1. Pola dokumen keluar perusahaan (kata pembuka, kata penutup, dan bagian rincian)
Dokumen yang dikirim ke luar perusahaan tersusun dari bagian-bagian yang urutannya dan pasangannya sudah tertentu. Kita akan menguasai kerangka yang tidak boleh dirusak: pasangan kata pembuka dan kata penutup, posisi salam musim, sampai bagian rincian yang merangkum pokok persoalan dalam butir-butir.
Dokumen keluar perusahaan tersusun dari atas dengan urutan: tanggal pengiriman, nama tujuan, nama pengirim, judul, isi surat, bagian rincian, kata "ijou", lalu kontak penanggung jawab. Tanggal ditulis sesuai hari dokumen itu dikirim dan diletakkan di bagian paling atas. Sebab itu adalah catatan yang menjadi petunjuk ketika ditelusuri belakangan. Bentuk yang umum adalah nama tujuan di kiri dan nama pengirim di kanan. Judul dibuat menjadi nama yang dalam satu baris memperlihatkan dokumen itu tentang apa dan bersifat apa, misalnya "Pemberitahuan Penyelenggaraan Sesi Penjelasan Produk Baru". "Cara Berpikir Penyusunan Dokumen Resmi" dari Badan Kebudayaan pun menyatakan bahwa pada judul harus diperlihatkan pokok bahasan dan sifat dokumennya serta digunakan kata seperti laporan, usulan, jawaban, dan penyelenggaraan; cara berpikir ini berlaku apa adanya untuk judul dokumen keluar perusahaan.
Isi surat dimulai dari kata pembuka (tougo, 頭語), disusul bagian pendahuluan (zenbun, 前文), bagian pokok (shubun, 主文), dan bagian penutup (matsubun, 末文), lalu ditutup dengan kata penutup (ketsugo, 結語). Bagian pendahuluan berisi salam musim dan kata menanyakan kabar lawan, bagian pokok adalah persoalan utama yang dibuka dengan "sate", dan bagian penutup adalah salam penutup. Pengetahuan dasar surat dari Japan Post juga menunjukkan susunan berupa kata pembuka, pendahuluan, isi, penutup, dan bagian akhir, serta menjelaskan bahwa kata penutup disesuaikan dengan kata pembukanya. Salam musim diletakkan di pintu masuk bagian pendahuluan, dan pilihlah ungkapan yang cocok dengan musimnya. Bila ungkapan yang sama dipakai sepanjang tahun, itu bukan lagi salam musim.
Kata pembuka dan kata penutup sudah ditetapkan berpasangan. Dalam daftar Japan Post disebutkan bahwa haikei untuk surat umum berpasangan dengan keigu, keihaku, dan haigu; kinkei untuk surat resmi berpasangan dengan kinpaku, kingen, dan keihaku; kyuukei untuk surat mendesak berpasangan dengan sousou dan soussou; haifuku untuk surat balasan berpasangan dengan keigu dan haitou; sedangkan zenryaku yang bersifat ringkas berpasangan dengan sousou, soussou, dan fuitsu. Zenryaku adalah pernyataan "saya menghilangkan bagian pendahuluan", jadi menulis zenryaku lalu melanjutkannya dengan salam musim itu bertentangan dengan dirinya sendiri. Selama Anda menulis kata pembuka, Anda harus menutupnya dengan kata penutup yang berpasangan dengannya, dan itu tidak bisa dihilangkan. Karena zenryaku bersifat ringkas, ia tidak dipakai pada surat permohonan resmi kepada mitra bisnis yang baru pertama kali berhubungan atau kepada orang yang lebih tinggi.
Informasi yang akan dipetik dan dipakai pembaca, seperti tanggal-jam, tempat, nominal uang, dan jumlah eksemplar, jangan ditanam di dalam isi surat, melainkan dijadikan bagian rincian. Setelah kata penutup, tulislah "ki" (記) di tengah, jajarkan butir-butirnya di bawahnya, dan tutuplah dengan menulis "ijou" (以上) rata kanan di bagian terakhir. Dibuka dengan "ki" dan ditutup dengan "ijou" adalah satu pasangan; tidak pernah hanya salah satunya. Bila diteruskan dalam bentuk kalimat biasa, membuat bagian rincian jadi tidak ada gunanya sejak awal, jadi begitu Anda menegakkan bagian rincian, pastikan isinya berupa butir-butir.
Pasangan kata pembuka dan kata penutup (menurut Japan Post "Pengetahuan Dasar Surat: Kata Pembuka dan Kata Penutup")
Kata yang diletakkan pada awal surat atau dokumen keluar perusahaan, seperti haikei, kinkei, zenryaku, dan haifuku. Berpasangan dengan kata penutup.
Kata penutup (ketsugo, 結語)
Kata yang menutup isi surat, seperti keigu, kinpaku, dan sousou. Kata pasangannya sudah ditentukan untuk tiap kata pembuka.
Bagian pendahuluan (zenbun, 前文)
Bagian berisi salam musim dan salam menanyakan kabar, yang diletakkan setelah kata pembuka. Bila memakai zenryaku, bagian ini dihilangkan.
Bagian pokok (shubun, 主文)
Bagian persoalan utama yang dibuka misalnya dengan "sate". Di sinilah ditulis tujuan dokumen itu sendiri.
Bagian rincian (kakigaki, 記書き)
Bagian yang mencantumkan "ki" setelah kata penutup lalu merangkum tanggal-jam, tempat, dan sebagainya dalam butir-butir. Ditutup dengan "ijou".
Judul
Kepala yang memperlihatkan pokok bahasan dan sifat dokumen dalam satu baris. Dalam "Cara Berpikir Penyusunan Dokumen Resmi" disebut hyoudai.
Contoh soal
Dokumen yang dibuka dengan "kinkei" ditutup dengan kata apa?
Jawaban dan penjelasan Kinpaku. Kata pembuka untuk surat resmi, kinkei, berpasangan dengan kinpaku, kingen, keihaku, dan sejenisnya. Sousou dan fuitsu adalah kata penutup untuk bentuk ringkas sehingga tidak seimbang dengan nada resmi kinkei.
Anda menulis balasan atas surat permintaan keterangan dari mitra bisnis. Kata pembukanya apa?
Jawaban dan penjelasan Haifuku. Kata pembuka yang dipakai untuk balasan, sehingga sekali lihat sudah jelas bahwa itu jawaban atas surat yang diterima. Kata penutupnya keigu atau haitou. Zenryaku bersifat ringkas sehingga tingkatannya tidak cocok untuk jawaban resmi.
Anda ingin menyampaikan tanggal-jam, tempat, dan barang bawaan untuk sesi penjelasan. Bagaimana menuliskannya dalam surat?
Jawaban dan penjelasan Setelah kata penutup, cantumkan "ki", jajarkan tanggal-jam, tempat, dan barang bawaan dalam butir-butir, lalu tutup dengan "ijou" di bagian terakhir. Bila ditanam dalam kalimat isi surat, pembaca harus bersusah payah memetik angka-angkanya.
Sumber dan dasar: Japan Post "Pengetahuan Dasar Surat: Bentuk Dasar Surat" (diperiksa Agustus 2026)
2. Dokumen internal, sebutan hormat pada alamat, dan amplop
Untuk dokumen internal, jawaban yang benar adalah membuang salam dan menyisakan pokoknya saja. Sebaliknya, sebutan hormat pada alamat tidak bisa dibuang. Kita akan memantapkan pemakaian sama, onchuu, kakui, dan sensei, serta penulisan muka amplop.
Dokumen internal, yaitu pemberitahuan, laporan, surat permintaan persetujuan (ringisho), notulen, dan sejenisnya, adalah perkakas kerja yang dipertukarkan di dalam organisasi yang sama. Salam musim, kata pembuka, maupun kata penutup tidak diperlukan. Jajarkan dengan urutan judul, kesimpulan, alasan, lalu perinciannya, dan batasi bahasa hormatnya sekadar bentuk desu dan masu. Makin banyak orang yang membacanya, makin cepat dan tepat pula isinya tersampaikan bila dokumennya pendek. "Cara Berpikir Penyusunan Dokumen Resmi" dari Badan Kebudayaan juga menyebutkan agar satu kalimat dibuat pendek dan agar satu kalimat memuat satu pokok bahasan saja. Bila kesimpulan ditaruh di bagian paling akhir, waktu membaca akan menumpuk sebanyak jumlah orang yang membacanya.
Sebutan hormat ditentukan oleh jenis tujuannya. Untuk perorangan dipakai "sama", untuk organisasi atau bagian dipakai "onchuu", dan bila dokumen yang sama dikirim kepada beberapa orang dipakai "kakui". Kesalahan yang paling banyak di sini adalah penumpukan sebutan hormat. "Kakui" itu sendiri sudah merupakan sebutan hormat yang setara dengan "para hadirin", jadi jangan menulis "kakui-sama" atau "kakui-dono". Untuk lawan yang dipanggil "sensei" seperti dokter, guru, dan pengacara, kata "sensei" sudah berfungsi sebagai sebutan hormat, jadi jangan pula menulis "sensei-sama". Japan Post juga menyatakan bahwa menumpuk sebutan hormat pada alamat lembaga atau bagian seperti "○○-ka onchuu Yuubin Tarou-sama" adalah keliru.
Yang khususnya mudah keliru adalah ketika nama organisasi dan nama orang ditulis berjajar. Onchuu adalah wakizuke yang bermakna ditujukan kepada pihak terkait di dalam organisasi atau lembaga itu dan bukan kepada orang tertentu, jadi bila nama orangnya sudah jelas, hal itu bertentangan dengan maknanya. Pedoman bahasa hormat pun menyatakan penulisan "○○ Chuugakkou Yamada Ichirou-sensei onchuu" tidak tepat dan cukup ditulis "○○ Chuugakkou Yamada Ichirou-sensei". Sebutan hormat pada alamat itu satu untuk satu tujuan. Tegaslah pada aturan ini: onchuu bila ditujukan kepada organisasi, sama bila ditujukan kepada perorangan.
Pada muka amplop, nama perusahaan ditulis dengan nama resminya, "kabushiki-gaisha ○○", dan tidak disingkat menjadi "(kabu)". Apakah kata kabushiki-gaisha diletakkan di depan atau di belakang adalah bagian dari nama resmi perusahaan itu sendiri, jadi bukan sesuatu yang boleh ditukar oleh penulis demi enak dibaca. Nama orang lebih mudah seimbang bila ditulis di tengah dengan huruf agak besar. Perangko ditempel pada posisi yang menjadi kiri atas ketika amplop ditegakkan memanjang. Kata yang menunjukkan isi atau cara penanganannya umumnya ditambahkan di kiri bawah muka amplop: tulis "shinten" (親展) bila Anda ingin surat itu dibuka oleh orang yang dituju sendiri, atau "seikyuusho zaichuu" (請求書在中) bila menunjukkan jenis dokumennya. Pada bagian belakang, tulislah alamat dan nama pengirim dengan huruf yang lebih kecil daripada di muka.
Pemakaian sebutan hormat pada alamat dan kesalahan yang sering terjadi
Tujuan
Sebutan hormat yang dipakai
Bentuk yang mudah keliru
Perorangan
sama
Menumpuk sebutan hormat menjadi "○○-sama-dono"
Organisasi atau bagian
onchuu
Menumpuk menjadi "○○-ka onchuu Yamada-sama"
Beberapa orang sekaligus
kakui
Menulis "kakui-sama" atau "kakui-dono"
Dokter, guru, dan sejenisnya
sensei
Menulis "Yamada-sensei-sama"
Orang tertentu di dalam organisasi
Nama orang dan sama setelah nama perusahaan dan bagian
Mencampur menjadi "nama perusahaan onchuu nama orang sensei"
Wakizuke yang menunjukkan bahwa surat ditujukan kepada pihak terkait di dalam organisasi atau lembaga itu, bukan kepada perorangan tertentu. Tidak dipakai berjajar dengan nama orang.
Kakui (各位)
Sebutan hormat yang ditujukan kepada masing-masing dari beberapa orang. Karena setara dengan "para hadirin", jangan menambahkan sama atau dono di belakangnya.
Shinten (親展)
Kata yang menunjukkan bahwa surat ingin dibuka oleh orang yang dituju sendiri. Ditambahkan pada muka amplop.
Zaichuu (在中)
Kata yang menunjukkan jenis isi amplop. Ditulis seperti "seikyuusho zaichuu" (berisi tagihan) dan membantu penyortiran di pihak penerima.
Ringisho (稟議書)
Dokumen internal yang diajukan penanggung jawab lalu memperoleh cap persetujuan pihak terkait secara berurutan sampai mendapat keputusan. Tidak ditulisi salam.
Wakizuke (脇付け)
Kata yang ditambahkan di samping alamat tujuan. Onchuu dan shinten termasuk di sini.
Contoh soal
Anda mengirim dokumen ke Bagian Umum Kabushiki-gaisha ○○. Bagaimana menulis alamatnya?
Jawaban dan penjelasan "Kabushiki-gaisha ○○ Soumubu onchuu". Onchuu adalah wakizuke yang ditujukan kepada pihak terkait di dalam organisasi atau lembaga. Sama adalah sebutan hormat untuk perorangan sehingga tidak dipakai untuk suatu bagian.
Bagaimana bila dikirim kepada Yamada Ichirou di Bagian Umum itu?
Jawaban dan penjelasan "Kabushiki-gaisha ○○ Soumubu Yamada Ichirou-sama". Karena namanya sudah diketahui, onchuu tidak dipakai. "Soumubu onchuu Yamada Ichirou-sama" menjadi penumpukan sebutan hormat.
Anda membagikan dokumen yang sama kepada semua orang di satu bagian. Bagaimana alamatnya?
Jawaban dan penjelasan "Kankeisha kakui" (kepada para pihak terkait). Kakui itu sendiri sudah merupakan sebutan hormat, jadi jangan menulis "kakui-sama" atau "kakui-dono".
Sumber dan dasar: Japan Post "Serba-serbi Surat: Cara Menulis Muka dan Belakang Amplop" (diperiksa Agustus 2026)
3. Adab surel bisnis
Judul, kolom tujuan, pola isi, balasan, dan lampiran. Hampir semua kecelakaan surel terjadi di lima tempat ini. Semuanya bisa dicegah dalam satu menit sebelum dikirim.
Judul adalah nama yang membuat orang memilih "ini yang saya buka lebih dulu" di antara daftar kotak masuk. Dengan "osewa ni natte orimasu" atau "pemberitahuan" saja, isinya tidak diketahui sampai dibuka. Bila berjajar keperluannya apa, yang diminta apa, dan batas waktunya kapan, seperti "[Permohonan] Penerbitan Ulang Tagihan Bulan September (paling lambat 5 September)", pembaca bisa menentukan prioritasnya sebelum membuka. Menjajarkan tanda seru untuk mendesak tidak menambah bahan apa pun untuk menilai tingkat kegentingannya. Ini gagasan yang sama dengan "Cara Berpikir Penyusunan Dokumen Resmi" Badan Kebudayaan yang meminta agar judul memperlihatkan pokok bahasan dan sifat dokumennya.
Kolom tujuan ada tiga. TO untuk pihak yang Anda harapkan menangani atau membalas, CC untuk pihak yang Anda harap mengetahui isinya, dan BCC dipakai ketika Anda tidak ingin alamat tujuan terlihat oleh penerima lain. Alamat yang dimasukkan ke TO dan CC terlihat oleh semua penerima. Di sinilah kecelakaan terjadi: bila Anda menjajarkan beberapa perusahaan lain yang tidak saling kenal di TO atau CC, jadinya Anda menyerahkan kontak mitra bisnis kepada pihak ketiga. Untuk pengiriman serentak, masukkan ke BCC atau kirim satu per satu. Mengosongkan TO pun tidak mengubah kenyataan bahwa CC tetap terlihat, jadi mengosongkan TO bukanlah pemecahannya.
Isi surel disusun dengan urutan nama tujuan, salam dan penyebutan diri, keperluan, penutup, lalu tanda tangan. Untuk pihak luar perusahaan, lengkapilah nama perusahaan, bagian, dan nama orangnya seperti "Kabushiki-gaisha ○○ Soumubu Yamada-sama". Tanpa nama tujuan, ketika surel diteruskan, tidak jelas ia ditujukan kepada siapa; dan tanpa penyebutan diri, lawan harus menduga pengirimnya dari alamat surel. "Otsukaresama desu" adalah salam internal sehingga tidak dipakai kepada pihak luar. Asasnya satu surel untuk satu keperluan. Bila ditulis sekaligus, bagian belakangnya terlewat dibaca dan balasannya pun cenderung hanya untuk salah satunya. Bila tidak bisa dipisah, berilah kepala bagian sebagai pemisah. Pada balasan, sisakan kutipannya agar jelas ini jawaban atas apa, dan "Re:" pada judul pada asasnya dibiarkan apa adanya. Ketika topiknya berubah, mengirim ulang dengan judul baru membuatnya lebih mudah dicari belakangan.
Lampiran dan salah kirim dicegah bukan dengan kewaspadaan, melainkan dengan prosedur. Bila Anda sudah menulis bahwa ada lampiran, lihatlah dengan mata sendiri sebelum mengirim apakah lampirannya benar-benar terpasang. Berkas berukuran besar yang melampaui batas di sisi penerima tidak akan sampai tanpa disadari, jadi pastikan lebih dulu atau bicarakan cara penyerahan lain. Pengiriman terpisah membebani lawan dengan pekerjaan menggabungkannya, dan pemampatan pun tidak menjamin ukurannya turun di bawah batas. Untuk salah kirim, siasat urutan berikut ampuh: masukkan alamat tujuan paling akhir setelah selesai menulis isinya, dan setel tenggang waktu pembatalan pengiriman. Kebiasaan langsung memilih kandidat teratas ketika daftar alamat muncul adalah penyebab khas kecelakaan mengirim kepada orang lain yang bermarga sama. Untuk permintaan, tambahkan kata bantalan dan tulis secara konkret apa yang Anda minta beserta batas waktunya. Untuk penagihan, jangan memastikan bahwa lawan yang keliru; buatlah jalan keluar dengan "mohon maaf bila surat kita saling bersilangan", baru mintalah ia memastikan keadaannya.
Pemakaian kolom tujuan surel
Kolom
Pihak yang dimasukkan
Keterlihatan dan balasan
TO
Pihak yang Anda harapkan menangani atau membalas
Terlihat semua orang. Pihak yang harus membalas
CC
Pihak yang Anda harap mengetahui isinya
Terlihat semua orang. Pada asasnya tidak perlu membalas
BCC
Pihak yang alamatnya tidak ingin Anda perlihatkan kepada penerima lain
Kepala surel. Bila dibuat menjadi nama yang memperlihatkan keperluan, objek, dan batas waktu, pembaca bisa menentukan prioritas sebelum membukanya.
CC
Kolom untuk memasukkan pihak yang isinya ingin Anda bagikan. Alamat yang dimasukkan terlihat oleh semua penerima, dan pada asasnya tidak dimintai penanganan.
BCC
Kolom untuk mengirim dalam bentuk yang tidak terlihat oleh penerima lain. Dipakai untuk pengiriman serentak kepada beberapa pihak yang tidak saling kenal.
Tanda tangan
Kesatuan berisi nama perusahaan, bagian, nama, dan kontak yang diletakkan di akhir isi surel. Lawan jadi tidak perlu mencari cara menghubungi Anda.
Balasan berkutipan
Membalas dengan menyisakan tulisan lawan. Lawan jadi tahu ini jawaban atas apa.
Bersilangan (yukichigai, 行き違い)
Keadaan ketika pemberitahuan saling bersimpangan. Bila dipakai sebagai pengantar penagihan, lawan bisa menjawab tanpa kehilangan muka.
Contoh soal
Anda mengirim pemberitahuan yang sama sekaligus kepada penanggung jawab di 20 perusahaan yang tidak saling kenal. Bagaimana kolom tujuannya?
Jawaban dan penjelasan Letakkan alamat perusahaan Anda sendiri di TO, dan masukkan 20 perusahaan itu ke BCC. Alamat yang dijajarkan di TO atau CC terlihat oleh semua penerima, sehingga jadinya Anda menyerahkan kontak perusahaan lain kepada pihak ketiga.
Batas waktu sudah lewat tetapi tidak ada balasan. Bagaimana menulis surel penagihannya?
Jawaban dan penjelasan Awali dengan "mohon maaf bila surat kita saling bersilangan", lalu buatlah dalam bentuk meminta lawan memastikan keadaannya. Bila dimulai dengan menjajarkan fakta, lawan menjadi bersikap bertahan dan pembicaraan tidak maju.
Ada dua keperluan. Bolehkah disatukan dalam 1 surel?
Jawaban dan penjelasan Asasnya satu surel untuk satu keperluan. Bila tidak bisa dipisah, berilah kepala bagian sebagai pemisah. Bila ditulis sekaligus, bagian belakangnya mudah terlewat dibaca dan balasannya pun cenderung hanya untuk salah satunya.
Sumber dan dasar: ※ Tidak ada ketentuan resmi mengenai hal ini. Ini adalah rangkuman kebiasaan bisnis yang berlaku luas
Kuis pemahaman
Soal 1 | Penutup untuk haikei
Mana kata penutup (結語 — ketsugo) yang tepat untuk surat yang kata pembukanya (頭語 — tōgo) 「拝啓」 (haikei — dengan hormat)?
草々 (sōsō)
かしこ (kashiko)
以上 (ijō)
敬具 (keigu)
JawabanD. 敬具 (keigu)
Dalam daftar kata pembuka dan penutup dari Japan Post, kata penutup yang disandingkan dengan 「拝啓」, kata pembuka surat pada umumnya, adalah 敬具, 敬白, dan 拝具. 草々 adalah kata penutup untuk bentuk ringkas seperti 前略, かしこ juga penutup ringkas seperti itu, sedangkan 以上 adalah kata untuk menutup daftar butir dan bukan kata penutup surat.
Soal 2 | Penutup untuk kinkei
Mana kata yang tepat untuk menutup surat yang dimulai dengan 「謹啓」 (kinkei — dengan takzim) kepada lawan yang sangat dihormati?
前略 (zenryaku)
謹白 (kinpaku)
不一 (fuitsu)
草々 (sōsō)
JawabanB. 謹白 (kinpaku)
Kata pembuka surat resmi 謹啓 disandingkan dengan kata penutup 謹白, 謹言, atau 敬白. 草々 dan 不一 keduanya kata penutup ringkas dan tidak seimbang dengan nada resmi 謹啓. 前略 bukan kata penutup melainkan kata pembuka, jadi tidak dapat ditaruh di akhir surat.
Soal 3 | Pasangan zenryaku
Mana kata penutup yang tepat untuk surat yang dibuka dengan 「前略」 (zenryaku)?
拝復 (haifuku)
謹言 (kingen)
草々 (sōsō)
敬具 (keigu)
JawabanC. 草々 (sōsō)
Kata pembuka ringkas 前略 disandingkan dengan 草々, 早々, atau 不一. 敬具 disandingkan dengan kata pembuka umum seperti 拝啓, dan 謹言 dengan kata pembuka resmi seperti 謹啓 — derajatnya tidak cocok. 拝復 adalah kata pembuka untuk surat balasan, bukan kata penutup.
Soal 4 | Arti zenryaku
Mana cara penulisan yang tepat ketika 「前略」 (zenryaku) dipakai sebagai kata pembuka?
Menulis salam musim setelah 前略, lalu langsung masuk ke pokok surat
Memakai 前略 pada surat permohonan resmi kepada mitra usaha yang baru pertama kali dihubungi
Kalau memakai 前略, kata penutup di akhir boleh ditiadakan
Meniadakan bagian pendahuluan, dan langsung mulai menulis dari pokok surat
JawabanD. Meniadakan bagian pendahuluan, dan langsung mulai menulis dari pokok surat
前略 adalah keterangan yang berarti "bagian pendahuluan saya lewati", jadi melanjutkannya dengan salam musim justru bertentangan dengan dirinya sendiri. Karena kata pembuka sudah ditulis, surat harus ditutup dengan kata penutup yang sepadan (seperti 草々), dan itu tidak boleh ditiadakan. Karena 前略 bersifat ringkas, ia tidak cocok untuk permohonan resmi kepada lawan yang baru pertama kali dihubungi.
Soal 5 | Urutan isi surat
Mana susunan yang benar untuk badan surat keluar perusahaan?
Kata pembuka, pokok surat, pendahuluan, penutup isi, kata penutup
Kata pembuka, pendahuluan, pokok surat, penutup isi, kata penutup
Pendahuluan, kata pembuka, pokok surat, kata penutup, penutup isi
Kata pembuka, pendahuluan, penutup isi, pokok surat, kata penutup
JawabanB. Kata pembuka, pendahuluan, pokok surat, penutup isi, kata penutup
Dalam bentuk dasar surat menurut Japan Post, ditunjukkan susunan: setelah kata pembuka (頭語) menyusul pendahuluan (前文), badan surat (主文), penutup isi (末文), lalu ditutup dengan kata penutup (結語). Kalau pokok surat ditaruh sebelum pendahuluan, salamnya jadi tempelan belakangan. Kalau pendahuluan ditaruh sebelum kata pembuka, kata pembukanya terkubur di dalam isi; dan penutup isi adalah salam penutup sehingga tidak datang sebelum pokok surat.
Soal 6 | Ki dan ijō
Mana perlakuan yang tepat ketika 「記」 (ki — "berikut") ditulis di dalam sebuah dokumen?
記 ditaruh sebelum kata penutup, dan tepat sesudahnya ditulis 敬具 sebagai penutup
Kalau 記 sudah ditulis, sesudahnya diteruskan berupa kalimat mengalir dan bukan butir-butir
Setelah 記 ditulis butir-butir, dan ditutup pada akhirnya dengan 「以上」 (ijō — sekian)
Boleh saja berakhir tanpa menulis apa pun setelah 記
JawabanC. Setelah 記 ditulis butir-butir, dan ditutup pada akhirnya dengan 「以上」 (ijō — sekian)
Bagian 記書き (kigaki) adalah mekanisme untuk memisahkan dari badan surat informasi yang dicari pembaca, seperti tanggal-jam, tempat, dan nominal; kalau dibuka dengan 「記」, ia ditutup dengan 「以上」 sebagai pasangannya. Kalau diteruskan berupa kalimat mengalir, membuatnya sebagai kigaki jadi tidak ada gunanya. 記 adalah bagian yang ditaruh setelah kata penutup, jadi 敬具 tidak pernah datang sesudah 記.
Soal 7 | Cara membuat judul
Mana judul yang paling tepat untuk dokumen keluar perusahaan?
Undangan Penyelenggaraan Sesi Penjelasan Produk Baru
Perihal Urusan Tempo Hari
Terima kasih atas kerja samanya selama ini
Pemberitahuan
JawabanA. Undangan Penyelenggaraan Sesi Penjelasan Produk Baru
"Pandangan Penyusunan Dokumen Resmi" (公用文作成の考え方) Badan Kebudayaan Jepang menyatakan bahwa judul menunjukkan pokok bahasan dan sifat dokumennya, dan menganjurkan pemakaian kata seperti laporan, usulan, jawaban, atau penyelenggaraan. "Penyelenggaraan Sesi Penjelasan Produk Baru" adalah pokok bahasannya, dan "Undangan" adalah sifat dokumennya. "Pemberitahuan" hanya menyebut sifat tanpa pokok bahasan, "Urusan Tempo Hari" pokok bahasannya kabur, dan kalimat salam sejak awal bukanlah judul.
Soal 8 | Salam musim
Mana penjelasan yang tepat tentang perlakuan terhadap salam musim (時候の挨拶 — jikō no aisatsu)?
Ditetapkan bahwa surat pemberitahuan internal pun wajib memuatnya dalam bentuk yang sama seperti dokumen keluar
Ditaruh di awal bagian pendahuluan setelah kata pembuka, dengan memilih ungkapan yang cocok untuk musim itu
Ditulis tepat setelah kata penutup
Cara penulisan yang resmi adalah memakai ungkapan yang sama sepanjang tahun, tanpa memandang musimnya
JawabanB. Ditaruh di awal bagian pendahuluan setelah kata pembuka, dengan memilih ungkapan yang cocok untuk musim itu
Salam musim adalah pintu masuk bagian pendahuluan, dan ungkapannya dipilih menurut musim. Kalau ungkapan yang sama dipakai sepanjang tahun, itu tidak lagi menjadi salam musim. Setelah kata penutup adalah posisi untuk kigaki dan sejenisnya, bukan tempat menaruh salam. Dokumen internal pada asasnya meniadakan salam dan hanya menulis pokoknya.
Soal 9 | Kata pembuka balasan
Anda menulis balasan atas surat permintaan keterangan dari mitra usaha. Mana kata pembuka yang paling tepat?
急啓 (kyūkei)
前略 (zenryaku)
再啓 (saikei)
拝復 (haifuku)
JawabanD. 拝復 (haifuku)
拝復 adalah kata pembuka yang dipakai untuk balasan, sehingga sekali lihat sudah jelas bahwa surat itu jawaban atas surat yang diterima. 再啓 adalah kata pembuka ketika mengirim surat lagi kepada orang yang sudah pernah dikirimi, dan 急啓 kata pembuka untuk hal mendesak — keduanya tidak menunjukkan bahwa surat itu balasan. 前略 bersifat ringkas karena meniadakan pendahuluan, sehingga derajatnya tidak cocok untuk jawaban resmi atas permintaan keterangan.
Soal 10 | Tanggal pengiriman
Mana perlakuan yang tepat terhadap tanggal pengiriman pada dokumen keluar perusahaan?
Mencantumkan tanggal perkiraan dokumen itu sampai kepada penerima
Mencantumkan tanggal pengirimannya, dan menaruhnya di bagian paling atas dokumen
Tidak menulis tanggal, dan membiarkannya diketahui dari cap pos
Mencantumkan tanggal ketika dokumen mulai ditulis
JawabanB. Mencantumkan tanggal pengirimannya, dan menaruhnya di bagian paling atas dokumen
Tanggal adalah catatan yang menunjukkan hari dokumen dikirim dan menjadi petunjuk ketika kelak ditelusuri, jadi cantumkan tanggal pengiriman dan taruh di bagian paling atas. Tanggal mulai menulis melenceng dari tanggal pengiriman yang sebenarnya, dan tanggal perkiraan tiba hanyalah dugaan. Cap pos melekat pada amplop dan tidak tertinggal pada dokumennya sendiri.
Soal 11 | Sebutan hormat untuk divisi
Anda mengirim dokumen kepada Divisi Umum PT ○○. Mana sebutan hormat yang tepat pada alamat penerima?
御中 adalah keterangan tambahan yang berarti surat ditujukan bukan kepada perseorangan tertentu melainkan kepada pihak terkait di dalam organisasi atau lembaga itu, dan dipakai pada alamat yang ditujukan ke sebuah divisi. 様 adalah sebutan hormat untuk perseorangan, dan 各位 adalah sebutan hormat kepada masing-masing dari beberapa orang, jadi tidak cocok untuk satuan berupa divisi. 殿 juga sebutan hormat untuk perseorangan dan tidak dipakai untuk organisasi.
Soal 12 | Onchū dan sama
Anda mengirim dokumen kepada Sdr. Yamada Ichirō dari Divisi Umum PT ○○. Mana penulisan alamat penerima yang tepat?
御中 adalah keterangan tambahan untuk organisasi ketika perseorangannya tidak dapat ditentukan, jadi kalau nama orangnya jelas, hal itu justru bertentangan. Pedoman Keigo pun menyatakan 「○○中学校 山田一郎先生御中」 tidak tepat dan cukup dengan bentuk tanpa 御中. Japan Post juga menyatakan menumpuk sebutan hormat adalah kekeliruan. Satu alamat tujuan, satu sebutan hormat.
Soal 13 | Pemakaian kakui
Anda membagikan dokumen yang sama kepada semua anggota divisi. Mana penulisan alamat penerima yang tepat?
関係者各位 (kankeisha kakui)
関係者各位様 (kankeisha kakui-sama)
関係者各位殿 (kankeisha kakui-dono)
関係者御中各位 (kankeisha onchū kakui)
JawabanA. 関係者各位 (kankeisha kakui)
各位 adalah kata yang setara dengan "Bapak/Ibu sekalian" dan dengan sendirinya sudah berfungsi sebagai sebutan hormat. Karena itu, menambahkan 様 atau 殿 di belakangnya berarti menumpuk sebutan hormat dua kali. 御中 adalah keterangan tambahan untuk organisasi, jadi tidak dapat dijajarkan dengan 各位 yang ditujukan kepada beberapa perseorangan.
Soal 14 | Alamat untuk guru
Mana penulisan alamat penerima yang tepat ketika mengirim surat kepada dosen universitas?
○○大学 山田一郎先生御中 (Universitas ○○, Prof. Yamada Ichirō + 御中)
○○大学 山田一郎先生様 (Universitas ○○, Prof. Yamada Ichirō + 様)
○○大学 山田一郎先生 (Universitas ○○, Prof. Yamada Ichirō)
○○大学御中 山田一郎先生 (Universitas ○○ + 御中, Prof. Yamada Ichirō)
JawabanC. ○○大学 山田一郎先生 (Universitas ○○, Prof. Yamada Ichirō)
Pedoman Keigo menyatakan bahwa dalam surat kepada seorang guru, penulisan 「○○中学校 山田一郎先生御中」 tidak tepat dan cukup ditulis 「○○中学校 山田一郎先生」. 御中 adalah keterangan tambahan untuk organisasi sehingga bertentangan kalau dijajarkan dengan nama orang, dan karena 先生 itu sendiri sudah sebutan hormat, menumpuknya dengan 様 pun tidak perlu.
Soal 15 | Dokumen internal
Mana cara penulisan yang tepat untuk surat pemberitahuan internal perusahaan?
Menumpuk keigo setebal-tebalnya, dan mengutamakan kesantunan di atas segalanya
Menjelaskan berurutan mulai dari latar belakangnya, dan menaruh kesimpulan di bagian terakhir
Meniadakan salam, menaruh judul dan kesimpulan di depan, dan hanya menulis pokoknya
Melengkapinya dengan kata pembuka, salam musim, dan kata penutup, sama seperti dokumen keluar
JawabanC. Meniadakan salam, menaruh judul dan kesimpulan di depan, dan hanya menulis pokoknya
Dokumen internal adalah alat kerja yang dipertukarkan di dalam satu organisasi, jadi salam dan kata pembuka ditiadakan dan pokoknya dikemukakan lebih dahulu. Keigo cukup sebatas bentuk 「です・ます」. Kalau kesimpulan ditaruh paling belakang, waktu membaca menumpuk sebanyak jumlah orang yang membacanya.
Soal 16 | Panjang satu kalimat
Mana yang ditunjukkan "Pandangan Penyusunan Dokumen Resmi" sebagai cara menulis yang mudah tersampaikan kepada pembaca?
Memakai istilah teknis apa adanya, tanpa memberi catatan penjelas
Meniadakan subjek, dan menulis ringkas hanya dengan predikatnya
Memasukkan beberapa pokok bahasan ke dalam satu kalimat, dan mengurangi jumlah kalimatnya
Memendekkan satu kalimat, dan menjadikan pokok bahasan dalam satu kalimat hanya satu
JawabanD. Memendekkan satu kalimat, dan menjadikan pokok bahasan dalam satu kalimat hanya satu
Rekomendasi Dewan Kebudayaan "Pandangan Penyusunan Dokumen Resmi" (公用文作成の考え方) mengangkat dua hal: memendekkan satu kalimat, dan menjadikan pokok bahasan dalam satu kalimat hanya satu. Kalau pokok bahasan dijejalkan, kalimatnya jadi panjang dan hubungan antarunsurnya rumit. Meniadakan subjek dan memakai istilah teknis tanpa catatan adalah cara menulis yang memilih-milih pembaca, dan berlawanan arah dengan kemudahan tersampaikan.
Soal 17 | Penulisan nama perusahaan
Mana perlakuan yang tepat ketika menulis nama perusahaan pada muka amplop?
Menulisnya dengan nama resmi 「株式会社」 tanpa disingkat
Menyingkatnya menjadi 「(株)」, dan menulis nama orangnya lebih besar sebanyak ruang yang dihemat itu
Tidak memedulikan apakah 株式会社 berada di depan atau di belakang nama, dan menaruhnya di posisi yang lebih enak dibaca
Memindahkan nama perusahaan ke sisi belakang, dan menulis hanya nama orangnya di muka
JawabanA. Menulisnya dengan nama resmi 「株式会社」 tanpa disingkat
Japan Post menyatakan bahwa pada surat yang santun, singkatan seperti 「(株)」 tidak dipakai dan ditulis secara resmi 「株式会社○○」. Nama perusahaan adalah informasi yang menentukan alamat tujuan, jadi bukan hal yang dipindahkan ke sisi belakang. Posisi 株式会社 di depan atau di belakang adalah bagian dari nama resmi perusahaan itu sendiri, jadi bukan hal yang boleh ditukar-tukar oleh penulisnya.
Soal 18 | Letak perangko
Mana letak yang tepat untuk menempelkan perangko pada amplop bentuk memanjang tegak?
Kanan bawah
Kanan atas
Tengah atas
Kiri atas
JawabanD. Kiri atas
Japan Post memandu bahwa perangko ditempel pada posisi yang menjadi kiri atas ketika amplop diletakkan memanjang tegak. Pada amplop Jepang bertulisan vertikal, kotak kode pos berada di kanan atas, jadi kalau ditempel di kanan atas atau tengah atas, perangko mudah menutupi kotak itu atau nama penerima. Kanan bawah juga bukan tempat menempel, mengingat hubungannya dengan nama pengirim dan cap pos.
Soal 19 | Arti shinten
Mana kata yang tepat ditambahkan pada amplop ketika mengirim dokumen yang hanya boleh dibuka oleh orang yang namanya tertera?
親展 (shinten)
拝啓 (haikei)
御中 (onchū)
至急 (shikyū)
JawabanA. 親展 (shinten)
親展 adalah kata yang menyatakan harapan agar surat dibuka oleh orang yang namanya tertera, dan ditambahkan pada sisi muka amplop. 至急 hanya menunjukkan kemendesakan dan tidak membatasi siapa yang boleh membuka. 御中 berarti ditujukan kepada pihak terkait di dalam organisasi, jadi justru bekerja ke arah bahwa siapa pun boleh membukanya. 拝啓 adalah kata pembuka yang dipakai di dalam surat, bukan yang ditulis pada amplop.
Soal 20 | Penulisan zaichū
Mana penulisan yang tepat agar jenis dokumen di dalam amplop dapat diketahui dari luar?
Menulis 「書類」 (dokumen) besar-besar di tengah sisi belakang amplop
Menambahkan 「請求書在中」 (seikyūsho zaichū — berisi faktur tagihan) di kiri bawah sisi muka
Menulis 「請求書」 (faktur tagihan) menyambung tepat di bawah nama penerima
Menulis 「重要」 (penting) menumpuk di atas perangko
JawabanB. Menambahkan 「請求書在中」 (seikyūsho zaichū — berisi faktur tagihan) di kiri bawah sisi muka
Kata yang menunjukkan isi umumnya ditambahkan di kiri bawah sisi muka agar tidak mengganggu alamat penerima, sehingga pihak penerima dapat memilah sebelum membukanya. Sisi belakang adalah sisi untuk menulis pengirim, jadi tidak berguna untuk pemilahan dari luar. Kalau ditulis menyambung di bawah nama, ia bisa terbaca sebagai bagian dari alamat penerima; dan menulis di atas perangko menghalangi pembacaan nilai perangkonya.
Soal 21 | Judul email
Mana judul yang paling tepat untuk email pekerjaan?
Terima kasih atas kerja samanya. Mohon dukungannya terus ke depan
Segera, sangat segera mohon diperiksa. Mohon dengan sangat
【Permohonan】Penerbitan ulang faktur bulan September (paling lambat 5 September)
Pemberitahuan (Bersama ini kami sampaikan pemberitahuan. Mohon bantuannya)
JawabanC. 【Permohonan】Penerbitan ulang faktur bulan September (paling lambat 5 September)
Judul adalah informasi untuk menentukan urutan membuka email di dalam daftar kotak masuk, jadi makin lengkap keperluan, sasaran, dan tenggatnya berjajar, makin berguna bagi pembaca. Kalimat salam atau sekadar "Pemberitahuan" tidak menjelaskan isinya, dan menjejalkan kata yang mendesak-desak sama sekali tidak menambah bahan untuk menilai tingkat kegentingannya.
Soal 22 | Pemakaian CC
Mana pemakaian kolom CC pada email yang tepat?
Memasukkan pihak terkait yang perlu mengetahui isinya
Memasukkan orang yang diharapkan membalas atau menindaklanjuti
Memasukkan alamat sendiri sebagai cadangan untuk berjaga-jaga terhadap salah kirim
Memasukkan orang yang alamatnya tidak ingin diperlihatkan kepada penerima lain
JawabanA. Memasukkan pihak terkait yang perlu mengetahui isinya
CC adalah kolom untuk berbagi informasi, dan pada asasnya orang yang dimasukkan ke sana tidak dituntut menindaklanjuti. Kalau alamatnya ingin disembunyikan, pakailah BCC; orang yang diharapkan menindaklanjuti dimasukkan ke TO. Kalau ingin menyimpan salinan untuk diri sendiri, folder terkirim sudah cukup, dan memasukkan diri sendiri ke CC juga tidak mencegah salah kirim itu sendiri.
Soal 23 | Kirim serentak
Anda mengirim pemberitahuan yang sama sekaligus kepada penanggung jawab di 20 perusahaan yang belum saling mengenal. Mana penentuan alamat tujuan yang tepat?
Menaruh alamat perusahaan sendiri di TO, dan memasukkan 20 perusahaan itu ke BCC
Menjajarkan penanggung jawab seluruh 20 perusahaan di CC, dan membiarkan kolom TO kosong
Menaruh penanggung jawab perusahaan pertama di TO, dan menjajarkan 19 perusahaan sisanya di CC
Menjajarkan penanggung jawab seluruh 20 perusahaan di TO, dan mengirimnya sekaligus
JawabanA. Menaruh alamat perusahaan sendiri di TO, dan memasukkan 20 perusahaan itu ke BCC
Alamat yang dimasukkan ke TO dan CC terlihat oleh seluruh penerima, jadi menjajarkan perusahaan lain yang belum saling mengenal sama saja dengan menyerahkan kontak mitra usaha kepada pihak ketiga. Dengan BCC, alamat itu tidak terlihat oleh penerima lain. Sekalipun TO dikosongkan, alamat yang dijajarkan di CC tetap terlihat sehingga masalahnya tetap ada.
Soal 24 | Pembuka badan email
Mana pembuka badan email kepada mitra usaha yang tepat?
PT ○○ Divisi Umum, Sdr. Yamada. Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Saya Tanaka dari PT △△
Sdr. Yamada, soal yang itu, bolehkah kami lanjutkan begitu saja hal yang kita bicarakan tempo hari?
Terima kasih atas kerja kerasnya. Mohon segera. Untuk rinciannya silakan lihat bahan yang terlampir
Tanpa menaruh alamat penerima maupun nama pengirim sama sekali, dan tanpa salam, langsung mulai menulis dari keperluannya
JawabanA. PT ○○ Divisi Umum, Sdr. Yamada. Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Saya Tanaka dari PT △△
Pada email keluar perusahaan, alamat penerima berupa nama perusahaan, divisi, dan nama orang, lalu salam, lalu penyebutan nama sendiri, dilengkapi lebih dahulu baru masuk ke keperluan. Kalau alamat penerima ditiadakan, ketika email diteruskan tidak jelas ditujukan kepada siapa; dan tanpa penyebutan nama, lawan harus menduga pengirimnya dari alamat email. 「お疲れ様です」 adalah salam internal dan tidak cocok untuk pihak luar.
Soal 25 | Satu email satu keperluan
Mana perlakuan yang tepat ketika satu email memuat beberapa keperluan?
Menulis hanya keperluan yang penting, dan menunggu lawan menyadari sisanya
Menyatukan semua topik yang berkaitan ke dalam 1 email, dan menulisnya terus walaupun jadi panjang
Asasnya 1 email 1 keperluan, dan kalau tidak dapat dipisah, dipilah dengan subjudul
Menjajarkan keperluan-keperluan itu di kolom judul, dan menulisnya beruntun juga di badan email
JawabanC. Asasnya 1 email 1 keperluan, dan kalau tidak dapat dipisah, dipilah dengan subjudul
Dengan 1 email 1 keperluan, balasan maupun pencarian dapat ditelusuri per keperluan. Kalau disatukan, bagian belakangnya terlewat dibaca dan balasannya pun mudah hanya menyangkut satu sisi. Keperluan yang tidak ditulis tidak akan pernah disadari lawan. Menjajarkan keperluan di kolom judul juga tidak menyelesaikan masalah balasan yang jadi menumpuk menjadi satu.
Soal 26 | Adab membalas
Mana perlakuan yang tepat ketika membalas email yang diterima?
Sekalipun topiknya sudah berganti menjadi hal lain, terus membalas di dalam rangkaian yang sama
Menyisakan kutipannya agar jelas ini balasan atas apa, dan pada asasnya membiarkan Re: pada judulnya
Setiap kali Re: bertambah, menghapus kata keperluan dari judulnya
Menghapus seluruh bagian yang dikutip, dan membalas dengan judul yang diganti baru
JawabanB. Menyisakan kutipannya agar jelas ini balasan atas apa, dan pada asasnya membiarkan Re: pada judulnya
Kutipan dan judul adalah petunjuk bagi lawan untuk menelusuri alur percakapan. Kalau dihapus, lawan harus mencari lagi apa yang pernah ia tulis. Ketika topiknya berganti, mengirimkannya kembali dengan judul baru membuatnya lebih mudah dicari kemudian. Kalau kata keperluan dihapus dari judul, yang tersisa hanyalah untaian Re:.
Soal 27 | Perlakuan lampiran
Anda perlu mengirim berkas berukuran besar kepada mitra usaha. Mana tanggapan yang tepat?
Memastikan lebih dahulu batas ukuran yang dapat mereka terima, dan kalau perlu membicarakan cara serah terima yang lain
Karena kalau sudah dimampatkan batas ukuran jadi tidak berlaku lagi, melampirkannya begitu saja lalu mengirimnya
Membagi berkas itu menjadi 10 email, lalu mengirimnya berturut-turut
Melampirkannya begitu saja lalu mengirimnya, dan kalau tidak sampai, menunggu kabar dari lawan
JawabanA. Memastikan lebih dahulu batas ukuran yang dapat mereka terima, dan kalau perlu membicarakan cara serah terima yang lain
Pihak penerima pun punya batas ukuran, dan kalau terlampaui, email bisa tidak sampai tanpa disadari siapa pun. Mengirim lalu menunggu berarti bergantung pada nasib dan pada kabar dari lawan. Pengiriman terpisah-pisah memaksakan kerja penggabungan kepada lawan, dan pemampatan pun tidak menjamin ukurannya turun di bawah batas.
Soal 28 | Mencegah salah kirim
Mana upaya yang paling pasti untuk mencegah salah kirim email?
Mengisi alamat tujuan setelah selesai menulis badan email, dan mengaktifkan tenggang pembatalan pengiriman
Berniat untuk selalu berhati-hati sebelum mengirim
Ketika beberapa calon alamat tujuan ditampilkan, memilih begitu saja yang muncul paling atas
Mengisi alamat tujuan paling awal, lalu memastikannya selagi belum lupa
JawabanA. Mengisi alamat tujuan setelah selesai menulis badan email, dan mengaktifkan tenggang pembatalan pengiriman
Salah kirim dicegah dengan prosedur, bukan dengan daya ingat dan kehati-hatian. Kalau alamat diisi paling akhir, pengiriman email yang masih setengah jadi tidak akan terjadi sama sekali, dan dengan tenggang pembatalan, ia dapat dihentikan begitu kita menyadarinya. Kalau alamat dipastikan lebih dahulu, salah pencet bisa langsung meluncurkannya. Kebiasaan memilih calon paling atas adalah penyebab khas kecelakaan mengirim ke orang lain yang nama keluarganya sama.
Soal 29 | Menulis permohonan
Mana cara penulisan yang tepat untuk email yang meminta mitra usaha mengerjakan sesuatu?
Menulis "mohon secepatnya" dan menyerahkan tenggatnya kepada lawan
Untuk mengurangi beban lawan, hanya menulis keperluannya tanpa latar belakang maupun alasan
Karena repot kalau ditolak, hanya menulis keadaannya tanpa menyatakan dengan jelas bahwa ini permohonan
Menambahkan kata bantalan, dan menulis secara jelas apa yang diminta dan sampai kapan
JawabanD. Menambahkan kata bantalan, dan menulis secara jelas apa yang diminta dan sampai kapan
Permohonan baru memungkinkan lawan menyusun langkahnya kalau "apa" dan "sampai kapan" sudah lengkap. "Secepatnya" ditafsirkan berbeda-beda oleh tiap orang, dan juga menjadi dalih untuk tidak menetapkan tenggat. Cara menulis yang hanya menyampaikan keadaan lalu berharap dipahami membuat permohonan itu tidak tersampaikan dan terbengkalai. Tanpa latar belakang, lawan tidak dapat menilai urutan prioritasnya.
Soal 30 | Menulis pengingat
Mana cara penulisan yang tepat untuk email pengingat kepada pihak yang belum membalas walaupun tenggatnya sudah lewat?
Merinci satu per satu fakta bahwa tenggat tidak dipenuhi, dan memperjelas letak tanggung jawabnya
Memasukkan atasan lawan ke alamat tujuan sejak pengingat pertama, dan membesarkan persoalannya
Tidak mengingatkan, dan terus menunggu lebih lama sampai lawan menghubungi
Menambahkan pernyataan permohonan maaf seandainya terjadi kesalahpahaman, dan membingkainya sebagai permintaan untuk memastikan keadaannya
JawabanD. Menambahkan pernyataan permohonan maaf seandainya terjadi kesalahpahaman, dan membingkainya sebagai permintaan untuk memastikan keadaannya
Tujuan mengingatkan bukanlah menyalahkan lawan, melainkan memperoleh jawaban. Kalau kemungkinan kesalahpahaman ditaruh lebih dahulu, lawan dapat menjawab tanpa kehilangan muka. Kalau dimulai dengan merinci fakta, lawan jadi bersikap bertahan; dan kalau terus menunggu, tenggatnya makin menjauh. Memasukkan atasan sejak awal lebih merusak hubungan daripada memajukan urusannya.
Latihan: kerjakan soal di halaman ini
Ini adalah alat latihan dengan soal acak (berfungsi jika JavaScript aktif). Semua soal dan penjelasan di atas tetap dapat dibaca tanpa alat ini.
* Pembahasan ini merupakan informasi untuk keperluan belajar. Cakupan dan sistem ujian dapat berubah setiap tahun, jadi selalu periksa pengumuman resmi dari lembaga penyelenggara ujian.
Halaman ini adalah terjemahan dari teks asli berbahasa Jepang. Jika terdapat perbedaan antara terjemahan dan teks asli, versi bahasa Jepang yang berlaku. Lihat teks asli bahasa Jepang