Ruang Belajar Karinoya

Kualifikasi · Lab Lulus IT Passport

Teori Dasar

Soal dan pembahasan dapat dibaca dalam Bahasa Indonesia. Materi kuliah (artikel penjelasan) hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

Lihat versi bahasa Jepang (dengan materi kuliah) →

Soal 1 | Konversi biner

Berapa nilai bilangan biner 1011 bila dinyatakan dalam desimal (basis 10)?

  1. 13
  2. 9
  3. 11
  4. 15
JawabanC. 11

Setiap digit bilangan biner berbobot 1,2,4,8 dari kanan. 1011 = 8×1 + 4×0 + 2×1 + 1×1 = 11. Pilihan 9 adalah 1001 dalam biner, 13 adalah 1101, dan 15 adalah 1111; semuanya berbeda dari 1011.

Soal 2 | Desimal→biner

Manakah bilangan desimal (basis 10) 45 bila dinyatakan dalam biner?

  1. 110101
  2. 111001
  3. 101101
  4. 101011
JawabanC. 101101

Sisa pembagian 45 dengan 2 berturut-turut dari bawah adalah 1, 0, 1, 1, 0, 1; dibaca terbalik menjadi 101101. Diperiksa ulang: 32 + 8 + 4 + 1 = 45, cocok. 101011 adalah 43, 110101 adalah 53, dan 111001 adalah 57; semuanya bukan 45.

Soal 3 | Heksa→desimal

Berapa nilai bilangan heksadesimal 2F bila dinyatakan dalam desimal?

  1. 43
  2. 62
  3. 47
  4. 31
JawabanC. 47

Digit kedua heksadesimal berbobot 16, dan F menyatakan 15. 2×16 + 15 = 47. Pilihan 31 adalah 1F dalam heksadesimal, 43 adalah 2B, dan 62 adalah 3E; semuanya berbeda dari 2F. Ingat bahwa dalam heksadesimal A–F masing-masing menyatakan 10–15.

Soal 4 | Biner→heksa

Manakah bilangan biner 11010110 bila dinyatakan dalam heksadesimal (basis 16)?

  1. B6
  2. D6
  3. 6D
  4. C6
JawabanB. D6

Empat digit biner berpadanan dengan satu digit heksadesimal, jadi 11010110 dipenggal menjadi 1101 dan 0110. 1101 adalah 13 yaitu D, dan 0110 adalah 6, sehingga hasilnya D6. 6D adalah 01101101, B6 adalah 10110110, dan C6 adalah 11000110; semuanya tak cocok dengan nilai asal.

Soal 5 | Jumlah bit

Berapa macam bilangan biner tak bertanda yang dapat dinyatakan dengan 8 bit?

  1. 256 macam
  2. 16 macam
  3. 8 macam
  4. 128 macam
JawabanA. 256 macam

Dengan n bit dapat dinyatakan 2 pangkat n keadaan, jadi 8 bit menghasilkan 2 pangkat 8 = 256 macam (basis 10: 0–255). Pilihan 8 adalah jumlah bitnya sendiri, 16 setara 4 bit, dan 128 setara 7 bit; semuanya bukan jumlah kombinasi 8 bit.

Soal 6 | Bit yang diperlukan

Ingin menyatakan 50 macam simbol dengan memasangkan masing-masing ke deretan bit yang berbeda. Berapa jumlah bit minimum yang diperlukan?

  1. 8 bit
  2. 5 bit
  3. 6 bit
  4. 7 bit
JawabanC. 6 bit

Dengan n bit dapat dibedakan 2 pangkat n macam. 2 pangkat 5 = 32 tidak cukup untuk 50 macam, sedangkan 2 pangkat 6 = 64 cukup, sehingga minimum diperlukan 6 bit. Pilihan pertama hanya dapat menyatakan 32 macam dan kurang. 7 bit (128 macam) dan 8 bit (256 macam) juga bisa, tetapi tidak memenuhi syarat "minimum".

Soal 7 | AND

Manakah hasil operasi AND (logika konjungsi) antara bilangan biner 10110011 dan bilangan biner 00001111?

  1. 10111111
  2. 00000011
  3. 00001111
  4. 10110000
JawabanB. 00000011

AND menghasilkan 1 hanya bila kedua digit bernilai 1. Empat digit atas menjadi 0 semua karena pasangannya 0, dan empat digit bawah 0011 tersisa apa adanya sehingga hasilnya 00000011. Pilihan kedua adalah nilai pasangannya sendiri, dan pilihan keempat adalah hasil OR (disjungsi). Pilihan ketiga adalah hasil bila di-mask dengan 11110000 alih-alih 00001111, yaitu mengambil empat digit atas.

Soal 8 | XOR

Manakah hasil operasi XOR (logika eksklusif) antara bilangan biner 1101 dan bilangan biner 1011?

  1. 1111
  2. 0110
  3. 1001
  4. 0100
JawabanB. 0110

XOR menghasilkan 1 hanya bila nilai kedua digit berbeda. Dari kiri: 1 dan 1 jadi 0, 1 dan 0 jadi 1, 0 dan 1 jadi 1, 1 dan 1 jadi 0, sehingga hasilnya 0110. 1001 adalah hasil AND dan 1111 hasil OR, sedangkan 0100 tak cocok dengan hasil operasi dasar mana pun.

Soal 9 | Komplemen dua

Manakah representasi desimal (basis 10) −5 dalam komplemen dua 8 bit?

  1. 10000101
  2. 11111011
  3. 11111100
  4. 11111010
JawabanB. 11111011

Komplemen dua dibuat dengan membalik semua bit bilangan asal lalu menambahkan 1. 5 adalah 00000101; dibalik menjadi 11111010, ditambah 1 menjadi 11111011. Pilihan kedua hanya dibalik (komplemen satu) tanpa ditambah 1. Pilihan pertama adalah representasi tanda-magnitudo yang sekadar menaruh bit tanda 1 di posisi teratas, dan pilihan keempat menyatakan −4.

Soal 10 | De Morgan

Manakah ekspresi yang selalu memberi hasil sama dengan ekspresi logika NOT(A AND B)? Di sini NOT menyatakan negasi, AND konjungsi, dan OR disjungsi.

  1. A OR B
  2. NOT A AND NOT B
  3. NOT A OR NOT B
  4. A AND NOT B
JawabanC. NOT A OR NOT B

Menurut hukum De Morgan, negasi konjungsi sama dengan disjungsi dari negasi tiap suku. Karena itu NOT(A AND B) sama dengan NOT A OR NOT B. Pilihan pertama adalah ekspresi lain yang sama dengan NOT(A OR B), pilihan kedua tanpa negasi sehingga hasilnya berlawanan, dan pilihan keempat hanya menegasikan B sehingga tidak berlaku. Memeriksa keempat kombinasi lewat tabel kebenaran dapat mengonfirmasinya.

Soal 11 | Perhitungan himpunan

Survei terhadap 100 karyawan menunjukkan 60 orang memakai sistem A, 45 orang memakai sistem B, dan 25 orang memakai A dan B keduanya. Berapa orang yang tidak memakai A maupun B?

  1. 15 orang
  2. 20 orang
  3. 10 orang
  4. 25 orang
JawabanB. 20 orang

Yang memakai setidaknya salah satu adalah 60 + 45 − 25 = 80 orang, dengan duplikasi dikurangkan sekali. Karena itu yang tidak memakai keduanya adalah 100 − 80 = 20 orang. Pilihan pertama dan kedua adalah nilai bila cara mengurangkan duplikasinya keliru, dan pilihan keempat adalah jumlah pemakai keduanya, bukan yang ditanyakan.

Soal 12 | Tabel kebenaran

Untuk dua input A dan B, pada kasus manakah hasil XOR (logika eksklusif) menjadi 1?

  1. Ketika nilai A dan B berbeda
  2. Ketika A dan B keduanya 0
  3. Ketika nilai A dan B sama
  4. Ketika A dan B keduanya 1
JawabanA. Ketika nilai A dan B berbeda

XOR menjadi 1 hanya ketika nilai kedua input berbeda, dan 0 ketika sama. Ketika keduanya 1 seperti pilihan pertama hasilnya 0 — yang menjadi 1 pada kasus itu adalah AND. Ketika keduanya 0 seperti pilihan ketiga hasilnya juga 0. Pilihan keempat adalah penjelasan negasi XOR (rangkaian kesamaan) yang hasilnya terbalik.

Soal 13 | Nilai harapan

Ada 100 lembar undian: hadiah pertama 5000 yen sebanyak 1 lembar, hadiah kedua 1000 yen sebanyak 5 lembar, dan sisanya kalah dengan 0 yen. Berapa nilai harapan uang yang diterima saat menarik 1 lembar undian ini?

  1. 600 yen
  2. 100 yen
  3. 150 yen
  4. 200 yen
JawabanB. 100 yen

Nilai harapan dihitung dengan menjumlahkan semua "jumlah uang × probabilitasnya": (5000×1 + 1000×5) ÷ 100 = 10000 ÷ 100 = 100 yen. Pilihan kedua dan ketiga adalah nilai dengan perkalian hadiah atau jumlah lembar yang keliru, dan 600 yen adalah kekeliruan mengalikan probabilitas menang 6÷100 dengan total hadiah 10000 yen tanpa mengalikan probabilitas per jumlah uang.

Soal 14 | Probabilitas

Saat dua dadu besar dan kecil dilempar bersamaan, berapa probabilitas jumlah mata yang keluar menjadi 7?

  1. 1/12
  2. 1/6
  3. 1/8
  4. 1/9
JawabanB. 1/6

Total kemungkinan mata adalah 6×6 = 36 cara. Yang jumlahnya 7 adalah (1,6), (2,5), (3,4), (4,3), (5,2), (6,1), yaitu 6 cara, sehingga 6÷36 = 1/6. 1/12 setara 3 cara, 1/9 setara 4 cara, dan 1/8 setara 4,5 cara; semuanya tak cocok dengan jumlah kombinasi yang sesuai.

Soal 15 | Kombinasi

Saat memilih 2 orang wakil dari 6 orang, ada berapa cara pemilihan? Di sini urutan kedua orang yang terpilih tidak dibedakan.

  1. 15 cara
  2. 36 cara
  3. 12 cara
  4. 30 cara
JawabanA. 15 cara

Pemilihan tanpa membedakan urutan dihitung dengan kombinasi: (6×5) ÷ (2×1) = 15 cara. 30 cara adalah nilai permutasi 6×5 yang membedakan urutan dan menghitung pasangan yang sama dua kali. 12 adalah 6×2 dan 36 adalah 6×6; keduanya cara menghitung yang keliru.

Soal 16 | Permutasi

Saat membariskan 4 orang dalam satu baris, ada berapa cara pengurutan?

  1. 24 cara
  2. 12 cara
  3. 4 cara
  4. 16 cara
JawabanA. 24 cara

Posisi pertama 4 cara, kedua sisa 3 cara, ketiga 2 cara, dan keempat 1 cara, sehingga 4×3×2×1 = 24 cara. 12 adalah 4×3 yang hanya menghitung sampai 2 orang. 16 adalah 4×4 yang menghitung orang yang sama berulang, dan 4 adalah jumlah orangnya sendiri; semuanya bukan total cara pengurutan.

Soal 17 | Median

Nilai ujian 5 orang adalah 10, 20, 20, 30, dan 120. Manakah median dari 5 data ini?

  1. 20
  2. 30
  3. 40
  4. 120
JawabanA. 20

Median adalah nilai tengah saat data diurutkan menurut besarnya. Karena ada 5 data, mediannya adalah nilai ke-3 yaitu 20. 40 adalah rata-rata (total 200÷5) yang tertarik oleh nilai ekstrem 120. 30 adalah nilai ke-4 dan 120 adalah nilai maksimum; semuanya bukan median.

Soal 18 | Simpangan baku

Berapa simpangan baku data 2, 4, 4, 4, 5, 5, 7, 9? Di sini rata-rata data adalah 5, dan varians dihitung dengan membagi dengan banyaknya data.

  1. 2
  2. 4
  3. 1
  4. 8
JawabanA. 2

Kuadrat selisih terhadap rata-rata adalah 9, 1, 1, 1, 0, 0, 4, 16 dengan total 32. Varians = 32÷8 = 4, dan simpangan baku adalah akar kuadratnya, yaitu 2. Pilihan 4 adalah nilai varians yang dijawab apa adanya, 8 adalah banyaknya data, dan 1 adalah salah satu nilai kuadrat selisih; semuanya bukan simpangan baku.

Soal 19 | Makna simpangan baku

Apa yang dinyatakan oleh simpangan baku?

  1. Nilai yang paling sering muncul dalam data
  2. Derajat seberapa jauh data tersebar dari nilai rata-rata
  3. Nilai tengah saat data diurutkan menurut besarnya
  4. Nilai hasil membagi jumlah data dengan banyaknya data
JawabanB. Derajat seberapa jauh data tersebar dari nilai rata-rata

Simpangan baku adalah akar kuadrat varians dan menyatakan seberapa jauh data tersebar menjauhi rata-rata. Makin kecil nilainya, makin terkumpul data di sekitar rata-rata. Pilihan pertama adalah rata-rata, kedua median, dan keempat modus; semuanya satu nilai yang mewakili data dan tidak menyatakan besarnya sebaran.

Soal 20 | Koefisien korelasi

Koefisien korelasi dua data dihitung dan hasilnya −0,9. Apa yang dapat dikatakan dari nilai ini?

  1. Ada korelasi negatif kuat: bila satu bertambah yang lain berkurang
  2. Hampir tak ada hubungan antara kedua data
  3. Terbukti bahwa yang satu menjadi penyebab yang lain
  4. Ada korelasi positif kuat: bila satu bertambah yang lain juga bertambah
JawabanA. Ada korelasi negatif kuat: bila satu bertambah yang lain berkurang

Koefisien korelasi bernilai dari −1 sampai +1; makin dekat ke −1, makin kuat korelasi negatifnya — bila satu bertambah yang lain berkurang. Pilihan pertama untuk nilai dekat 0, dan pilihan kedua untuk nilai dekat +1 dengan tanda terbalik. Pilihan ketiga salah: korelasi yang kuat pun belum tentu berarti ada hubungan sebab-akibat (kausalitas).

Soal 21 | Analisis regresi

Manakah penjelasan yang tepat mengenai analisis regresi?

  1. Teknik membagi data secara otomatis ke dalam kelompok berciri mirip
  2. Teknik menemukan kombinasi barang yang cenderung dibeli bersamaan dari data transaksi berjumlah besar
  3. Teknik memperkirakan kecenderungan keseluruhan dengan mengambil sebagian secara acak dari populasi
  4. Teknik mencari persamaan untuk memprediksi nilai suatu variabel dari nilai variabel lain agar cocok baik dengan data nyata
JawabanD. Teknik mencari persamaan untuk memprediksi nilai suatu variabel dari nilai variabel lain agar cocok baik dengan data nyata

Analisis regresi adalah teknik menurunkan persamaan yang memperkirakan nilai suatu variabel dari variabel lain — seperti memprediksi penjualan dari biaya iklan — dengan mencocokkannya pada data nyata. Pilihan kedua adalah clustering, ketiga adalah analisis keranjang (analisis asosiasi), dan keempat adalah survei sampel; semuanya bukan teknik mencari persamaan prediksi.

Soal 22 | Prefiks satuan

1 nanodetik itu berapa detik?

  1. 10 pangkat minus 6 detik
  2. 10 pangkat minus 12 detik
  3. 10 pangkat minus 3 detik
  4. 10 pangkat minus 9 detik
JawabanD. 10 pangkat minus 9 detik

Nano (n) adalah prefiks yang menyatakan 10 pangkat minus 9. 10 pangkat minus 3 adalah mili (m), 10 pangkat minus 6 adalah mikro (μ), dan 10 pangkat minus 12 adalah piko (p). Ke arah kecil, urutannya mili, mikro, nano, piko, masing-masing mengecil 1/1000.

Soal 23 | Pembulatan angka

Berapa nilai 37,462 bila digit desimal kedua dibulatkan (round half up)?

  1. 37,4
  2. 37,5
  3. 38,0
  4. 37,46
JawabanB. 37,5

Digit desimal kedua adalah 6; karena 5 atau lebih, digit desimal pertama naik 1 menjadi 37,5. Pilihan pertama adalah nilai bila digit desimal kedua dipotong, pilihan kedua bila digit desimal ketiga yang dibulatkan, dan pilihan keempat bila digit desimal pertama dibulatkan ke atas; semuanya tidak membulatkan pada posisi dan cara yang ditentukan. Adapun bila digit desimal pertama dibulatkan hasilnya 37.

Soal 24 | UTF-8

Manakah penjelasan yang tepat mengenai UTF-8?

  1. Metode penyandian yang menyatakan karakter Unicode dengan panjang variabel 1–4 byte; alfanumerik menjadi 1 byte sama seperti ASCII
  2. Kode karakter buatan Jepang untuk menangani bahasa Jepang, yang menyatakan semua kanji dan kana dengan panjang tetap 2 byte
  3. Kode karakter yang menangani hanya alfanumerik dan simbol dalam 1 byte, dan tak dapat menyatakan bahasa Jepang
  4. Format berkas untuk mengompresi dan menyimpan gambar seperti foto
JawabanA. Metode penyandian yang menyatakan karakter Unicode dengan panjang variabel 1–4 byte; alfanumerik menjadi 1 byte sama seperti ASCII

UTF-8 adalah metode penyandian yang menyatakan karakter Unicode dengan panjang variabel 1–4 byte; alfanumerik menjadi 1 byte sama seperti ASCII sehingga kompatibilitasnya tinggi, dan paling luas dipakai di Web. Pilihan pertama adalah ASCII, dan pilihan ketiga mendekati penjelasan kode karakter untuk bahasa Jepang seperti Shift JIS. Pilihan keempat adalah penjelasan format gambar, bukan kode karakter, sesuatu yang sama sekali berbeda.

Soal 25 | ASCII

Manakah penjelasan yang tepat mengenai kode ASCII?

  1. Kode karakter yang menyatakan 128 macam karakter seperti alfanumerik dan simbol dengan 7 bit
  2. Kode karakter buatan Jepang untuk menyatakan kanji dan kana bahasa Jepang
  3. Metode mengonversi suara analog menjadi data numerik
  4. Sistem kode karakter yang bertujuan memberi nomor bersama untuk semua aksara di dunia
JawabanA. Kode karakter yang menyatakan 128 macam karakter seperti alfanumerik dan simbol dengan 7 bit

ASCII adalah kode karakter paling dasar yang menyatakan 128 macam karakter alfanumerik, simbol, dan karakter kendali dengan 7 bit; bahasa Jepang tak dapat ditanganinya. Pilihan kedua adalah kode karakter untuk bahasa Jepang seperti Shift JIS atau EUC-JP, dan pilihan ketiga adalah penjelasan Unicode. Pilihan keempat adalah penjelasan konversi A/D (digitalisasi) yang tak berkaitan dengan kode karakter.

Soal 26 | Digitalisasi

Manakah urutan yang benar dari langkah-langkah mengonversi suara analog menjadi data digital?

  1. Sampling → kuantisasi → penyandian
  2. Kuantisasi → sampling → penyandian
  3. Penyandian → sampling → kuantisasi
  4. Sampling → penyandian → kuantisasi
JawabanA. Sampling → kuantisasi → penyandian

Pertama dilakukan sampling, membaca tinggi gelombang pada selang tetap; lalu kuantisasi, mengganti nilai yang dibaca dengan angka bertingkat yang ditetapkan; dan terakhir penyandian, menjadikan angka itu deretan bit 0 dan 1. Pilihan kedua, ketiga, dan keempat urutannya tertukar; pembagian tingkat atau penyandian tak dapat dilakukan sebelum nilai dibaca, sehingga salah.

Soal 27 | Teorema sampling

Ingin merekam suara yang memuat komponen frekuensi sampai 20kHz agar bentuk gelombang aslinya dapat dipulihkan berdasarkan teorema sampling. Berapa frekuensi sampling minimum yang diperlukan?

  1. 20kHz
  2. 10kHz
  3. 40kHz
  4. 30kHz
JawabanC. 40kHz

Menurut teorema sampling, bentuk gelombang asli dapat dipulihkan bila sampling dilakukan pada frekuensi yang melebihi dua kali frekuensi tertinggi sinyal asal. Diperlukan sekitar 40kHz, yaitu dua kali 20kHz. Pilihan pertama, kedua, dan ketiga semuanya belum mencapai dua kali frekuensi tertinggi sehingga bentuk gelombang asli tak dapat dipulihkan dengan benar.

Soal 28 | Volume data suara

Kira-kira berapa byte volume data suara yang direkam 60 detik dengan frekuensi sampling 44,1kHz, jumlah bit kuantisasi 16 bit, stereo (2 kanal)? Di sini tanpa kompresi, 1kHz adalah 1000 kali per detik, dan 1Mbyte adalah 10 pangkat 6 byte.

  1. Sekitar 5,3Mbyte
  2. Sekitar 21,2Mbyte
  3. Sekitar 2,6Mbyte
  4. Sekitar 10,6Mbyte
JawabanD. Sekitar 10,6Mbyte

44100×16×2×60 = 84.672.000 bit; dibagi 8 menjadi 10.584.000 byte, sekitar 10,6Mbyte. Pilihan kedua adalah nilai bila dihitung mono, pilihan pertama bila bit kuantisasi 8 bit dan mono, dan pilihan keempat bila bit kuantisasi dihitung 32 bit.

Soal 29 | Volume data gambar

Kira-kira berapa byte volume data gambar tak terkompresi berukuran 640 piksel mendatar, 480 piksel tegak, dengan warna penuh 24 bit per piksel? Di sini 1Kbyte adalah 1000 byte dan 1Mbyte adalah 10 pangkat 6 byte.

  1. Sekitar 38Kbyte
  2. Sekitar 922Kbyte
  3. Sekitar 307Kbyte
  4. Sekitar 7,4Mbyte
JawabanB. Sekitar 922Kbyte

24 bit adalah 3 byte, sehingga 640×480×3 = 921.600 byte, sekitar 922Kbyte. Sekitar 7,4M adalah nilai yang dijawab dalam bit tanpa dikonversi ke byte, sekitar 307K adalah nilai bila 1 piksel dihitung 8 bit (1 byte), dan sekitar 38K adalah nilai bila 1 piksel 1 bit; semuanya tak sesuai kondisi soal.

Soal 30 | Waktu transfer

Data 1Gbyte ditransfer lewat jalur berkecepatan 100Mbit/detik. Bila efisiensi transmisi 50%, berapa detik waktu yang diperlukan? Di sini 1Gbyte adalah 10 pangkat 9 byte dan 1Mbit/detik adalah 10 pangkat 6 bit/detik.

  1. 160 detik
  2. 320 detik
  3. 640 detik
  4. 80 detik
JawabanA. 160 detik

1Gbyte adalah 8×10 pangkat 9 bit. Dengan efisiensi 50%, kecepatan efektifnya 50×10 pangkat 6 bit/detik, sehingga 8×10 pangkat 9 ÷ (50×10 pangkat 6) = 160 detik. 80 detik adalah nilai bila efisiensi diabaikan dan dihitung 100%, sedangkan 320 dan 640 detik adalah nilai yang keliru berlapis dalam konversi byte-bit atau perlakuan efisiensi.

Soal 31 | Supervised learning

Manakah penjelasan yang tepat mengenai supervised learning (pembelajaran terarah) dalam machine learning?

  1. Memberi imbalan atas hasil tindakan dan membuatnya menguasai tindakan yang memaksimalkan imbalan lewat coba-coba
  2. Tanpa memberi jawaban benar, membuatnya menemukan struktur tersembunyi dalam data dan kelompok yang mirip
  3. Manusia menuliskan semua aturan penilaian dan menjalankannya persis seperti itu
  4. Memberi banyak pasangan data input dan label jawaban benar agar dapat memprediksi jawaban dari input
JawabanD. Memberi banyak pasangan data input dan label jawaban benar agar dapat memprediksi jawaban dari input

Supervised learning adalah metode belajar hubungan input dan jawaban benar dari data berlabel, agar dapat memprediksi untuk input yang belum dikenal. Pilihan kedua adalah unsupervised learning dan pilihan ketiga reinforcement learning. Pilihan keempat adalah cara menuliskan aturan secara manual, bukan machine learning yang belajar keteraturan dari data.

Soal 32 | Unsupervised learning

Manakah contoh penerapan unsupervised learning (pembelajaran tak terarah) yang tepat?

  1. Menguasai cara operasi yang menghasilkan skor tinggi dalam permainan lewat coba-coba berulang
  2. Membagi pelanggan yang kecenderungan belanjanya mirip ke dalam kelompok berdasarkan riwayat pembelian
  3. Memprediksi nilai penjualan besok dari data realisasi suhu dan penjualan masa lalu
  4. Memakai hasil penilaian masa lalu untuk membedakan apakah surel yang baru datang adalah spam
JawabanB. Membagi pelanggan yang kecenderungan belanjanya mirip ke dalam kelompok berdasarkan riwayat pembelian

Unsupervised learning adalah metode menemukan struktur dan kelompok data tanpa diberi jawaban benar; pengelompokan pelanggan (clustering) adalah contoh utamanya. Pilihan pertama dan kedua adalah supervised learning yang belajar dari data berjawaban, dan pilihan ketiga adalah reinforcement learning yang belajar tindakan dari imbalan; semuanya bukan unsupervised learning.

Soal 33 | Reinforcement learning

Manakah penjelasan yang tepat mengenai reinforcement learning (pembelajaran penguatan)?

  1. Tanpa memberi label jawaban, mengelompokkan otomatis data yang bercirikan mirip
  2. Manusia memperbaiki kesalahan data pelatihan untuk meninggikan mutu data
  3. Belajar cara memilih tindakan lewat coba-coba agar imbalan yang diberikan sebagai hasil tindakan menjadi maksimum
  4. Belajar hubungan padanan input dan output dari data berjawaban dalam jumlah besar
JawabanC. Belajar cara memilih tindakan lewat coba-coba agar imbalan yang diberikan sebagai hasil tindakan menjadi maksimum

Reinforcement learning adalah metode belajar cara memilih tindakan lewat coba-coba berdasarkan imbalan atas tindakan pada suatu keadaan, agar total imbalan maksimum; dipakai pada AI igo dan kendali robot. Pilihan pertama adalah supervised learning dan pilihan ketiga unsupervised learning. Pilihan keempat adalah pekerjaan pra-pemrosesan data, bukan penggolongan metode belajar.

Soal 34 | Deep learning

Manakah penjelasan yang tepat mengenai deep learning (pembelajaran mendalam)?

  1. Teknologi memakai fungsi dan fitur grafik perangkat lunak spreadsheet untuk merekap data besar secara manual dan membaca kecenderungannya
  2. Teknologi menerapkan berurutan kondisi dan aturan yang telah ditentukan manusia untuk menarik kesimpulan
  3. Teknologi menumpuk lapisan tengah neural network menjadi banyak lapis dan mengekstraksi ciri secara otomatis dari data besar
  4. Teknologi mengenkripsi data dan mempertukarkannya dengan aman tanpa terbaca pihak ketiga
JawabanC. Teknologi menumpuk lapisan tengah neural network menjadi banyak lapis dan mengekstraksi ciri secara otomatis dari data besar

Deep learning adalah teknik menumpuk dalam lapisan tengah neural network yang meniru sambungan sel saraf otak; ciri yang patut diperhatikan dapat diambil otomatis dari data tanpa ditentukan manusia. Pilihan pertama adalah analisis dengan spreadsheet, kedua adalah penalaran berbasis aturan, dan keempat adalah penjelasan teknologi enkripsi; semuanya berbeda dari deep learning.

Soal 35 | Overfitting

Manakah penjelasan yang tepat mengenai overfitting (pembelajaran berlebih) dalam machine learning?

  1. Keadaan jumlah komputasi pembelajaran terlalu besar sehingga pemrosesan tak kunjung selesai
  2. Gejala akurasi terhadap data yang belum dikenal menurun akibat terlalu menyesuaikan diri pada data pelatihan
  3. Keadaan data untuk belajar terlalu sedikit sehingga pembelajaran sama sekali tak dapat dimulai
  4. Mengalihkan model terlatih ke persoalan lain dan melatihnya dengan sedikit data
JawabanB. Gejala akurasi terhadap data yang belum dikenal menurun akibat terlalu menyesuaikan diri pada data pelatihan

Overfitting adalah gejala model menghafal sampai ciri kecil data pelatihan sehingga akurasinya tinggi pada data pelatihan tetapi jatuh pada data yang belum dikenal. Pilihan kedua adalah masalah kekurangan data, ketiga adalah penjelasan transfer learning, dan keempat masalah sumber daya komputasi; semuanya tidak menunjuk penyesuaian berlebih terhadap data pelatihan.

Soal 36 | Pelatihan dan pengujian

Dalam machine learning, apa tujuan utama membagi data yang ada menjadi data pelatihan dan data uji?

  1. Untuk melindungi informasi pribadi yang terkandung dalam data
  2. Untuk menemukan dan memperbaiki otomatis kesalahan serta keragaman dalam data pelatihan
  3. Untuk menilai kinerja terhadap data yang belum dikenal dengan data yang tidak dipakai belajar
  4. Untuk memperpendek waktu komputasi pembelajaran
JawabanC. Untuk menilai kinerja terhadap data yang belum dikenal dengan data yang tidak dipakai belajar

Bila akurasi diukur dengan data yang dipakai belajar, nilai tinggi bisa keluar hanya karena model menghafal data itu. Dengan menilai memakai data uji yang tidak dipakai belajar, kemampuan sesungguhnya terhadap data baru dapat diukur dengan benar. Pilihan pertama bukan tujuan utama pembagian, kedua adalah langkah lain seperti pengolahan anonim, dan ketiga bukan sesuatu yang terwujud lewat pembagian.

Soal 37 | Membedakan metode belajar

Model dibuat dengan melatih data surel masa lalu berjumlah besar yang telah diberi penggolongan "spam" atau "surel biasa", untuk menilai surel baru termasuk yang mana. Metode belajar ini yang mana?

  1. Supervised learning
  2. Unsupervised learning
  3. Reinforcement learning
  4. Deep reinforcement learning
JawabanA. Supervised learning

Karena belajar dengan data yang telah diberi jawaban benar (penggolongan), ini supervised learning; karena outputnya penggolongan, termasuk klasifikasi. Unsupervised learning adalah metode tanpa jawaban, dan reinforcement learning adalah metode belajar tindakan dari imbalan. Pilihan keempat adalah teknik menggabungkan reinforcement learning dengan neural network, tidak cocok untuk soal ini yang memakai label jawaban.

Soal 38 | Proses berulang

Ketika pemrosesan berikut dijalankan, berapa nilai akhir variabel x? Pertama, masukkan 1 ke variabel x. Lalu ulangi 3 kali proses "masukkan ke x nilai dua kali lipat x saat itu".

  1. 6
  2. 2
  3. 4
  4. 8
JawabanD. 8

x mulai dari 1, menjadi 2 pada pengulangan pertama, 4 pada kedua, dan 8 pada ketiga, jadi jawabannya 8. Pilihan 2 adalah nilai setelah pengulangan pertama, dan 4 bila hanya dijalankan sampai kedua. Pilihan 6 adalah nilai bila 2 ditambahkan tiga kali, bukan hasil pengulangan penggandaan.

Soal 39 | Pencarian biner

Dari 1000 data yang telah diurutkan menaik, data yang dicari ditemukan lewat pencarian biner (binary search). Maksimum berapa kali perbandingan yang diperlukan?

  1. 10 kali
  2. 500 kali
  3. 9 kali
  4. 7 kali
JawabanA. 10 kali

Pada pencarian biner, satu perbandingan memangkas kandidat menjadi setengah. 2 pangkat 9 = 512 tidak cukup untuk 1000 data, dan 2 pangkat 10 = 1024 melebihi 1000, sehingga maksimum 10 kali perbandingan sudah menemukan. 500 kali mendekati rata-rata perbandingan pencarian linier, dan pilihan pertama serta kedua kurang jumlah pemaruhannya.

Soal 40 | Pencarian linier

Saat mencari linier n data, bila data yang dicari pasti ada 1 dan kemungkinan berada di posisi mana pun sama, berapa rata-rata jumlah perbandingannya?

  1. n kali
  2. (n+1)÷2 kali
  3. log2 n kali
  4. n÷4 kali
JawabanB. (n+1)÷2 kali

Dari kasus ditemukan pada perbandingan pertama sampai ke-n berpeluang sama, sehingga rata-ratanya (1+2+…+n)÷n = (n+1)÷2 kali. n kali adalah jumlah perbandingan kasus terburuk, dan log2 n kali adalah patokan jumlah perbandingan pencarian biner. n÷4 kali adalah nilai tanpa dasar.

Soal 41 | Bubble sort

Elemen larik berurutan dari depan adalah 3, 1, 4, 1, 5. Bagaimana susunan larik tepat setelah satu kali penelusuran yang membandingkan dua elemen bersebelahan dari depan dan menukarnya bila kiri lebih besar dari kanan?

  1. 3, 1, 1, 4, 5
  2. 1, 3, 4, 1, 5
  3. 1, 3, 1, 4, 5
  4. 1, 1, 3, 4, 5
JawabanC. 1, 3, 1, 4, 5

3 dan 1 dibandingkan dan ditukar menjadi 1,3,4,1,5; 3 dan 4 tetap; 4 dan 1 ditukar menjadi 1,3,1,4,5; 4 dan 5 tetap. Pilihan pertama adalah keadaan terurut sempurna yang tak tercapai dalam satu penelusuran. Pilihan keempat adalah keadaan tengah setelah hanya penukaran pertama, dan pilihan ketiga adalah susunan bila penelusuran berjalan tanpa menukar 3 dan 1 di depan.

Soal 42 | Stack

Ke stack kosong, 1, 2, 3 di-push (disimpan) berurutan, lalu pop (diambil) 1 kali, kemudian 4 di-push, setelah itu pop 2 kali. Manakah deretan nilai yang diambil menurut urutan pengambilannya?

  1. 3, 4, 2
  2. 1, 4, 2
  3. 1, 2, 3
  4. 3, 2, 4
JawabanA. 3, 4, 2

Stack bersifat last-in first-out, sehingga pop pertama mengeluarkan 3 yang terakhir dimasukkan. Lalu 4 dimasukkan; pop berikutnya mengeluarkan 4, dan pop lagi mengeluarkan 2, sehingga hasilnya 3, 4, 2. Pilihan pertama mendekati urutan kasus queue first-in first-out, dan pilihan kedua serta ketiga adalah urutan pengambilan yang tertukar.

Soal 43 | Struktur list

Manakah ciri yang tepat dari struktur list?

  1. Data yang disimpan terakhir diambil pertama
  2. Setiap elemen memegang informasi posisi elemen berikutnya, dan penyisipan atau penghapusan di tengah dapat dilakukan tanpa memindahkan elemen
  3. Data yang disimpan pertama diambil pertama
  4. Elemen berjajar di area yang bersambung dan dapat dibaca-tulis langsung dengan menunjuk nomor posisi dari depan
JawabanB. Setiap elemen memegang informasi posisi elemen berikutnya, dan penyisipan atau penghapusan di tengah dapat dilakukan tanpa memindahkan elemen

List adalah struktur di mana tiap elemen memegang informasi posisi (pointer) elemen berikutnya; penyisipan dan penghapusan di tengah cukup dengan mengganti sambungan informasi posisinya. Pilihan kedua adalah larik (array), ketiga adalah stack (last-in first-out), dan keempat adalah queue (first-in first-out); semuanya bukan ciri struktur list.

Soal 44 | Format data

Manakah format deskripsi data ringan yang menuliskan pasangan nama item dan nilai diapit kurung kurawal, dapat menyatakan struktur bersarang, dan luas dipakai untuk pertukaran data aplikasi web?

  1. JSON
  2. CSV
  3. XML
  4. HTML
JawabanA. JSON

JSON adalah format deskripsi data ringan yang menyatakan pasangan nama item dan nilai diapit kurung kurawal, luas dipakai dalam pertukaran data web. CSV adalah format data tabel yang memisahkan nilai dengan koma, XML adalah bahasa markup yang menyatakan makna dan struktur data dengan tag buatan sendiri, dan HTML adalah bahasa markup penulis struktur halaman web.

Soal 45 | Bahasa pemrograman

Manakah bahasa pemrograman yang luas dipakai di bidang analisis statistik dan analisis data, serta kaya fungsi penggambaran grafik?

  1. XML
  2. R
  3. HTML
  4. SQL
JawabanB. R

R adalah bahasa pemrograman yang dikhususkan untuk analisis statistik dan analisis data, dengan metode statistik yang kaya dan fungsi penggambaran grafik. HTML adalah bahasa markup penulis struktur halaman web, SQL adalah bahasa kueri pengoperasi basis data, dan XML adalah bahasa markup penyata makna dan struktur data; semuanya bukan bahasa pemrograman untuk analisis statistik.

Latihan: kerjakan soal di halaman ini

Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.

* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.

Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang