1. Pertukaran kartu nama (urutan menyerahkan, cara menerima, pertukaran serentak, cara meletakkan di meja)
Kartu nama diperlakukan sama seperti wajah pemiliknya. Bila urutan menyerahkan, cara menerima, sampai cara meletakkannya di meja sudah menjadi satu alur, Anda tidak akan panik pada beberapa puluh detik pertemuan pertama.
Ketika Anda dipersilakan masuk ke ruang tamu dan menunggu sambil duduk, penanggung jawabnya masuk. Dari sinilah pertukaran kartu nama dimulai. Pertama, berdirilah dan bergeraklah ke posisi yang tidak menempatkan meja atau tas di antara Anda dan lawan. Menyerahkan kartu dengan mengulurkan tangan melewati meja adalah cara ringkas, dan dihindari pada pertemuan pertama yang bersifat resmi. Simpanlah tempat kartu nama di tempat yang mudah dijangkau agar tidak perlu waktu untuk mengaduk-aduk dasar tas. Sebelum berangkat, pastikan kartu nama tidak terlipat sudutnya atau kotor, nama bagian dan nomor teleponnya tidak masih yang lama, dan jumlahnya lebih banyak daripada jumlah orang yang direncanakan.
Kebiasaan yang berlaku luas adalah pihak yang berkunjung menyerahkan lebih dulu, dan pihak yang kedudukannya lebih rendah menyerahkan lebih dulu. Antara penjual dan pembeli, penjuallah yang menyerahkan lebih dulu. Tinggi rendahnya jabatan adalah patokan untuk menentukan urutan di dalam pihak yang sama atau ketika kedua belah pihak terdiri atas beberapa orang; hubungan antara yang berkunjung dan yang menerima kunjungan lebih diutamakan. Saat menyerahkan, letakkan kartu nama di atas tempat kartu nama, arahkan hurufnya menghadap lawan, dan ulurkan dengan kedua tangan setinggi dada. Bersamaan dengan itu, sebutkan nama perusahaan, nama bagian, lalu nama diri secara berurutan. Kartu nama tidak dibaca pada saat itu juga, jadi menyampaikannya dengan suara punya makna tersendiri. Bila lawan menyerahkan lebih dulu, terimalah dahulu, tambahkan "moushiokuremashita" (maaf, saya terlambat menyebutkan diri), lalu serahkan kartu nama Anda.
Pada kenyataannya, lebih sering keduanya menyerahkan pada saat bersamaan, dan ini disebut pertukaran serentak. Sambil mengulurkan kartu nama Anda dengan tangan kanan, terimalah kartu lawan dengan tempat kartu nama yang dipegang di tangan kiri, dan setelah diterima segera pindahkan ke kedua tangan. Pada saat itu, jangan menaruh jari di atas tulisan nama perusahaan atau nama orangnya. Bila ada nama yang tidak Anda ketahui cara bacanya, tidak apa-apa menanyakannya saat itu juga dengan "shitsurei desu ga, nan to oyomi sureba yoroshii deshou ka". Bila Anda terus memanggilnya berdasarkan dugaan, kesalahan itu akan mengendap dan sulit dikoreksi belakangan. Pada kombinasi Anda bersama atasan dan pihak sana juga beberapa orang, yang lebih tinggi kedudukannya dari kedua belah pihak bertukar lebih dulu, disusul oleh yang lebih rendah.
Setelah pertukaran selesai, duduklah. Kartu nama yang diterima diletakkan di bagian depan meja mengikuti susunan tempat duduk lawan, sehingga Anda bisa berbicara tanpa tertukar antara nama dan wajah. Bila hanya satu lembar, letakkan di atas tempat kartu nama. Selama pertemuan, biarkan tetap di luar, dan pada akhirnya simpan mengikuti gerak lawan. Menyimpannya lebih dulu terlihat seperti isyarat bahwa Anda ingin cepat mengakhiri pertemuan. Bila Anda sadar kehabisan kartu nama, jangan menyembunyikannya; mintalah maaf dengan "moushiwake gozaimasen, meishi o kirashite orimasu", sebutkan diri Anda secara lisan, lalu serahkan kartu pada kesempatan lain atau kirim lewat pos. Perlu diketahui, kartu nama yang Anda terima memuat nama dan kontak sehingga tergolong informasi pribadi, jadi simpanlah dengan cara yang ditetapkan perusahaan dan musnahkan pula menurut prosedur yang ditetapkan.
Siapa yang menyerahkan kartu nama lebih dulu
Situasi
Pihak yang menyerahkan lebih dulu
Cara berpikirnya
Mengunjungi perusahaan lawan
Pihak yang berkunjung
Sudah semestinya pihak yang bertandang menyebut diri lebih dulu
Penjual dan pembeli bertemu
Pihak penjual
Pihak yang kedudukannya lebih rendah menyerahkan lebih dulu
Menyambut tamu di perusahaan sendiri
Pihak yang datang berkunjung
Hubungan antara yang berkunjung dan yang menerima lebih diutamakan
Kedua pihak hadir beberapa orang
Yang lebih tinggi kedudukannya lebih dulu
Di dalam pihak yang sama, urutannya mengikuti jabatan
Wadah untuk membawa kartu nama yang sekaligus menjadi alas saat menyerahkannya. Saat menyerahkan, kartu diletakkan di atasnya; saat menerima, wadah itu dipegang di tangan kiri sebagai penampan.
Asas urutan menyerahkan
Kebiasaan bahwa pihak yang berkunjung dan pihak yang kedudukannya lebih rendah menyerahkan lebih dulu. Tinggi rendahnya jabatan adalah patokan untuk urutan di dalam pihak yang sama atau saat beberapa orang berhadapan dengan beberapa orang.
Pertukaran serentak
Bentuk ketika kedua pihak mengulurkan kartu nama pada saat bersamaan. Serahkan dengan tangan kanan, terima dengan tempat kartu nama di tangan kiri, dan setelah diterima pindahkan ke kedua tangan.
Cara meletakkan kartu nama
Setelah duduk, kartu diletakkan di bagian depan meja mengikuti susunan tempat duduk lawan. Bila hanya satu lembar, diletakkan di atas tempat kartu nama.
Saat kehabisan kartu nama
Tindakan berupa meminta maaf atas kenyataan itu, menyebut diri secara lisan, lalu menyerahkan kartu di lain hari atau mengirimkannya lewat pos. Bila hanya diam dan menerima saja, lawan tidak memegang kontak Anda.
Choudai suru (頂戴する)
Ungkapan yang dipakai saat menerima kartu nama. Bila Anda mengucapkan "choudai itashimasu" sambil menerima dengan kedua tangan, gerakan dan kata-kata menjadi selaras.
Pengelolaan kartu nama
Kartu nama yang diterima memuat nama, afiliasi, dan kontak sehingga merupakan informasi pribadi; simpanlah menurut aturan perusahaan dan musnahkan pula dengan cara yang ditetapkan.
Contoh soal
Pihak lawan mengulurkan kartu namanya lebih dulu. Bagaimana Anda menanggapinya?
Jawaban dan penjelasan Terimalah dulu dengan kedua tangan, tambahkan "moushiokuremashita", lalu serahkan kartu nama Anda. Aslinya pihak yang berkunjung menyerahkan lebih dulu, tetapi bila Anda menyinggung keterlambatan itu lalu melanjutkan, alurnya tidak menjadi kacau.
Anda berkunjung berdua dengan atasan, dan dari pihak sana keluar 2 orang. Dengan urutan apa pertukaran dilakukan?
Jawaban dan penjelasan Yang lebih tinggi kedudukannya dari kedua belah pihak bertukar lebih dulu, disusul yang lebih rendah. Bila yang lebih rendah menyerahkan lebih dulu, salam antara yang lebih tinggi jadi tertunda.
Di tempat yang Anda kunjungi, Anda sadar kehabisan kartu nama. Apa yang Anda lakukan?
Jawaban dan penjelasan Mintalah maaf atas kenyataan bahwa Anda kehabisan, sebutkan diri Anda secara lisan, lalu serahkan kartu di lain hari atau kirim lewat pos. Menyerahkan kartu nama atasan sebagai gantinya tidak menjadi perkenalan diri Anda.
Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas
2. Urutan memperkenalkan (orang perusahaan sendiri lebih dulu, yang lebih rendah lebih dulu)
Siapa yang diperkenalkan lebih dulu. Satu titik inilah yang menentukan kesan suatu pertemuan. Ingatlah dengan 2 sumbu: dalam perusahaan dan luar perusahaan, serta yang lebih tinggi dan yang lebih rendah.
Ketika Anda mengunjungi mitra bisnis sambil membawa atasan, atau ketika Anda mempertemukan atasan Anda dengan tamu, yang menghubungkan keduanya adalah Anda sebagai pihak yang memperkenalkan. Tujuan perkenalan adalah memudahkan keduanya memulai percakapan sesudah itu. Karena itu, jangan berhenti pada penyebutan nama saja; tambahkan secara singkat informasi yang bisa menjadi pintu masuk pembicaraan, seperti nama perusahaan, bagian, dan pekerjaan yang ditanganinya. Sebaliknya, hal pribadi seperti daerah asal dan susunan keluarga, serta penilaian terhadap orang itu, jangan diangkat tanpa persetujuan yang bersangkutan.
Asas urutannya ada 2. Yang pertama lahir dari cara berpikir bahwa informasi diberikan lebih dulu kepada pihak yang patut ditinggikan. Terhadap orang luar perusahaan, orang dari perusahaan sendiri termasuk pihak sendiri, jadi orang perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dulu kepada orang luar. Yang kedua berlaku di dalam pihak yang sama: orang yang kedudukannya lebih rendah diperkenalkan lebih dulu kepada yang lebih tinggi. Bila di dalam perusahaan Anda mempertemukan kepala bagian dengan karyawan baru, karyawan barulah yang diperkenalkan lebih dulu kepada kepala bagian.
Ada situasi ketika kedua asas ini tampak bertabrakan, yaitu saat mempertemukan kepala bagian dari mitra bisnis dengan direktur perusahaan Anda. Kalau hanya dilihat dari jabatan, direktur lebih tinggi; tetapi terhadap lawan dari luar perusahaan, pihak perusahaan sendiri adalah pihak sendiri tanpa memandang tinggi jabatannya, jadi direktur perusahaan Anda diperkenalkan lebih dulu kepada kepala bagian mitra bisnis. Tinggi rendahnya jabatan adalah patokan untuk menentukan urutan di dalam pihak yang sama, dan tidak melampaui pembedaan antara dalam dan luar perusahaan. Bila di satu pihak ada beberapa orang, perkenalkanlah berurutan mulai dari yang kedudukannya paling tinggi.
Gerak pihak yang diperkenalkan pun sudah tertentu. Berdirilah sebelum perkenalan dimulai, dan selama perkenalan berlangsung menghadaplah ke arah lawan sambil menunggu. Bila di tengah jalan Anda mengeluarkan kartu nama sendiri atau mulai menambahkan keterangan, alurnya terputus. Sebutkan diri Anda sendiri setelah perkenalan selesai, lalu beralih ke pertukaran kartu nama. Ketika memanggil lawan dalam percakapan setelah perkenalan, tambahkan sama pada namanya atau sebutkan namanya beserta jabatannya. Memanggil dengan jabatan saja atau dengan "sochira-sama" membuat siapa yang dimaksud menjadi kabur. Perlu dicatat, bila mitra bisnis meminta Anda memperkenalkan penanggung jawab dari perusahaan lain, pastikan dahulu kepada penanggung jawab tersebut dan pertemukan mereka setelah memperoleh persetujuannya. Kontak adalah informasi milik orang itu sendiri, bukan sesuatu yang diserahkan kepada pihak ketiga tanpa izin.
Siapa yang diperkenalkan lebih dulu
Kombinasi
Orang yang diperkenalkan lebih dulu
Alasan
Atasan perusahaan sendiri dan penanggung jawab mitra bisnis
Atasan perusahaan sendiri
Terhadap lawan dari luar perusahaan, orang perusahaan sendiri termasuk pihak sendiri
Direktur perusahaan sendiri dan kepala bagian mitra bisnis
Direktur perusahaan sendiri
Tinggi jabatan tidak melampaui pembedaan antara dalam dan luar perusahaan
Kepala bagian internal dan karyawan baru internal
Karyawan baru
Di dalam pihak yang sama, orang yang lebih rendah diperkenalkan lebih dulu
Di satu pihak ada beberapa orang
Berurutan dari yang kedudukannya paling tinggi
Urutan di dalam pihak yang sama ditentukan menurut jabatan
Asas bahwa orang perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dulu kepada orang luar, dan orang yang lebih rendah diperkenalkan lebih dulu kepada yang lebih tinggi. Anda tidak akan bingung bila berpikir bahwa informasi diberikan lebih dulu kepada pihak yang patut ditinggikan.
Pihak sendiri dan pihak luar
Terhadap lawan dari luar perusahaan, orang perusahaan sendiri diperlakukan sebagai pihak sendiri tanpa memandang jabatan. Karena itu direktur perusahaan sendiri pun diperkenalkan lebih dulu kepada kepala bagian mitra bisnis.
Mempertemukan
Tindakan menghubungkan dua orang yang belum saling kenal. Bila afiliasi dan bidang tugasnya ditambahkan secara singkat, keduanya lebih mudah memulai percakapan sesudah itu.
Sikap selama diperkenalkan
Berdiri sebelum perkenalan dimulai, menunggu sampai selesai, baru menyebutkan diri sendiri. Jangan mengeluarkan kartu nama atau mulai berbicara di tengah jalan.
Persetujuan untuk memperkenalkan
Saat memperkenalkan pihak ketiga, mintalah persetujuan orang yang bersangkutan lebih dahulu. Kontak dan kartu nama adalah informasi milik orang itu dan tidak diserahkan tanpa izin.
Cara memanggil
Setelah perkenalan, panggillah dengan menambahkan sama pada nama atau dengan menyebut nama beserta jabatan. Hindari memanggil dengan jabatan saja, dengan "sochira-sama", atau dengan nama kecil.
Contoh soal
Anda mempertemukan kepala seksi perusahaan sendiri dengan kepala bagian mitra bisnis. Siapa yang diperkenalkan lebih dulu?
Jawaban dan penjelasan Kepala seksi perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dulu kepada kepala bagian mitra bisnis. Dari segi jabatan kepala bagian lebih tinggi, tetapi terhadap lawan dari luar perusahaan, orang perusahaan sendiri termasuk pihak sendiri sehingga pihak sendirilah yang diperkenalkan lebih dulu.
Di dalam perusahaan, Anda mempertemukan kepala bagian dengan karyawan baru. Siapa yang diperkenalkan lebih dulu?
Jawaban dan penjelasan Karyawan baru diperkenalkan lebih dulu kepada kepala bagian. Di dalam pihak yang sama, orang yang lebih rendah diperkenalkan lebih dulu kepada yang lebih tinggi.
Mitra bisnis meminta Anda memperkenalkan kenalan Anda dari perusahaan lain. Apa yang Anda lakukan?
Jawaban dan penjelasan Tanyakan lebih dahulu kepada orang yang bersangkutan apakah boleh diperkenalkan, dan pertemukan mereka setelah memperoleh persetujuannya. Hindari menyerahkan kontak atau informasi kartu namanya tanpa izin.
Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas
3. Kunjungan (membuat janji, kedatangan, mantel, resepsionis, ruang tamu, pamit)
Kunjungan sudah dimulai sebelum Anda melangkah masuk pintu depan. Kita akan menelusuri polanya mengikuti alur waktu, dari cara membuat janji sampai salam perpisahan.
Pertama, buatlah janji. Baik lewat telepon maupun surel, isi yang disampaikan sama: keperluannya, perkiraan lama waktunya, beberapa pilihan tanggal dan jam yang Anda harapkan, serta jumlah dan nama orang yang ikut bila ada. Baru setelah mengetahui semua itu, pihak lawan bisa menentukan siapa yang akan menemui, ruangan mana yang dipakai, dan apa yang perlu disiapkan. Untuk tanggal dan jam, dahulukan kesempatan pihak lawan. Setelah ditetapkan, catatlah tanggal dan jam, tempat, nama bagian dan penanggung jawab pihak sana, serta cara menuju ke sana, lalu pastikan kembali jadwalnya sehari sebelumnya. Perubahan atau pembatalan disampaikan segera pada saat diketahui.
Pada hari itu, tibalah di gedung 10 menit sebelumnya, rapikan penampilan di toilet atau di dekat situ, lalu atur agar Anda muncul di resepsionis 5 menit sebelum janji. Bila Anda sudah muncul di resepsionis 30 menit lebih awal, Anda memanggil keluar lawan yang sedang bersiap dan justru merepotkannya. Bila tiba tepat pada jamnya, Anda terlambat sebanyak waktu perjalanan dari resepsionis ke ruangan. Bila Anda mungkin terlambat karena gangguan transportasi, teleponlah pihak sana pada saat Anda mengetahuinya, sampaikan keadaannya dan perkiraan kedatangan, lalu mintalah petunjuk. Surel belum tentu dilihat lawan, jadi jangan dipakai untuk pemberitahuan yang mendesak.
Kebiasaannya, mantel dilepas sebelum masuk ke gedung pihak lawan. Ini berasal dari cara berpikir untuk tidak membawa masuk debu dari luar. Mantel yang sudah dilepas dibawa disampirkan di lengan dengan bagian dalamnya di sisi luar, dan payung diletakkan di tempat payung di pintu masuk atau dimasukkan ke kantong payung. Di resepsionis, sebutkan nama perusahaan dan nama Anda, nama bagian dan nama orang yang berjanji dengan Anda, serta jam janjinya. Bila keempat hal ini lengkap, mereka bisa menyambungkan Anda. Isi keperluan tidak perlu dijelaskan sampai rinci di resepsionis.
Setelah dipersilakan masuk ke ruang tamu, duduklah di kursi yang ditawarkan. Memang ada asas bahwa pengunjung duduk di kursi bawah (shimoza), tetapi ketika pihak yang menerima menawarkan kursi, menurutinya dengan tulus itulah yang sesuai adab. Bila tidak ada arahan, tunggulah di kursi bawah. Tas diletakkan di dekat kaki, bukan di atas meja atau di kursi sebelah. Bahan atau tempelan yang ada di ruangan jangan diambil, dan minuman yang disuguhkan baru disentuh setelah penanggung jawabnya datang dan mempersilakan. Begitu penanggung jawab masuk, berdirilah dan berilah salam.
Setelah urusan selesai, Andalah yang mengakhiri pertemuan. Pihak lawan berada pada posisi yang sulit mengatakannya, jadi kalau Anda menunggu, pertemuan akan berlarut lebih lama daripada perlunya. Sampaikan terima kasih, bereskan bahan-bahan, dan pakailah mantel setelah keluar dari gedung. Bila Anda diantar sampai lift, setelah masuk berbaliklah menghadap keluar dan tundukkan kepala sampai pintunya tertutup. Sebab pihak yang mengantar tetap berdiri sampai pintu tertutup. Sehari setelah kunjungan, bila Anda menyampaikan terima kasih sekaligus merapikan hal-hal yang sudah diputuskan saat itu dan langkah berikutnya kepada penanggung jawabnya, tidak akan tertinggal perbedaan pemahaman.
Patokan waktu dalam berkunjung
Saat
Patokan
Yang dilakukan
Sehari sebelumnya
Sampai sore hari
Memastikan tanggal dan jam, tempat, nama penanggung jawab, dan cara menuju ke sana
Hari itu
10 menit sebelum janji
Tiba di gedung dan merapikan penampilan
Hari itu
5 menit sebelum janji
Melepas mantel lalu menyebutkan diri di resepsionis
Saat mungkin terlambat
Pada saat diketahui
Menyampaikan keadaan dan perkiraan kedatangan lewat telepon
Keesokan harinya
Dengan patokan sebelum tengah hari
Menyampaikan terima kasih serta hal yang sudah diputuskan dan langkah berikutnya
Janji untuk berkunjung. Dibuat dengan menyampaikan keperluan, lama waktu, pilihan tanggal dan jam, serta jumlah orang yang ikut. Untuk tanggal dan jam, kesempatan pihak lawan didahulukan.
Ke resepsionis 5 menit sebelumnya
Patokannya, Anda muncul di resepsionis 5 menit sebelum janji. Tibalah di gedung 10 menit sebelumnya, rapikan penampilan, baru menuju resepsionis. Datang terlalu awal pun membuat lawan terburu-buru bersiap.
Perlakuan terhadap mantel
Kebiasaan melepasnya sebelum masuk ke gedung pihak lawan. Dibawa disampirkan di lengan dengan bagian dalamnya di sisi luar, dan saat pulang dipakai setelah keluar dari gedung.
Menyebutkan diri di resepsionis
Menyampaikan 4 hal: nama perusahaan, nama sendiri, nama bagian dan nama orang yang berjanji, serta jam janjinya. Isi keperluan tidak perlu dijelaskan.
Menunggu di kursi bawah
Duduk menunggu di kursi bawah (shimoza) bila tidak ada arahan. Namun bila pihak yang menerima menawarkan suatu kursi, duduk di kursi itulah yang sesuai adab.
Pamit (jikyo, 辞去)
Meninggalkan tempat yang dikunjungi. Setelah urusan selesai, pihak yang berkunjunglah yang mengakhiri pertemuan, dan itulah bentuk menghargai waktu lawan.
Contoh soal
Anda berkunjung dengan janji pukul 14.00. Sekitar pukul berapa sebaiknya Anda muncul di resepsionis?
Jawaban dan penjelasan Patokannya sekitar pukul 13.55. Tibalah di gedung 10 menit sebelumnya untuk merapikan penampilan, lalu atur agar muncul di resepsionis 5 menit sebelumnya. Bila 30 menit lebih awal, Anda memanggil keluar lawan yang sedang bersiap.
Di ruang tamu, Anda ditawari kursi yang termasuk kursi atas. Apa yang Anda lakukan?
Jawaban dan penjelasan Turuti tawarannya dan duduklah di kursi itu. Memang ada asas bahwa pengunjung duduk di kursi bawah, tetapi menawarkan kursi adalah bentuk perhatian pihak yang menerima, jadi menurutinya dengan tulus sesuai adab. Begitu penanggung jawab masuk, berdirilah.
Penanggung jawab mengantar Anda sampai lift. Apa yang Anda lakukan setelah masuk lift?
Jawaban dan penjelasan Setelah masuk, berbaliklah menghadap keluar dan tundukkan kepala sampai pintunya tertutup. Pihak yang mengantar tetap berdiri sampai pintu tertutup, jadi bila Anda lebih dulu memunggunginya, perasaan kedua pihak jadi tidak bertemu.
Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas
Kuis pemahaman
Soal 1 | Urutan menyodorkan
Anda bertukar meishi (名刺 — kartu nama) dengan penanggung jawab di tempat yang Anda kunjungi. Pihak mana yang menyodorkan kartu namanya lebih dahulu?
Orang dengan jabatan lebih tinggi menyodorkannya lebih dahulu
Orang yang lebih dahulu masuk ruangan menyodorkannya lebih dahulu
Pihak yang dikunjungi menyodorkannya lebih dahulu
Pihak yang berkunjung menyodorkannya lebih dahulu
JawabanD. Pihak yang berkunjung menyodorkannya lebih dahulu
Kebiasaan yang berlaku luas adalah meishi disodorkan lebih dahulu oleh pihak yang berkunjung, yaitu pihak yang kedudukannya lebih rendah dalam situasi itu. Tinggi rendahnya jabatan adalah patokan untuk menentukan urutan di dalam satu pihak atau ketika kedua pihak terdiri atas beberapa orang; hubungan berkunjung dan menerima kunjunganlah yang lebih dahulu berlaku.
Soal 2 | Cara menyerahkan
Mana gerakan yang TIDAK tepat ketika menyerahkan meishi (名刺) sendiri kepada lawan?
Menyerahkannya sambil menyebutkan nama perusahaan, nama divisi, lalu nama diri secara berurutan
Memegangnya dengan dua tangan dan menyodorkannya setinggi dada
Menyodorkannya dengan satu tangan melintasi meja sambil tetap duduk
Meletakkannya di atas tempat kartu nama, dengan arah tulisan menghadap lurus ke lawan
JawabanC. Menyodorkannya dengan satu tangan melintasi meja sambil tetap duduk
Pada perjumpaan pertama yang resmi, kita berdiri dan berpindah ke posisi yang tidak terhalang meja atau tas, baru menyerahkannya. Menyodorkan dengan satu tangan melintasi meja sambil duduk adalah cara ringkas yang tidak resmi, dan tulisannya mudah terbaca terbalik oleh lawan.
Soal 3 | Cara menerima
Mana perlakuan yang TIDAK tepat ketika menerima meishi (名刺) dari lawan?
Memegang bagian yang tidak menutupi tulisan, dan menerimanya setinggi dada
Menerimanya setelah mengucapkan 「頂戴いたします」 (chōdai itashimasu — saya terima dengan hormat)
Setelah diterima, memindahkannya ke dua tangan
Menahannya kuat-kuat dengan ibu jari menekan sisi yang bertuliskan nama perusahaan dan nama diri
JawabanD. Menahannya kuat-kuat dengan ibu jari menekan sisi yang bertuliskan nama perusahaan dan nama diri
Meishi diperlakukan sebagai nama lawan itu sendiri, jadi jari tidak diletakkan di atas nama perusahaan maupun nama dirinya. Kesalahan yang sering terjadi adalah mencengkeram bagian bertulisan karena ingin memegangnya kuat-kuat; kalau bagian kosongnya yang dipegang, kartu pun tidak akan jatuh.
Soal 4 | Bertukar bersamaan
Anda dan lawan menyodorkan meishi (名刺) pada saat yang bersamaan. Mana gerakan yang tepat saat itu?
Menarik kembali kartu sendiri sejenak, lalu menyodorkannya lagi setelah lawan selesai menyerahkan
Menunggu sampai lawan menarik tangannya, lalu menuntaskan penyerahan kartu sendiri lebih dahulu
Menyodorkan kartu sendiri dengan dua tangan, dan meminta lawan meletakkan kartunya di atas meja
Menyodorkan kartu sendiri dengan tangan kanan sambil menerima kartu lawan dengan tempat kartu di tangan kiri, lalu memindahkannya ke dua tangan
JawabanD. Menyodorkan kartu sendiri dengan tangan kanan sambil menerima kartu lawan dengan tempat kartu di tangan kiri, lalu memindahkannya ke dua tangan
Bertukar bersamaan sebenarnya sering terjadi, dan kalau menyerahkan dengan tangan kanan dan menerima dengan tangan kiri, kedua gerakan tidak perlu terhenti. Setelah menerima, kartu selalu dipindahkan ke dua tangan, dan kartu lawan tidak dibiarkan terpegang satu tangan.
Soal 5 | Menyebut nama
Mana ucapan yang tepat saat menyodorkan meishi (名刺)?
Menunggu lawan menyebut namanya, lalu mengulangi isi yang sama persis sesudahnya
Menyebut nama perusahaan, nama divisi, lalu nama diri secara berurutan, disertai salam
Karena semuanya tertulis di kartu, sodorkan saja dalam diam tanpa mengatakan apa pun
Menyebut nama diri saja
JawabanB. Menyebut nama perusahaan, nama divisi, lalu nama diri secara berurutan, disertai salam
Meishi tidak dibaca pada saat itu juga ketika diserahkan, jadi menyampaikannya dengan suara punya arti tersendiri. Menyebut dari satuan yang besar ke kecil, dari nama perusahaan sampai nama diri, membuatnya mudah ditangkap. Nama yang cara bacanya sulit sebaiknya disertai cara bacanya di tempat itu juga.
Soal 6 | Cara membaca nama
Anda tidak tahu cara membaca nama pada meishi (名刺) yang Anda terima. Mana tindakan yang tepat?
Menanyakan cara bacanya lewat email di kemudian hari
Terus memanggilnya dengan cara baca yang Anda duga sendiri
Tidak menanyakan cara bacanya saat itu, dan selanjutnya menghindari nama keluarganya dengan hanya memanggil nama jabatannya
Menanyakannya di tempat itu juga, 「失礼ですが、何とお読みすればよろしいでしょうか」 ("maaf, bagaimana cara membacanya?")
JawabanD. Menanyakannya di tempat itu juga, 「失礼ですが、何とお読みすればよろしいでしょうか」 ("maaf, bagaimana cara membacanya?")
Menanyakannya di tempat itu juga tidak termasuk tidak sopan, malah diterima sebagai tanda perhatian. Kalau terus dipanggil dengan dugaan, bacaan yang keliru akan melekat dan sulit diperbaiki kemudian. Memanggil dengan nama jabatan saja adalah cara mengelak agar tidak perlu bertanya.
Soal 7 | Bertukar banyak orang
Anda berkunjung bersama atasan Anda (2 orang), dan pihak tuan rumah juga muncul 2 orang. Mana urutan pertukaran meishi (名刺) yang tepat?
Anda lebih dahulu bertukar dengan kedua orang pihak tuan rumah, baru sesudah itu atasan Anda bertukar
Bertukar berurutan mulai dari orang-orang yang tempat duduknya berdekatan
Dari orang berjabatan terendah pihak tuan rumah secara berurutan, sedangkan pihak kita mulai dari yang tertinggi
Yang tertinggi dari kedua pihak bertukar lebih dahulu, disusul yang lebih rendah
JawabanD. Yang tertinggi dari kedua pihak bertukar lebih dahulu, disusul yang lebih rendah
Dalam pertemuan beberapa orang lawan beberapa orang, umumnya dimulai dari orang tertinggi kedua belah pihak. Kalau yang lebih rendah maju lebih dahulu, salam antara kedua orang tertinggi jadi tertunda. Dekat jauhnya tempat duduk bukan patokan urutan.
Soal 8 | Meletakkan di atas meja
Anda duduk setelah bertukar meishi (名刺). Mana perlakuan yang TIDAK tepat terhadap kartu yang Anda terima?
Kalau hanya 1 lembar, meletakkannya di atas tempat kartu nama
Menyelipkannya di antara berkas segera setelah diterima agar tidak hilang
Membiarkannya tetap terlihat selama pertemuan, dan menyimpannya bersamaan dengan berakhirnya pertemuan
Meletakkannya di bagian meja dekat Anda, disusun mengikuti urutan duduk lawan
JawabanB. Menyelipkannya di antara berkas segera setelah diterima agar tidak hilang
Kalau diselipkan di antara berkas, nama tidak bisa dipastikan selama pertemuan, dan kartu itu terbawa pulang lalu tercecer. Kalau diletakkan di bagian meja dekat kita mengikuti urutan duduk lawan, kita bisa berbicara tanpa tertukar antara nama dan wajah.
Soal 9 | Waktu menyimpan
Pertemuan hampir berakhir. Mana waktu yang tepat untuk menyimpan meishi (名刺) yang ada di atas meja?
Kalau pembicaraan tampaknya akan lama, boleh saja disimpan di tengah pertemuan
Menyimpannya ke tempat kartu setelah pertemuan berakhir, mengikuti gerakan lawan
Menyimpannya ke tempat kartu lebih dahulu daripada lawan, sekaligus membereskan persiapan pulang
Membiarkan kartu lawan tetap tertinggal di atas meja, lalu keluar setelah berpamitan
JawabanB. Menyimpannya ke tempat kartu setelah pertemuan berakhir, mengikuti gerakan lawan
Meishi dibiarkan terlihat selama pertemuan dan disimpan dengan santun pada akhirnya. Menyimpan lebih dahulu terlihat seperti isyarat ingin cepat mengakhiri, dan meninggalkannya di meja pada dasarnya sama saja dengan tidak menerimanya.
Soal 10 | Ketika kehabisan
Anda menyadari kehabisan meishi (名刺) di tempat yang Anda kunjungi. Mana tindakan yang tepat?
Meminta maaf atas kenyataan bahwa kartu habis, menyebutkan nama secara lisan, lalu menyerahkannya di lain hari atau mengirimkannya lewat pos
Berpura-pura lupa membawa tempat kartu nama, dan menghindari acara bertukar kartu itu sendiri
Menyerahkan kartu nama atasan yang menemani Anda sebagai gantinya
Hanya menerima kartu lawan, dan menyelesaikannya tanpa menyinggung soal kehabisan kartu
JawabanA. Meminta maaf atas kenyataan bahwa kartu habis, menyebutkan nama secara lisan, lalu menyerahkannya di lain hari atau mengirimkannya lewat pos
Yang benar adalah menyampaikan kenyataan bahwa kartu habis, menyebutkan nama, lalu menyerahkannya di lain hari atau mengirimkannya lewat pos. Kartu atasan adalah milik atasan dan tidak memperkenalkan diri kita, sedangkan hanya menerima tanpa berkata apa-apa membuat kontak kita tidak tertinggal di tangan lawan.
Soal 11 | Mengelola kartu nama
Mana yang tepat sebagai pengelolaan meishi (名刺) yang diterima dalam pekerjaan?
Karena meishi hanyalah kertas, tidak perlu diperlakukan sebagai informasi pribadi
Karena diserahkan kepada saya pribadi, saya boleh membagikannya kepada siapa pun menurut penilaian sendiri, baik di dalam maupun di luar perusahaan
Diperlakukan sebagai informasi pribadi yang memuat nama dan kontak, disimpan menurut aturan perusahaan, dan dimusnahkan dengan cara yang telah ditetapkan
Kalau sudah tidak diperlukan, dibuang begitu saja sebagai sampah biasa
JawabanC. Diperlakukan sebagai informasi pribadi yang memuat nama dan kontak, disimpan menurut aturan perusahaan, dan dimusnahkan dengan cara yang telah ditetapkan
Pada meishi tercantum nama, tempat kerja, dan kontak, sehingga termasuk informasi pribadi. Tanpa memandang bagaimana kartu itu diterima, ikuti prosedur penyimpanan dan pemusnahan yang ditetapkan perusahaan. Jangan menyerahkannya ke pihak luar atau membuangnya begitu saja atas penilaian sendiri.
Soal 12 | Menyiapkan kartu nama
Mana yang TIDAK tepat sebagai persiapan meishi (名刺) sebelum keluar kantor?
Menaruh tempat kartu nama pada satu tempat tetap di dalam tas yang mudah diambil sewaktu-waktu
Membawa sisa kartu dari kunjungan sebelumnya yang masih tersimpan di tempat kartu, tanpa diperiksa
Memasukkan lebih dahulu kartu dalam jumlah yang lebih banyak daripada jumlah orang di tempat yang akan dikunjungi
Memeriksa satu per satu sebelum berangkat, apakah ada sudut yang terlipat atau noda
JawabanB. Membawa sisa kartu dari kunjungan sebelumnya yang masih tersimpan di tempat kartu, tanpa diperiksa
Kartu yang dibiarkan tersimpan begitu saja kadang sudutnya terlipat, atau nama divisi dan nomor teleponnya masih yang lama. Karena kartu itu tertinggal di tangan lawan pada saat diserahkan, keadaan dan jumlahnya wajib diperiksa sebelum berangkat.
Soal 13 | Urutan memperkenalkan
Anda mempertemukan atasan dari perusahaan sendiri dengan penanggung jawab dari mitra usaha. Siapa yang diperkenalkan lebih dahulu?
Yang jabatannya lebih tinggi diperkenalkan lebih dahulu kepada yang jabatannya lebih rendah
Yang usianya lebih tua diperkenalkan lebih dahulu kepada yang lebih muda
Yang lebih dahulu tiba di tempat itu diperkenalkan lebih dahulu kepada yang datang kemudian
Atasan dari perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dahulu kepada penanggung jawab mitra usaha
JawabanD. Atasan dari perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dahulu kepada penanggung jawab mitra usaha
Terhadap lawan dari luar perusahaan, orang perusahaan sendiri termasuk pihak dalam, jadi pihak dalam diperkenalkan lebih dahulu untuk memberikan informasi kepada lawan. Jabatan dan usia adalah patokan untuk menentukan urutan di dalam satu pihak; pembedaan dalam dan luar perusahaanlah yang lebih dahulu berlaku.
Soal 14 | Perkenalan internal
Anda mempertemukan manajer dan karyawan baru dari perusahaan yang sama. Mana urutan perkenalan yang tepat?
Siapa pun yang didahulukan sama saja
Karyawan baru diperkenalkan lebih dahulu kepada manajer
Diperkenalkan mulai dari pihak yang jumlah orangnya lebih banyak di tempat itu
Manajer diperkenalkan lebih dahulu kepada karyawan baru
JawabanB. Karyawan baru diperkenalkan lebih dahulu kepada manajer
Di dalam satu pihak, orang yang lebih rendah diperkenalkan lebih dahulu kepada orang yang lebih tinggi. Gagasan memberikan informasi lebih dahulu kepada pihak yang harus ditinggikan sama dengan gagasan memperkenalkan orang perusahaan sendiri lebih dahulu kepada lawan dari luar.
Soal 15 | Sikap saat diperkenalkan
Anda sedang diperkenalkan atasan kepada lawan dari mitra usaha. Mana perilaku yang tepat saat itu?
Berdiri menghadap lawan selama perkenalan, lalu menyebutkan nama sendiri dan menyodorkan meishi setelah perkenalan selesai
Menunggu sambil tetap duduk sampai perkenalan selesai, dan baru berdiri setelah dipanggil
Mulai menambahkan keterangan tentang riwayat diri sendiri di tengah perkenalan
Memotong pembicaraan atasan di tengah perkenalan, mengeluarkan kartu nama lebih dahulu, dan menyerahkannya sendiri kepada lawan
JawabanA. Berdiri menghadap lawan selama perkenalan, lalu menyebutkan nama sendiri dan menyodorkan meishi setelah perkenalan selesai
Perkenalan adalah tindakan atasan menyiapkan suasana, jadi tunggu sampai selesai baru beralih ke menyebutkan nama sendiri. Kalau kartu nama dikeluarkan atau kita mulai bicara di tengah jalan, alurnya terputus. Berdiri dilakukan sebelum perkenalan dimulai.
Soal 16 | Isi perkenalan
Mana informasi yang tepat untuk disertakan ketika memperkenalkan seseorang?
Karena belum tentu lawan ingin tahu, sampaikan nama saja tanpa menambahkan apa pun
Menyampaikan terutama hal-hal pribadi, seperti daerah asal dan susunan keluarga
Menyampaikan penilaian dan reputasi orang itu di dalam perusahaan
Menambahkan secara singkat informasi yang memudahkan lawan melanjutkan pembicaraan, seperti nama perusahaan, divisi, dan pekerjaan yang ditangani
JawabanD. Menambahkan secara singkat informasi yang memudahkan lawan melanjutkan pembicaraan, seperti nama perusahaan, divisi, dan pekerjaan yang ditangani
Tujuan perkenalan adalah memudahkan kedua orang itu memulai percakapan sesudahnya. Kalau tempat kerja dan perannya diketahui, pembicaraan bisa nyambung. Hal pribadi dan penilaian tidak diangkat tanpa persetujuan orangnya.
Soal 17 | Permintaan perkenalan
Mitra usaha meminta Anda memperkenalkan penanggung jawab dari perusahaan lain. Mana tindakan yang harus diambil?
Memastikan kepada penanggung jawab tersebut apakah ia bersedia diperkenalkan, dan mempertemukan mereka setelah memperoleh persetujuannya
Memotret meishi yang diterima lalu mengirimkannya
Karena sudah saling kenal, memberikan kontaknya di tempat itu juga
Karena menolak akan menimbulkan ketegangan, memanggil kedua pihak ke tempat yang sama dan mempertemukan mereka tanpa mengatakan apa-apa
JawabanA. Memastikan kepada penanggung jawab tersebut apakah ia bersedia diperkenalkan, dan mempertemukan mereka setelah memperoleh persetujuannya
Perkenalan hanya terwujud kalau kedua pihak setuju. Kontak adalah informasi milik orangnya, jadi tidak diserahkan kepada pihak ketiga tanpa izin. Mengirim foto kartu nama juga sama saja dengan menyerahkan informasi tanpa izin.
Soal 18 | Cara memanggil
Setelah perkenalan, mana cara memanggil lawan dari mitra usaha di tengah percakapan yang TIDAK tepat?
Memanggil namanya persis menurut cara baca yang ia sebutkan sendiri
Memanggilnya 「そちら様」 (sochira-sama — "Anda di sana") karena tidak ingat nama keluarganya
Memanggilnya 「◯◯様」 (◯◯-sama), yaitu nama disertai akhiran hormat 様
Memanggilnya 「◯◯部長」 (◯◯-buchō), yaitu nama disertai jabatannya
JawabanB. Memanggilnya 「そちら様」 (sochira-sama — "Anda di sana") karena tidak ingat nama keluarganya
Dengan 「そちら様」, ketika ada beberapa orang tidak jelas siapa yang dimaksud, dan lawan pun tahu bahwa kita tidak mengingat namanya. Dasar memanggil adalah dengan namanya, dan kalau ada jabatan, nama disertai jabatannya.
Soal 19 | Perkenalan diri
Anda diminta memperkenalkan diri secara singkat pada awal rapat. Mana isi yang tepat?
Menjadikan cerita tentang hobi dan cara mengisi hari libur sebagai isi utama untuk mencairkan suasana
Menyebutkan secara ringkas nama perusahaan, divisi, nama diri, dan lingkup tanggung jawab kali ini
Menceritakan riwayat kerja sejak masuk perusahaan secara terperinci, tahun demi tahun
Menghilangkan nama perusahaan karena sudah tertulis di bahan yang dibagikan, dan hanya menyebutkan nama diri
JawabanB. Menyebutkan secara ringkas nama perusahaan, divisi, nama diri, dan lingkup tanggung jawab kali ini
Perkenalan diri berguna agar orang-orang di tempat itu tahu "kepada siapa harus menanyakan apa". Kalau tempat kerja dan lingkup tanggung jawab tersampaikan, tujuannya sudah tercapai. Riwayat terperinci dan hobi hanya untuk saat suasana dan waktunya longgar.
Soal 20 | Jabatan dan perkenalan
Anda mempertemukan manajer dari mitra usaha dengan direktur perusahaan Anda sendiri. Mana urutan perkenalan yang umumnya tepat?
Karena direktur adalah orang berkedudukan tertinggi di perusahaan sendiri, urutan perkenalan tidak perlu dipedulikan
Karena jabatannya lebih tinggi, direktur perusahaan sendiri tidak diperkenalkan, dan hanya manajer mitra usaha yang diperkenalkan
Siapa pun yang didahulukan tidak termasuk tidak sopan
Tanpa memandang tinggi rendahnya jabatan, direktur perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dahulu kepada manajer mitra usaha
JawabanD. Tanpa memandang tinggi rendahnya jabatan, direktur perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dahulu kepada manajer mitra usaha
Terhadap lawan dari luar perusahaan, pihak perusahaan sendiri diperkenalkan lebih dahulu sebagai pihak dalam, tanpa memandang tinggi rendahnya jabatan. Tinggi rendahnya jabatan adalah patokan untuk menentukan urutan di dalam satu pihak, dan tidak melampaui pembedaan antara dalam dan luar perusahaan.
Soal 21 | Membuat janji
Mana isi yang tepat untuk disampaikan ketika membuat janji kunjungan lewat telepon?
Menyebutkan hanya 1 tanggal dan jam yang cocok bagi kita, dan meminta lawan menyesuaikan diri dengan itu
Menyampaikan keperluan, perkiraan lama waktunya, beberapa pilihan tanggal dan jam yang diharapkan, serta jumlah orang yang ikut
Sekalipun ada yang ikut menemani, jumlah orangnya cukup disampaikan pada hari itu
Menyampaikan tanggal dan jamnya saja, sedangkan keperluannya dijelaskan secara lisan di tempat pada hari itu
JawabanB. Menyampaikan keperluan, perkiraan lama waktunya, beberapa pilihan tanggal dan jam yang diharapkan, serta jumlah orang yang ikut
Lawan baru dapat memutuskan siapa yang akan hadir dan ruang mana yang akan dipakai setelah mengetahui keperluan dan lama waktunya. Kalau ditawarkan beberapa pilihan, penyesuaian jadwal berjalan lebih cepat. Jumlah orang yang menemani berkaitan dengan penyiapan tempat duduk dan bahan, jadi disampaikan sebelumnya.
Soal 22 | Jam kedatangan
Untuk kunjungan dengan janji pukul 2 siang (14.00), mana perkiraan waktu yang tepat untuk melapor ke meja resepsionis?
Tepat pukul 14.00
Sekitar pukul 13.30
Sekitar pukul 13.55
Sekitar pukul 14.05
JawabanC. Sekitar pukul 13.55
Patokan untuk melapor ke resepsionis adalah 5 menit sebelumnya. Datang sampai 30 menit lebih awal justru terlalu cepat: kita jadi memanggil lawan yang masih bersiap-siap dan malah merepotkannya. Tibalah di gedung 10 menit sebelumnya lalu rapikan penampilan. Kalau tepat pada jamnya, kita terlambat sebanyak waktu perpindahan dari resepsionis ke ruangan.
Soal 23 | Perlakuan terhadap mantel
Anda memakai mantel pada kunjungan di musim dingin. Mana tempat yang tepat untuk melepasnya?
Melepasnya di depan meja resepsionis setelah menyebutkan nama, sebelum penanggung jawab datang menjemput
Melepasnya setelah dipersilakan penanggung jawab, melipatnya, lalu meletakkannya di atas pangkuan sendiri
Melepasnya setelah diantar ke ruang tamu, melipatnya, lalu menggantungnya di sandaran kursi
Melepasnya sebelum masuk ke gedung lawan, lalu menyampirkannya di lengan dengan bagian lapisan dalam berada di sisi luar
JawabanD. Melepasnya sebelum masuk ke gedung lawan, lalu menyampirkannya di lengan dengan bagian lapisan dalam berada di sisi luar
Berdasarkan gagasan tidak membawa masuk debu dari luar, kebiasaannya adalah melepas mantel sebelum masuk gedung. Mantel yang sudah dilepas disampirkan di lengan dengan lapisan dalam di sisi luar, dan di ruang tamu diletakkan di tempat kosong pada sisi tempat kita duduk, bukan di sandaran kursi. Saat pulang, mantel dipakai setelah keluar dari gedung.
Soal 24 | Menyebut nama di resepsionis
Mana isi yang tepat untuk disampaikan ketika meminta disambungkan di meja resepsionis?
Menjelaskan seluruh rincian keperluannya
Menyebutkan nama diri saja
Menyebutkan divisi dan nama orang yang dijanjikan saja, tanpa menyebutkan nama perusahaan dan nama diri
Menyebutkan nama perusahaan dan nama diri, divisi dan nama orang yang dijanjikan, serta jam janjinya
JawabanD. Menyebutkan nama perusahaan dan nama diri, divisi dan nama orang yang dijanjikan, serta jam janjinya
Resepsionis membutuhkan informasi untuk menyambungkan. Kalau sudah lengkap siapa dari mana, hendak menemui siapa, dan dengan janji jam berapa, ia bisa menyambungkan. Isi keperluan tidak perlu diceritakan di resepsionis, dan tempat itu juga bisa terdengar orang luar.
Soal 25 | Menunggu di ruang tamu
Anda diantar ke ruang tamu. Mana perilaku yang TIDAK tepat selama menunggu penanggung jawab?
Mengambil dan membaca bahan atau pengumuman yang ada di ruangan itu
Duduk di kursi yang dipersilakan, meletakkan tas di dekat kaki, dan menunggu dengan sikap tegak
Berdiri dan memberi salam ketika penanggung jawab masuk
Minuman yang disajikan baru diminum setelah penanggung jawab datang dan mempersilakan
JawabanA. Mengambil dan membaca bahan atau pengumuman yang ada di ruangan itu
Ruang tamu adalah tempat milik lawan, jadi barang-barang yang ada di sana tidak disentuh. Melihat sebatas yang tertangkap mata berbeda dengan mengambilnya lalu membacanya. Tas juga diletakkan di dekat kaki, bukan di atas meja atau kursi sebelah.
Soal 26 | Diarahkan ke tempat duduk
Di ruang tamu Anda dipersilakan 「どうぞこちらへ」 ke tempat duduk yang termasuk kamiza (上座 — tempat duduk terhormat). Mana tanggapan yang tepat sebagai tamu?
Menuruti tawarannya lalu duduk di tempat itu, dan berdiri memberi salam ketika penanggung jawab masuk
Sungkan menerima tawaran itu, lalu terus berdiri menunggu sampai penanggung jawab masuk
Karena tamu semestinya duduk di shimoza (下座 — tempat duduk rendah), tolak tawarannya lalu pindah sendiri duduk ke shimoza
Tidak duduk di kursi mana pun sampai lawan duduk
JawabanA. Menuruti tawarannya lalu duduk di tempat itu, dan berdiri memberi salam ketika penanggung jawab masuk
Mempersilakan tempat duduk adalah kepedulian pihak yang menyambut, jadi menurutinya dengan tulus itulah yang sesuai adab. Kalau tidak ada arahan, kita menunggu di shimoza, tetapi kalau dipersilakan, itu lain hal. Ketika penanggung jawab masuk, kita berdiri.
Soal 27 | Mengabari keterlambatan
Anda mengetahui akan terlambat berkunjung karena gangguan alat transportasi. Mana tindakan yang tepat?
Menjelaskan keadaannya di meja resepsionis setelah tiba
Cukup mengirim email karena pihak tuan rumah pasti menyadarinya dan membacanya
Kalau terlambatnya sekitar 5 menit, tidak masalah asal meminta maaf lagi setelah tiba
Menelepon pihak tuan rumah begitu mengetahuinya, menyampaikan keadaannya dan perkiraan kedatangan, lalu menanyakan arahannya
JawabanD. Menelepon pihak tuan rumah begitu mengetahuinya, menyampaikan keadaannya dan perkiraan kedatangan, lalu menanyakan arahannya
Lawan sudah menyusun jadwal berikutnya, jadi makin cepat kabarnya sampai makin bisa disesuaikan. Email belum tentu dibaca lawan, jadi untuk kabar mendesak pakailah telepon. Kalau baru dijelaskan setelah tiba, lawan terus menunggu tanpa tahu alasannya.
Soal 28 | Berpamitan
Mana cara yang tepat untuk mengakhiri pertemuan setelah keperluannya selesai?
Berlama-lama sesuai lawan, selama pembicaraan masih berlanjut
Begitu keperluannya selesai, kita yang menyampaikan terima kasih lalu membuka pembicaraan untuk berpamitan
Menunggu sampai lawan beranjak dari tempat duduknya, dan tidak memulai dari pihak kita
Karena waktunya masih tersisa, mulai membicarakan urusan lain di tempat itu juga
JawabanB. Begitu keperluannya selesai, kita yang menyampaikan terima kasih lalu membuka pembicaraan untuk berpamitan
Mengakhiri dari pihak yang berkunjung adalah bentuk menghargai waktu lawan. Lawan berada pada kedudukan yang sungkan mengatakannya, jadi kalau kita menunggu, pertemuan jadi berlarut-larut melebihi keperluan. Kalau ingin mengangkat urusan lain, buatlah janji baru.
Soal 29 | Ketika diantar
Penanggung jawab di tempat yang Anda kunjungi mengantar Anda sampai ke lift. Mana perilaku yang tepat saat itu?
Menahan pintu dengan tangan, dan mempersilakan lawan yang mengantar masuk lebih dahulu
Sebelum pintu tertutup, membalikkan badan lebih dahulu dan menghadap ke bagian dalam lift
Karena mengantar adalah tugas lawan, kita tidak perlu memberi tanggapan apa pun
Setelah masuk lift, berbalik menghadap keluar dan menundukkan kepala sampai pintu tertutup
JawabanD. Setelah masuk lift, berbalik menghadap keluar dan menundukkan kepala sampai pintu tertutup
Pihak yang mengantar berdiri di sana sampai pintu tertutup, jadi kalau setelah masuk kita berbalik dan menundukkan kepala, perasaan kedua pihak tidak berselisih arah. Lawan datang justru untuk mengantar, jadi mempersilakannya masuk lebih dahulu tidak pada tempatnya.
Soal 30 | Terima kasih setelah kunjungan
Mana yang tepat untuk dilakukan sehari setelah berkunjung?
Membagikan isi meishi yang diterima di media sosial pribadi untuk memperluas jaringan
Tidak menghubungi secara khusus, dan menghubungi lagi ketika ada keperluan berikutnya
Menyampaikan terima kasih atas kunjungan itu kepada penanggung jawab, disertai rangkuman hal-hal yang telah diputuskan dan langkah berikutnya
Mengirim surat kepada atasan lawan yang berisi penilaian atas pelayanan penanggung jawabnya
JawabanC. Menyampaikan terima kasih atas kunjungan itu kepada penanggung jawab, disertai rangkuman hal-hal yang telah diputuskan dan langkah berikutnya
Kabar segera setelah kunjungan berperan menyampaikan terima kasih sekaligus menyamakan pemahaman atas hal-hal yang diputuskan di tempat itu. Penilaian yang dikirim kepada atasan lawan adalah tindakan yang tidak diminta, dan menyebarkan informasi kartu nama secara pribadi termasuk pemakaian di luar tujuannya.
Latihan: kerjakan soal di halaman ini
Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.
* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.
Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang