Manakah koordinat titik yang membagi ruas garis AB dengan perbandingan 2:1 di dalam, untuk dua titik A(1,2) dan B(7,5)?
(4, 7/2)
(13, 8)
(5, 4)
(3, 3)
JawabanC. (5, 4)
Dengan rumus titik pembagi dalam, x=(1·1+2·7)/3=5 dan y=(1·2+2·5)/3=4, sehingga titiknya (5,4). Jawaban (3,3) muncul karena perbandingannya tertukar menjadi 1:2, (13,8) karena yang dihitung titik pembagi luar, dan (4,7/2) adalah titik tengahnya.
Soal 2 | Jarak dua titik
Manakah jarak antara dua titik A(−1,3) dan B(2,−1)?
√7
√5
25
5
JawabanD. 5
AB=√((2−(−1))²+(−1−3)²)=√(9+16)=√25=5. Nilai √7 muncul karena selisihnya tidak dikuadratkan lalu diakarkan sebagai 3+4, sedangkan 25 muncul karena lupa menarik akar di akhir. Kuadratkan masing-masing selisihnya lebih dulu, baru dijumlahkan.
Soal 3 | Persamaan garis
Manakah persamaan garis yang melalui titik (2,−1) dengan gradien 3?
y = 3x−5
y = 3x−7
y = 3x+1
y = 3x+7
JawabanB. y = 3x−7
Dari y−(−1)=3(x−2) diperoleh y+1=3x−6 sehingga y=3x−7. Bentuk y=3x−5 adalah kesalahan tanda karena ditulis y−1=3(x−2). Hal ini dapat dicegah dengan memeriksa apakah substitusi x=2 menghasilkan y=−1.
Soal 4 | Garis melalui dua titik
Manakah persamaan garis yang melalui dua titik (1,2) dan (3,8)?
y = 6x−4
y = 3x+1
y = (1/3)x+5/3
y = 3x−1
JawabanD. y = 3x−1
Gradiennya=(8−2)/(3−1)=3. Dari y−2=3(x−1) diperoleh y=3x−1. Dapat pula diperiksa bahwa x=3 memberi y=8. Bentuk (1/3)x+5/3 muncul karena pembilang dan penyebut gradiennya terbalik, sedangkan y=3x+1 adalah kesalahan tanda pada perpotongan sumbunya.
Soal 5 | Garis sejajar
Manakah garis yang melalui titik (3,−1) dan sejajar dengan garis 2x+3y+1=0?
2x+3y+3=0
2x−3y−9=0
3x−2y−11=0
2x+3y−3=0
JawabanD. 2x+3y−3=0
Karena sejajar, koefisien x dan y tetap sehingga dapat dimisalkan 2x+3y+c=0. Substitusi (3,−1) memberi 6−3+c=0 sehingga c=−3, jadi garisnya 2x+3y−3=0. Bentuk 3x−2y−11=0 adalah kesalahan karena yang dicari justru garis yang tegak lurus.
Soal 6 | Garis tegak lurus
Manakah garis yang melalui titik (4,1) dan tegak lurus terhadap garis y=2x+3?
y = −(1/2)x+3
y = (1/2)x−1
y = 2x−7
y = −2x+9
JawabanA. y = −(1/2)x+3
Syarat tegak lurus adalah hasil kali gradiennya −1, sehingga gradien yang dicari −1/2. Dari y−1=−(1/2)(x−4) diperoleh y=−(1/2)x+3. Bentuk y=−2x+9 adalah kesalahan karena hanya tandanya yang diubah, sedangkan y=(1/2)x−1 karena hanya dijadikan kebalikannya.
Soal 7 | Jarak titik ke garis
Manakah jarak antara titik (1,2) dan garis 3x+4y−1=0?
12/5
10
2
2/5
JawabanC. 2
d=|3·1+4·2−1|/√(3²+4²)=|10|/5=2. Nilai 10 muncul karena lupa membagi dengan √(a²+b²)=5, sedangkan 12/5 muncul karena tanda pada −1 disubstitusikan sebagai +1.
Soal 8 | Titik pembagi luar
Manakah koordinat titik yang membagi ruas garis AB dengan perbandingan 3:1 di luar, untuk dua titik A(2,1) dan B(5,7)?
(1/2, −2)
(17/4, 11/2)
(13/2, 10)
(7/2, 4)
JawabanC. (13/2, 10)
Titik pembagi luarnya ((−1·2+3·5)/(3−1), (−1·1+3·7)/(3−1)) = (13/2, 10). Jawaban (17/4, 11/2) muncul karena yang dicari titik pembagi dalam 3:1, sedangkan (1/2, −2) karena dibagi luar dengan perbandingan 1:3. Periksa jenis pembagiannya dan urutan perbandingannya.
Soal 9 | Titik berat segitiga
Manakah koordinat titik berat segitiga yang titik sudutnya A(2,3), B(−1,4), dan C(5,−1)?
(6, 6)
(2, 2)
(3, 3)
(2, 3)
JawabanB. (2, 2)
Titik berat adalah rata-rata koordinat ketiga titik sudut: ((2−1+5)/3, (3+4−1)/3) = (6/3, 6/3) = (2,2). Jawaban (6,6) muncul karena lupa membagi 3 sehingga hanya jumlahnya, (3,3) karena dibagi 2 dan bukan 3, dan (2,3) karena koordinat titik A langsung dijawab.
Soal 10 | Jarak dua garis sejajar
Manakah jarak antara dua garis sejajar 3x−4y+2=0 dan 3x−4y−8=0?
10
5/2
6/5
2
JawabanD. 2
Jarak dua garis sejajar ax+by+c₁=0 dan ax+by+c₂=0 adalah |c₁−c₂|/√(a²+b²), sehingga |2−(−8)|/√(3²+(−4)²) = 10/5 = 2. Sama saja bila dihitung dari sebuah titik pada salah satu garis, misalnya (−2/3, 0), ke garis 3x−4y−8=0, yaitu |−2−8|/5 = 2. Nilai 10 muncul karena lupa membagi dengan √(a²+b²)=5, sedangkan 6/5 karena tandanya keliru menjadi |2+(−8)|.
Soal 11 | Persamaan lingkaran
Manakah persamaan lingkaran yang berpusat di (2,−3) dengan jari-jari 4?
(x+2)²+(y+3)²=16
(x−2)²+(y+3)²=16
(x+2)²+(y−3)²=16
(x−2)²+(y+3)²=4
JawabanB. (x−2)²+(y+3)²=16
Substitusikan a=2, b=−3, r=4 ke bentuk baku (x−a)²+(y−b)²=r² sehingga diperoleh (x−2)²+(y+3)²=16. Tanda di dalam kurung berlawanan dengan koordinat pusatnya. Ruas kanan =4 adalah kesalahan karena jari-jarinya langsung dipakai tanpa dikuadratkan menjadi r².
Soal 12 | Lingkaran bentuk umum
Manakah pusat dan jari-jari lingkaran x²+y²+2x−8y+8=0?
pusat (−1,4), jari-jari √8
pusat (1,−4), jari-jari 3
pusat (−1,4), jari-jari 9
pusat (−1,4), jari-jari 3
JawabanD. pusat (−1,4), jari-jari 3
Setelah dilengkapkan kuadratnya diperoleh (x+1)²+(y−4)² = −8+1+16 = 9, sehingga pusatnya (−1,4) dan jari-jarinya √9=3. Pusat (1,−4) adalah salah membaca tanda, jari-jari 9 adalah kesalahan karena r² dianggap jari-jari, dan √8 karena suku konstan 8 langsung dianggap r².
Soal 13 | Diameter dan lingkaran
Manakah persamaan lingkaran yang kedua ujung diameternya adalah titik A(−1,2) dan B(3,4)?
(x+1)²+(y+3)²=5
(x−1)²+(y−3)²=5
(x−1)²+(y−3)²=√5
(x−1)²+(y−3)²=20
JawabanB. (x−1)²+(y−3)²=5
Pusatnya adalah titik tengah AB, yaitu (1,3). Jari-jarinya adalah jarak dari pusat ke A, yaitu √((1−(−1))²+(3−2)²)=√5, sehingga r²=5 dan persamaannya (x−1)²+(y−3)²=5. Ruas kanan =20 adalah kesalahan karena kuadrat diameter AB (AB²=20) yang dipakai, sedangkan =√5 karena belum dijadikan r².
Soal 14 | Kedudukan lingkaran dan garis
Manakah pernyataan yang benar tentang kedudukan lingkaran x²+y²=5 terhadap garis y=2x+5?
berpotongan di dua titik yang berbeda
tidak memiliki titik persekutuan
melalui pusat lingkaran
bersinggungan
JawabanD. bersinggungan
Tulis garisnya sebagai 2x−y+5=0; jarak dari pusat (0,0) adalah d=|5|/√(4+1)=5/√5=√5. Karena sama dengan jari-jari r=√5, keduanya bersinggungan. Intinya adalah membandingkan d dengan r (keduanya berpangkat satu). Dapat pula diperiksa dengan mengeliminasi dan menunjukkan diskriminan D=0.
Soal 15 | Banyaknya titik persekutuan
Ada berapa titik persekutuan lingkaran x²+y²=4 dengan garis x+y=3?
0 titik
3 titik
1 titik
2 titik
JawabanA. 0 titik
Jarak dari pusat (0,0) ke x+y−3=0 adalah d=|−3|/√2=3/√2≈2.12. Karena jari-jarinya r=2, maka d>r sehingga tidak ada titik persekutuan (0 titik). Bila d keliru dianggap 3 (lupa dibagi √2) kesimpulannya memang sama, tetapi biasakanlah menghitung d=3/√2 dengan benar lalu membandingkannya.
Soal 16 | Garis singgung lingkaran
Manakah persamaan garis singgung lingkaran x²+y²=25 di titik (3,4)?
3x−4y=25
3x+4y=25
4x+3y=25
3x+4y=5
JawabanB. 3x+4y=25
Garis singgung lingkaran x²+y²=r² di titik (x₁,y₁) adalah x₁x+y₁y=r², sehingga persamaannya 3x+4y=25. Bentuk 4x+3y=25 adalah kesalahan karena x₁ dan y₁ tertukar, sedangkan 3x+4y=5 karena ruas kanannya dibiarkan sebagai r.
Soal 17 | Garis singgung dari titik di luar
Manakah salah satu garis singgung lingkaran x²+y²=2 yang ditarik dari titik (3,1)?
y = x+2
y = −x−2
y = x−4
y = x−2
JawabanD. y = x−2
Misalkan garis singgungnya y=m(x−3)+1; dengan syarat jarak dari pusat (0,0) sama dengan √2 diperoleh |1−3m|/√(m²+1)=√2. Kuadratkan kedua ruas sehingga 7m²−6m−1=0, jadi m=1, −1/7. Untuk m=1 garisnya y=x−2. Bentuk y=x+2 memang menyinggung lingkaran ini tetapi tidak melalui titik (3,1) (karena 3+2=5≠1) sehingga keliru.
Soal 18 | Syarat bersinggungan
Jika lingkaran (x−1)²+(y−2)²=r² menyinggung garis 3x+4y+9=0, manakah nilai jari-jari r?
2/5
4
20
5
JawabanB. 4
Syarat bersinggungan adalah jarak dari pusat ke garis sama dengan jari-jari. Dari d=|3·1+4·2+9|/√(3²+4²)=|20|/5=4 diperoleh r=4. Nilai 20 muncul karena lupa membagi dengan 5, sedangkan 2/5 karena +9 disubstitusikan sebagai −9.
Soal 19 | Panjang tali busur
Manakah panjang tali busur yang dipotong pada lingkaran x²+y²=25 oleh garis x=3?
16
4
10
8
JawabanD. 8
Jarak dari pusat (0,0) ke garis x=3 adalah d=3. Panjang tali busurnya = 2√(r²−d²) = 2√(25−9) = 2×4 = 8. Nilai 4 adalah kesalahan karena hanya separuhnya (satu sisi saja), sedangkan 10 karena tertukar dengan diameter.
Soal 20 | Syarat berpotongan
Manakah rentang nilai konstanta k agar lingkaran x²+y²=4 dan garis y=x+k berpotongan di dua titik yang berbeda?
−2√2 < k < 2√2
k < 2√2
−2√2 ≦ k ≦ 2√2
−2 < k < 2
JawabanA. −2√2 < k < 2√2
Jarak antara x−y+k=0 dan pusat (0,0), yaitu d=|k|/√2, cukup lebih kecil daripada jari-jari 2. Dari |k|<2√2 diperoleh −2√2<k<2√2. Bentuk −2<k<2 adalah kesalahan karena lupa mengalikan √2, sedangkan bila tanda sama dengan disertakan, keadaan bersinggungan (1 titik persekutuan) ikut termuat.
Soal 21 | Tempat kedudukan titik berjarak sama
Manakah tempat kedudukan titik yang berjarak sama dari dua titik A(−2,0) dan B(4,0)?
garis y=1
garis x=3
garis x=2
garis x=1
JawabanD. garis x=1
Dengan memisalkan P(x,y), dari AP²=BP² diperoleh (x+2)²+y²=(x−4)²+y². Setelah dirapikan, 12x=12 sehingga x=1. Itulah garis sumbu ruas garis AB, yang melalui titik tengahnya (1,0). Dapat diperiksa bahwa nilainya cocok dengan absis titik tengah (−2+4)/2=1.
Soal 22 | Tempat kedudukan dengan perbandingan jarak
Terhadap dua titik A(0,0) dan B(3,0), manakah tempat kedudukan titik P yang memenuhi AP:PB=2:1?
lingkaran berpusat (4,0) dengan jari-jari 2
lingkaran berpusat (4,0) dengan jari-jari 4
garis x=2
lingkaran berpusat (2,0) dengan jari-jari 2
JawabanA. lingkaran berpusat (4,0) dengan jari-jari 2
Dari AP²=4PB² diperoleh x²+y²=4{(x−3)²+y²}. Setelah dirapikan, x²+y²−8x+12=0, yaitu (x−4)²+y²=4, sehingga berupa lingkaran Apollonius berpusat (4,0) dengan jari-jari 2. Bila perbandingannya bukan 1:1, tempat kedudukannya berupa lingkaran, bukan garis.
Soal 23 | Tempat kedudukan yang mengikuti
Jika titik Q bergerak pada lingkaran x²+y²=9, manakah tempat kedudukan titik tengah P dari ruas garis AQ yang menghubungkan titik A(6,0) dengan Q?
lingkaran berpusat (6,0) dengan jari-jari 3/2
lingkaran berpusat (3,0) dengan jari-jari 3
lingkaran berpusat (3,0) dengan jari-jari 3/2
lingkaran berpusat (3,0) dengan jari-jari 9/4
JawabanC. lingkaran berpusat (3,0) dengan jari-jari 3/2
Dengan P(x,y) dan Q(s,t), dari x=(s+6)/2 dan y=t/2 diperoleh s=2x−6 dan t=2y. Substitusikan ke s²+t²=9 sehingga (2x−6)²+4y²=9, yaitu (x−3)²+y²=9/4, berupa lingkaran berpusat (3,0) dengan jari-jari 3/2. Jari-jari 9/4 adalah kesalahan karena r² dibaca sebagai jari-jari, sedangkan jari-jari 3 karena faktor 1/2 terlupakan.
Soal 24 | Daerah pertidaksamaan
Manakah daerah yang dinyatakan oleh pertidaksamaan y > 2x+1?
bagian di bawah garis y=2x+1 (batas tidak termasuk)
bagian di atas garis y=2x+1 (batas tidak termasuk)
bagian di atas garis y=2x+1 (batas termasuk)
bagian di bawah garis y=2x+1 (batas termasuk)
JawabanB. bagian di atas garis y=2x+1 (batas tidak termasuk)
Bentuk y > f(x) menyatakan bagian di atas kurva atau garisnya. Karena tidak disertai tanda sama dengan, garis batasnya tidak termasuk. Misalnya titik (0,3) memenuhi 3>1, dan dari situ terlihat bahwa titik itu berada di atas garisnya.
Soal 25 | Dalam dan luar lingkaran
Manakah daerah yang dinyatakan oleh pertidaksamaan x²+y² ≦ 9?
hanya bagian dalam lingkaran x²+y²=9
bagian dalam lingkaran x²+y²=9 beserta kelilingnya
bagian luar lingkaran x²+y²=9 beserta kelilingnya
hanya bagian luar lingkaran x²+y²=9
JawabanB. bagian dalam lingkaran x²+y²=9 beserta kelilingnya
Bentuk x²+y² ≦ r² menyatakan bagian dalam lingkaran, dan karena disertai tanda sama dengan, keliling lingkarannya sendiri ikut termasuk. Substitusi titik asal memberi 0≦9 yang terpenuhi, sehingga dapat disimpulkan bahwa sisi yang memuat titik asal, yaitu bagian dalam, itulah daerahnya.
Soal 26 | Daerah dan titik
Manakah titik yang termuat dalam daerah y ≦ 3x−4?
(0, 3)
(1, 0)
(0, 0)
(2, 1)
JawabanD. (2, 1)
Periksalah dengan menyubstitusikan tiap titik. Untuk (2,1): 1≦3·2−4=2 terpenuhi. Untuk (0,0): 0≦−4 tidak terpenuhi; untuk (1,0): 0≦−1 tidak terpenuhi; untuk (0,3): 3≦−4 tidak terpenuhi. Pemeriksaan lewat substitusi titik adalah cara pasti yang dapat dipakai pada soal daerah mana pun.
Soal 27 | Luas daerah
Manakah luas daerah yang dinyatakan oleh sistem pertidaksamaan x≧0, y≧0, x+y≦4?
8
16
4
12
JawabanA. 8
Daerahnya berupa segitiga siku-siku dengan titik sudut (0,0), (4,0), dan (0,4). Luasnya = 4×4÷2 = 8. Nilai 16 adalah kesalahan karena dianggap persegi bersisi 4 (lupa ÷2). Gambarkan lebih dulu irisan ketiga pertidaksamaannya, baru dihitung.
Soal 28 | Nilai maksimum pada daerah
Untuk x≧0, y≧0, x+2y≦6, dan 2x+y≦6, manakah nilai maksimum dari x+y?
5
4
3
6
JawabanB. 4
Daerahnya berupa segi empat dengan titik sudut (0,0), (3,0), (2,2), dan (0,3). Bila garis x+y=k digeser sejajar, nilai k menjadi maksimum ketika garisnya melalui titik sudut (2,2), yaitu k=4. Nilai 3 adalah nilai di (3,0) atau (0,3), sedangkan 6 adalah kesalahan karena ruas kanan kendalanya langsung dijawab.
Soal 29 | Maksimum pada daerah lingkaran
Untuk x²+y² ≦ 25, manakah nilai maksimum dari 3x+4y?
25
7
15
35
JawabanA. 25
Dengan memisalkan 3x+4y=k diperoleh sebuah garis. Cukup bila jarak dari titik asal ke garis itu tidak melebihi jari-jari 5, sehingga |k|/√(3²+4²) ≦ 5 memberi |k| ≦ 25. Nilai maksimumnya 25 (tercapai di titik singgung (3,4)). Nilai 35 adalah kesalahan karena dihitung 5×(3+4), 15 adalah nilai di titik (5,0), dan 7 adalah jumlah koefisiennya.
Soal 30 | Maksimum pada keliling lingkaran
Jika titik (x,y) bergerak pada lingkaran x²+y²=4, manakah nilai maksimum dari x+y?
2
2√2
4
√2
JawabanB. 2√2
Dengan memisalkan x+y=k, syarat agar garis x+y−k=0 memiliki titik persekutuan dengan lingkaran adalah |−k|/√2 ≦ 2, yaitu |k| ≦ 2√2. Nilai maksimumnya 2√2 (tercapai di titik singgung (√2,√2)). Nilai 2 hanyalah jari-jarinya, sedangkan 4 keliru karena dianggap x dan y masing-masing dapat mencapai 2 secara bebas (padahal pada lingkaran itu x=y=2 tidak mungkin terjadi bersamaan).
Latihan: kerjakan soal di halaman ini
Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.
* Materi ini untuk mengecek isi pelajaran SMA. Jika penulisan atau penjelasannya berbeda dengan buku pelajaran atau pengajaran di sekolah, utamakan buku pelajaran dan penjelasan guru.
Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang