Ruang Belajar Karinoya

Dunia Kerja & Cari Kerja · Lab Dasar-Dasar Bisnis

Penampilan & tutur kata

Anda dapat membaca materi, soal, dan pembahasan dalam Bahasa Indonesia.

Versi bahasa Jepang →

Materi

1. Penampilan diri, midashinami (身だしなみ) (kesan bersih dan TPO, setelan jas dan aksesori, pakaian saat bekerja dari rumah)

Bergaya, oshare (おしゃれ), dilakukan untuk diri sendiri; merapikan penampilan, midashinami (身だしなみ), dilakukan untuk orang lain. Dengan dua tolok ukur, yaitu kesan bersih dan TPO, Anda mempelajari persiapan agar tidak rugi pada beberapa detik pertama saat bertemu.

Orang yang baru pertama kali bertemu Anda sudah membentuk kesan dari rambut, pakaian, sepatu, dan barang bawaan sebelum Anda mulai berbicara. Yang penting di sini adalah bahwa merapikan penampilan (midashinami) dan bergaya (oshare) merupakan dua hal yang berbeda. Bergaya adalah cara menampilkan selera sendiri, dan yang menentukan baik buruknya adalah diri sendiri. Merapikan penampilan adalah perhatian agar tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman, dan yang menentukan baik buruknya adalah lawan bicara serta situasi saat itu. Karena itu, "saya sendiri menyukainya" bukan alasan yang berlaku untuk urusan penampilan. Bila ragu dalam menilai, gantilah pertanyaannya menjadi: bagaimana ini terlihat dari sisi orang lain.

Secara konkret, sebelum berangkat kerja, periksalah diri berurutan dari atas ke bawah. Apakah rambut tidak menutupi mata, apakah tidak ada rambut yang berdiri karena bekas tidur. Apakah kumis dan janggut sudah dicukur, dan bila dipelihara, apakah bentuknya sudah rapi. Apakah kerah dan ujung lengan kemeja tidak kotor, apakah kerutannya sudah licin. Apakah ada kancing yang hampir lepas. Apakah kuku sudah dipotong pendek dan rata. Apakah sepatu tidak kotor, apakah haknya tidak aus. Bau adalah hal yang sulit disadari sendiri, jadi pakailah parfum dan minyak rambut secukupnya saja, dan perhatikan apakah bau makanan atau rokok masih tertinggal. Hindari memakai ulang kemeja hari sebelumnya hanya karena baunya terasa tidak mengganggu. Hidung sendiri adalah alat ukur yang paling tidak bisa diandalkan.

Apa yang dikenakan ditentukan oleh TPO, yaitu waktu, tempat, dan situasi. Pertama, jika tempat kerja memiliki aturan berpakaian, aturan itulah yang paling diutamakan. Istilah office casual tidak punya definisi yang sama di seluruh negeri, dan batas yang diperbolehkan berbeda-beda menurut perusahaan, jadi pastikan dulu standar perusahaan Anda sendiri lalu menyesuaikan diri. Bila ragu pada hal-hal yang tidak diatur secara tertulis, condonglah ke sisi yang lebih rapi, bukan ke sisi yang lebih santai, maka Anda tidak akan salah. Pada hari ada tamu atau kunjungan, rapikan diri satu tingkat lebih baik menyesuaikan lawan; pada hari mengunjungi pabrik atau lokasi kerja, ikuti syarat alat pelindung dan sepatu yang ditentukan pihak sana. Jadi, dengan pakaian yang sama pun, kepantasannya berubah begitu situasinya berubah.

Untuk setelan jas, ukuran lebih berpengaruh daripada harga. Bila posisi bahu dan panjang lengan pas, jas yang tidak mahal pun terlihat rapi. Prinsip dasar untuk aksesori adalah membatasi jumlahnya; menambah jam tangan atau cincin tidak membuat kepercayaan bertambah. Pilihlah tas yang cukup besar untuk memuat dokumen ukuran A4 tanpa harus dilipat dan dapat berdiri sendiri saat diletakkan di lantai, agar gerak-gerik Anda tidak kacau di tempat yang dikunjungi. Pada hari bekerja dari rumah dan mengikuti rapat daring, cara berpikirnya sama. Meskipun yang tampak di layar hanya tubuh bagian atas, ada saat Anda harus berdiri di tengah rapat, dan keperluan keluar mendadak juga bisa terjadi. Gantilah dengan pakaian yang tidak masalah dilihat orang luar perusahaan, dan sebelum rapat dimulai, periksa juga area yang masuk kamera, latar belakang, serta arah cahaya agar wajah tidak gelap.

Daftar periksa penampilan sebelum berangkat kerja
Bagian yang dilihatKondisi yang rapiKesalahan yang sering terjadi
RambutTidak menutupi mata dan tidak berdiri bekas tidurMenutupi rambut bekas tidur dengan topi lalu berangkat kerja
KemejaKerah dan ujung lengan putih bersih, tanpa kerutanMemakai ulang kemeja kemarin dengan menilai dari baunya saja
KukuDipotong pendek dan rata, tidak kotorDibiarkan panjang sehingga mencolok saat menunjuk dokumen
SepatuTidak kotor dan haknya tidak ausHanya merapikan tubuh bagian atas tanpa melihat bagian kaki
AksesoriJam tangan dan tas dibatasi jumlahnyaMenambah perhiasan demi berusaha memperoleh kepercayaan
BauParfum dan minyak rambut dipakai secukupnyaMemakai aroma yang disukai sendiri dengan kadar yang kuat
身だしなみの支度(前夜と当日朝)前夜1: 翌日の予定を見て、来客・訪問・現場の有無を確かめる前夜2: 着る服を出し、しわ・ほつれ・ボタンを確認する前夜3: 靴を磨き、かばんの中身を入れ替える当日1: 髪・ひげ・つめを整える当日2: 鏡の前で上から下へ、襟・袖・すそ・靴の順に見る当日3: 香りと食後のにおいを確かめてから家を出る

Istilah penting

Penampilan diri, midashinami (身だしなみ)
Menata penampilan agar tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman. Tolok ukurnya bukan selera sendiri, melainkan lawan bicara dan situasi saat itu.
Kesan bersih
Selain benar-benar bersih, juga kondisi yang tampak bersih di mata orang. Titik periksa utamanya adalah rambut, kuku, sepatu, kerah dan ujung lengan, kerutan, serta bau.
TPO
Huruf awal dari time (waktu), place (tempat), dan occasion (situasi). Cara pandang bahwa dengan pakaian yang sama pun kepantasannya berubah bila situasinya berubah.
Aturan berpakaian (dress code)
Ketentuan pakaian yang dituntut di suatu tempat. Pada upacara atau jamuan makan, pihak penyelenggara kadang menyebutkannya, dan bila disebutkan, ikutilah.
Office casual
Sebutan umum untuk pakaian kerja yang lebih santai daripada setelan jas. Tidak ada definisi yang sama di seluruh negeri dan batas yang diterima berbeda tiap perusahaan, jadi pastikan standar perusahaan sendiri.
Perhatian terhadap bau
Menahan diri dari bau parfum, minyak rambut, makanan, rokok, dan sebagainya. Diri sendiri sudah terbiasa sehingga sulit menyadarinya, dan seleranya pun berbeda antarorang.
Pakaian saat bekerja dari rumah
Persiapan yang mencakup area yang tampak di rapat daring beserta latar belakangnya. Anggapan bahwa cukup merapikan tubuh bagian atas runtuh pada saat Anda berdiri.

Contoh soal

Di tempat kerja yang tidak punya aturan berpakaian, Anda ragu harus memakai apa. Bagaimana menentukannya?
Jawaban dan penjelasan Bila ragu, condonglah ke sisi yang rapi. Pertama, lihat pakaian yang umum dipakai di dalam perusahaan untuk mengetahui standarnya, dan pada hari yang ada rencana tamu atau kunjungan, rapikan diri satu tingkat lagi. Menyamakan diri dengan orang yang paling santai berarti salah mengambil standar.
Saat bekerja dari rumah, tiba-tiba ada rapat daring pada sore hari. Bagaimana bersiap?
Jawaban dan penjelasan Berganti ke pakaian yang tidak masalah dilihat orang luar perusahaan, lalu periksa area yang masuk kamera dan latar belakangnya. Anggapan bahwa hanya tubuh bagian atas yang terlihat akan runtuh saat Anda berdiri.
Anda akan mengunjungi pabrik mitra bisnis. Bagaimana menentukan barang bawaan?
Jawaban dan penjelasan Tanyakan lebih dahulu kepada pihak sana syarat alat pelindung dan sepatunya, lalu ikuti petunjuk mereka. Di tempat yang pakaiannya berhubungan langsung dengan keselamatan, biasanya aturan pihak penerima berlaku juga bagi pengunjung.

Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas

2. Salam, ekspresi wajah, dan membungkuk (eshaku, keirei, saikeirei)

Dahulukan diri, tatap lawan bicara, dan bersuara yang terdengar. Anda akan menguasai dasar-dasar memberi salam serta tiga jenis bungkukan yang dipakai sesuai situasi, sampai ke urutan gerakannya.

Di tempat kerja ada banyak kesempatan memberi salam dalam sehari. Yang membedakan di sini bukan isinya, melainkan siapa yang lebih dulu. Cukup dengan mengucapkannya sendiri sebelum lawan bicara mengucapkannya, kesan yang timbul sudah berbeda. Bersuaralah yang terdengar, tatap mata lawan bicara, dan kalau bisa hentikan pekerjaan sejenak. Menjawab sambil terus menatap layar komputer hampir sama saja dengan tidak menjawab. Pagi hari diucapkan "ohayou gozaimasu" (selamat pagi), kepada pihak luar perusahaan "osewa ni natte orimasu" (terima kasih atas kerja samanya selama ini), kepada orang yang hendak keluar "itterasshaimase" (selamat jalan), kepada orang yang baru kembali "okaerinasaimase" (selamat datang kembali), dan ketika diri sendiri pulang lebih dulu "osaki ni shitsurei shimasu" (permisi, saya pulang duluan), sedangkan pihak yang masih tinggal menjawab "otsukaresama deshita". Perlu diketahui, "gokurousama" dianggap sebagai ungkapan atasan untuk menghargai jerih payah bawahan, sehingga kebiasaan yang dipegang luas adalah tidak memakainya kepada atasan.

Ekspresi wajah sampai lebih dahulu daripada kata-kata. Saat mendengarkan, angkatlah sudut bibir dan hadapkan seluruh tubuh ke arah lawan bicara. Jika Anda tidak nyaman menatap mata terus-menerus, arahkan pandangan bukan tepat ke matanya melainkan ke sekitar mata atau alisnya, maka lawan bicara tetap merasa diperhatikan. Bila Anda terus menatap dokumen di tangan, itu akan diterima sebagai tanda tidak mendengarkan. Pada situasi memakai masker, karena bagian mulut tertutup, sadarilah ekspresi di sekitar mata dan nada suara Anda.

Bungkukan secara garis besar ada tiga jenis. Eshaku (会釈) adalah yang paling ringan, dipakai saat berpapasan di lorong, saat masuk dan keluar ruangan, serta saat lewat di depan tamu. Keirei (敬礼), yang juga disebut futsuurei (普通礼) atau bungkukan biasa, adalah standar untuk situasi resmi seperti menyambut tamu, memberi salam di tempat yang dikunjungi, dan bertukar kartu nama. Saikeirei (最敬礼) adalah yang paling dalam, dipakai untuk permintaan maaf yang besar, ucapan terima kasih yang mendalam, dan pengantaran kepergian yang bersifat resmi. Sudut mencondongkan badan pada umumnya dikatakan sekitar 15 derajat untuk eshaku, sekitar 30 derajat untuk keirei, dan sekitar 45 derajat untuk saikeirei, tetapi angka ini bervariasi menurut aliran ajarannya dan bukan berarti harus tepat sekian derajat. Daripada mengukur sudut, yang lebih penting adalah menyelaraskan kedalaman bungkukan dengan kuatnya perasaan yang ingin disampaikan.

Yang perlu dipegang sebagai bentuk adalah sikap tubuh dan urutannya. Berdirilah dengan tumit dirapatkan, lalu condongkan tubuh dari pinggang sambil punggung tetap lurus. Menekuk leher saja membuat Anda tampak tidak tenang. Tangan ditumpuk ringan di depan tubuh atau diletakkan wajar di sisi badan. Berhentilah sejenak di titik terendah, kembalilah perlahan, dan terakhir tataplah lawan bicara sekali lagi. Gosenkourei (語先後礼), yaitu mengucapkan kata-kata lebih dulu baru menundukkan kepala, dianggap lebih santun daripada doujirei (同時礼), yaitu mengucapkan kata sambil membungkuk bersamaan. Pada situasi Anda membungkuk bersamaan dengan lawan, mulailah menunduk lebih dulu daripada dia dan bangkitlah setelah dia bangkit, maka rasa hormat Anda akan tersampaikan. Saat mengantar kepergian, yang bermakna adalah keadaan bahwa Anda masih mengantar ketika lawan menoleh, jadi jangan berbalik pada saat dia memunggungi Anda, melainkan antarlah sampai sosoknya tak terlihat lagi.

Tiga jenis bungkukan dan pemakaiannya
JenisSituasi utama pemakaianPatokan yang umum disebut
Eshaku (会釈)Berpapasan di lorong, masuk dan keluar ruangan, lewat di depan tamuTubuh dicondongkan sekitar 15 derajat (bervariasi menurut aliran)
Keirei (敬礼), bungkukan biasaMenyambut tamu, memberi salam di tempat yang dikunjungi, bertukar kartu namaTubuh dicondongkan sekitar 30 derajat (bervariasi menurut aliran)
Saikeirei (最敬礼)Permintaan maaf yang besar, terima kasih yang mendalam, pengantaran kepergian yang resmiTubuh dicondongkan sekitar 45 derajat (bervariasi menurut aliran)
お辞儀の手順(語先後礼の形)1: 立ち止まり、かかとをそろえる2: 相手の目を見る3: 言葉を述べる(おはようございます/お世話になっております)4: 背筋を伸ばしたまま腰から上体を折る5: いちばん下でいったん止める6: ゆっくり上体を戻す7: もう一度相手の目を見る

Istilah penting

Mendahului dalam memberi salam
Menyapa lebih dulu dari pihak lain. Dibandingkan sikap pasif yang hanya menjawab, kesan yang ditimbulkan berbeda jauh.
Eshaku (会釈)
Bungkukan paling ringan dari ketiga jenis. Dipakai saat berpapasan di lorong, saat masuk dan keluar ruangan, dan sebagainya. Umumnya dikatakan sekitar 15 derajat.
Keirei (敬礼), bungkukan biasa (futsuurei, 普通礼)
Bungkukan standar untuk situasi resmi. Dipakai saat menyambut tamu, memberi salam di tempat yang dikunjungi, dan bertukar kartu nama. Umumnya dikatakan sekitar 30 derajat.
Saikeirei (最敬礼)
Bungkukan paling dalam. Dipakai untuk permintaan maaf yang besar, ucapan terima kasih yang mendalam, dan pengantaran kepergian yang resmi. Umumnya dikatakan sekitar 45 derajat.
Gosenkourei (語先後礼)
Bentuk mengucapkan kata-kata lebih dulu, menatap lawan sejenak, lalu membungkuk. Dianggap lebih santun daripada doujirei (同時礼) yang menggabungkan kata dan bungkukan sekaligus.
Kontak mata
Mengarahkan pandangan kepada lawan bicara. Bila Anda tidak nyaman menatap mata terus-menerus, arahkan pandangan ke sekitar mata atau alisnya.
Gokurousama dan otsukaresama
"Gokurousama" dianggap sebagai ungkapan atasan untuk menghargai jerih payah bawahan, sehingga kebiasaannya adalah memakai "otsukaresama deshita" kepada atasan.

Contoh soal

Anda berpapasan di lorong dengan tamu yang tidak Anda kenal. Apa yang Anda lakukan?
Jawaban dan penjelasan Berhenti melangkah atau perlambat langkah, lalu lakukan eshaku. Di mata tamu, semua karyawan adalah orang dari perusahaan yang sama, jadi tidak ada hubungannya apakah tamu itu urusan Anda atau bukan. Tidak perlu membungkuk dalam-dalam.
Anda menyapa atasan yang hendak pulang kerja. Ungkapan mana yang dipakai?
Jawaban dan penjelasan "Otsukaresama deshita". "Gokurousama" dianggap sebagai ungkapan atasan untuk menghargai jerih payah bawahan, jadi tidak dipakai kepada atasan.
Di tempat yang Anda kunjungi, Anda dan lawan menunduk pada saat bersamaan. Bagaimana Anda bergerak?
Jawaban dan penjelasan Mulailah menunduk lebih dulu daripada dia, dan bangkitlah setelah dia bangkit. Bila Anda bangkit lebih dulu, jadinya Anda memandangi dia selagi dia masih menunduk.

Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas

3. Waktu, pelaporan, dan sepatah kata saat meninggalkan meja (dasar perilaku orang bekerja)

Bertindak 5 menit lebih awal, semakin buruk kabarnya semakin cepat dilaporkan, dan sepatah kata "saya meninggalkan meja sebentar". Kepercayaan terbentuk dari penumpukan ketiga hal ini.

Pertama soal waktu. Jam mulai kerja bukan "jam tiba di kantor", melainkan "jam ketika Anda sudah duduk di meja dan bisa mulai bekerja". Perjalanan, berganti pakaian, dan menyalakan komputer diselesaikan sebelum itu. Patokan umumnya adalah duduk di kursi 5 menit sebelum rapat dan melapor di resepsionis 5 menit sebelum janji kunjungan; datang terlalu awal pun dihindari karena membuat pihak lain terburu-buru menyiapkan diri. Begitu Anda tahu akan terlambat, segera teleponlah saat itu juga. Belum tentu lawan sedang melihat surel atau pesan. Yang harus disampaikan adalah fakta bahwa Anda terlambat, alasannya, dan perkiraan jam tiba. Baru setelah tahu perkiraannya, pihak lain bisa menyusun ulang jadwalnya.

Berikutnya soal pelaporan. Setelah menerima instruksi, ulangi pokok-pokoknya, pastikan tenggat dan bentuk hasil kerjanya, lalu catat. Saat melapor, sampaikan kesimpulan lebih dulu, kemudian jalannya perkara, dan terakhir pendapat Anda sendiri, masing-masing secara terpisah. Mencampur fakta dengan dugaan akan menyesatkan penilaian pihak yang mendengarkan. Pada pekerjaan yang memakan waktu lama, sisipkan laporan antara pada tiap tahapnya. Sebab, kalaupun arahnya sudah menyimpang di tengah jalan, orang yang mengerjakannya sendiri sulit melihatnya, dan makin cepat disadari makin kecil pula koreksi yang diperlukan. Dan yang paling penting, semakin buruk kabarnya semakin cepat disampaikan. Alasan seperti nanti setelah saya perbaiki sendiri, nanti kalau suasana hati atasan sedang baik, atau nanti setelah saya selidiki penyebabnya, semuanya hanya memperlambat pelaporan, dan selama itu pilihan tindakan yang tersedia terus berkurang.

Saat meninggalkan meja, tambahkan sepatah kata. Bila Anda memberi tahu orang di dekat Anda ke mana Anda pergi dan kira-kira jam berapa kembali, maka telepon atau tamu yang datang selama itu bisa dilayani orang sekitar dengan mengatakan "beliau diperkirakan kembali sekitar pukul sekian". Layar komputer yang terbuka bukanlah bukti bahwa Anda ada di tempat. Meninggalkan meja dalam waktu lama atau keluar kantor dicatat pada jadwal atau papan informasi bersama. Ketika pulang kerja, sapalah dulu orang-orang yang masih tinggal, baru pulang.

Terakhir, perilaku di tempat. Ponsel selama rapat pada dasarnya disetel ke mode senyap sebelum rapat dimulai, diletakkan di atas meja, dan tidak disentuh. Meskipun suaranya dimatikan, kalau Anda melihat atau mengoperasikan layarnya, orang yang sedang berbicara pasti tahu. Bila ada komunikasi yang tidak bisa dilewatkan, mintalah izin lebih dahulu lalu keluar sebentar. Informasi yang Anda ketahui dari pekerjaan tidak boleh ditulis di media sosial pribadi. Sekalipun nama perusahaan disamarkan, pihak yang dimaksud kadang bisa dikenali dari tanggal atau tempatnya, dan sekalipun jangkauan publikasinya dibatasi, penyalinan ulang tidak bisa dicegah. Melanjutkan pembicaraan tentang suatu perkara di dalam kereta atau kafe saat perjalanan juga mengandung bahaya yang sama. Merokok dilakukan di tempat yang sudah ditentukan, dan jangan berulang kali menghilang dari meja selama jam kerja. Mengenai perokok pasif di tempat kerja, Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (労働安全衛生法, Roudou Anzen Eisei Hou) Pasal 68 ayat 2 menuntut pengusaha untuk berupaya mengambil langkah yang tepat sesuai keadaan nyata guna mencegah pekerja terpapar asap rokok orang lain di dalam ruangan atau lingkungan yang setara dengannya. Perhatian terhadap bau dan suara juga merupakan bagian dari kepedulian kepada orang yang bekerja di tempat yang sama.

Patokan waktu dan alasannya
SituasiPatokanAlasan
Mulai kerjaPada jam mulai kerja sudah dalam keadaan siap bekerja di mejaKarena jam mulai kerja bukan jam tiba, melainkan jam mulai
Rapat internalDuduk di kursi 5 menit sebelumnyaAgar penyiapan bahan dan sambungan selesai sehingga rapat mulai tepat waktu
KunjunganMelapor di resepsionis 5 menit sebelum janjiKarena terlalu awal membuat pihak lain terburu-buru bersiap
Saat mungkin terlambatSegera menelepon begitu diketahuiKarena makin cepat, makin mudah pihak lain menyusun ulang jadwalnya
Meninggalkan mejaSetelah memberi tahu tujuan dan jam kembaliAgar orang sekitar bisa melayani telepon dan tamu
遅れそうなときの手順1: 遅れると分かった時点で、到着の見込み時刻を計算する2: 相手に電話をかける(メールだけで済ませない)3: 遅れる事実をわびる4: 理由を簡潔に伝える5: 到着の見込み時刻を伝える6: 予定をどうするか指示を仰ぐ7: 到着したら、あらためて対面でわびる

Istilah penting

Bertindak 5 menit lebih awal
Cara mengatur waktu berupa duduk di kursi 5 menit sebelum rapat dan melapor di resepsionis 5 menit sebelum kunjungan. Datang terlalu awal pun dihindari karena membuat pihak lain terburu-buru bersiap.
Hourensou (報連相)
Huruf awal dari houkoku (laporan), renraku (pemberitahuan), dan soudan (konsultasi). Laporan menyampaikan hal yang sudah selesai, pemberitahuan menyampaikan fakta yang perlu dibagikan, dan konsultasi menyampaikan hal yang butuh keputusan atasan.
Bicara mulai dari kesimpulan
Cara bicara dengan menyebut hasilnya lebih dulu, lalu jalannya perkara dan pendapat sendiri secara terpisah setelahnya. Pihak yang mendengarkan jadi lebih mudah mengambil keputusan berikutnya.
Laporan antara
Menyampaikan perkembangan di tengah pekerjaan. Penyimpangan arah bisa diperbaiki selagi masih kecil. Makin lama pekerjaannya, makin besar manfaatnya.
Sepatah kata saat meninggalkan meja
Memberi tahu orang sekitar tujuan dan perkiraan jam kembali ketika meninggalkan meja. Pelayanan telepon dan tamu jadi tidak tersendat.
Pencegahan perokok pasif
Mencegah orang terpapar asap rokok orang lain. Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 68 ayat 2 menetapkan kewajiban upaya bagi pengusaha untuk mengambil langkah yang tepat sesuai keadaan nyata.

Contoh soal

Anda menemukan kesalahan pengetikan Anda sendiri pada pekerjaan yang dipercayakan kepada Anda. Kapan melaporkannya?
Jawaban dan penjelasan Segera pada saat Anda menyadarinya, laporkan faktanya apa adanya. Alasan seperti nanti setelah saya perbaiki sendiri atau nanti setelah saya selidiki penyebabnya hanya memperlambat pelaporan, dan selama itu tindakan yang bisa diambil makin berkurang.
Anda meninggalkan meja sekitar 15 menit untuk suatu pertemuan. Apa yang Anda sampaikan?
Jawaban dan penjelasan Beri tahu orang di dekat Anda tujuan dan perkiraan jam kembali. Telepon dan tamu datang tanpa peduli keadaan Anda, jadi kalau jam kembalinya diketahui, orang sekitar bisa melayaninya.
Di kereta saat pulang dari pertemuan, senior Anda masih melanjutkan pembicaraan tentang perkara itu. Apa yang Anda lakukan?
Jawaban dan penjelasan Akhiri pembicaraan dengan mengatakan misalnya "nanti saya dengarkan setelah kita kembali ke kantor". Meskipun suara dikecilkan, nama perusahaan dan nama perkara tetap terdengar orang sekitar. Meskipun lawan bicara adalah senior, mengusulkan pindah tempat bukanlah hal yang tidak sopan.

Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas

Kuis pemahaman

Soal 1 | Mindashinami

Mana penjelasan yang tepat tentang perbedaan antara mindashinami (身だしなみ — kerapian penampilan yang pantas) dan oshare (おしゃれ — bergaya)?

  1. Mindashinami adalah mengenakan barang mahal, dan baik-buruknya dinilai dari harganya
  2. Mindashinami adalah mengikuti tren, dan baik-buruknya dinilai dari musimnya
  3. Mindashinami adalah upaya menonjolkan kepribadian sendiri, dan baik-buruknya dinilai dari selera sendiri
  4. Mindashinami adalah kepedulian agar tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman, dan baik-buruknya dinilai dari sudut pandang lawan bicara dan situasinya
JawabanD. Mindashinami adalah kepedulian agar tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman, dan baik-buruknya dinilai dari sudut pandang lawan bicara dan situasinya

Akan mudah dipahami kalau dirumuskan begini: mindashinami untuk orang lain, oshare untuk diri sendiri. Pilihan yang menjadikan selera sendiri sebagai patokan adalah kesalahan menerapkan penjelasan oshare begitu saja pada mindashinami. Harga dan tren adalah ukuran yang lain sama sekali dari bagaimana orang lain menerimanya.

Soal 2 | Memeriksa pakaian

Mana tindakan yang TIDAK tepat ketika memeriksa pakaian sendiri sebelum berangkat kerja?

  1. Melihat kerah dan lengan kemeja di tempat terang untuk memastikan tidak ada noda
  2. Memakai lagi kemeja kemarin apa adanya kalau baunya tidak terasa mengganggu
  3. Memastikan tumit sepatu tidak terlalu aus dan ujungnya tidak kotor
  4. Memastikan jas tidak kusut dan kancingnya tidak longgar atau hampir lepas
JawabanB. Memakai lagi kemeja kemarin apa adanya kalau baunya tidak terasa mengganggu

Bau keringat dan minyak tubuh sulit disadari sendiri karena hidung sudah terbiasa, jadi penilaian akan meleset kalau hidung sendiri dijadikan patokan. Pada dasarnya kemeja diganti setiap hari. 3 pilihan lainnya semuanya merupakan pemeriksaan untuk menjaga kesan bersih.

Soal 3 | Patokan berpakaian

Mana cara yang tepat untuk menentukan pakaian di tempat kerja?

  1. Aturan yang dibagikan saat masuk kerja dianggap sudah usang dan tidak perlu diperiksa lagi
  2. Cukup melihat sekeliling lalu menyamakan diri dengan orang yang pakaiannya paling santai di antara mereka
  3. Mengikuti aturan perusahaan kalau ada, dan kalau ragu karena tidak diatur, condongkan ke sisi yang lebih rapi
  4. Pakaian adalah kebebasan pribadi, jadi sekalipun ada aturan, penilaian sendiri boleh didahulukan
JawabanC. Mengikuti aturan perusahaan kalau ada, dan kalau ragu karena tidak diatur, condongkan ke sisi yang lebih rapi

Patokan berpakaian pertama-tama ditentukan oleh aturan tempat kerja. Kalau ragu pada bagian yang tidak diatur secara tertulis, kesalahan lebih sedikit kalau condong ke sisi yang rapi dan bukan ke sisi yang santai. Menjadikan orang yang paling santai sebagai patokan adalah kesalahan menerapkan gagasan "cukup ikut sekeliling" secara berlebihan.

Soal 4 | Office casual

Mana penjelasan yang tepat tentang istilah office casual (オフィスカジュアル)?

  1. Artinya boleh memakai apa saja asalkan bukan setelan jas
  2. Artinya pada hari ada tamu pun boleh berpakaian persis sama dengan hari yang hanya diisi kerja di dalam kantor
  3. Ada patokan jelas yang berlaku sama di seluruh negeri tanpa memandang jenis usaha
  4. Batas yang diperbolehkan berbeda menurut perusahaan dan tempat kerja, jadi patokan perusahaan sendiri diperiksa lalu diikuti
JawabanD. Batas yang diperbolehkan berbeda menurut perusahaan dan tempat kerja, jadi patokan perusahaan sendiri diperiksa lalu diikuti

Tidak ada definisi office casual yang berlaku sama di seluruh negeri, dan batasnya berbeda-beda menurut perusahaan. "Apa saja asal bukan jas" adalah salah paham karena istilahnya diperluas secara harfiah. Pada hari yang ada rencana menerima tamu atau berkunjung, penampilan dinaikkan satu tingkat menyesuaikan lawan.

Soal 5 | Kuku dan rambut

Mana yang TIDAK tepat sebagai perawatan harian untuk menjaga kesan bersih?

  1. Menutupi rambut yang berantakan karena tidur dengan topi, lalu berangkat kerja begitu saja
  2. Memotong kuku pendek dan rata, lalu memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal
  3. Mencukur janggut, atau kalau dipanjangkan pun panjang dan bentuknya dirapikan
  4. Menata rambut agar tidak menutupi mata
JawabanA. Menutupi rambut yang berantakan karena tidur dengan topi, lalu berangkat kerja begitu saja

Menutupi dan merapikan adalah dua hal yang berbeda; begitu topi dilepas, keadaannya kembali seperti semula. Kesan bersih bukanlah "membuatnya tidak terlihat", melainkan "membuatnya dalam keadaan rapi". 3 pilihan lainnya adalah dasar-dasar perawatan diri.

Soal 6 | Bau

Mana bentuk kepedulian yang tepat terhadap bau di tempat kerja?

  1. Memakai parfum dan minyak rambut secukupnya saja, serta berhati-hati agar bau makanan dan rokok tidak tertinggal
  2. Bau adalah soal selera pribadi, jadi di tempat kerja tidak perlu dipedulikan
  3. Kalau menurut saya wanginya enak, orang lain pasti merasakan kenyamanan yang sama walaupun dipakai kuat-kuat
  4. Kalau ada orang yang baunya mengganggu, hal itu disampaikan bukan kepada orangnya melainkan kepada mitra usaha agar mereka yang menanganinya
JawabanA. Memakai parfum dan minyak rambut secukupnya saja, serta berhati-hati agar bau makanan dan rokok tidak tertinggal

Bau sulit disadari sendiri karena sudah terbiasa, dan seleranya pun berbeda-beda antarorang, jadi pada dasarnya dipakai secukupnya saja. "Kalau menurut saya wangi, orang lain pun sama" adalah kesalahan menerapkan penilaian berpatokan diri sendiri begitu saja. Menyampaikannya ke luar perusahaan sama sekali salah alamat; kalau perlu, berkonsultasilah dengan atasan di dalam perusahaan.

Soal 7 | Memilih aksesori

Mana cara yang tepat memilih perlengkapan kecil untuk dipadukan dengan setelan jas?

  1. Makin banyak jumlah jam tangan, cincin, dan sejenisnya, makin mudah memperoleh kepercayaan
  2. Warna dan bahan sepatu sama sekali tidak ada hubungannya dengan pakaian, jadi boleh dipadukan dengan apa saja
  3. Pilih tas yang isinya terlihat dari luar, dan bawalah dokumen dengan dilipat kecil-kecil
  4. Tas yang mudah dipakai adalah yang cukup besar untuk memuat dokumen ukuran A4 tanpa terlipat dan bisa berdiri sendiri saat diletakkan di lantai
JawabanD. Tas yang mudah dipakai adalah yang cukup besar untuk memuat dokumen ukuran A4 tanpa terlipat dan bisa berdiri sendiri saat diletakkan di lantai

Di tempat yang dikunjungi, tas sering diletakkan di lantai, dan tas yang bisa berdiri sendiri membuat gerakan tidak berantakan. Muat atau tidaknya dokumen A4 tanpa terlipat juga menjadi patokan praktis. Pada dasarnya jumlah perhiasan dibatasi, dan tidak ada hubungan antara jumlahnya dan kepercayaan.

Soal 8 | Pakaian kerja dari rumah

Mana persiapan yang TIDAK tepat ketika mengikuti rapat daring dari rumah?

  1. Duduk di posisi yang terkena cahaya dari depan agar wajah tidak gelap
  2. Ikut dengan pakaian rumah sebagaimana baru bangun tidur, karena di layar hanya tubuh bagian atas yang terlihat
  3. Memeriksa lebih dahulu batas area yang tertangkap kamera agar barang pribadi tidak ikut terlihat di latar belakang
  4. Berganti pakaian yang layak dilihat orang luar perusahaan, walaupun tidak seformal saat ke kantor
JawabanB. Ikut dengan pakaian rumah sebagaimana baru bangun tidur, karena di layar hanya tubuh bagian atas yang terlihat

Kadang kita berdiri di tengah rapat atau mengambil bahan sehingga tubuh bagian bawah ikut terlihat, dan kita juga tidak siap kalau tiba-tiba harus keluar. Persiapan yang berpijak pada anggapan "hanya tubuh bagian atas yang terlihat" akan runtuh begitu anggapan itu tidak berlaku.

Soal 9 | Arti TPO

Mana penjelasan yang tepat tentang TPO dalam berpakaian?

  1. Cara berpikir bahwa pakaian tidak perlu diubah siapa pun lawan bicaranya
  2. Kalau selalu berpakaian sama, berarti kita sudah memahami TPO dalam keadaan apa pun
  3. T menyatakan waktu, P menyatakan tempat, dan O menyatakan suasana hati sendiri
  4. Cara berpikir memilih pakaian sesuai waktu, tempat, dan kesempatan; pakaian yang sama pun bisa menjadi tidak pantas pada kesempatan tertentu
JawabanD. Cara berpikir memilih pakaian sesuai waktu, tempat, dan kesempatan; pakaian yang sama pun bisa menjadi tidak pantas pada kesempatan tertentu

TPO adalah huruf awal time, place, occasion, dan O bukan suasana hati sendiri melainkan kesempatan atau situasinya. Karena itu pakaian yang sama bisa tidak bermasalah pada hari bekerja di dalam kantor, tetapi menjadi tidak pantas pada upacara resmi atau peristiwa duka.

Soal 10 | Pakaian di lokasi kerja

Anda akan berkunjung meninjau pabrik mitra usaha. Mana pakaian dan barang bawaan yang tepat untuk hari itu?

  1. Karena hanya meninjau dan tidak ikut bekerja, alat pelindung yang ditentukan tidak perlu dipakai
  2. Mengutamakan keleluasaan bergerak di atas segalanya, lalu berangkat dengan sandal yang sudah biasa dipakai dan pakaian santai
  3. Sengaja memakai pakaian kerja yang masih kotor agar tidak lebih mencolok daripada tuan rumah
  4. Memeriksa lebih dahulu syarat alat pelindung dan sepatu yang ditentukan, lalu pada harinya mengikuti petunjuk itu
JawabanD. Memeriksa lebih dahulu syarat alat pelindung dan sepatu yang ditentukan, lalu pada harinya mengikuti petunjuk itu

Di tempat seperti pabrik, pakaian dan alas kaki langsung berkaitan dengan keselamatan, dan pihak tuan rumah punya aturannya sendiri. Aturan itu biasanya berlaku juga bagi peninjau, jadi diperiksa lebih dahulu lalu diikuti. Pakaian kotor dan sandal menjadi masalah baik dari sisi keselamatan maupun dari sisi kesan.

Soal 11 | Salam

Mana cara memberi salam yang tepat di tempat kerja?

  1. Membalas sambil tetap menatap layar komputer tanpa menghentikan pekerjaan
  2. Cukup membungkuk ringan tanpa mengeluarkan suara, karena itulah yang santun
  3. Membalas hanya ketika orang lain memberi salam lebih dahulu
  4. Mengucapkannya lebih dahulu daripada lawan, sambil menatap matanya, dengan suara yang terdengar
JawabanD. Mengucapkannya lebih dahulu daripada lawan, sambil menatap matanya, dengan suara yang terdengar

Pada dasarnya salam didahulukan, dan baru tersampaikan ketika suara yang terdengar dan arah pandangan hadir bersama-sama. "Cukup membalas" dan "membungkuk ringan saja yang santun" adalah kesalahan menyamakan sikap pasif dengan kesantunan. Membalas sambil menatap layar hampir tidak berbeda dengan tidak membalas sama sekali.

Soal 12 | Ucapan penghargaan

Mana ucapan yang umumnya dipandang tepat ketika melepas atasan yang pulang kerja?

  1. ご苦労さん (go-kurō-san)
  2. ご苦労さまでした (go-kurō-sama deshita)
  3. おつかれ (o-tsukare)
  4. お疲れさまでした (o-tsukare-sama deshita)
JawabanD. お疲れさまでした (o-tsukare-sama deshita)

Keempat pilihan sama-sama berupa ucapan penghargaan atas kerja keras lawan bicara. お疲れさま dan ご苦労さま adalah bentuk lengkapnya, sedangkan ご苦労さん dan おつかれ adalah bentuk santai yang akhirannya dipotong. ご苦労さま dianggap sebagai ungkapan yang dipakai orang yang lebih tinggi kepada orang yang lebih rendah kedudukannya, sehingga kebiasaan untuk tidak memakainya kepada atasan dianut secara luas; yang lazim kepada atasan adalah 「お疲れさまでした」. Bentuk santai seperti ご苦労さん dan おつかれ juga tidak dipakai sebagai salam di tempat kerja.

Soal 13 | Kapan memakai eshaku

Pada keadaan mana eshaku (会釈 — membungkuk ringan) paling lazim dipakai?

  1. Ketika melepas direktur mitra usaha di pintu masuk
  2. Ketika berpapasan dengan orang sekantor di koridor
  3. Ketika pertama kali menyambut tamu di ruang tamu
  4. Ketika meminta maaf atas kesalahan besar
JawabanB. Ketika berpapasan dengan orang sekantor di koridor

Eshaku adalah yang paling ringan di antara 3 jenis membungkuk, dipakai ketika berpapasan di koridor atau ketika masuk dan keluar ruangan. Ketika meminta maaf atau melepas tamu secara resmi dipakai saikeirei (最敬礼 — bungkukan terdalam), sedangkan untuk menyambut tamu umumnya dipakai keirei (敬礼 — bungkukan biasa).

Soal 14 | Saikeirei

Di antara 3 jenis membungkuk, pada keadaan mana dipakai saikeirei (最敬礼 — bungkukan paling dalam)?

  1. Ketika masuk dan keluar ruang rapat untuk suatu pertemuan
  2. Ketika kembali ke meja sendiri setelah menutup telepon
  3. Ketika bertemu rekan sedivisi pada pagi hari setelah tiba di kantor
  4. Ketika meminta maaf kepada orang yang sangat dirugikan oleh kita
JawabanD. Ketika meminta maaf kepada orang yang sangat dirugikan oleh kita

Saikeirei dipakai pada keadaan yang menyatakan perasaan paling kuat, seperti permintaan maaf yang mendalam, ucapan terima kasih yang besar, atau perpisahan yang resmi. Untuk salam kepada rekan kerja serta masuk-keluar ruangan, eshaku (会釈) sudah cukup. Asasnya, dalamnya bungkukan disesuaikan dengan kuatnya perasaan yang ingin disampaikan.

Soal 15 | Sikap membungkuk

Mana sikap membungkuk yang TIDAK tepat?

  1. Melipat tubuh bagian atas dari pinggang dengan punggung tetap lurus
  2. Tangan ditumpuk ringan di depan tubuh, atau digantung wajar di samping badan
  3. Menundukkan wajah hanya dengan menekuk leher
  4. Berdiri dengan tumit rapat, lalu berhenti sejenak pada titik terendah
JawabanC. Menundukkan wajah hanya dengan menekuk leher

Menekuk leher saja terlihat tidak tenang dan memberi kesan asal-asalan kepada lawan. Tubuh bagian atas dilipat dari pinggang, berhenti sejenak, lalu dikembalikan perlahan sehingga terlihat santun. Sikap tubuh dan jeda lebih berpengaruh daripada angka derajat kemiringan.

Soal 16 | Gosen-gorei

Mana cara memberi salam yang disebut gosen-gorei (語先後礼 — kata dulu, bungkukan kemudian)?

  1. Menghilangkan kata salamnya dan hanya mengulang dua kali bungkukan yang dalam
  2. Mengucapkan kata-katanya lebih dahulu, memandang lawan sejenak, lalu membungkuk
  3. Mengucapkan salam dan membungkuk secara bersamaan dari awal sampai akhir
  4. Membungkuk lebih dahulu, lalu mengucapkan salam setelah kepala diangkat
JawabanB. Mengucapkan kata-katanya lebih dahulu, memandang lawan sejenak, lalu membungkuk

Gosen-gorei berarti persis seperti hurufnya: kata (語) dahulu dan bungkukan (礼) kemudian, yaitu menyampaikan kata-kata lalu menundukkan kepala. Bentuk ini dipandang lebih santun daripada dōjirei (同時礼 — membungkuk sambil berbicara) dan dipakai pada keadaan resmi. Membalik urutannya atau menghilangkan kata-katanya adalah bentuk yang lain.

Soal 17 | Bungkukan perpisahan

Mana perilaku yang tepat ketika mengantar tamu sampai pintu keluar?

  1. Menghadapkan badan ke arah kepergian tamu lalu menundukkan kepala, dan mengantarnya sampai sosoknya tidak terlihat lagi
  2. Mempertahankan sikap kepala tertunduk sambil berjalan mundur sampai ke meja sendiri
  3. Mengangkat wajah di tengah bungkukan lalu pergi lebih dahulu daripada tamu
  4. Mengangkat kepala begitu tamu membalikkan badan, lalu langsung kembali ke meja sendiri
JawabanA. Menghadapkan badan ke arah kepergian tamu lalu menundukkan kepala, dan mengantarnya sampai sosoknya tidak terlihat lagi

Makna mengantar terletak pada keadaan bahwa kita masih mengantarnya ketika tamu menoleh ke belakang. Kalau kita kembali begitu ia membalikkan badan, kesan yang sampai kepadanya saat ia menoleh menjadi lain. Berjalan mundur berbahaya dan juga tidak wajar sebagai gerakan.

Soal 18 | Air muka

Mana cara mengatur air muka yang TIDAK tepat terhadap lawan bicara?

  1. Ketika memakai masker, perhatikan ekspresi bagian mata dan nada suara
  2. Karena tidak nyaman beradu pandang, selama pembicaraan terus menatap berkas di tangan
  3. Kalau tidak nyaman menatap mata terus-menerus, arahkan pandangan ke sekitar mata lawan
  4. Saat mendengarkan, sudut bibir diangkat dan badan diarahkan ke lawan bicara
JawabanB. Karena tidak nyaman beradu pandang, selama pembicaraan terus menatap berkas di tangan

Kalau terus menatap berkas di tangan, orang akan mengira kita tidak mendengarkan. Sekalipun tidak nyaman, kalau pandangan diletakkan di sekitar separuh atas wajah, bagi lawan itu terasa seperti kita menatap matanya. Kalau menghindar justru menjadi tujuan, urutannya jadi terbalik.

Soal 19 | Berpapasan

Anda berpapasan dengan tamu yang sedang berjalan di koridor. Mana tindakan yang tepat?

  1. Karena bukan kenalan, terus lewat begitu saja tanpa berkata apa-apa
  2. Berlari mendahuluinya untuk menyelesaikan urusan sendiri lebih dulu
  3. Berhenti atau memperlambat langkah, lalu memberi eshaku
  4. Karena bukan tanggung jawab saya, berusaha tidak beradu pandang
JawabanC. Berhenti atau memperlambat langkah, lalu memberi eshaku

Di mata tamu, semua karyawan terlihat sebagai orang dari perusahaan yang sama, jadi urusan siapa yang menangani tidak ada hubungannya. Pada keadaan sekadar berpapasan di koridor, eshaku (会釈 — membungkuk ringan) sudah tepat dan tidak perlu membungkuk dalam-dalam.

Soal 20 | Membungkuk bersamaan

Anda dan penanggung jawab di tempat yang Anda kunjungi membungkuk pada saat yang bersamaan. Mana gerakan yang tersampaikan lebih santun?

  1. Mulai membungkuk lebih dahulu daripada lawan, dan mengangkat kepala setelah lawan mengangkatnya
  2. Tidak menunggu lawan mengangkat kepala, mengangkat wajah di tengah jalan lalu mulai berbicara
  3. Membungkuk lebih dangkal daripada lawan dan mengangkat kepala lebih dahulu
  4. Mulai membungkuk setelah lawan mulai membungkuk, lalu mengangkat kepala lebih dahulu
JawabanA. Mulai membungkuk lebih dahulu daripada lawan, dan mengangkat kepala setelah lawan mengangkatnya

Kalau membungkuk lebih dahulu dan mengangkat kepala belakangan, ketika lawan mengangkat wajahnya kita masih dalam keadaan menunduk, sehingga rasa hormat tersampaikan. Kalau kita mengangkat kepala lebih dahulu, jadinya kita sedang memandang selagi lawan masih menunduk.

Soal 21 | Jam mulai kerja

Mana cara berpikir yang tepat tentang jam mulai kerja?

  1. Cukup sudah masuk ke gedung perusahaan sebelum jam mulai kerja
  2. Berganti pakaian dan bersiap-siap boleh dimulai setelah jam mulai kerja tiba
  3. Sekalipun lewat jam mulai kerja, tidak masalah asal sudah duduk sebelum atasan datang
  4. Pada jam mulai kerja, kita sudah duduk di meja dalam keadaan siap memulai pekerjaan
JawabanD. Pada jam mulai kerja, kita sudah duduk di meja dalam keadaan siap memulai pekerjaan

Jam mulai kerja adalah jam memulai pekerjaan, bukan jam tiba. Persiapan seperti masuk gedung, berganti pakaian, dan menyalakan komputer diselesaikan sebelum itu. Ada atau tidaknya atasan bukan patokan.

Soal 22 | Mengabari keterlambatan

Anda mengetahui akan terlambat tiba di kantor karena kereta tertunda. Mana tindakan yang tepat?

  1. Menjelaskan duduk perkaranya sekaligus setelah tiba di kantor dan duduk di meja sendiri
  2. Cukup mengirim pesan singkat kepada rekan kerja, dan tidak menyampaikannya sendiri kepada atasan
  3. Segera menelepon atasan begitu mengetahuinya, dan menyampaikan alasannya serta perkiraan jam tiba
  4. Karena keterlambatannya sepertinya tidak lama, tidak mengabari atasan maupun rekan kerja sama sekali
JawabanC. Segera menelepon atasan begitu mengetahuinya, dan menyampaikan alasannya serta perkiraan jam tiba

Makin cepat kabarnya sampai, makin mudah atasan menyusun ulang pembagian pekerjaan. Penjelasan setelah tiba tidak lagi berguna sebagai bahan pengambilan keputusan, dan mengabari rekan kerja saja tidak menjamin kabar itu sampai ke atasan. Intinya adalah menyertakan pula perkiraan jam tiba.

Soal 23 | Urutan pelaporan

Mana cara bicara yang tepat ketika melaporkan hasil pekerjaan kepada atasan?

  1. Menyampaikan hasil yang baik lebih dahulu, dan hasil yang buruk baru diceritakan kalau ditanya
  2. Menyatukan fakta dan dugaan sendiri, lalu menceritakannya dalam satu rangkaian
  3. Menyampaikan kesimpulan lebih dahulu, lalu menceritakan proses dan pendapat sendiri secara terpisah
  4. Menceritakan seluruh prosesnya menurut urutan waktu, dan menaruh kesimpulan di bagian paling akhir
JawabanC. Menyampaikan kesimpulan lebih dahulu, lalu menceritakan proses dan pendapat sendiri secara terpisah

Atasan mendengarkan demi keputusan berikutnya, jadi kalau kesimpulan ada di depan, ia lebih mudah memberi arahan. Kalau fakta dan dugaan dicampur, keputusannya bisa meleset, jadi keduanya disampaikan terpisah. Menyembunyikan bagian yang tidak menguntungkan pada dasarnya tidak dapat disebut laporan.

Soal 24 | Laporan buruk

Anda menyadari kesalahan sendiri pada pekerjaan yang Anda tangani. Mana cara melapor yang tepat?

  1. Memilih saat suasana hati atasan sedang baik, dan melapor setelah menunggu beberapa hari
  2. Melapor setelah selesai menyelidiki penyebabnya, agar tidak menjadi tanggung jawab sendiri
  3. Segera melaporkan faktanya apa adanya kepada atasan begitu menyadarinya
  4. Karena ada kemungkinan bisa diperbaiki sendiri, melapor setelah masalahnya selesai
JawabanC. Segera melaporkan faktanya apa adanya kepada atasan begitu menyadarinya

Asasnya, makin buruk kabarnya makin cepat disampaikan, karena makin lama waktu berlalu makin sedikit pilihan langkah yang tersisa. Menuntaskan sendiri dulu, melihat suasana hati dulu, atau memastikan penyebabnya dulu semuanya adalah alasan untuk menunda laporan, dan akibatnya justru memperluas kerugian.

Soal 25 | Laporan antara

Anda diberi pekerjaan yang memakan waktu satu minggu. Mana cara menjalankannya di tengah jalan yang tepat?

  1. Tidak mengatakan apa pun sampai selesai, dan melapor sekaligus setelah semuanya rampung
  2. Baru berkonsultasi setelah keterlambatannya pasti terjadi
  3. Menjawab singkat secara lisan di tempat, hanya ketika atasan menanyakan kemajuannya
  4. Menyampaikan kemajuan pada titik-titik peralihan, dan memberi kabar lebih awal kalau tampaknya akan terlambat
JawabanD. Menyampaikan kemajuan pada titik-titik peralihan, dan memberi kabar lebih awal kalau tampaknya akan terlambat

Pada pekerjaan yang lama, arah yang sudah melenceng di tengah jalan justru sulit dilihat oleh pelakunya sendiri. Kalau laporan antara diselipkan pada titik-titik peralihan, perbaikan bisa dilakukan selagi masih kecil. Berkonsultasi setelah keterlambatan sudah pasti sering kali sudah tidak keburu.

Soal 26 | Sepatah kata saat meninggalkan meja

Anda akan meninggalkan meja sekitar 15 menit untuk suatu pertemuan. Mana cara memberi tahu sekeliling yang TIDAK tepat?

  1. Memberi tahu lebih dahulu kepada orang di meja terdekat, disertai perkiraan jam kembali
  2. Membiarkan layar komputer tetap menyala agar orang tahu Anda masih ada di tempat
  3. Memberi tahu secara lisan lebih dahulu kepada orang di meja terdekat, ke mana dan untuk urusan apa Anda pergi
  4. Kalau tampaknya akan lama, isi itu juga dicerminkan pada jadwal divisi atau papan pengumuman bersama
JawabanB. Membiarkan layar komputer tetap menyala agar orang tahu Anda masih ada di tempat

Layar yang menyala bukanlah bukti kehadiran, dan sekeliling tidak bisa menanggapi telepon atau tamu. Kalau tujuan dan jam kembali sudah diberitahukan, mereka dapat menjawab, "Beliau diperkirakan kembali sekitar pukul sekian."

Soal 27 | Rapat dan ponsel

Mana perlakuan terhadap ponsel yang TIDAK tepat selama rapat?

  1. Karena suaranya sudah dimatikan, memeriksa isi panggilan masuk di layar selama rapat
  2. Membiarkannya tergeletak di atas meja tanpa disentuh selama rapat
  3. Mengaturnya ke mode senyap sebelum rapat dimulai
  4. Kalau ada kabar yang tidak bisa dilewatkan, meminta izin lebih dahulu lalu keluar sebentar
JawabanA. Karena suaranya sudah dimatikan, memeriksa isi panggilan masuk di layar selama rapat

Sekalipun suaranya dimatikan, kalau layarnya dilihat atau dioperasikan, pembicara langsung tahu dan timbul kesan kita tidak ikut serta. Kalau memang harus menunggu kabar, jangan memeriksanya diam-diam, melainkan minta izin lebih dahulu lalu keluar sebentar.

Soal 28 | Unggahan media sosial

Anda hendak menulis kejadian pada hari berkunjung ke mitra usaha di media sosial pribadi. Mana pertimbangan yang tepat?

  1. Kalau nama perusahaannya disamarkan, isi pertemuan boleh ditulis
  2. Kalau jangkauan penayangannya dibatasi hanya untuk teman, foto yang memuat berkas boleh dipasang
  3. Nama perusahaan mitra, isi pertemuan, maupun foto ruang rapat, semuanya tidak diunggah
  4. Kalau ditulis sebagai kesan pribadi, nama penanggung jawabnya boleh disebutkan
JawabanC. Nama perusahaan mitra, isi pertemuan, maupun foto ruang rapat, semuanya tidak diunggah

Sekalipun nama perusahaan disamarkan, pihak lawan kadang dapat dikenali dari tanggal dan tempatnya. Pengaturan jangkauan penayangan tidak bisa mencegah unggahan ulang maupun pemotretan layar. Informasi yang diketahui dari pekerjaan lebih aman kalau sama sekali tidak dijadikan bahan unggahan pribadi.

Soal 29 | Tempat kerja dan rokok

Mana yang tepat mengenai merokok dan asap rokok pasif di tempat kerja?

  1. Merokok adalah kebebasan pribadi, jadi berapa kali pun meninggalkan meja selama jam kerja tidak menjadi masalah dari sisi pekerjaan
  2. Pencegahan asap rokok pasif adalah soal kesadaran perokok itu sendiri, dan tidak ada tindakan yang dituntut dari perusahaan
  3. Di dalam ruangan pun tidak masalah, karena kalau jendela dibuka tidak ada pengaruhnya bagi sekitar
  4. Pengusaha punya kewajiban berupaya mengambil langkah mencegah paparan asap rokok pasif pada pekerja, dan merokok dilakukan di tempat yang telah ditentukan
JawabanD. Pengusaha punya kewajiban berupaya mengambil langkah mencegah paparan asap rokok pasif pada pekerja, dan merokok dilakukan di tempat yang telah ditentukan

Pasal 68-2 Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (労働安全衛生法 第68条の2) meminta pengusaha berupaya mengambil langkah yang sesuai dengan keadaan nyata pengusaha dan tempat usahanya, untuk mencegah paparan asap rokok pasif pada pekerja di dalam ruangan atau di lingkungan yang setara dengan itu. Membuka jendela saja tidak lantas menghilangkan pengaruhnya, dan merokok dilakukan di tempat yang telah ditetapkan.

Soal 30 | Berbicara di luar kantor

Di dalam kereta sepulang dari pertemuan, senior yang menemani Anda terus membicarakan pekerjaan. Mana tindakan yang harus diambil?

  1. Isinya tidak akan terdengar kalau suaranya dikecilkan, jadi lanjutkan saja
  2. Menyampaikan sesuatu seperti "Nanti saya tanyakan setelah kembali ke kantor", lalu menutup topik itu
  3. Melanjutkannya setelah memastikan tidak ada kenalan di sekitar
  4. Karena senior yang berbicara, menanggapinya dengan nada yang sama begitu saja
JawabanB. Menyampaikan sesuatu seperti "Nanti saya tanyakan setelah kembali ke kantor", lalu menutup topik itu

Di dalam kereta atau kafe, nama perusahaan dan nama proyek terdengar oleh sekitar dan tanpa disengaja sampai ke pihak luar. Sekalipun lawan bicaranya senior, mengusulkan pindah tempat tidak termasuk tidak sopan. Mengecilkan suara atau melihat ada tidaknya kenalan tidak dapat mencegah kebocoran.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang