalah kata pembatas "hanya saja". Kalau "jadi", bagian depan menjadi sebab dan bagian belakang akibat, padahal keharusan mendaftar bukan akibat dari bolehnya dipakai siapa saja. "Dengan kata lain" untuk mengulang dan "misalnya" untuk memberi contoh; keduanya bukan kata yang menunjukkan pengecualian.

Soal 24 | Isian: pengakuan lalu bantahan

【Bacaan】Ketepatan ramalan cuaca meningkat dari tahun ke tahun. (bagian rumpang), bukan berarti ramalan sama sekali tidak pernah meleset. 【Pertanyaan】Kata mana yang paling tepat mengisi bagian rumpang?

  1. jadi (だから, dakara)
  2. dengan kata lain (つまり, tsumari)
  3. meskipun begitu (それでも, soredemo)
  4. misalnya (たとえば, tatoeba)
JawabanC. meskipun begitu (それでも, soredemo)

Kalau ketepatannya meningkat, semestinya tidak meleset, dan perkiraan itulah yang dipatahkan bagian belakang. Bentuknya adalah mengakui bagian depan lalu menyatakan yang sebaliknya, jadi yang masuk adalah "meskipun begitu". Dengan "jadi" arahnya terbalik, dengan "dengan kata lain" tidak menjadi pengulangan, dan dengan "misalnya" bagian belakang tidak berupa contoh.

Soal 25 | Dua bagian rumpang (1)

【Bacaan】Simbol peta adalah akal-akalan untuk memuat banyak informasi pada bidang kertas yang terbatas. (rumpang A), sekolah dan rumah sakit ditandai dengan bentuk gambar sehingga tempatnya sudah bisa dikenali tanpa menuliskan huruf apa pun. (rumpang B), bagi orang yang tidak tahu arti simbolnya, informasi itu tidak sampai. 【Pertanyaan】Pasangan kata mana yang paling tepat mengisi rumpang A dan rumpang B?

  1. A misalnya (たとえば) / B jadi (だから)
  2. A dengan kata lain (つまり) / B jadi (だから)
  3. A misalnya (たとえば) / B namun (しかし)
  4. A namun (しかし) / B misalnya (たとえば)
JawabanC. A misalnya (たとえば) / B namun (しかし)

Sesudah A muncul cerita konkret tentang simbol sekolah dan rumah sakit, jadi itu contoh bagi pernyataan umum di depannya sehingga A diisi "misalnya". Sesudah B muncul kalimat "informasi itu tidak sampai", yang membalikkan alur sebelumnya yang menyebut simbol itu praktis, jadi B diisi kata pertentangan "namun". Menaruh "namun" di A keliru karena kedua bagian tidak bertentangan, dan menaruh "jadi" di B membuat ketidaksampaian informasi seolah lahir dari kepraktisan, sehingga alurnya tidak nyambung.

Soal 26 | Dua bagian rumpang (2)

【Bacaan】Kalau setiap hari bangun pada jam yang sama, tubuh akan terbangun sendiri pada jam yang tetap itu. (rumpang A), kalau pada hari libur jam hidup kita digeser jauh, kerja tubuh itu menjadi kacau. (rumpang B), pada hari libur pun sebaiknya jam bangun tidak banyak diubah. 【Pertanyaan】Pasangan kata mana yang paling tepat mengisi rumpang A dan rumpang B?

  1. A jadi (だから) / B namun ternyata (ところが)
  2. A dengan kata lain (つまり) / B namun ternyata (ところが)
  3. A namun ternyata (ところが) / B misalnya (たとえば)
  4. A namun ternyata (ところが) / B jadi (だから)
JawabanD. A namun ternyata (ところが) / B jadi (だから)

Sesudah A muncul kata "menjadi kacau", yang berlawanan dengan isi di depannya yang menyebut irama tubuh menjadi teratur, jadi A diisi kata pertentangan "namun ternyata". Sesudah B muncul saran "sebaiknya tidak banyak diubah", yang merupakan kesimpulan yang ditarik dari kekacauan tadi, jadi B diisi kata searah "jadi". Menaruh "jadi" di A membuat kekacauan seolah akibat dari teraturnya irama, sehingga saling bertabrakan. Menaruh "misalnya" di B membuat saran itu seolah contoh dari kekacauan.

Soal 27 | Dua bagian rumpang (3)

【Bacaan】Catatan dalam bentuk elektronik lebih hemat tempat daripada kertas dan lebih cepat dicari. (rumpang A), begitu perangkatnya tidak bisa lagi membacanya, isinya jadi tak terjangkau. (rumpang B), catatan yang penting sebaiknya disimpan dalam beberapa bentuk yang berbeda. 【Pertanyaan】Pasangan kata mana yang paling tepat mengisi rumpang A dan rumpang B?

  1. A namun (しかし) / B dengan kata lain (つまり)
  2. A namun (しかし) / B karena itulah (そこで)
  3. A karena itulah (そこで) / B namun (しかし)
  4. A dengan kata lain (つまり) / B karena itulah (そこで)
JawabanB. A namun (しかし) / B karena itulah (そこで)

Di depan A adalah keunggulan catatan elektronik dan di belakangnya adalah kelemahannya, jadi A diisi kata pertentangan "namun". Di belakang B adalah langkah penanggulangan atas kelemahan itu, jadi B diisi "karena itulah". Menaruh "karena itulah" di A membuat kerugian seolah langkah yang diambil setelah keunggulan, sehingga alurnya tidak nyambung. Menaruh "dengan kata lain" di B membuat penanggulangan itu seolah hanya pengulangan kelemahan tadi.

Soal 28 | Susunan frasa: nama kota

【Awal kalimat】私は (watashi wa, saya, penanda topik) 【ア】住んでいる (sunde iru, tinggal di) 【イ】兄が (ani ga, kakak laki-laki, penanda subjek) 【ウ】町の (machi no, milik kota) 【エ】名前を (namae o, nama, penanda objek) 【オ】覚えた (oboeta, telah menghafal) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 私は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. イ→エ→ウ→ア→オ
  2. ア→イ→ウ→エ→オ
  3. イ→ア→ウ→エ→オ
  4. イ→ア→エ→ウ→オ
JawabanC. イ→ア→ウ→エ→オ

Kalimat lengkapnya adalah 私は兄が住んでいる町の名前を覚えた, saya telah menghafal nama kota tempat kakak saya tinggal. Penanda topik は tidak boleh masuk ke dalam bagian yang menerangkan kata benda, jadi 私は tersambung ke predikat di ujung kalimat, yaitu 覚えた. Dengan begitu 兄が menjadi subjek di dalam bagian penerang dan bergantung pada kata kerja taktransitif 住んでいる. 住んでいる menerangkan 町, 町の menerangkan 名前, dan 名前を menjadi objek dari 覚えた. Karena 住んでいる adalah kata kerja taktransitif yang tidak dapat mengambil objek, susunan apa pun yang menjadikannya predikat di ujung kalimat tidak berterima.

Soal 29 | Susunan frasa: perusahaan

【Awal kalimat】彼は (kare wa, dia, penanda topik) 【ア】会社の (kaisha no, milik perusahaan) 【イ】知らなかった (shiranakatta, tidak tahu) 【ウ】父が (chichi ga, ayah, penanda subjek) 【エ】場所を (basho o, tempat, penanda objek) 【オ】勤めている (tsutomete iru, bekerja di) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 彼は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. ウ→オ→エ→ア→イ
  2. オ→ウ→ア→エ→イ
  3. ウ→エ→ア→オ→イ
  4. ウ→オ→ア→エ→イ
JawabanD. ウ→オ→ア→エ→イ

Kalimat lengkapnya adalah 彼は父が勤めている会社の場所を知らなかった, dia tidak tahu letak perusahaan tempat ayahnya bekerja. 彼は adalah topik induk kalimat sehingga tersambung ke predikat 知らなかった, sedangkan 父が adalah subjek bagian penerang yang bergantung pada kata kerja taktransitif 勤めている. 勤めている menerangkan 会社, 会社の menerangkan 場所, dan 場所を menjadi objek dari 知らなかった. Karena 勤めている tidak mengambil unsur bertanda を, ia tidak dapat ditaruh di ujung kalimat.

Soal 30 | Susunan frasa: peta desa

【Awal kalimat】私たちは (watashitachi wa, kami, penanda topik) 【ア】村の (mura no, milik desa) 【イ】見つけた (mitsuketa, telah menemukan) 【ウ】地図を (chizu o, peta, penanda objek) 【エ】祖父が (sofu ga, kakek, penanda subjek) 【オ】育った (sodatta, dibesarkan) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 私たちは sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. エ→オ→ア→ウ→イ
  2. エ→ウ→ア→オ→イ
  3. エ→オ→ウ→ア→イ
  4. オ→エ→ア→ウ→イ
JawabanA. エ→オ→ア→ウ→イ

Kalimat lengkapnya adalah 私たちは祖父が育った村の地図を見つけた, kami menemukan peta desa tempat kakek dibesarkan. 私たちは adalah topik yang tersambung ke predikat 見つけた, sedangkan 祖父が adalah subjek bagian penerang yang bergantung pada 育った. 育った menerangkan 村, 村の menerangkan 地図, dan 地図を menjadi objek dari 見つけた. Karena 育った adalah kata kerja taktransitif yang tidak mengambil objek, susunan yang menaruhnya di ujung kalimat tidak berterima.

Soal 31 | Susunan frasa, urutan keempat

【Awal kalimat】店員は (ten'in wa, pramuniaga, penanda topik) 【ア】並んでいる (narande iru, sedang berbaris) 【イ】客が (kyaku ga, pelanggan, penanda subjek) 【ウ】列の (retsu no, milik antrean) 【エ】人数を (ninzū o, jumlah orang, penanda objek) 【オ】数えた (kazoeta, telah menghitung) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 店員は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Bagian mana yang menempati urutan ke-4?

  1. エ
  2. イ
  3. オ
  4. ア
JawabanA. エ

Kalimat lengkapnya adalah 店員は客が並んでいる列の人数を数えた, pramuniaga menghitung jumlah orang pada antrean tempat para pelanggan berbaris, dengan urutan イ→ア→ウ→エ→オ. Karena itu yang ke-4 adalah エ. 店員は adalah topik induk kalimat yang tersambung ke 数えた, sedangkan 客が adalah subjek dari kata kerja taktransitif 並んでいる. 並んでいる menerangkan 列, 列の menerangkan 人数, dan 人数を menjadi objek dari 数えた.

Soal 32 | Susunan frasa: sekolah

【Awal kalimat】先生は (sensei wa, guru, penanda topik) 【ア】歴史を (rekishi o, sejarah, penanda objek) 【イ】生徒が (seito ga, murid, penanda subjek) 【ウ】話した (hanashita, telah menceritakan) 【エ】通っている (kayotte iru, bersekolah di) 【オ】学校の (gakkō no, milik sekolah) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 先生は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. イ→エ→オ→ア→ウ
  2. イ→エ→ア→オ→ウ
  3. イ→ア→オ→エ→ウ
  4. エ→イ→オ→ア→ウ
JawabanA. イ→エ→オ→ア→ウ

Kalimat lengkapnya adalah 先生は生徒が通っている学校の歴史を話した, guru menceritakan sejarah sekolah tempat para murid bersekolah. 先生は adalah topik induk kalimat yang tersambung ke predikat 話した, sedangkan 生徒が adalah subjek dari kata kerja taktransitif 通っている. 通っている menerangkan 学校, 学校の menerangkan 歴史, dan 歴史を menjadi objek dari 話した. Karena 通っている tidak mengambil unsur bertanda を, ia tidak dapat ditaruh di ujung kalimat, sehingga urutannya hanya ada satu kemungkinan.

Soal 33 | Susunan frasa: foto gunung

【Awal kalimat】姉は (ane wa, kakak perempuan, penanda topik) 【ア】撮った (totta, telah memotret) 【イ】残っている (nokotte iru, masih tersisa) 【ウ】雪が (yuki ga, salju, penanda subjek) 【エ】山の (yama no, milik gunung) 【オ】写真を (shashin o, foto, penanda objek) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 姉は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. イ→ウ→エ→オ→ア
  2. ウ→オ→エ→イ→ア
  3. ウ→イ→オ→エ→ア
  4. ウ→イ→エ→オ→ア
JawabanD. ウ→イ→エ→オ→ア

Kalimat lengkapnya adalah 姉は雪が残っている山の写真を撮った, kakak perempuan saya memotret gunung yang saljunya masih tersisa. 姉は adalah topik yang tersambung ke 撮った, sedangkan 雪が adalah subjek dari kata kerja taktransitif 残っている. 残っている menerangkan 山, 山の menerangkan 写真, dan 写真を menjadi objek dari 撮った. Karena 残っている tidak dapat mengambil objek, susunan seperti 写真を残っている tidak berterima.

Soal 34 | Susunan frasa: payung

【Awal kalimat】私は (watashi wa, saya, penanda topik) 【ア】貸して (kashite, meminjamkan, bentuk penyambung) 【イ】傘を (kasa o, payung, penanda objek) 【ウ】友人が (yūjin ga, teman, penanda subjek) 【エ】返した (kaeshita, telah mengembalikan) 【オ】くれた (kureta, melakukannya untuk saya, kata kerja bantu) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 私は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Urutan mana yang benar?

  1. ウ→ア→イ→オ→エ
  2. ウ→ア→オ→イ→エ
  3. ウ→イ→オ→ア→エ
  4. ア→ウ→オ→イ→エ
JawabanB. ウ→ア→オ→イ→エ

Kalimat lengkapnya adalah 私は友人が貸してくれた傘を返した, saya mengembalikan payung yang dipinjamkan teman kepada saya. 貸して dan kata kerja bantu くれた adalah satu pasangan yang tidak boleh dipisah; keduanya bersama-sama menjadi satu predikat yang menerangkan 傘. Karena くれる hanya mengambil subjek selain si pembicara, 私は tidak bisa dijadikan subjek dari 貸してくれた. Dengan demikian yang menjadi subjek bagian penerang pastilah 友人が, sedangkan 傘を menjadi objek dari predikat induk 返した.

Soal 35 | Susunan frasa, urutan kedua

【Awal kalimat】担当者は (tantōsha wa, penanggung jawab, penanda topik) 【ア】会場の (kaijō no, milik tempat acara) 【イ】作った (tsukutta, telah membuat) 【ウ】利用者が (riyōsha ga, pengguna, penanda subjek) 【エ】集まる (atsumaru, berkumpul) 【オ】見取り図を (mitorizu o, denah, penanda objek) 【Pertanyaan】Pakai seluruh ア sampai オ menyambung awal kalimat 担当者は sehingga terbentuk satu kalimat yang bermakna. Bagian mana yang menempati urutan ke-2?

  1. ウ
  2. ア
  3. エ
  4. オ
JawabanC. エ

Kalimat lengkapnya adalah 担当者は利用者が集まる会場の見取り図を作った, penanggung jawab membuat denah tempat acara yang didatangi para pengguna, dengan urutan ウ→エ→ア→オ→イ. Karena itu yang ke-2 adalah エ. 担当者は adalah topik induk kalimat yang tersambung ke 作った, sedangkan 利用者が adalah subjek dari kata kerja taktransitif 集まる. 集まる menerangkan 会場, 会場の menerangkan 見取り図, dan 見取り図を menjadi objek dari 作った. Karena 集まる tidak mengambil objek, ia tidak dapat ditaruh di ujung kalimat.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang